Mengatasi Remaja Lari dari Rumah

Mengatasi Remaja Lari dari Rumah

Parenting – Ini bukan mengada-ada. Memang benar, banyak kejadian nyata remaja lari dari rumah. Ada yang larinya bersifat permanen, maksudnya ia memang tak ingin lagi hidup serumah dengan orang tua dan saudara-saudaranya, ada pula yang larinya hanya sementara sebagai ekspresi protes atas suatu peristiwa yang mengecewakannya. 

  1. Mengapa remaja lari dari rumah? 

Larinya remaja dari rumah disebabkan adanya penolakan untuk bertemu orang-orang yang ada di rumah. Ia terlibat konflik dengan orang tua atau saudara-saudaranya, lalu ketakutan konflik itu akan membawa dampak buruk baginya. Oleh karenanya ia lebih nyaman jika tidak bertemu dengan orang tua dan saudaranya. 

Penyebab lain remaja lari dari rumah adalah karena melakukan kesalahan yang jika orang tua mengetahui akan menyebabkannya mendapat hukuman berat. Ia dalam keadaan takut pulang, khawatir jika kepulangannya membawa bencana besar baginya.

Bisa juga remaja kabur dari rumah karena marah dan kecewa dengan situasi rumah yang tidak langsung berhubungan dengan dirinya. Misalnya ia tidak nyaman melihat setiap hari orang tuanya bertengkar, mendapat perundungan (bullying) dari saudaranya, atau diabaikan setiap kali pulang sehingga memilih untuk menyingkir saja. 

Kepergian remaja dari rumah adalah upaya dia mencoba mencari suasana baru yang baginya lebih menenangkan, lebih aman atau selamat, atau sengaja sekedar protes agar orang tua memberinya perhatian lebih dengan cara mencari-carinya ke sana kemari.

Mungkin juga, remaja kabur tanpa sebab apapun yang berhubungan dengan situasi dan penghuni rumah, melainkan murni keinginan pergi sementara waktu karena ada godaan di luar rumah yang sangat menggiurkan baginya. Misalnya terbawa arus temannya yang sedang berpetualang, alasan asmara yang membuatnya tergila-gila dengan seseorang yang mengajaknya pergi. 

Tentu saja remaja yang memilih kabur dari rumah adalah mereka yang pikirannya belum dewasa, terlalu pendek mengukur risiko dan masa depannya. 

  1. Menghadapi remaja kabur 

Sebelum melakukan apapun terhadap anak remaja yang kabur, orang tua, yaitu ayah dan ibu, harus saling berkomunikasi secara intens untuk mengevaluasi kualitas hubungannya dengan anak. Jika memang ada hal-hal darinya yang diperkirakan menjadi penyebab kaburnya anak, maka ayah dan ibu harus sepakat untuk menyelesaikannya secepat mungkin. Bukan dalam hitungan hari atau jam, tapi menit!

Sebab, bagaimana mungkin pasangan penyebab kabur akan menyelesaikan masalah anak yang menjadi korbannya? Orang tua hanya dapat menghadapi anaknya yang kabur, dalam kondisi tenang dan tak bermasalah. 

  • Telusuri di pertemanan dan media sosial

Lari dari RumahJadilah orang tua yang mengetahui perkembangan sosial anak melalui media apapun yang memungkinkan Anda mendapat banyak informasi tentangnya. Di zaman ini, hampir semua remaja terhubung media sosial dan mudah dilacak aktivitasnya, di mana ia berada, bersama siapa dan sedang melakukan apa. Sebenarnya, mudah bagi Anda mengetahui itu semua. Kecuali orang tua yang tak peduli, lalu tak mau membuka hati untuk mempelajari teknologi informasi yang amat mudah ini.

Selain media sosial, jaringan lain untuk memantau informasi adalah pertemanan. Anda dapat menghubungi teman teman dekatnya untuk melacak keberadaan anak dan mencari informasi mengenai sebab-sebab atau motifnya. 

  • Berikan jaminan 

Jaminan tentang apa? 

Jaminan bahwa jika anaknya pulang situasi akan baik-baik saja. Tidak ada kekerasan, tidak ada yang tersakiti dan tidak perlu membicarakan hukuman-hukuman atau konsekuensi dari kaburnya anak. Orang tua harus menjamin anak bahwa kepulangannya akan bebas dari ancaman apapun yang menyakitinya. 

Selain jaminan tidak adanya kekerasan, anda juga harus menyiapkan rumah dan keluarga agar mereka semua dapat menerima kepulangannya. Jika kepergian anak adalah murni kesalahan anak itu sendiri, orang tua dapat menerapkan hukuman di lain waktu dan suasana ketika anak telah terikat kembali dengan suasana rumah yang nyaman.   

  • Tahan diri 

Orang tua sebaiknya bersegera menangani anaknya yang pergi dari rumah, tetapi bukan dengan terburu-buru. Siapkan mental yang kuat untuk tidak marah, tidak terburu memberondong dengan nasehat panjang yang lebih tepatnya justru bernada omelan, juga harus menahan diri untuk tidak merasa sebagai hakim yang siap untuk mengadili. 

Tenang saja, tetap lakukan penelusuran dan pencarian dengan senyap, lalu datangi atau hampiri dengan santai jika sudah tahu keberadaannya. 

  • Hangatkan hubungan keluarga

Ia melarikan diri dari rumah bisa saja sebagai protes karena tidak dipedulikannya di tengah keluarga. Bukan hanya keluarga yang orang tuanya sibuk saja, bahkan orang tua yang berada di rumah pun kadang tidak memperhatikannya. Meskipun sudah remaja, banyak orang tua masih memperlakukannya sebagai anak-anak yang diatur-atur. 

Hangatkan hubungan dengan menjadi orang tua yang menaruh perhatian dan memberi jaminan kebahagiaan baginya. 

  • Tunggu sampai semuanya siap 

Jika anak sudah ditemukan dan Anda sudah meraba masalahnya melalui informasi teman atau media sosial, jangan buru-buru memaksanya pulang secepatnya. Berikan kesempatan untuk memutuskan kapan ia akan pulang dan tawarkan bantuan apapun yang ia butuhkan untuk kembali ke rumah. 

Sampai di rumah, Anda tetap harus menunggu sampai ia siap berkomunikasi dengan lancar untuk menceritakan peristiwanya dan alasan-alasannya. 

  • Berikan pilihan 

Bila kepergiannya anak oleh pikiran makar atau pemboikotan atas keinginannya yang memberatkan tidak terpenuhi, biasanya ia akan mengajukan negosiasi lagi. Misalnya, ia akan pulang dan tidak kabur lagi dengan syarat orang tua membelikannya mobil merk tertentu. Sedangkan kemampuan ekonomi orang tua tidak memungkinkan. Atau orang tua khawatir dengan mobil itu anak akan terjerumus dalam pertemanan yang buruk. Dalam keadaan ini, orang tua harus tegas dengan mengajukan pilihan-pilihan.

Misalnya, mobil tidak mungkin dibelikan, tetapi anak diberi alternative kebutuhan lain yang lebih bermanfaat dan ia butuhkan. Jika ia bersikeras dengan keinginannya, orang tua hanya cukup mengatakan, tanpa kemarahan dan kekasaran, bahwa tuntutannya itu tak mungkin dengan menjamin bahwa rumahnya selalu terbuka untuk menerima kepulangannya dengan tetap hangat. 

  • Jika kepergiannya mencurigakan 

Apabila perginya anak dari rumah tak menyisakan jejak yang jelas, teman-teman dan media sosialnya juga tidak memberi informasi apapun, atau ada kabar burung yang mencurigakan, Anda memiliki alasan kuat untuk melapor polisi. Mungkin saja anak hilang karena penculikan atau kejahatan lain. 

Kumpulkan data pribadi anak, identitas apapun yang tertinggal dan gambar fotonya juga alamat media sosial dan sekolahnya lalu berangkatlah ke kantor polisi untuk melapor.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Menghadapi Remaja yang Malas

Menghadapi Remaja yang Malas

Parenting – Malas adalah kondisi anak yang tidak bersemangat melakukan aktivitas yang bermanfaat. Remaja yang malas enggan bergerak dan kurang bergairah melakukan pekerjaan sehari-hari, lambat menghadapi tugas-tugasnya, serta menyepelekan banyak hal penting. 

Anak malas ditandai dengan terlambatnya bangun tanpa merasa bersalah, berat mengamalkan ibadah, tidak disiplin dalam memenuhi kebutuhan pribadinya seperti mandi, makan, atau sekolah. Malas juga bisa berupa gerakan yang lamban setiap melakukan aktifitas sehingga hidupnya menjadi tidak produktif, atau diabaikannya keperluan nya sendiri sehingga ia hidup dalam kualitas yang buruk. 

  1. Mengapa anak jadi malas?

 Alasan untuk malas tentu saja berhubungan dengan dua sebab pokok, yaitu mental dan fisiknya. Alasan mental berakar dari rendahnya motivasi hidup karena beberapa sebab. Misalnya putus asa karena tidak ada harapan untuk hidup lebih baik, merasa bahwa ia tidak berharga, atau bisa saja karena ia melihat profil orang malas yang hidupnya baik-baik saja sehingga ia pun tidak merasa ada masalah jika hidup malas.

Alasan fisik malas adalah karena kekurangan zat gizi tertentu yang menyebabkannya kekurangan enrgi dan vitalitas tubuh. Anak yang kekurangan energi (karbohidrat, lemak dan protein) tidak banyak tenaga untuk bergerak. Ia cenderung lamban, menghemat tenaga, dan selalu terlambat dalam banyak hal. 

