Rasulullah SAW Berkeluarga

Rasulullah SAW Berkeluarga

Parenting – Rasulullah SAW menjatuhkan pilihan pertamanya kepada Khadijah bukanlah sekedar jatuh cinta atau karena kebetulan wanita yang dekat dengannya adalah Khadijah. 

  1. Rasulullah menikah dengan penuh perencanaan

Salah satu hikmah Allah memilihkan Khadijah untuk Rasulullah adalah karena kemandirian dan dewasaannya. Beliau SAW adalah anak yatim piatu yang butuh penguatan ketika harus mengemban tugas kenabian. Sedangkan Khadijah adalah orang terpandang dan tokoh penting saat itu.

Selain itu, tugas awal kenabian sangat berat. Tugas ini membutuhkan pendamping yang benar-benar tangguh. Dan Khadijah adalah seorang janda yang sukses dan berpengalaman menghadapi banyak cobaan kehidupan. Sebagai anak yang jujur, Rasulullah membutuhkan pendamping yang jujur pula. Beliau memandang bahwa Khadijah adalah satu-satunya yang diketahui memiliki kejujuran tinggi.

  1. Rasulullah sangat harmonis membina keluarganya

Rasulullah, sang pimpinan Negara, dan sekaligus panglima perang itu sangat harmonis membina keluarganya. Dalam rumah beliau adalah seorang suami yang hangat bagi isteri-isterinya, ayah yang bijak bagi anak-anaknya, dan kakek yang penyayang kepada cucu-cucunya. 

Ketika Khadijah telah meninggal, jasa dan peristiwa-peristiwa besar bersamanya tetap mendapat penghormatan. Rasulullah selalu ingat untuk menyisihkan sebagian makanan bagi teman-teman Khadijah. Kepada isterinya, Rasulullah memanggil menggunakan nama kecil yang mencerminkan perasaan sayang. Beliau memanggil Aisyah dengan sebutan “Humaira”, bukan sekedar kulit Aisyah yang putih kemerahan, tetapi sebagai ekspresi sayang untuk isteri yang selalu bermuka manis ketika dipandang.

Beliau SAW sangat terbuka membicarakan masa depan keluarga. Untuk membahas rencana keluarga, beliau mengundang isteri dan anak-anaknya. Kepada cucunya, beliau sering menggendong di punggung dan menciuminya. Bahkan mengecam seorang sahabat yang tidak pernah mencium cucunya. Muslim meriwayatkan bahwa Anas Bin Malik ra. Berkata : “aku tidak melihat ada seorang ayah yang lebih penyayang kepada keluarganya daripada Rasulullah“.

Masih banyak contoh lain yang menunjukkan betapa harmonis Rasulullah membina keluarga. Anda dapat membacanya di buku atau kitab sejarah sejarah yang mengupas kehidupan beliau.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Mengingatkan Agar Tidak Membujang atau Melajang

Mengingatkan Agar Tidak Membujang atau Melajang

Parenting – Islam datang menuntut pemeluknya untuk menjadi hamba Allah yang taat. Akan tetapi tuntutan ini tidak menghapuskan manusia dari sifat-sifat manusiawi dan kebutuhan nalurinya. Syariat ini memberikan ruang yang luas bagi manusia untuk menjadi manusia yang utuh beserta penyaluran hasratnya. Maka, apapun yang mengekang hasrat/membujang adalah terlarang dan apapun yang menyalurkannya teratur dengan indah.

  1. Larangan membujang  

Ada beberapa orang yang datang kepada Nabi SAW untuk bersumpah atas ketaatan dirinya dalam beribadah kepada Allah SWT. Karena ketaatan ini berlebihan dan menyalahi fitrah, maka Nabi SAW tidak merestuinya. 

Dari Anas bin Malik ra, beliau berkata, ada tiga kelompok yang mendatangi rumah istri-istri Nabi SAW untuk bertanya tentang bagaimana ibadahnya Nabi SAW. Ketika mereka mendapat kabar tentang bagaimana ibadahnya Nabi SAW, mereka merasa malu dan terpukul, sampai akhirnya mereka berkata: “kita ini siapa jika daripada Nabi SAW? kita tidak ada apa-apanya. Padahal beliau sudah terampuni dosanya, yang lalu dan juga yang akan datang.” 

