Stimulus Cerdas – Bagian 1

Stimulus Cerdas – Bagian 1

”Kesan pertama yang dirasakan bayi didapatnya semata-mata melalui kulit. Sejak minggu-minggu pertama anak sudah dapat ”menatap”, yaitu mengarahkan pandangannya pada sesuatu” (Theodor Hellbrugge, ketua institut Fur Soziale Pediatrie und Jugendmedizin, Universitas Munchen, Jerman).

A. Tentang stimulus

1. Pengertian stimulus

Stimulasi dini adalah rangsangan yang dilakukan sejak bayi baru lahir (bahkan sebaiknya sejak janin 6 bulan di dalam kandungan) untuk merangsang semua sistem indera (pendengaran, penglihatan, perabaan, pembauan, pengecapan) merangsang perkembangan motorik kasar dan halus, serta merangsang perasaan yang menyenangkan dan pikiran bayi dan balita.

Selain itu rangsangan yang dilakukan sejak lahir, terus menerus, bervariasi, dengan suasana bermain dan kasih sayang, akan memacu berbagai aspek kecerdasan anak (kecerdasan multipel)

Pada prinsipnya, semua ucapan, sikap, dan perbuatan ibu atau pengasuh yang berulang-ulang akan terekam dalam otak bayi sehingga akan berisiko ditiru olehnya. Apa yang bayi lihat, dengar, atau rasakan akan menjadi pengalaman baru bagi bayi sehingga dia akan mencoba melakukannya sendiri.

2. Cara melakukan stimulasi dini

Anda dapat melakukan stimulasi setiap kali ada kesempatan berinteraksi dengan si
kecil. Misalnya ketika memandikan, mengganti popok, menyusui. Atau Anda benar – benar menjadwal waktu khusus untuk memberinya stimulus cerdas dengan melakukan baby gym, pemijatan,dan brain gym.

3. Siapa yang melakukannya dan di mana?

Siapapun dapat melakukan stimulus pada si kecil. Ibu, ayah, kakek, nenek atau keluarga terdekat sama baiknya. Semakin banyak orang yang melakukan rangsangan, si kecil mendapat pelajaran baru mengenali karakter banyak orang. Demikian juga mengenai tempat, tidak ada tempat khusus untuk melakukan stimulasi. Anda hanya perlu memperhatikan kenyamanan dan keamanan saja.

B. Baby gym

1. Dasar sederhana baby gym

Senam bayi adalah salah satu cara stimulus yang efektif. Mengajak bayi melakukan gerakan-gerakan senam yang ringan ini sangat penting bagi perkembangan motorik, baik motorik kasar maupun motorik halus.

Motorik kasar mencakup keterampilan otot – otot besar, misalnya merangkak dan berjalan. Sedangkan motorik halus melibatkan gerak otot- otot kecil seperti menggerakan jari – jari, atau memegang benda dengan jempol dan telunjuk.

Tidak hanya menstimulus motorik, ketika melakukan baby gym, anda pun akan sekaligus melakukan deteksi dini indikasi penyimpangan perkembangan bayi anda.

2. Manfaat Baby gym

Beberapa manfaat spesifik yang Anda dapatkan dari baby gym adalah sebagai berikut :

    • Meningkatkan bonding atau ikatan kasih sayang antara bayi dan orang tua
    • Menguatkan otot – otot dan persendian
    • Meningkatan daya kelenturan tubuh
    • Meningkatkan keterampilan gerak tubuh
    • Memperlancar peredaran darah
    • Meningkatkan koordinasi dan keseimbangan.
    • Memberi kesempatan si kecil untuk mengeksplorasi bagian tubuhnya.
    • Meningkatkan sistem imunitas tubuh
    • Meningkatkan kewaspadaan

3. Persiapan baby gym

  • Sediakan waktu khusus selama 10 menit khusus untuk Anda dan si kecil.
  • Selesaikan semua urusan agar waktu Anda tidak terganggu.
  • Lepaskan semua perhiasan yang menempel di tangan Anda
  • Tangan dalam kondisi bersih dan kuku pendek
  • Pastikan alas tidur dalam kondisi yang rata dan nyaman.
  • Iringi baby gym dengan musik yang gembira atau musik instrumental.

4. Gerakan dasar baby gym

Untuk bayi 3 – 5 bulan

a. Gerakan jari dan tangan

      • Biarkan jari Anda digenggam oleh si kecil, lalu gerakkan tangannya keatas dan kebawah, kesamping kanan dan kiri serta menyilang di depan dada secara bergantian.
      • Lakukan gerakan ini secara bergantian antara tangan kanan dan tangan kiri.

b. Gerakan kaki

      • Baringkan bayi dengan posisi tengkurap
      • Pegang pergelangan kaki bayi dengan menggunakan tangan Anda
      • Gerakan kaki bayi ke atas, ke bawah dan menyilang
      • Lakukan secara bergantian

Untuk bayi 6 – 8 bulan

a. gerakan tubuh terlentang

      • Baringkan bayi dengan posisi terlentang
      • Pegang tangan dan kedua kakinya sambil diteguk siku serta lututnya
      • Tarik perlahan – lahan kepalanya sampai terangkat dan posisi bayi menjadi duduk, lalu turunan kembali kepalanya hingga dalam posisi semula.
      • Lakukan sebanyak 3 – 5 kali

b. gerakan tubuh tengkurap

      • Posisikan bayi dengan posisi tengkurap.
      • Pegang bayi di bagian belikat seperti ketika Anda akan menggendongnya.
      • Angkat perlahan bayi Anda sampai lengannya lurus dan menopang tubuhnya (seperti sedang melakukan gerakan push up untuk perempuan)