Anak yang kekurangan vitamin C juga tampak murung dan kusam. Ia tidak bergairah dan pandangannya redup. Anak yang kekurangan zat besi (Fe) juga tampak malas karena konsentrasinya menurun dan mudah lemas. Anak yang mengidap penyakit tertentu (misalnya TBC paru, cacingan, atau gangguan organ dalam) juga lemas dan kurang bersemangat. 

Jadi, pahami dulu penyebab malasnya anak. Bisa jadi ia sebenarnya tidak malas, tetapi sedang dalam kondisi fisik yang tidak sehat.

  1. Mengatasi anak malas 

  • Hati-hati menyimpulkan malas dan menyebutnya pemalas

Malas itu perbuatan atau kondisi yang menyertai perbuatan, sedangkan pemalas itu sifat yang melekat pada pribadi sebagai label atau julukan. Sebagai orang tua yang beritikad baik untuk mendidik anaknya, jangan mudah menyimpulkan anak malas, apalagi menjulukinya sebagai pemalas. 

Malas itu kesimpulan, asumsi atas kualitas perbuatan yang dilakukan oleh anak yaitu ketika perbuatan terlaksana dengan kelambanan, tidak tepat waktu, atau terbengkalai. Ketika mengingatkan anak, sebutkan langsung persoalannya: yaitu lamban bergerak, terlambat melakukan, atau pekerjaannya tidak selesai. Anda harus berhati-hati menyebut kata malas sebab bisa jadi ia melakukannya bukan atas dasar malas. 

Begitu juga dengan label pemalas, hati-hati mengucapkannya atau lebih tidak pernah diucapkan. Katakan saja bahwa kelambanan atau keterlambatan dan ketidaktuntasan pekerjaan itu memang kelalaian anak yang suatu saat anda percaya masih bisa diperbaiki. 

  • Memberi motivasi 

jika kemalasan itu disebabkan oleh mentalnya, maka cara paling tepat untuk mengatasinya adalah memberinya motivasi. Anda dapat melakukan cara apapun untuk menyemangati dia, dengan meyakinkan bahwa dia tetap akan tumbuh menjadi pribadi yang rajin dan cekatan.

  • Memberi perhatian gizi 

Jika kemalasan anak berkaitan dengan kurangnya beberapa zat gizi, maka satu-satu cara mengatasinya adalah dengan mengubah asupan makanan harian menjadi lebih bergizi. Tambahkan sumber energi hariannya, protein, zat besi, dan vitamin terutama vitamin C. 

  • Bermain dengan waktu 

Jika bentuk kemalasannya adalah keterlambatan atau kelambanan, anda dapat memberlakukan permainan waktu padanya. Misalnya, beri jatah waktu mandi maksimal sepuluh menit, tidur maksimal delapan jam dan bangun pagi maksimal jam setengah lima pagi. Batasan ini diberlakukan dengan memberi tahu sebelumnya, mengaitkannya dengan latihan menjadi pribadi yang rajin. 

  • Bermain disiplin 

Bermain disiplin maksudnya memberikan hak anak hanya jika anak selesai melakukan aktivitasnya tepat waktu dan cekatan. Misalnya bangun pagi paling lambat jam setengah lima, maka berikan semua hak anak seperti uang saku dan sebagainya sebelum jam setengah lima. Lewat dari jam itu tidak ada lagi pembagian uang saku. 

  • Pahami usia dan kematangannya

Beberapa tugas memang kadang belum tepat dengan usia dan kemampuan atau kematangan remaja saat itu. Memahami kesiapan pada remaja dengan memberi tugas rumah atau tugas lain yang mampu ia selesaikan, dapat mengubah remaja yang malas menjadi lebih aktif dan produktif. Sekecil apapun bantuan atau peran remaja, ia tetap bisa berkontribusi dalam merapikan rumah bersama atau tugas lain yang dibebankan.

  • Ajarkan tentang prioritas

Apakah anak sudah memahami prioritas? Apakah ia bisa memilih mana yang lebih penting, memenuhi janjian bermain bersama teman atau mengerjakan pekerjaan rumah? 

Remaja kadang belum peka terhadap prioritas atau urgensi, sehingga Anda harus membantunya untuk melihat mana yang harus dilakukan sekarang dan mana yang bisa ditunda. Remaja tidak perlu menghapus waktu bersama temannya, namun menyusun prioritas agar belajar dan dapat melakukan hal lainnya dengan wajar. Anda bisa membuat daftar aktivitas harian dari yang paling mendesak, mendesak, agak mendesak, sampai yang paling tidak mendesak. 

  • Ajarkan manajemen waktu

Maksudnya adalah cara mengatur waktu agar sehari-hari tidak ada yang sia-sia. Kemalasan memang berhubungan dengan tersia-siakannya waktu karena melakukan aktivitas dengan lambat dan keterlambatan adalah bentuk lain mempermainkan waktu. Remaja perlu tahu apakah sebuah pekerjaan atau urusan hanya membutuhkan waktu singkat, atau sebaliknya. Jika singkat butuh berapa menit atau jam, dan kapan mulai mengerjakannya sehingga dapat memperkirakan kapan selesainya.

  • Bantu Memikirkan Dampaknya

Meskipun usianya sudah menjelang dewasa, banyak remaja masih belum mampu meraba dampak yang menjadi akibat perbuatan malasnya. Ia tidak tahu apa yang terjadi dengan kebiasaannya bangun kesiangan, kebiasaan makan yang lama, atau mengisi waktu luang dengan tiduran. Padahal dampaknya jelas sangat serius, yaitu hilangnya kesempatan berbuat baik dan tugas di esok hari jadi menumpuk lebih berat. 

Di masa tua nanti, anak yang malas menyesal mengapa semasa remaja tidak menjadi pribadi rajin sehingga banyak peluang emas terlewatkan.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Menghadapi Remaja Pendiam

Menghadapi Remaja Pendiam

Jika anak memberontak itu dianggap masalah, maka anak pendiam juga bisa menjadi masalah. Remaja pendiam yang dimaksudkan disini adalah sikap yang tidak mudah mengungkapkan dengan kata-kata mengenai isi hati dan pikirannya. Ia tidak banyak berbicara, tidak banyak bertanya, tidak mengusulkan atau berpendapat, dan menghindari pembicaraan dalam banyak hal.

  1. Di balik sikap ini 

Selalu ada alasan atau penyebab mengapa remaja menampilkan sikap tertentu, termasuk ketika ia menjadi pendiam. 

Sikap pendiam berarti tidak banyak berbicara. Ini bisa jadi berhubungan pengalaman buruk yang pernah ia terima akibat pembicaraannya. Misalnya ia pernah menyampaikan pendapat tertentu kemudian pendapatnya itu ternyata mengawali persepsi negatif dan fitnah orang terhadapnya. Atau contoh lain, seorang remaja putri pernah berusaha menjadi pribadi yang ramah dan banyak menyapa, ternyata keramahan dan sapaan itu berujung pada pelecehan. 

Sebab lain sikap diam adalah bentuk ketidakpercayaan terhadap orang-orang yang ia hadapi. Remaja yang tidak mempercayai orang tuanya akan menghindari pembicaraan, tidak mau mendengarkan dan tidak bersedia mengungkapkan isi hatinya. Buat apa banyak bicara kalau ia sendiri tidak berguna di depan orang tuanya, dan orang tua tidak banyak membantu masalahnya? 

Mungkin juga diamnya remaja disebabkan oleh adanya tekanan berat dalam jiwanya yang ia anggap sebagai aib. Dengan diam, ia sedang menutupi masalah besarnya yang kalau banyak berbicara dapat menyebabkan masalah itu terungkap dan membuatnya malu. Inilah sikap diam yang paling membuat orang tua penasaran dan ingin membantu penyelesaiannya. 

  1. Cara menghadapi 

Remaja PendiamKita harus menjadi pribadi hangat yang terbuka dengannya, membuktikan diri sebagai orang tua yang bisa hadir membersamainya. 

  • Bersikap empati 

Anda tak perlu sok tahu masalahnya atau terburu-buru bertanya mengenai sebab-sebab diamnya. Sebab pertanyaan ini hanya akan membuatnya semakin diam dan menghindar. 

Pertama-tama yang harus Anda lakukan kepada anak pendiam adalah bersikap manis, empatik, dan menunjukkan kepedulian terhadap pribadinya. Sikap Anda ini belum tentu mendapat respon baik darinya. Ia tetap diam dan tak peduli dengan kehangatan yang Anda berikan. Namun dibalik itu, sebenarnya ia diam-diam mengubah persepsinya tentang Anda, bahwa Anda adalah salah satu sosok yang bisa diharapkan.

Anda mungkin harus menampilkan sikap ini sampai berhari-hari, bahkan berbulan-bulan dan terus bersabar menunggu perubahan terjadi pada anak.  

  • Membuka komunikasi 

Yang dimaksud membuka komunikasi kepada remaja pendiam bukanlah memanggilnya untuk duduk berhadapan, lalu Anda bertanya padanya dan menyuruhnya menjawab. Bukan itu.

Membuka komunikasi berarti melakukan aktivitas bersama remaja yang dengan aktivitas itu memungkinkan remaja berbicara, meskipun pembicaraan tidak berkaitan dengan masalah yang akan diselesaikan. Jadi, Anda bisa mengajaknya berolahraga bersama, menonton bersama, memasak bersama, travelling atau piknik bersama. Layani apapun pembicaraan yang mungkin terjadi, tema apapun yang ia inginkan. 

Jadi, membuka pembicaraan berarti menciptakan situasi yang membuat remaja terbuka mulutnya untuk berbicara. 