Kemudian salah seorang di antara mereka berucap: “kalau begitu, (untuk menyamai Rasulullah dalam ibadahnya) saya akan terus-terusan shalat malam tanpa tidur.” Yang lain berkata: “kalau begitu saya akan puasa setiap hari, tak pernah berbuka.”, dan yang lain lagi berkata: “kalau begitu saya tidak akan menikah selamanya”. Rasulullah SAW datang lalu berkata: “Wahai kalian yang berkata ini dan itu. Ketahuilah bahwa aku adalah orang yang paling taqwa di antara kalian. Akan tetapi, aku shalat juga tidur. Aku puasa tapi juga berbuka. Dan aku menikahi wanita. Siapa yang menolak sunnahku, maka ia bukan dari golonganku.” (muttafaq‘alaih) 

Inilah bukti bahwa syariat tidak mengeluarkan manusia dari sifat asli kemanusiaannya.

  1. Allah memberi jaminan rezeki 

Setiap muslim tidak boleh menghalang-halangi dirinya untuk tidak menikah karena khawatir tidak mendapat rejeki dan menanggung yang berat terhadap keluarganya. Seharusnya ia menyiapkan diri, berusaha dan bekerja untuk menjadi anak yang yang berkemampuan mencari rejeki. Sebab Allah telah menjanjikan anugerah  untuk orang-orang yang menikah itu demi menjaga kehormatannya.

Janji Allah itu dinyatakan dalam firmanNya,

Nikahkanlah anak-anak kamu (yang belum menikah) dan orang-orang yang sudah patut menikah dari hamba-hambamu yang laki-laki ataupun hamba-hambamu yang perempuan. Jika mereka itu orang-orang yang tidak mampu, maka Allah akan memberikan kekayaan kepada mereka dari anugerahNya. (QS. An-Nur 32)

Sedangkan Rasulullah SAW bersabda, 

“Ada tiga golongan yang sudah pasti akan ditolong Allah, yaitu: (1) Orang yang kawin dengan maksud untuk menjaga kehormatan diri; (2) seorang hamba mukatab7 yang berniat akan menunaikan; dan (3) seorang yang berperang di jalan Allah” (Riwayat Ahmad, Nasa’i, Tarmizi, Ibnu Majah dan al-Hakim)

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Mengingatkan Bahaya Zina

Mengingatkan Bahaya Zina

Parenting – Bahaya zina dapat menimbulkan dampak yang sangat besar. Perbuatan ini merusak kejelasan nasab, menghancurkan kesucian dan kehormatan diri, juga menimbulkan permusuhan dan perasaan benci. Maka pantaslah zina dinyatakan sebagai dosa besar setingkat di bawah pembunuhan. Oleh karena itu, Allah SWT menyandingkan keduanya di dalam Al Qur’an, begitu juga Rasulullah SAW dalam haditsnya. 

Imam Ahmad berkata: “Aku tidak mengetahui sebuah dosa – setelah dosa membunuh jiwa – yang lebih besar dari dosa zina.” 

Oleh karena itu, jangan sampai ada satupun anggota keluarga yang terlibat dalam perbuatan zina.

  1. Allah menegaskan haramnya zina 

Zina adalah dosa besar. Pengharamannya telah tegas dalam firmanNya, 

“Dan orang orang yang tidak menyembah Tuhan lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya ) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina. Barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan adzab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina kecuali orang orang yang bertaubat” ( QS. Al Furqon: 68-70 ). 

Dalam ayat ini Allah menyandingkan zina dengan syirik dan membunuh jiwa. Hukuman seorang pezina kekal dalam azab yang berat dan dilipatgandakan, selama pelakunya tidak bertaubat, beriman dan beramal shaleh. 