Untuk bayi lebih dari 9 Bulan

    • Si kecil dalam posisi jongkok di atas kedua kakinya (seperti duduk tasyahud)
    • Biarkan tubuhnya ditopang dengan cara bertumpu pada kedua lengannya dengan posisi siku lurus.
    • Angkat dan turunkan pantatnya sehingga tumpuannya berganti ke depan dan ke belakang atau ke samping kanan dan kiri.

 

C. Pijat Bayi

1. Mengapa bayi sebaiknya dipijat?

Pijat bayi dan anak ternyata merupakan perilaku sehat yang sangat besar kontribusinya dalam meningkatkan pertumbuhan fisik dan mental bayi dan anak-anak. Banyak manfaat dari pemijatan pada bayi. Beberapa fakta tentang manfaat pijat ini adalah:

Bayi-bayi prematur yang diberikan sentuhan (pijatan) secara teratur tiap hari menunjukkan perkembangan fisik dan emosional yang lebih baik dibandingkan dengan bayi-bayi yang tidak diberikan terapi sentuh (tidak dipijat).

Pemijatan bayi prematur meningkatkan berat badan 20 hingga 40 persen dibandingkan dengan bayi-bayi yang tidak dipijat.

Pemijatan bayi yang dilakukan oleh sang ayah akan membuat perasaan positif Ibu sehingga ibu merasa nyaman dan bahagia. Perasaan ini merangsang hormon oksitosin pada ibu yang sangat berperan dalam produksi ASI.

Pemijatan pada bayi dibawah enam tahun dapat meningkatkan kesehatan fisik dan ketahanan mentalnya.

Selain itu, akan terjadi peningkatan dalam beberapa kondisi kesehatan dan psikologis bayi setelah dilakukan pemijatan. Kondisi yang membaik ini adalah pertumbuhan bayi, perbaikan depresi dan masalah adiktif, sindrom rasa sakit, dan perbaikan dalam kondisi kekebalannya.

Kini semakin banyak ibu-ibu modern yang memijat bayinya karena mereka semakin paham bahwa pijat bayi sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas kesehatan bayinya. Pijat bayi adalah cara menyehatkan bayi secara aman dan bijaksana.

Di beberapa rumah sakit atau klinik modern mulai semakin digalakkan pelayanan atau anjuran bagi ibu-ibu untuk memijat bayinya. Beberapa klinik bahkan menyelenggarakan seminar-seminar dan pelatihan memijat bayi yang ditujukan kepada masyarakat umum.

Ini tentu saja kemajuan yang sangat menggembirakan. Di beberapa negara maju, pijat bayi telah lama menjadi trend dan bahkan merupakan paket tak terpisahkan dari rangkaian proses perawatan bayi yang sehat.

2. Penelitian tentang pijat bayi

Sekelompok ilmuwan dari Venezuela yang dipimpin oleh Dr. Beatriz Manrique dari Ministerio del Estado para el Desarrollo de la Inteligencia (Departemen Pengembangan Kecerdasan) dan Proyecto Familia melakukan penelitian mengenai stimulus sentuhan terhadap janin dalam kandungan, menjelang kelahiran, hingga pasca lahir.

Pada janin yang ketika dalam kandungan perlakukan dengan sentuhan lembut, ia mengamati bahwa sesaat ketika lahir bayi-bayi itu lebih lincah gerakannya. Dalam perkembangannya ia lebih cepat merespon suara ibunya meskipun dalam suasana yang bising. Bayi-bayi itu juga lebih mudah mengingat musik yang pernah ia dengar selama dalam rahim. Bayi-bayi ini kemudian tumbuh menjadi bayi yang mudah tersenyum dan tertawa, pemberani dan mudah bergaul.

Ia menyimpulkan bahwa sentuhan lembut pada janin melalui perut ibunya, dan pijatan pada bayi tidak hanya meningkatkan kecerdasan si bayi. Tetapi perlakuan ini juga meningkatkan peningkatan perkembangan dalam hubungan sosial, mental, dan emosi si bayi. Diharapkan bahwa dengan mengawali bayi dengan pemijatan yang benar, bayi-bayi ini kelak akan tumbuh menjadi Sumber daya manusia yang sangat unggul kecerdasannya, unggul dalam hubungan sosial dan memiliki emosi serta mental yang tangguh.

Selain itu, sebuah hasil penelitian yang kami kutip dari Johnson’s menyebutkan bahwa sentuhan pada bayi akan menyebabkan berbagai perubahan positif pada bayi. Sentuhan itu dapat membuat bayi rileks, tenang, dan nyaman. Dengan melakukan pemijatan yang benar, bayi akan mengalami peningkatan nafsu makan dan efektifitas dalam istirahat (tidur). Secara mental, pemijatan pada bayi dapat memperbaiki kondisi mental bayi, meningkatkan kecerdasan dan bayi memiliki kemampuan interaksi sosial yang baik.