  1. Sediakan Waktu

Pada dasarnya, remaja pendiam itu mungkin juga karena dia pemalu. Dengan kata lain, ia sulit mengungkapkan perasaan di hadapan orang lain melalui ungkapan sehingga hanya terlihat dari ekspresi ia yang juga cenderung ia sembunyikan. Ia cenderung menyembunyikan apa yang ingin ia katakan. 

Oleh sebab itu, sediakan waktu khusus antara Anda dan si remaja. Bila tidak ada halangan komunikasi (komunikasi anda sudah terbuka dengannya), ajak ia ke ruang atau tempat yang tenang dan sepi, berdua saja. Ajaklah ia berbicara tentang banyak hal dan minta pendapatnya tanpa menghakimi apapun yang ia katakan. Melalui cara ini, Anda akan mengetahui apa yang ia simpan di dalam dirinya.

  • Biarkan ia bercerita 

Berikan kenyamanan si pendiam untuk banyak bicara, terserah apapun yang ingin ia bicarakan. Anda bisa berlagak seperti seorang konseling dengan memposisikan duduk di sebelah kanannya, sambil mengamati raut muka dan intonasi kata-katanya. Dengarkan saja apa yang ia katakana tanpa harus menganggap penting semuanya. Anda pasti menemukan beberapa kalimat penting yang suatu saat menjadi petunjuk tentang penyebab diamnya, keinginannya, dan permasalahannya. 

Ketika sedang melakukan hal ini, Anda tak perlu menaruh empati yang berlebihan. Anda hanya memberi kesempatan seluas-luasnya untuk berbicara. 

  • Berikan kelonggaran 

Berbicara itu bagian dari kebebasan ekspresi. Anak yang tertekan atau merasa terbatasi mungkin saja masih bisa tampil lincah tetapi tetap menunjukkan dampak pembatasan itu pada minimnya kata-kata. Jadi, bisa saja diamnya remaja adalah petunjuk bahwa ia sebenarnya dalam keadaan terkekang. 

Jika demikian, berikan ia kelonggaran dalam hal-hal yang selama ini masih mengekangnya. Jika selama ini Anda membatasi pergaulannya terlalu ketat, Anda dapat turun tangan melonggarkannya. Cermati apa potensinya dan dorong ia untuk mengembangkannya. Hindari bersikap memaksakan diri Anda untuk menjadikan remaja pendiam menjadi diri yang Anda inginkan. Berikan mereka kesempatan untuk menekuni apa yang ia minati sesuai bakat aslinya. 

  • Pahami Lingkungan Sekolahnya

Ada remaja yang menjadi pendiam ketika berada di lingkungan tertentu karena merasa tidak nyaman atau tidak percaya diri di sana. Misalnya ia tidak cocok dengan lingkungannya di SMA karena guru atau temannya tidak nyaman, karena peraturan yang mengekang dan beban pelajaran yang berat. Ia menjadi pendiam karena merasa tertekan. Ini memang dapat membentuk remaja menjadi introvert atau tertutup dan terus terbawa sampai dewasa.

Anda harus membantunya untuk keluar dari situasi tersebut jika memang ia mengalaminya. Kenali guru dan temannya. Jika dari sekolah memang berat bebannya, bantulah dengan meringankan beban rumah yang selama ini ia tanggung.

  • Luaskan pergaulannya

Antara sikap pendiam dan banyaknya teman biasanya seperti lingkaran setan. Remaja menjadi pendiam karena kurang pengalaman bergaul, atau ia kurang mendapat penerimaan temannya karena pendiam. 

Jika mengubah sikap pendiamnya untuk menjadi ceria terasa lebih sulit, maka Anda bisa berbalik dengan mengubah pergaulannya menjadi lebih luas. Kenali hobinya dan ajak ia untuk bergabung pada komunitas pecinta hobi yang sama, sepanjang hobi itu positif. 

  1. Jika sikap pendiamnya tak mungkin diubah

Mungkin saja sikap pendiam remaja tak bisa berubah karena berbagai sebab. Dalam keadaan ini, Anda tak bisa memaksanya. Yang Anda upayakan hanyalah melatihnya untuk bisa berkomunikasi dalam tingkatan paling minimal yang manusia perlukan untuk menjalin hubungan, yaitu bisa menjawab pertanyaan seperlunya dan mengemukakan perasaan seperlunya.

Anda dapat menghadapi anak pendiam dengan mengarahkan potensinya pada bakat-bakat yang tidak mengharuskannya berkomunikasi dengan banyak orang. Misalnya menjadi atlet, desainer, programmer, atau chef. Profesi seperti ini tetap membutuhkan komunikasi, tetapi tidak sebanyak guru atau dosen, konsultan, pelatih, atau presenter. 

Yang lebih utama, anak pendiam dapat diarahkan untuk menjadi penghafal Al-Quran. Ia mungkin tak terlalu tertarik atau nyaman berbicara dengan manusia, tetapi harus nyaman berkomunikasi dengan Allah. Ia akan mengisi waktu setiap jamnya dengan membaca Al Quran, mengingat-ingat dan mencoba melafalkan tanpa melihat tulisan, lalu memastikan sudah hafal. Jadi, mulutnya tetap bermanfaat, yaitu mengucapkan ayat-ayat yang tidak ada kaitannya dengan pembicaraan sesama manusia.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Menghadapi Remaja yang Suka Berbohong

Menghadapi Remaja yang Suka Berbohong

Parenting – Apakah Anda pernah berbohong? jika remaja berbohong, tentu ada berbagai alasan di baliknya sebagaimana Anda pernah melakukannya. Namun demikian, berbohong tetaplah perilaku buruk yang harus kita hindari agar tidak menjadi kebiasaan yang kelak membentuk karakter buruknya. 

Ingat, kebiasaan berbohong atau berdusta adalah salah satu ciri orang munafik di samping khianat dan ingkar janji.

  1. Makna berbohong 

Berbohong adalah salah satu perbuatan buruk paling banyak manusia lakukan tanpa mengenal umur dan status. Berbohong oleh anak, anak, para remaja, orang dewasa, bahkan lanjut usia. Sejarah tertua mengenai kebohongan telah terjadi bahkan sebelum manusia turun ke bumi ini. Ketika itu Iblis berusaha keras meyakinkan Nabi Adam agar memakan buah Khuldi, padahal Allah melarang untuk memakannya. Rayuan itu berkali-kali gagal karena Nabi Adam taat pada larangan Allah. Agar usahanya berhasil, Iblis meyakinkan bahwa dirinya diutus oleh Allah untuk menyampaikan kepada Nabi Adam bahwa Allah sudah mencabut larangan makan buah itu. Padahal Allah larangan itu tak pernah berubah. 

Itulah kebohongan iblis, yaitu mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataannya. Jadi, setiap perkataan yang disampaikan dengan sengaja untuk memutarbalikkan atau menutupi fakta itulah kebohongan. Lawan dari kebohongan adalah kejujuran. 

Selain kata-kata, sikap atau perbuatan yang dimaksudkan untuk menutupi fakta dan kenyataan aslinya juga termasuk kebohongan. Seorang remaja bisa saja ingin pergi ke diskotik lalu berpakaian seragam sekolah dan berpamitan kepada kedua orang tuanya agar dikira berangkat ke sekolah. Tanpa mengatakan pergi ke sekolah, seragam sekolahnya itu adalah bentuk kebohongan untuk menutupi fakta bahwa ia ke diskotik.

Mengapa remaja berbohong?

Sebagian alasan remaja berbohong adalah sama dengan alasan Anda ketika Anda berbohong. Anda bisa saja berkilah bahwa kebohongan yang Anda lakukan itu terpaksa dan maksudnya baik. Kalau begitu, anak mungkin juga demikian alasannya. Singkatnya, manusia berbohong karena ia menganggap kejujurannya mengandung risiko yang ingin ia hindari. Perilaku berbohong berhubungan dengan ketidakpercayaan kepada orang yang ia hadapi, kesalahan fatal yang memalukan, atau ketidaknyamanan yang mengancam.

  1. Menghadapi anak berbohong 

  • Ketahui penyebabnya

berbohongSalah satu cara mengatasi anak remaja yang suka berbohong adalah menyelidiki dan mencari tahu apa yang membuatnya berbohong. Ini penting agar Anda dapat lebih bijaksana dalam menyikapi kesalahan anak dan menjadi pelajaran.

  • Hargai

Saat remaja telah berhasil menunjukkan perilaku jujur, berikan apresiasi dengan cara yang spontan namun bermakna. Anda bisa memberikan pujian dengan kalimat lisan, memeluknya, mengangkat jempol atau ekspresi lain yang mengisyaratkan bahwa Anda menghargai. 

  • Kendalikan Emosi

Anda pasti merasakan betapa sakitnya dibohongi. Reaksi paling mudah ketika dibohongi adalah marah atau menghardik. Tapi tindakan ini hanya akan membuat remaja merasa dimusuhi, dan akibatnya di lain waktu dia akan tetap berbohong karena merasa kejujurannya berbuah pahit. Mungkin saja ia masih memiliki peluang untuk jujur, tetapi sikap orang tuanya yang tak bersahabat membuatnya lebih nyaman berbohong untuk waktu-waktu berikutnya. 

  • Jelaskan dampak kebohongan

Berikan penjelasan yang mudah remaja pahami tentang bahaya kebohongan. Di antara bahaya paling besar adalah membuatnya tidak dipercaya. Orang paling tidak bisa dipercaya bukanlah orang dungu atau orang jahat, tetapi pembohong. Oleh karena itu, pembohong akan tersingkir dari pergaulan dan sulit mendapat hubungan baik dalam kelompok pertemanan manapun, bahkan bersama anak-anak sesama pembohong pun tidak saling percaya. 