Dalam ayat lain Allah juga berfirman,

 “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji (fahisyah) dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isra’, 32). 

Allah menegaskan kejinya zina dengan menggunakan kata “fahisyah” yang maknanya perbuatan keji atau kotor yang sudah mencapai tingkat sangat tinggi dan parah. 

Imam Bukhari dalam kitab shohihnya menggambarkan zina dan akibatnya dengan mengatakan,

“Aku pernah melihat –pada masa jahiliyah – seekor kera jantan yang berzina dengan seekor kera betina, lalu datanglah kawanan kera mengerumuni mereka berdua dan melempari keduanya sampai mati.” 

Karena salah satu awal dari perbuatan keji zina itu berasal dari pandangan mata, maka Allah mengingatkan manusia agar menundukkan pandangan ketika bertemu lawan jenisnya. Laki-laki hendaknya menundukkan pandangan saat bertemu wanita, dan wanita menundukkan pandangan ketika bertemu laki-laki yang bukan mahram.

  1. Empat pintu masuk maksiat pada manusia 

Kemaksiatan tidak terjadi dengan begitu saja. Ada pintu-pintu yang menjadi jalan bagi setan untuk menggoda manusia agar melakukan maksiat. Sebagian besar maksiat itu masuk melalui empat pintu berikut ini.

  • Al Lahazhat (Pandangan pertama)

Perbuatan yang paling umum dan mudah menjadi pintu maksiat adalah pandangan pertama. Oleh karenanya, menjaga pandangan merupakan cara pertama paling minimal menghindari kemaksiatan berikutnya. 

Rasulullah SAW bersabda, 

“Janganlah kamu ikuti pandangan (pertama) itu dengan pandangan (berikutnya). Pandangan (pertama) itu boleh buat kamu, tapi tidak dengan pandangan selanjutnya” (HR. At Tirmidzi). 

Beliau juga berpesan, 

“Pandangan itu adalah panah beracun dari panah panah iblis. Maka barangsiapa yang memalingkan pandangannya dari kecantikan seorang wanita, ikhlas karena Allah semata, maka Allah akan memberikan di hatinya kelezatan sampai pada hari kiamat” (HR. Ahmad). 

Oleh karenanya, beliau menyarankan kita untuk berpaling pada saat mata tertatap pada wajah atau tubuh yang membuat kita terpesona. 

“Palingkanlah pandangan kalian, dan jagalah kemaluan kalian” (HR. At Thabrani). 

Rasulullah SAW melarang para sahabat duduk-duduk di pinggir jalan. Jika kita terpaksa melakukannya, maka harus memberikan hak jalan itu, yaitu memalingkan pandangan dari hal-hal yang dilarang Allah, menyingkirkan gangguan, dan menjawab salam. 

  • Al Khatharat (angan-angan atau pikiran liar)

Ajarkan anak agar tidak membiarkan angan-angan berkelana di alam pikirannya. Pikiran liar yang dibiarkan terlintas di benak menjadi sulit untuk dikendalikan. Di sinilah kehendak atau keinginan melakukan tindakan yang buruk dimulai. Orang yang tidak bisa mengendalikan pikiran liarnya akan dikendalikan oleh nafsunya, kemudian nafsu itu menyeretnya pada perbuatan maksiat. 

Khatharat yang melambung menjadi tak terkendali, membawa seseorang pada ide atau kehendak melakukan hal-hal negatif dan nekat karena terpengaruh oleh bisikan setan.

Syetan akan datang dengan menemukan tempat yang kosong di hati untuknya. Syetan akan membisikkan kepada mereka rencana-rencana atau daftar perbuatan maksiat yang bisa dalam waktu paling dekat dan mudah.  

  • Al Lafazhat (ungkapan kata kata) 

Al Lafazhat bisa berupa keluarnya kata -kata atau ucapan yang menyampaikan maksud tertentu. Kata-kata penjerumus kemaksiatan bisa berawal dari cara yang ringan dan tidak kita sadari, bahwa ia mengandung ajakan maksiat atau mengisyaratkan kesiapan untuk bermaksiat. 

Yahya bin Mu’adz berkata: 

“Hati itu bagaikan panci yang sedang menggodok apa yang ada di dalamnya, dan lidah itu bagaikan gayungnya. Maka perhatikanlah seseorang saat dia berbicara, sebab lidah orang itu sedang menciduk untukmu apa yang ada di dalam hatinya, manis atau asam, tawar atau asin, dan sebagainya. Ia menjelaskan kepada Anda bagaimana “rasa” hatinya, yaitu apa yang dia katakan dari lidahnya. Artinya, sebagaimana Anda bisa mengetahui rasa apa yang ada dalam panci itu dengan cara mencicipi dengan lidah, maka begitu pula Anda bisa mengetahui apa yang ada dalam hati seseorang dari lidahnya. Anda dapat merasakan apa yang ada dalam hatinya dan lidahnya, sebagaimana Anda juga mencicipi apa yang ada di dalam panci itu dengan lidah Anda”. 

Rasulullah SAW pernah mendapat pertanyaan tentang hal yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka, beliau menjawab “Mulut dan kemaluan”. ( HR.At Tirmidzi). 

Dalam Shahih Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah Ra, Nabi Muhammad SAW bersabda, 

 “Sesungguhnya seorang hamba itu terkadang mengucapkan satu kalimat yang termasuk dicintai oleh Allah, dia tidak terlalu perhatian dengan itu, namun ternyata Allah berkenan meninggikannya beberapa derajat. Dan sesungguhnya seorang hamba itu terkadang mengucapkan satu kalimat yang termasuk dibenci Allah, dia tidak terlalu perhatian dengan itu, namun ternyata dengan kalimat itu dia masuk ke dalam neraka Jahannam.” 

  • Al Khuthuwat (langkah nyata untuk berbuat) 

Setiap kepergian mulai dengan satu langkah kecil yang nyata, termasuk menuju perbuatan maksiat. Awalnya iseng menelpon, berlanjut ajakan pertemuan, kemudian berjanji pergi bersama hingga akhirnya berani berkhalwat.

Langkah menuju perbuatan maksiat terjadi karena manusia kurang menyadari bahaya besarnya. Langkah menuju perzinahan atau hal-hal yang mendekati zina akan terus mengayun jika pandangan mata memberitahunya, pikiran liar mendorongnya, dan ungkapan lisan menguatkan tekadnya. 

  1. Hukuman Zina 

Allah mengkhususkan hukuman bagi perbuatan zina tidak seperti hukuman yang bagi perbuatan dosa besar lainnya. 

Pertama, dirajam dengan cara yang mengerikan. Dalam hukuman zina yang ringan saja, Allah menggabungkan antara hukuman terhadap fisik dengan cambuk dan hukuman terhadap mentalnya dengan cara mengasingkan dari negerinya selama satu tahun. 

Kedua, Allah melarang hamba-hambanya untuk merasa kasihan kepada para pelaku zina sehingga melemahkan tekad penegak keadilan untuk memberlakukan hukuman kepada para pezina itu. Sebab, Allah mansyari’atkan hukuman tersebut berdasarkan kasih sayang dan rahmatnya pada mereka. 

Ketiga, Allah memerintahkan agar hukuman terhadap pelaku zina di hadapan orang-orang mu’min, bukan di tempat yang sepi. Hal ini agar memberikan dampak jera pelaku dan dan orang lain takut melakukannya. 

Hukuman bagi pezina yang “muhshan” (sudah berkeluarga) berasal dari hukuman Allah terhadap kaum Nabi Luth, yaitu melempari dengan batu sampai meninggal.

 

[Yazdi Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Patah Hati yang Mengakibatkan Depresi

Patah Hati yang Mengakibatkan Depresi

Parenting – Meskipun patah hati umum terjadi pada remaja, masalah ini berpeluang meninggalkan dampak yang cukup buruk, seperti depresi berat yang sampai lama berlarut-larut. Jika dibiarkan, depresi akan sangat mengganggu kualitas hidup penderitanya, menghalangi perjuangannya menuju masa depan dan cita-citanya.