Dampak lainnya dari kebohongan adalah kecemasan. Sebab, sekali saja seseorang berbohong, ia akan sibuk memikirkan kebohongan berikutnya untuk menutupi kebohongan pertama sebelum faktanya terungkap. Perasaan was-was ini akan terus menghantui hingga menjadi penyakit mental yang bisa menjalar pada penyakit fisik. 

  • Beri tenggat waktu kepercayaan 

Jika Anda berhasil membuktikan kebohongan anak, sampaikan bukti itu dengan tegas bahwa sang anak terbukti berbohong. Setelah itu, anda tak perlu ragu membuat tenggat waktu baginya untuk memperbaiki diri, yaitu tidak mengulangi kebohongan lagi. Lebih tegas lagi, Anda dapat membuat perjanjian apa yang akan terjadi jika kebohongan itu terulang. 

  • Beri hukuman 

Karena efek dari kebohongan adalah runtuhnya kepercayaan, Anda dapat memberlakukan hukuman. Kebohongan mendapat hukuman berupa pencabutan kepercayaan dari orang tua dan seluruh keluarga. 

Jika kebohongan ini memang benar-benar sudah parah, tanpa alasan sehingga Anda harus menghukumnya, Anda dapat menegaskan bahwa Anda mencabut kepercayaan dengannya sampai ia bertaubat atau menghilangkan kebiasaannya. Mencabut kepercayaan adalah melepaskan beberapa amanah darinya, tidak lagi mempercayai cerita dan laporan darinya, membatasi pertemanan, dan tidak lagi melibatkannya dalam pembicaraan penting. 

Untuk membuatnya tetap berpeluang memperbaiki diri, Anda harus aktif berkomunikasi dengannya untuk hal-hal lain dengan nuansa tegas.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Menghadapi Remaja Bermasalah

Menghadapi Remaja Bermasalah

Parenting – Jangan buru-buru panik dulu ketika anak Anda bermasalah. Kondisikan pikiran tetap tenang, atur napas dan melangkah dengan wajar. Berikut ini adalah beberapa sikap yang harus dimiliki orang tua ketika hendak menangani remaja bermasalah.

  • Menyadari masalah

Anda harus mengawali penyelesaian masalah dengan menyadari masalah itu. Menghadapi anak bermasalah, anda harus menyadari bahwa anak memang bermasalah dan sebisa mungkin menyadarkan anak bahwa ia memang bermasalah. Sadari bahwa Anda sedang menghadapi masalah yang memerlukan langkah-langkah menuju solusi.

  • Menerima masalahnya 

Bukalah hati anda untuk menerima masalah yang ada dihadapan sebagai milik Anda dan untuk Anda hadapi. Jika anak remaja anda bermasalah, terimalah bahwa ia memang bermasalah, sudah terjadi dan sebisa mungkin ajak dia untuk menerima masalahnya. Selama Anda tak bisa menerima masalah sebagai masalah anda, anda tak akan bisa bersungguh-sungguh mencari solusinya. Jika anda menganggap ini masalh orang lain, maka anda akan selalu berharap orang lain yang mencari solusinya. 

  • Memahami terjadinya masalah

Remaja BermasalahSetelah hati bersedia menerima masalahnya, pahami masalah itu mengenai seberapa besar dan parah kadarnya, bagaimana kejadiannya dan mengapa terjadi. Pahamkan kepada anak bahwa masalah ini tidak terjadi begitu saja dan di akhirnya nanti juga tidak akan selesai begitu saja. Masalah terjadi dengan sebab-sebab, dan akan selesai dengan langkah-langkah penyelesaian. 

  • Mengetahui penyebab masalah

Tidak ada masalah tanpa penyebab. Setiap masalah terjadi karena adanya penyebab yang memicunya. Menyadari dan memahami penyebab masalah adalah satu langkah maju untuk menemukan rencana memecahkannya, karena penyelesaian masalah yang paling efektif adalah dengan menghilangkan sumber penyebabnya.

  • Mengambil sikap terhadap masalah

Boleh jadi yang membuat masalah menjadi rumit dan tak kunjung reda adalah diri kita sendiri. Boleh jadi, kepanikan yang melanda anak remaja kita itu bahkan bukan masalah, tetapi hanya kekhawatiran yang dilebih-lebihkan. Masalah bisa menjadi semakin kompleks dan rumit akibat dari persepsi yang ternyata dibangun oleh pemilik masalah itu sendiri. Oleh karena itu, Anda perlu menyederhanakan bila memang masalah ini sederhana.

  • Mengenali peluang solusi 

Mengenali peluang solusi itu penting. Sebab dalam satu masalah, boleh jadi ada banyak solusi yang tidak semua efektif. Jikapun semuanya efektif, selalu ada salah satu darinya yang paling mudah dan cocok bagi Anda. jika masalah remaja Anda adalah menurunnya prestasi sekolah, ada peluang solusi dengan menambah jam belajar di rumah, mengubah waktu belajar, mengurangi beban selain belajar, mengikuti bimbingan belajar, atau les privat. Di antara pilihan-pilihan ini pasti ada satu saja yang paling sesuai. 

  • Membuat rencana solusi

Jangan menjadi orang yang terus menerus berfokus terhadap masalah karena sikap ini akan membuat anda sibuk dalam penderitaan sendiri. Menyadari masalah yang sedang kita hadapi memang penting, akan tetapi terlalu berfokus pada masalah yang dihadapi menyebabkan Anda semakin jauh dari jalan solusi. Bantu anak membuat rencana solusi, berupa langkah-langkah yang harus dilakukan dalam waktu terdekat dan paling mudah. 

  • Berani menghadapinya

Kondisikan anak agar tidak mengeluhkan masalahnya, karena mengeluh adalah ekspresi ketidakmampuan atau kekalahan terhadap masalah. Sikap mengeluh hanya akan mendoktrin otak untuk menganggap bahwa suatu permasalahan itu semakin rumit, kompleks, sulit dan tidak mudah untuk diselesaikan. Ini bukan sikap psikologis yang baik. Ganti keluhan dengan keberanian yang dan kegigihan.

  • Ambil Tindakan

Akhirnya, seberapapun Anda paham dan pandai menyikapi masalah, yang akan menjadi penentu adalah tindakan nyata Anda. Seberapa hebat Anda dalam mengatur cara penyelesaian masalah, tanpa adanya tindakan yang nyata adalah sia-sia. 

Ajak anak untuk bersungguh-sungguh dengan melangkah secara nyata menyelesaikan masalahnya. Tindakan yang dilakukan adalah yang sudah direncanakan sebelumnya. 

  • Atur emosi 

Remaja BermasalahPengaturan emosi yang baik akan berpengaruh kepada pengembangan pola pikir yang baik juga, begitupun sebaliknya. Ketika seseorang tidak mampu mengendalikan emosinya maka dia tidak dapat berpikir jernih sehingga dia juga akan sulit menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Setelah mengendalikan emosi, selalulah berusaha untuk berpikir secara logis dan rasional. Berpikir secara logis akan menuntun langkah lurus dan menghindarkan anda dari kesesatan. Orang-orang yang terjebak pikiran tidak logis memilih penyelesaian masalah dengan cara-cara ajaib, yaitu datang ke dukun meminta jampi-jampi. 

  • Membuat pertahanan mental menghadapinya

Jangan sepelekan ketahanan mental ketika menghadapi masalah. Dalam kondisi tertentu, ketahanan mental menghadapi masalah adalah lebih penting daripada solusi masalahnya. Sebab beberapa masalah memerlukan penyelesaian yang lama dan tekanan yang berat. Beberapa masalah kecil dan mudah menjadi tak terselesaikan hanya karena rapuhnya ketahanan mental yang membuat seseorang menyerah duluan. 

Kuatkan mental anak ketika ia menghadapi masalah dengan tetap memberi motivasi dan meyakinkan bahwa masalahnya akan selesai. 

  • Tetap menjaga sikap proporsional

Maksudnya, jangan sampai masalah membuat Anak terkungkung oleh pikiran atau hal-hal negatif yang dapat mempengaruhi kejiwaannya. Manusia hanya dapat berpikir jernih dan baik ketika dalam keadaan yang rileks dan nyaman. Hindari stress, marah atau sedih ketika menghadapi masalah karena kondisi ini hanya akan membuat masalah makin sulit untuk diselesaikan. Tetap menjadi diri anda sebagai orang tua bijak yang beriman, tetap menghadapi anak dengan penuh kehangatan. 

  • Makin kuat terhubung dengan Allah

Masalah Anda adalah ujian, sedangkan ujian itu ditimpakan oleh Allah berdasarkan tingkat kemampuan seorang hamba. Tentu saja seberat apapun ujian akan ada jawabannya, dan seberat-berat jawaban itu akan menjadi ringan jika Allah menolong. Bisa jadi, Allah memiliki cara tersendiri untuk menyelesaikan masalah di luar jalan ikhtiar yang ditempuh manusia.

Ajarkan kepada anak untuk melibatkan Allah dalam setiap masalahnya. Jikapun masalah tak kunjung selesai dengan berbagai rencana solusi, setidaknya keterhubungan dengan Allah membuat hati tetap yakin dan bertahan menghadapinya.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Mendorong Anak Menghadapi Masalah Sendiri

Mendorong Anak Menghadapi Masalah Sendiri

Parenting – Jangan berharap anak anda tak pernah menghadapi masalah. Bagi siapapun, kehidupan akan berjalan beriring dengan masalahnya. Artinya, masalah adalah sesuatu yang tidak akan terpisahkan dari kehidupan seseorang atau tidak ada seorangpun di dunia ini yang tidak mendapatkan masalah. Setiap orang kaya atau miskin, tampan atau jelek, wanita atau pria, remaja atau dewasa akan selalu berhadapan dengan masalah

Sebagian dari pemicu masalah berasal dari dalam diri sendiri. Sederhana atau rumitnya masalah kadang dipengaruhi oleh sudut pandang atau persepsi pribadi. Orang yang memandang besar pada persoalan kecil, membuat persoalan itu juga menjadi besar baginya. Orang yang membesar-besarkan kematian kucing kesayangannya, menyebabkan kematian kucing baginya adalah masalah besar. Berbeda dengan orang yang menyepelekannya. 