Anda dapat mengamati anak Anda sedang mengalami depresi jika menampakkan tanda-tanda berikut ini, 

  • Merasa sedih atau kosong. Mungkin ia akan tampak sering melamun atau menyendiri dengan tatapan mata yang kosong. 
  • Sulit fokus atau berkonsentrasi. Tanda ini sering tampak dengan menurunnya prestasi sekolah, atau sulitnya menangkap maksud percakapan saat diajak berkomunikasi.
  • Hilangnya ketertarikan terhadap hal-hal yang menyenangkan, misalnya hobi atau kesenangan yang selama ini sering ia lakukan tiba-tiba menjadi berhenti.  
  • Putus asa, merasa tidak ada lagi masa depan yang menjanjikan. Ia menjadi tampak linglung dan  tidak jelas aktivitas dan pikirannya.
  • Dalam keadaan parah muncul pikiran untuk mengakhiri hidup atau merasa bahwa hidupnya tak lagi berguna. 

Jangan menunda terlalu lama untuk mengatasi keadaan ini jika terjadi pada remaja Anda. Segera dekati dan berikan bantuan untuk meredakannya.

  1. Bantu anak mengidentifikasi perasaannya

Tidak semua orang mampu mengidentifikasi perasaannya. Banyak sudah terlibat berbagai peristiwa emosional tetapi ia belum tahu apakah perasaan yang dipendamnya itu sedih, marah, kecewa, dendam dan sebagainya. Bantu anak mengenali apa yang ia rasakan dan mengakuinya.

  1. Bantu anak menerima keadaannya

Setelah mengenali perasaannya, bantu anak menerima dengan ikhlas mengenai kenyataannya itu. Ini semua sudah terjadi sehingga menyesali atau kecewa terhadapnya tidak akan mengubah apapun kecuali justru memperburuk keadaan. Yang harus dilakukan adalah merelakan kejadiannya dengan hati yang ringan. 

  1. Bantu anak untuk bisa menangis

Adakah gunanya menangis?

Menangis adalah salah satu cara untuk melepaskan beban batin, melampiaskan rasa dan mengekspresikan keadaan jiwa yang sesungguhnya. 

Menangis bisa jadi pembuktian terbuka bahwa anak sedang merasa lemah dan rapuh, dan makin merasakan kerapuhannya saat harus menangis. Namun, menangis akan sangat membantunya menghadapi kenyataannya. Maka, buatlah suasana agar ia tidak malu menangis. Setidaknya hanya menangis di hadapan Anda. saat menghadapi anak menangis karena depresi, sikap anda adalah hadir memberi dukungan.  

  1. Dorong anak untuk bersiap menerima perubahan

Kemarin-kemarin, ia seolah hidup dengan suasana indah bersama yang dicintainya. Sekarang situasi tiba-tiba menjadi gelap dan menyakitkan. Patah hati menjerumuskannya menjadi depresi yang perih. 

Sampaikan bahwa memang begitulah cinta yang dijalin sebelum waktunya, atau terhubung bukan takdirnya. Berpesanlah untuk lebih berhati-hati di masa mendatang dan tidak lagi memikirkan hal-hal tersebut. Alihkan fokusnya dengan rencana masa depan. 

  1. Saatnya mengenali kelemahan diri

Patah hati adalah salah satu saat terbaik mengenali kelemahan diri sendiri. Saat remaja patah hati, ingatkan agar ia menemukan sendiri apa saja kelemahannya sehingga tersandung peristiwa itu. Mungkin ia masih terlalu belia sehingga harus menunggu waktu dewasa, terlalu lugu dan polos sehingga harus mengumpulkan pengalaman, terlalu menyebalkan sehingga dijauhi dan kini harus memperbaiki sikap, terlalu mudah percaya sehingga harus lebih berhati-hati dan waspada. 

Berikan dorongan bahwa kelemahan-kelemahan ini dapat diperbaiki hingga suatu saat nanti pada waktunya akan terjalin hubungan cinta yang lebih sehat dan syar’i. jika telah tiba waktunya dan persiapkan dari sekarang, pernikahanlah nanti yang akan memberinya pengalaman cinta sejati.

  1. Saatnya menjadikan pelajaran

Peristiwa patah hati yang terus-terusan tak terlupakan dapat merusak apapun di masa depan. Ia akan mempersulit dia lepas dari depresinya karena hanya akan mengingatkan Anda dengan keburukan-keburukan yang terjadi di masa lalu.

Cobalah untuk mempengaruhi pola pikirnya dengan menjadikan hal yang sudah terjadi sebagai pelajaran hidup. Bantulah untuk memaafkan masa lalu ini dan mempersiapkan hatinya untuk menerima orang baru di kehidupannya kelak jika sudah waktunya.

  1. Percaya bahwa ada masa depan yang lebih baik

Yakinkan bahwa masa depan masih ada, masih luas dan masih tetap cemerlang. Bangkitkan rasa percayadirinya dan berikan harapan akan adanya masa depan yang lebih baik. Sampaikan bahwa ia tidak sendirian mengalami peristiwa ini. Banyak orang mengalami hal yang sama dan kini baik-baik saja. 

  1. Bantu ia menghilangkan semua hal yang mengingatkannya

Jika orang yang pernah ia cintai itu pernah memberi hadiah-hadiah, sebaiknya buang saja hadiah-hadiah tersebut dan hilangkan semua jejaknya. Melihat kembali hadiah darinya hanya akan membangkitkan kembali ingatan mengenai peristiwa yang pernah terjadi bersamanya. Tidak hanya membuang hadiah, hindari juga segala hal yang berkaitan dengan orang itu, misalnya tempat favorit yang pernah ia kunjungi dan teman-teman akrabnya.

  1. Ajak anak bersosialisasi 

Ada kecenderungan remaja patah hati mengurung diri atau menyendiri, tidak ingin berinteraksi dengan orang lain. Jika ini terjadi, rasa sakit hati dan kemurungan akan semakin berlanjut dan bisa menjurus pada depresi. Oleh sebab itu ajaklah ia untuk keluar rumah, berolahraga dan menghadiri acara-acara.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Cara Rasulullah Menyembuhkan Penyakit Cinta

Cara Rasulullah Menyembuhkan Penyakit Cinta

Parenting – Cara rasulullah menyembuhkan penyakit cinta. Penyakit jatuh cinta yang menggila atau al isyq pernah beberapa kali terjadi di zaman Rasulullah SAW. Qais tergila ‐gila kepada wanita bernama Laila. Kisah cinta ini bermula sejak mereka bersama mengembala domba ketika kecil sampai dewasa. Kisah berlanjut tragis, Qais benar‐benar menjadi gila ketika Laila dipersunting oleh pria lain. 

Itu bukan dongeng, tapi kisah nyata zaman dahulu yang kini berulang ratusan kali pada anak-anak remaja zaman ini. 

Ibnu Qoyyim dalam kitabnya Zadul Ma’ad mengatakan bahwa gejolak cinta merupakan jenis penyakit hati yang memerlukan penanganan khusus karena perbedaannya dengan jenis penyakit lain dari segi bentuk, sebab, maupun terapinya. Jika telah menggerogoti kesucian hati manusia dan mengakar di dalam hati, sulit mencarikan obat penawarnya dan penderitanya sulit sembuh. 