  1. Akibat dari munculnya masalah 

Tentu saja masalah memiliki dampak bagi manusia. Seseorang yang sedang menghadapi masalah bisa berubah hidupnya. Dalam kondisi sangat parah, pandangan yang berlebihan terhadap masalah mengakibatkan terganggunya psikologis seseorang yang berupa tekanan atau depresi. Sebaliknya, pandangan positif terhadap masalah justru membuat seseorang tumbuh dewasa dan kaya akan pengalaman. 

Di antara dampak positif masalah bagi anak adalah, 

  • Bertambahnya pengalaman, yaitu pengalaman mengenali pola-pola masalah dan jalan menuju solusinya. Pengalaman ini sangat penting jika suatu saat ia menghadapi masalah yang sama. 
  • Kaya solusi, yaitu pemecahan masalah dengan beragam cara efektif yang pernah dilakukan. Kekayaan akan solusi ini sangat bermanfaat sebagai bekal bila suatu saat ia harus mendapat masalah lagi atau menolong orang lain yang mendapat masalah. 
  • Terasahnya mental menghadapi berbagai situasi, karena beragam masalah biasanya menimpa dalam situasi yang berbeda-beda. Dengan banyaknya masalah yang pernah dihadapi, anak menjadi terbiasa dengan situasi apapun dan tetap tenang menghadapinya. 
  • Terbentuk pikiran solutif, yaitu pikiran tenang menerima masalah, lalu menghadapinya dengan focus mencari solusi. Ini berbeda dengan orang yang menghindar masalah, ia akan panik dan kehilangan cara untuk menemukan solusi. 
  • Membuat pertahanan batin lebih kuat, yaitu kondisi batin yang yang tak mudah terguncang bila suatu saat masalah datang lagi. Ukuran masalah biasanya tidak sama dan datangnya tidak terduga. Orang yang sudah terbiasa menghadapi masalah besar akan memandang masalah-masalah lain menjadi kecil dan mudah baginya menyelesaikannya. 
  1. Ajarkan kepada anak untuk berani menghadapi masalahnya 

Menghadapi MasalahPersoalan besar yang melanda generasi zaman ini adalah anak-anak sampai usia remaja dikondisikan oleh orang tuanya untuk hidup dalam sangkar emas. Mereka berada dalam rumah-rumah yang nyaman dengan perlindungan sangat ketat oleh orang tuanya. Mereka tidak mengenal tantangan karena semuanya tercukupi dengan mudah. Dan mereka mendapatkan makanan apapun sesuai keinginan cukup dengan memijit-mijit gawai, lalu beberapa menit makanan sudah di pintu rumah.

Mereka membeli  benda apapun yang diinginkan juga cukup dengan memijit gawai sambil tiduran di kamar. Hiburan ada di genggaman, bahkan belajar untuk prestasi sekolahnya pun ada di tangannya. Mereka menyapa teman-teman, berbincang dan berkelakar melalui media sosial dengan sekeping benda di tangannya juga. Hidup seperti tidak harus ke mana-mana dan tidak perlu berbuat apa-apa. Baju-baju kotor seperti menjadi bersih sendiri dengan datangnya jasa laundry yang setiap saat bisa dipanggil. 

Tibalah suatu ketika ia tersenggol temannya di sekolah dan berlanjut pertengkaran. Hanya karena goresan sedikit di bahu anak merasakannya sebagai masalah besar, mengadu kepada orang tuanya, lalu orang tua melaporkannya kepada polisi. 

Itu gambaran anak yang buta tantangan, tidak terbiasa menyelesaikan masalahnya sendiri.

Perubahan zaman tidak mengubah keharusan orang tua mengajarkan anak menghadapi tantangan. Anak-anak di usia berapapun harus bisa menghadapi masalahnya sendiri karena setiap masalah ia hadapi itu penting untuk pendewasaan dan penguatan mental baginya. Bantuan solusi masalah dari orang tua diberikan jika masalah anak sudah demikian parah dan ia tidak mungkin menyelesaikannya sendiri.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Untuk Diri Kita – Bagian 2 : Menjadi Contoh di Keluarga

Untuk Diri Kita – Bagian 2 : Menjadi Contoh di Keluarga

Parenting – Para orang tua sebaiknya menjadi contoh sambil terus menerus merenungkan kembali peringatan Allah berikut ini, 

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS At Tahrim 6)

Orang-orang terdekat bagi kita adalah mereka yang serumah dengan kita, yaitu anggota keluarga. Dalam pengertian yang lebih luas, termasuk keluarga juga adalah semua orang yang memiliki pertalian darah dengan kita: saudara, keponakan, kemenakan, paman, bibi, dan sebagainya. 

Mereka semua itu adalah kaum kerabat yang berhak mendapat pencerahan dari kita, bahkan mendapat prioritas sebelum yang lain. 

  • Menyampaikan pencerahan kepada orang terdekat 

Allah telah berfirman, 

menjadi contoh

“Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat”, (QS. As-Syu’ara : 214)

Ayat ini adalah seruan, atau peringatan bagi seorang kita untuk tidak melupakan perbaikan keluarga. Bagaimanapun keluarga adalah bagian terpenting dalam kehidupan sosial. Ada hak-hak khusus anggota keluarga yang tidak terdapat pada orang-orang selain keluarga. Keluarga mendapat hak waris, kemahraman, dan pernafkahan, sementara orang lain tidak. 

Pada periode rahasia dakwah yang dilakukan oleh Nabi SAW, orang-orang yang pertama kali masuk Islam setelah Rasulullah SAW. adalah istrinya sendiri (Khadijah), mantan budaknya (Zaid bin Haritsah) serta anak pamannya, yaitu Ali bin Abi Thalib. Pada periode terang-terangan, Nabi SAW. mengajarkan dakwah kepada keluarga dekat yaitu Bani Hasyim dan Bani Muthalib.

  • Mungkin akan ada penentangan 

Rasulullah SAW pernah mengundang seluruh keluarga bani Hasyim untuk berkumpul. Sebanyak 45 orang dari bani Muthalib bin Abdi Manaf pun hadir. Saat Beliau SAW hendak memulai pembicaraan, Abu Lahab sudah mendahului perkataan panjangnya untuk menentangnya. 

Ketika anda mencoba menampakkan model keluarga islami anda, mungkin saja ada kerabat yang tidak suka dengan keadaan ini. Mungkin paman, orang tua, atau mertua berkomentar pedas yang mencerminkan ketakutan, ketidaksetujuan, bahkan penentangannya. Saat semua anak perempuan anda tampil dengan busana serba tertutup dikarenakan memenuhi tuntutan syariat, bisa saja sebagian kerabat memberi komentar miring berisi penilaiannya yang bias. 

Mungkin ia menasehati anda, “Kita ini semestinya memperbaiki hati dulu, baru memikirkan masalah kerudung”

Sekalipun kita menyampaikannya dengan penuh kehati-hatian, peluang penentangan itu tetap ada, entah kapan munculnya. Anda tidak bisa terlalu yakin berharap keluarga menerima apapun yang Anda contohkan dan katakan. 

Karena peluang penolakan ini adalah sebuah keniscayaan, bahkan seorang Rasul pun mengalaminya, maka yang harus Anda lakukan adalah menata hati agar tidak terjerumus dalam pertikaian. Anda mesti terus menerus mengenakan baju kesabaran untuk menjadikan hati ini tak terpengaruh. 

  • Yakin akan terjadi perubahan 

Ketika keluarga atau kerabat menolak perbaikan dalam keluarga kita, itu tidak berarti bahwa ikhtiar kita telah gagal. Rasulullah SAW mengundang para kerabatnya untuk yang kedua kalinya setelah yang pertama ditolak oleh Abu Lahab. Dalam pertemuan kedua itu beliau bersabda,

Segala puji bagi Allah, aku memuji-Nya, percaya serta tawakal kepada-Nya dan aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah yang tidak ada sekutu bagi-Nya”, kemudian melanjutkan, “Sesungguhnya seorang pemandu itu tidak akan mendustakan keluarganya. Demi Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepada kalian secara khusus dan kepada manusia pada umumnya. Demi Allah, kalian akan mati seperti halnya kalian sedang tidur nyenyak dan kalian akan dibangkitkan layaknya kalian terbangun dari tidur, lalu kalian akan dihisab atas apa yang telah kalian perbuat, lalu di sana ada surga dan neraka yang kekal selamanya.

Anda pasti ingin segera tahu bagaimana sambutan keluarga Nabi untuk yang kedua ini. Dalam acara tersebut Abu Thalib berkata, “Kami tidak ingin menolongmu, menjadi penasihatmu serta membenarkan perkataanmu. Orang-orang yang menjadi bani bapakmu ini sudah bersepakat, dan aku ada di antara mereka, tetapi akulah orang pertama yang mendukung terhadap apa yang engkau sukai, maka lanjutkanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Demi Allah, aku senantiasa menjaga dan melindungimu, tetapi aku tidak mempunyai pilihan lain untuk meninggalkan agama Abdul Muthalib

Jadi, ikhtiar Rasulullah itu ternyata membawa perkembangan. Abu Thalib (Paman Rasulullah) tidak menerima ajakan Rasulullah karena terikat dengan apa yang diyakini oleh sukunya, tetapi ia menyatakan pembelaannya kepada semua pergerakan Rasulullah. 

Ketika itu Abu Lahab kembali menyatakan ketidaksukaannya, maka Abu Thalib dengan tegas menjawab, “Demi Allah, kami akan tetap melindunginya selama kami masih hidup!”

Saat Anda memulai perbaikan di keluarga, mungkin akan hadir sosok Abu Lahab, sekaligus Abu Thalib-nya. Sosok yang satu menentang, sosok lain membela, meskipun tidak juga menerima ajakan Anda. Tetapi apapun respon mereka, keluarga adalah orang terdekat yang paling berhak mendapat perhatian. 

Tegakkan aturan-aturan Allah walaupun kepada keluarga dekat atau kepada orang lain. Jangan hiraukan celaan orang lain dalam menjalankan hukum-hukum Allah.” (HR Ibnu Majah)

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Untuk Diri Kita – Bagian 1 : Memberi Keteladanan

Untuk Diri Kita – Bagian 1 : Memberi Keteladanan

Parenting – Apa yang akan kita tampilkan dari diri ini kepada buah hati yang kini menjadi seorang pemuda muslim penuh harapan? Kita mesti kembali melihat diri kita saat ini, sejauh mana telah siap memberi keteladanan dan sejauh mana kekuatan telah kita siapkan untuk membersamainya. 

Kita mesti menjadi teladan bagi anak kita, meskipun ia telah beranjak menuju dewasa. Apa yang kita lakukan masih menjadi model bagi dia untuk berbuat, sehingga sebagian perilaku buruk kita akan menjadi perilaku buruknya, dan sebagian perilaku baik kitapun akan menjadi perilaku baik dia. 

  • Menjadi orang tua yang mengatakan apa yang dilakukan

Kita ini ibarat pelita di tengah kegelapan malam. Kita datang di tengah anak-anak memberi penerangan, jalan dan petunjuk untuk hidup selamat. Apa yang kita lakukan seharusnya mencerminkan apa yang kita katakan. Jika kita menyerukan kedisiplinan, maka kita sendiri adalah sosok yang disiplin. Jika kita berkata tentang kesederhanaan, maka kita sendiri adalah sosok yang sederhana. 

Allah murka atas orang-orang yang memerintahkan suatu perbuatan, sedangkan ia sendiri tidak melakukannya. Dia telah berfirman, 

Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. (QS Ash Shaff 2-3)

  • Menjadi orang tua yang memulai dengan dirinya sebelum menyeru anak-anak

Anda menjadi model atas apa-apa yang Anda nasehatkan kepada anak. Dengan keteladanan ini, apa yang Anda katakan adalah apa yang Anda lakukan. 

Kita menjadi orang yang salatnya benar, lalu mengajak anak untuk salat dengan benar, sedekahnya bersemangat dan mengajak anak untuk semangat bersedekah, terbiasa mengucap salam lalu mengajak anak membiasakan berucap salam. Kita berusaha menjadi orang yang hatinya bersih dari dengki, iri hati, dan kesombongan, sehingga layak mengajak anak untuk menjauhi sifat-sifat tersebut. 

Jadi, kekuatan orang tua bukanlah dalam keterampilan seni memilih kata-kata ajakan, tetapi pada keteladanan dirinya tentang apa yang akan ia sampaikan.

  • Mengikat hati anak sebelum memberi tuntutan dan penjelasan panjang

Memberi KeteladananSalah satu sifat hati adalah ketika ia telah bertaut, maka seseorang akan mudah menerima masukan atau arahan dari tautan hatinya itu. Beberapa kebiasaan sederhana yang membuat anak terikat hati dengan orang tua adalah kontak fisik yang intim, hadir setiap kali ada masalah, mendengarkan keluhan, dan bepergian bersama. 

Anda juga bisa mulai menjadi orang tua yang terbuka kepada anak dengan batasan yang lazim. Keterbukaan membuat anak percaya untuk membuka hatinya kepada orang tua. 

  • Memberlakukan tahapan sesuai kondisi dan kemampuan

Jangan menjadi orang tua yang terburu-buru ingin segera melihat kesalihan anaknya dalam waktu singkat. Setiap anak mungkin saja memiliki keterbatasan menerima masukan, atau memiliki prioritas sendiri kebaikan dalam hal apa yang akan ia pilih. Diturunkannya Al-Qur’an secara berangsur-angsur mengandung hikmah mengenai perlunya tahapan. Syariat disampaikan oleh Allah SWT secara bertahap selama masa 22 tahun 2 bulan 22 hari. 

Sampaikan apa-apa yang mudah bagi anak, baru kemudian bertahap pada urusan yang lebih sulit. Sampaikan pemahaman yang sederhana sebelum menuju yang rumit. Ajarkan syariat dari yang paling ringan sebelum menyampaikan yang berat-berat baginya. 

Yang pokok dalam kepribadian anak adalah aqidah dan kekuatan iman nya. Kemudian akidahnya itu diiringi dengan bukti menjadi anak yang rajin beribadah. Ketika menyampaikan risalah ibadah, sampaikan ibadah-ibadah wajib dulu sebelum yang sunnah. 

  • Memberi motivasi dulu sebelum menyampaikan peringatan

Mendidik anak itu mula-mula menyampaikan kabar gembira, baru kemudian menyampaikan peringatan. Sebab salah satu sifat manusiawi orang awam adalah mudah merasa takut atau menghindari dari hal-hal yang menurutnya berat atau mengancam.

Saat menyampaikan pelajaran tentang salat kepada anak kecil, sampaikanlah bahwa salat merupakan tanda orang beriman yang dengan melakukannya seseorang akan terhubung dengan-Nya. Salat berjamaah akan memperbanyak pahala dengan 27 kali lipat, dan setiap langkah menuju masjid akan terhapuskan dosa serta ditambah pahalanya. Sampaikan keutamaan salat subuh, keistimewaan salat zuhur, mulianya salat ashar, berlimpahnya pahala salat maghrib dan isya tanpa terburu menyampaikan ancaman kepada orang yang salatnya lalai, riya’ dan tidak khusuk. 

  • Memahamkan ilmunya tanpa harus memaksakan doktrin

Memberi KeteladananAnak-anak ketika sampai pada masa akil baligh sudah memiliki pikiran kritis yang dapat bertanya atau mengoreksi apapun informasi yang ia terima. Ia bisa menyangkal nasehat anda yang tak masuk akal atau memaksa. Jadikan ia melakukan amal perbuatan karena kepahaman dan pengetahuan akan ilmunya, bukan karena perintah atau takut hukuman dari orang tuanya. Dulu di zaman nabi, kebiasaan meminum khamr dihilangkan. Karena sudah menjadi budaya, kebiasaan ini sulit hilang.

Mengatasi hal ini, Rasulullah ternyata tidak langsung mengharamkannya. Yang disampaikan ketika itu adalah memberi pemahaman secara bertahap yaitu menunjukkan khamr lebih banyak mudarat daripada manfaatnya. Sampai di sini, kebiasaan minum belum reda hingga rasulullah menyampaikan larangan salat dalam keadaan mabuk. Sebagian orang mulai sadar untuk meninggalkan khamr karena khawatir salatnya tak sah. Setelah tahap ini, barulah disampaikan bahwa sebenarnya khamr itu diharamkan. 

  • Perlakukan anak semata-mata untuk mendidiknya

Anda pasti ingat kisah seorang Badui yang dengan santainya kencing di masjid. Apakah Rasulullah SAW marah dan menghukumnya atau para sahabat mengeroyok dan memukulinya beramai-ramai? Tidak. Rasulullah membiarkan orang itu menuntaskan hajat kecingnya sampai selesai, kemudian memanggil para sahabat dan menyuruh mereka menyiram lantai bekas kencingnya itu. Itu saja. Hadapilah anak dengan penuh kesabaran. Anda berperan sebagai seorang pendidik, pelatih, sekaligus pembimbing bagi mereka.

Selama proses ini, tentu saja suatu saat Anda akan menemukan aib atau kesalahan-kesalahannya. Setiap kali menemukan kesalahannya, tugas Anda adalah membetulkan atau meluruskan, bukan mengolok-oloknya sebagai orang yang terlambat belajar dan selama ini menyia-nyiakan waktunya untuk bermain. Berikan solusi atas persoalannya. Tunjukkan bahwa Anda sangat peduli padanya.

  • Tak kenal henti belajar

Belajar menjadi orang tua pendidik anak yang bertanggung jawab. Belajar yang terbukti dengan berguru atau menghadiri majelis-majelis ilmu. Jika hari ini anda merasa sudah cukup pandai dan berpengalaman, ada orang tua lain yang jauh lebih pandai dan banyak pengalaman dari anda. Jangan menjadi orang tua yang hanya menyuruh anaknya belajar, sementara anda sendiri datang ke kajian rutin paling dekat rumah pun malas.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Rambu Untuk Usia Ini

Rambu Untuk Usia Ini

Parenting – Di masa ini harus diingatkan bahwa ia belum sepenuhnya dewasa. Hal tersebut sebagai rambu bahwa masih banyak hal yang harus ia pelajari. 

  1. Mengingatkan bahwa mereka belum sepenuhnya dewasa

Meski kita telah menjauhkannya dari dunia kanak-kanak, memasukkannya ke dalam dunia remaja dan mengajarkannya kedewasaan, itu tidak berarti bahwa ia sudah dewasa. Ia kita antarkan untuk menjadi pribadi dewasa, karena memang belum sepenuhnya dewasa. Selama ketergantungan kepada orang tua itu masih ada (kehidupannya dibiayai oleh orang tua) dan belum tampak tanda-tanda berani memutuskan untuk menikah, berarti kedewasaan itu benar-benar belum sampai puncaknya. 