  1. Sasaran penyakit Al-isyq

Penyakit Al ‐isyq akan menimpa orang‐orang yang hatinya kosong dari rasa mahabbah (cinta) kepada Allah, berpaling dari-Nya dan penuh dengan kecintaan kepada selain-Nya. Hati yang penuh cinta kepada Allah dan rindu bertemu denganNya pasti akan kebal terhadap serangan virus ini, sebagaimana yang terjadi pada Nabi Yusuf as: 

“Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andai dia tiada melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba ‐hamba Kami yang terpilih” [Yusuf : 24] 

Penyakit cinta adalah getaran hati yang kosong dari segala sesuatu selain apa yang ia puja dan cintai. Pada anak muda yang ibadahnya tidak khusyu’, penyakit ini mudah menjangkiti. Dalam keadaan mental yang lemah, seorang laki-laki bisa tergila-gila akan kecantikan wanita kemudian terus menerus memikirkannya tanpa peduli kegilaannya itu telah mengubah perilaku dan membuang banyak waktunya. Seorang wanita bisa saja tergila-gila kepada seorang pria pujaannya, lalu memendam rindu yang sangat dalam hingga bertekad melakukan apapun asalkan pria itu menjadi miliknya. 

Mengingat remaja yang kosong dari kecintaannya kepada Allah adalah sasaran penyakit Al Isyq, lagi-lagi orang tua adalah tempat paling hangat untuk menjadi pengobatnya.  

  1. Mengenali cara penyakit ini berjangkit  

Al ‐isyq terjadi dengan dua sebab, yaitu menganggap indah apa‐apa yang ia cintai dan perasaan ingin memiliki apa yang ia cintai. Jika salah satu dari dua sebab ini tiada, virus ini tidak akan berjangkit. 

Rahasia adanya percampuran dan kesesuaian di alam ruh akan mengakibatkan adanya keserasian serta kesamaan. Sebagaimana adanya perbedaan di alam ruh akan berakibat tidak adanya keserasian dan kesesuaian. Jadi, sebenarnya pendorong rasa cinta tidaklah semata bergantung pada kecantikan rupa, dan tidak pula karena adanya kesamaan dalam tujuan dan keinginan, walaupun hal‐hal ini merupakan salah satu penyebab timbulnya cinta. 

Nabi pernah mengatakan dalam sebuah hadisnya: “Ruh ‐ruh itu ibarat tentara yang saling berpasangan, yang saling mengenal sebelumnya akan menyatu dan yang saling mengingkari akan berselisih“

Hadits ini turun berkenaan dengan seorang wanita penduduk Makkah yang selalu membuat orang tertawa saat hijrah ke Madinah. Ternyata ia tinggal dan bergaul dengan wanita yang sifatnya sama sepertinya yaitu senang membuat orang tertawa. 

Jadi, ketika ada seorang anak muda sedang kosong hatinya dari mengingat Allah merasakan haus cinta asmara dari sesama makhluk. Lalu datang anak remaja Anda dalam kondisi yang sama, maka bertemulah hati mereka dalam getaran asmara yang tak terbendung. 

  1. Menghadapi penyakit Al ‐Isyq

Al‐isyq yang menjangkiti remaja dapat disembuhkan atau diatasi sendiri atau dengan bantuan orang tua. Anda sebaiknya proaktif mendekatinya, memberi bantuan dan apa saja yang ia perlukan. 

Jika terdapat peluang untuk meraih cinta orang yang ia kasihi, sudah sampai waktu yang pantas menikah dan sudah ada kesiapan untuk berumah tangga, maka inilah terapi yang paling utama. Yaitu menikahkannya. Tetapi jika ia belum sampai usia pantas menikah dan belum siap berumah tangga, maka perintahkan ia untuk berpuasa.

Rasulullah SAW bersabda, 

“Hai sekalian pemuda, barangsiapa yang mampu untuk menikah maka hendaklah dia menikah, barangsiapa yang belum mampu maka hendaklah berpuasa karena puasa dapat menahan dirinya dari ketergelinciran (kepada perbuatan zina)” (HR Muslim). 

Ibnu Majah meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Aku tidak pernah melihat ada dua orang yang saling mengasihi selain melalui jalur pernikahan”. 

Jika terapi pertama tidak dapat berhasil karena tertutupnya peluang menuju orang yang ia kasihi karena ketentuan syar’i dan takdir, atau alasan lainnya, penyakit ini bisa semangkin ganas. Oleh karena itu, Anda harus meyakinkan dirinya bahwa apa ‐apa yang diimpikannya mustahil terjadi, lebih baik baginya untuk segera melupakannya. Cinta tak pernah memaksa, dan tak perlu menyiksa. Jika memaksa dan sampai menyiksa, itu bukanlah cinta melainkan syahwat yang terdorong oleh nafsu setan.