Jadi, Anda dapat menyampaikan dengan pilihan kata terbaik Anda, bahwa ia belum sepenuhnya dewasa. Ini tidak dimaksudkan untuk membawanya mundur ke belakang, tetapi sebagai pengingat bahwa masih banyak hal lagi yang harus ia pelajari. 

  • Jangan menjalin hubungan cinta kalau belum siap

Hubungan cinta remaja, antara laki-laki dan perempuan hanya diperbolehkan jika keduanya memang bersiap untuk menikah. Tetapi cara seperti ini tetap tidak aman. Yang aman adalah memastikan kesiapan untuk menikah dulu, baru kemudian melakukan ikhtiar untuk menemukan jodoh. 

Sampaikan kepada anak mengenai potensi menumpuknya dosa gara-gara pacaran. Tidak ada satupun cara menjalin cinta dengan pacaran yang bersih dari perbuatan terlarang. Meskipun tidak melakukan hubungan perzinahan, tidak bersentuhan dan tidak berkhalwat atau berduaan di tempat sepi, pacaran selalu memungkinkan seseorang berkhayal kepada kekasihnya tentang hal-hal yang bernuansa syahwat. Bukankah ini adalah zina hati yang terlarang? 

  • Jangan bergaul terlalu bebas

Pergaulan anak muslim mengenal batas-batas yang tegas. Pertemanan sebaya (peer group) itu baik dan positif bagi anak selama menghasilkan manfaat dan berjalan dengan aman. Pertemanan yang saling mempengaruhi dalam kebaikan atau saling mendukung prestasi itu layak dipertahankan. 

Tetapi dalam hal-hal lain, pertemanan yang terlalu intim membawa dampak pada keterikatan yang melebihi kuatnya ikatan terhadap keluarga. Akibatnya, nilai kebaikan yang sudah lama dipegang dari keluarga dapat menjadi luntur tergantikan oleh nilai, entah baik atau buruk, yang didapat dari pertemanan. Anak mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan pertemanan, memilih sekolah berdasarkan seperti yang dipilih teman-temannya, memilih gaun fashion berdasarkan keumuman teman.

Keintiman dalam pertemanan dapat berbahaya jika suatu saat pertemanan itu kompak untuk berbuat di luar keumuman yang dianggap baik. Ingat, mereka semua seumuran, sama-sama remaja yang belum stabil. Mereka bisa saja merancang suatu kegiatan bersama dari jiwa tidak stabilnya itu. 

  • Jangan melepaskan diri dari norma keluarga

Kenyataan bahwa anak belum sepenuhnya dewasa membuatnya wajar jika orang tua masih memberlakukan norma keluarga padanya. Ia tetap diperlakukan sebagaimana anda memperlakukan anggota keluarga yang lain, dan mengingatkan untuk tetap menjadi pribadi yang hangat bersama norma keluarga yang selama ini berlaku. 

Jika norma keluarga selama ini berlaku dzikir pagi dan sore, maka tetaplah mengingatkannya untuk berdzikir setiap pagi dan sore. Jika keluarga terbiasa memberlakukan kerja bakti hari libur, maka ia tetap dilibatkan kerja bakti hari libur. 

  1. Memberi batas-batas hubungan pertemanan

rambuBeri mereka kesempatan luas untuk berkembang tidak pernah bermakna membebaskan. Memberi keleluasaan anak sebebas-bebasnya untuk bergaul dan melakukan apapun yang ia senangi itu pembiaran. Hanya orang tua zalim yang melakukan pembiaran kepada anak-anaknya, karena rendahnya tanggung jawab terhadap amanah. 

Anda perlu menyampaikan batas-batas pertemanan anak remaja untuk melindunginya dari berbagai risiko. 

  • Tentang jenis pertemanan

Ada jenis pertemanan berdasarkan hobi atau kesamaan mengenai hal-hal yang ia sukai, pertemanan dekat berdasarkan kesamaan kelas di sekolah, dan bisa juga terbentuk pertemanan intim akibat pertetanggaan dekat. 

Pertemanan berdasar hobi tidak terlalu mengenal usia, tempat tinggal, bahkan pada awalnya banyak yang saling asing. Pertemanan kelas sekolah memiliki satu kontrol bersama, yaitu berada dalam kendali guru yang sama atau setidaknya ada seorang guru yang mengenal semuanya. Sedangkan pertemanan dengan tetangga dapat memiliki kedekatan jarak rumah dan dalam lingkungan yang sama. 

Masih banyak jenis pertemanan yang lain. Apapun jenis pertemanan itu, anda dapat mengarahkan agar anak memberi pengaruh positif bagi teman-temannya, dan dia pun mendapat manfaat dari mereka. 

  • Berapa lama pertemuan dan di mana

Tidak mudah mengukur intensitas dan keintiman pertemanan karena ini berhubungan dengan kedekatan hati dan keterhubungan pikiran. Tetapi setidaknya anda bisa memberlakukan batasan waktu pertemuan. Pertemanan tidak boleh membuat anak bebas saling bertemu kapan saja dan berapapun lamanya.

Anda dapat memulai pembicaraan dengan anak mengenai bolehnya berteman sampai dekat, tetapi jangan lupa membuat kesepakatan mengenai berapa lama sebaiknya bertemu teman mereka dan kapan saja. 

  • Manfaat apa saja dari pertemanan 

Buat apa menjalin hubungan kalau tidak mendapat manfaat dan tidak juga memberi manfaat?

Hanya ada dua pilihan dalam pertemanan, yaitu anak mendapat manfaat dari teman-temannya atau ia yang memberi manfaat bagi teman-temannya. Anak harus mendapat wawasan baru, semangat untuk berprestasi, tempat penyaluran bakat, atau setidaknya tempat untuk merasa dihargai. Kalau tidak, ia yang harus memberi pengaruh positif kepada teman-temannya dengan kemampuan atau kelebihan yang ia miliki, menjadi penyemangat dan penggerakan bagi teman-temannya.

Jika ini pun tidak, minimal dari pertemanan itu anak mendapat pengalaman menjalin hubungan dan beradaptasi dengan karakter yang berbeda-beda. 

Jika pertemanan mulai menampakkan dampak negatif, orang tua harus segera melakukan tindakan penyelamatan dengan mengalihkannya sebelum semuanya menjadi rumit. 

  • Meminta dikenalkan dengan teman-temannya 

Anak remaja tidak suka dikontrol secara langsung. Ia tidak suka ketika anda mengajukan pertanyaan menginterogasi atau menguliti semua keterangan yang anda inginkan darinya. 

Tetapi anda tetap bisa mengetahui seputar aktivitas dan dampak pertemanan anak dengan cara mengenal teman-teman yang ada di kelompok pertemanannya itu. 

Dengan kehangatan anda sebagai sosok orang tua yang menjadi sahabat anak, anda dapat kenalkan dengan teman-temannya. Tawarkan mereka untuk berkunjung di rumah anda, agar anda dapat mengenali satu persatu teman-temannya itu. 

  • Bolehkah pertemanan yang berbaur antara laki-laki dan perempuan?

Tidak ada larangan laki-laki menjalin hubungan pertemanan dengan perempuan, sepanjang hubungan itu tidak melakukan perbuatan yang haram. Sejak awal masa akil baligh, anda telah menyampaikan batas-batas hubungan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram. Ketika kini mereka memerlukan hubungan pertemanan, anda dapat menyampaikan bolehnya anak laki-laki berteman dengan anak perempuan dengan cara yang sehat dan syar’i. 

    • Tidak saling jatuh cinta atau menaruh hubungan khusus yang berlatar belakang asmara
    • Menjaga kontak badan tidak terjadi, menjaga jarak untuk tidak saling berdekatan 
    • Menghindari khalwat atau berduaan laki-laki dan perempuan 
    • Menghindari pandangan mata yang mengandung hasrat atau keinginan syahwat 
    • Menutup aurat dan menjaga sikap selama pertemuan 

Bahaya anak yang terbatas pergaulannya dengan lawan jenis adalah ia menjadi terlalu sensitif terhadap lawan jenis. Jangan sampai, dengan maksud menjaga anak dari maksiatnya syahwat, pembatasan pergaulan menyebabkan anak tidak bisa membedakan warna warni hubungan. Anak perempuan yang kurang berpengalaman menghadapi lawan jenis mudah bergetar hatinya hanya karena seorang laki-laki tersenyum padanya. Begitupun anak laki-laki mudah berkhayal pikirannya hanya karena suatu ketika seorang perempuan memberinya hadiah ulang tahun. 

Anak laki-laki perlu mengenal karakter khas perempuan, dan anak perempuan perlu mengenal sifat umum laki-laki. 

  1. Mengingatkan statusnya tetaplah seorang anak 

  • Orang tua tetap memberi nasehat 

Anda tetap menjadi orang tuanya, dengan segala tanggung jawab dan hak anda sebagai orang tua. Oleh karena itu, jangan canggung untuk tetap memberi nasehat kepada anak remaja, meskipun harus disampaikan dengan cara yang berbeda. 

Pemberian nasehat kepada remaja disampaikan dengan lebih terbuka, membuka diskusi dan melibatkan anak untuk ikut berpikir mengenai materi yang dinasehatkan. 

  • Mendapat perlindungan

Tetaplah memberi perlindungan kepada anak yang beranjak remaja. Saat ia mendapat masalah, tempat berpulang terbaik baginya anda anda, orang tuanya. Saat ia tersandung kasus dalam hubungan sosialnya, anda juga yang seharusnya terdepan memberikan pembelaan. Ia akan belajar dari anda bagaimana menjadi sosok dewasa yang melindungi anaknya meskipun harus berkorban. 

  • Menerima nafkah 

Selama anak belum menikah di usia yang wajar, ia masih berhak mendapatkan penghidupan atau nafkah dari orang tuanya. Ia sarapan bersama, makan siang bersama, atau makan malam bersama dalam satu meja makan dengan orang tuanya. Anda tetap membiayai sekolahnya, mengusahan kesehatannya atau mengupayakan pengobatannya saat ia sakit, dan tak perlu merasa bersalah jika tetap memberinya uang saku. 

Jika di usia ini anak telah mampu menghasilkan rejeki dengan caranya sendiri, itu tidak membuat haknya mendapat nafkah dari orang tua terhenti. Anda dapat mengarahkan penghasilan anak untuk persiapan masa depannya. Tetapi jika anak memberikan rejeki itu kepada orang tuanya, itu adalah kebaikan hati dan sedekah yang mulia baginya. 

  1. Mengalihkan kesenangan pada perencanaan masa depan

Adakah remaja yang masih suka bermain-main dan menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang? 

Tentu saja ada. Bahkan sudah menikahpun banyak orang yang masih suka bermain-main. Banyak isteri mengeluh tentang suaminya yang menghabiskan waktu untuk berhura-hura pada hobi yang tidak bermanfaat, juga banyak suami yang mengeluh mengenai isterinya yang sehari-harinya hanya mau bersenang-senang. 

Sebagian besar anak muda di perkotaan yang menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari di depan layar atau gawai untuk bermain game atau mengobrol dan saling gosip di media sosial. Banyak pemuda pedesaan yang waktunya habis hanya untuk duduk-duduk sambil merokok, menghabiskan sore untuk bermain layang-layang, dan menghabiskan malam untuk begadang. Beberapa produk mainan seperti mobil-mobilan, pesawat-pesawatan, atau boneka, ternyata pembelinya adalah kaum remaja, bukan anak-anak. artinya, ada begitu banyak remaja yang masih suka menghabiskan waktunya dengan bermain. 

Alihkan anak remaja untuk perlahan meninggalkan kesenangannya bermain-main. Ia sudah sampai masanya untuk membuat rencana masa depan dan mempelajari kehidupan ini untuk menjadi dewasa. 

Di luar fokus sekolahnya, Anda dapat mengenalkan dunia bisnis, produk kreatif, organisasi, kerelawanan, olahraga, kesenian, atau penyaluran bakat yang positif.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Ia Memiliki Pengalaman Sendiri

Ia Memiliki Pengalaman Sendiri

Parenting – Ada begitu banyak anak berbakat, memiliki gagasan cerah, dan memiliki pengalaman menakjubkan. Tetapi sayang sekali banyak potensi itu pada akhirnya tenggelam di rumah, disebabkan orang tuanya yang menutup rapat-rapat sumbangsih intelektual anaknya karena memandang anak hanyalah objek untuk patuh diperintah. Para orang tua yang tak mau turun dari kursi dominasinya di rumah inilah sebenarnya yang menjadi biang lambatnya kedewasaan anak. 

Mestinya, Anda dapat menciptakan suasana rumah yang terbuka. Rumah yang menerima usulan anak, memberi ruang kreatifitas dan gagasan anak, serta menjatah anak untuk menerapkan pengalaman uniknya. Ketika anak beranjak remaja, tidak semua hal di rumah harus apa kata ayah dan apa kata bunda. 

  • Komunikasi terbuka

Setiap hubungan dihidupkan oleh komunikasi, karena komunikasilah penyambung pesan antara kehendak satu dengan lainnya. Luangkan waktu setiap hari untuk saling bertukar cerita atau gagasan dengan anak. Saat makan bersama pancinglah masing-masing anggota keluarga menceritakan ide-ide besarnya dan tawarkan apa yang ingin ia terapkan di rumah. Mungkin ia mengusulkan mengubah warna cat rumah arena berdasarkan pengalamannya di suatu kota ada rumah sangat menarik dengan warna cat yang ia usulkan itu. 

  • Luangkan waktu untuk melakukan rutinitas bersama

Jika anda bukan perantau, setidaknya dalam sepekan ada satu hari yang bisa diluangkan untuk melakukan aktifitas rutin bersama anak. pada hari minggu pagi, misalnya, anda dapat bekerja bakti membersihkan rumah dan taman, bukan semata untuk bersih-bersih. Yang anda target dari aktivitas ini adalah terbukanya percakapan dengan anak dan tersalurkannya peran anak untuk menerapkan pengalamannya di rumah. Mungkin ia pernah memiliki pengalaman dan gagasan tentang memindah saluran pipa air, maka biarkan ia melakukannya sepanjang tidak membahayakan. Anda justru menjadi pengarah dan mendorongnya untuk berani melakukannya. 

  • Seimbangkan kehidupan keluarga dan pekerjaan

Apakah orang tua harus terus menerus bekerja? Tidak ada manusia yang dalam hidupnya terus menerus bekerja. Akan ada sela waktu minimal sehari dalam sepekan atau beberapa hari dalam sebulan untuk beristirahat. Waktu sela inilah seharusnya menjadi jatah kebersamaan dengan anak. Ini saatnya merawat ikatan hati dan membuka saluran komunikasi lebar-lebar agar anak mengungkapkan apapun isi hatinya. 

Jika pun anda benar-benar tidak bisa meluangkan waktu, menelpon atau melalui percakapan video adalah solusi paling mudah dan murah untuk tetap terhubung dengan anak. menelpon seperti ini tidak memerlukan waktu khusus (hanya beberapa menit dan dapat dilakukan sambil bekerja), juga tidak memerlukan tempat khusus. 

  • Ambil keputusan bersama

PengalamanKita sudah lama mengkritik gaya pengasuhan otoriter, yaitu pengasuhan yang memusatkan semua kehendak pada orang tua. Semua yang terjadi di rumah adalah apa kata orang tua, semua yang akan anak lakukan adalah keinginan orang tua. 

Yang kita bangun saat ini adalah keluarga penuh kebersamaan, yang mencoba sebisa mungkin mengambil kebijakan dengan melibatkan seluruh anggota keluarga. anak remaja sudah mulai dilibatkan untuk mengambil keputusan keluarga. Ia akan belajar dinamika keluarga dan menjadikan ini keterlibatan ini sebagai pengalaman berharga. 

Anda dapat memulai dengan keputusan sederhana, seperti menentukan tujuan liburan keluarga, menentukan menu harian, rencana menerima tamu, dan sebagainya. 

  • Menghargai pengalaman pribadi anak

Di dalam rumah, orang tua terlanjur merasa paling berpengalaman dan berpengetahuan sehingga apapun yang datangnya bukan dari dirinya seolah tak bisa dipercaya. 

Sikap ini harus segera dihentikan. Mestinya, orang tua menjadi sosok yang paling ramah dan bermurah hati memberi ruang kepada anak untuk memberikan sumbangsih pengalamannya di rumah. 

Anda dapat meminta pendapat kepada remaja putri Anda mengenai resep masakan baru paling populer saat ini dan biarkan ia yang memasaknya. Setelah berhasil memasak, biarkan ia menghidangkannya dan berikan apresiasi betapa ia telah mampu meringankan pekerjaan ibu dengan hasil yang luar biasa. Kepada anak laki-laki, Anda dapat mengajaknya mengecek kondisi mobil atau motor. Kemudian biarkan ia menemukan masalahnya dan menawarkan kebolehannya untuk memperbaiki.

Anak perempuan menguasai dapur dengan segala keanehan seleranya, atau anak laki-laki memimpin perjalanan keluarga pada suatu ketika saat bepergian adalah contoh bentuk pemberian ruang kepada anak untuk menerapkan pengalamannya di rumah. Apa yang mereka lakukan mungkin tidak nyaman bagi orang tua, berbeda standar dan terasa aneh. Tetapi mereka sedang belajar, dan semua yang muncul dari generasi berbeda dengan kita memang demikian. Kita saja yang mungkin terlalu menggunakan standar selera tua sehingga memandang hasil perbuatan mereka seperti tidak wajar. 

  • Biarkan ia mencoba

Biarkan anak mencoba keterampilan atau ketertarikannya, sambil membuktikan kepada anda bahwa ia bisa melakukannya. Membiarkan anak gadis anda mencoba mengatur kamarnya sendiri dengan aksesoris, warna tirai dan sprei, serta letak perabotan di dalamnya yang menurutnya paling dia ingini. Jangan paksakan ia mengaturnya seperti kebiasaan anda jaman dahulu atau aturan ideal yang hanya menurut pandangan anda. Biarkan anak laki-laki anda turut mencoba berbisnis dengan teman-temannya dengan cara yang paling suka ia lakukan. Ia mungkin mulai menjadi penjual barang-barang secara online tanpa membuka toko sehingga beberapa jam dalam sehari akan tampak terus menerus memandangi gawainya. 

Pemberian kesempatan paling mudah kepada anak untuk mencoba pengalaman-pengalamannya di rumah adalah meninggalkannya di rumah dalam waktu beberapa hari. Anda dapat merencanakan bepergian keluar rumah dalam waktu beberapa hari, kemudian menitipkan rumah sepenuhnya kepada anak untuk dijaga. Beri anak kebebasan melakukan apapun yang perlu lakukan dengan penuh tanggung jawab di dalam rumah. Pesan anda kepadanya adalah memintanya untuk bertahan hidup dengan caranya, mengambil keputusan dan menghadapi risiko yang mungkin muncul.

 

[yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.