Apabila ternyata kecenderungan anak tetap tidak berubah, Anda tetap mengingatkannya karena dua alasan. Pertama karena takut kepada murka Allah yaitu dengan menumbuhkan perasaan bahwa ada hal yang lebih layak kita cintai. Kedua keyakinan bahwa berbagai resiko yang sangat menyakitkan akan ia temui jika dia gagal melupakan masalahnya. 

Jika hawa nafsunya masih juga tetap bersikeras tidak menerima kenyataan ini. Maka ajaklah berpikir mengenai dampak negatif dan kerusakan yang akan ia timbulkan segera, juga dampak jangka panjang yang merusak masa depannya. 

Jika cara ini juga belum berhasil, Anda dapat membantunya untuk membuat daftar keburukan orang yang ia cintai itu dan mengingat sisi‐sisi keburukannya, hal‐hal yang membuatnya dapat menjauh darinya, dan kabar apapun tentang orang itu yang memperbesar keyakinan bahwa ia tak mungkin saling berjodoh. 

Cara terakhir jika semua cara yang tidak juga berhasil adalah memohon kepada Allah. Menyerahkan jiwa sepenuhnya di hadapan Allah, memohon, merendahkan dan menghinakan diri kepada-Nya.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Muslim Tangguh itu Anti Patah Hati

Muslim Tangguh itu Anti Patah Hati

Parenting – Konon, sakitnya patah hati tidak dapat terlukiskan dengan sesuatu yang dapat Anda bayangkan. Rasanya sakit mencengkeram dada dan mengiris-iris pedih, seolah-olah benar bahwa hidup harus segera berakhir saat itu juga. Mungkin juga Anda pernah merasakan di masa muda dulu. Kini, si remaja memasuki usia rentan menderita sakit hati karena patah hati.

  1. Sakitnya patah hati 

Sekelompok ilmuwan pernah melakukan scan dengan MRI kepada 40 wanita yang sedang patah hati, kemudian meminta mereka untuk memandang foto mantan kekasih yang tentu saja membuat makin perih hatinya. Saat sedang perih ini, kembali ilmuwan itu melakukan scan MRI.

Selanjutnya, para responden diberikan rangsangan rasa sakit di badan mereka berupa panas yang tidak membuat melepuh, namun cukup untuk memberikan sedikit sengatan dan terasa perih. Percobaan ini pengamatannya melalui scan MRI untuk melihat aktivitas otak yang terjadi.

Ternyata ketika cinta ditolak, dikhianati, atau dipisahkan sehingga wanita itu mengalami sakit hati, bagian otak yang merespon adalah bagian yang sama dengan merespon rasa sakit secara fisik seperti kulit yang terbakar.

Jadi, sakit hati memang benar-benar sakit, tidak berbeda dengan rasa pedih ketika anda tersayat pisau atau terbakar setrika. 

Parahnya, kesedihan yang intens dan mendalam dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Dalam keadaan kekebalan yang lemah, tubuh lebih rentan terhadap infeksi. Ketika tubuh rentan dengan infeksi, ia tak mampu melawan. Semakin lama, infeksi semakin berkembang dan mengancam nyawa. Inilah pemicu bunuh diri yang sering tidak kita sadari.

  1. Jangan sampai terjadi 

Kenyataannya, banyak remaja muslim terjebak dalam situasi patah hati. Padahal itu hal konyol yang tidak perlu terjadi. Pemuda muslim seharusnya memiliki jiwa tangguh: anti patah hati. Maksudnya, terhentinya cinta (yang tidak halal) tak perlu menjadi alasan untuk memperturutkan keinginan untuk mengenang kembali saat-saat indah terhadap seseorang yang ia damba atau ia harap cintanya. Tak perlu mengulang rasa kagum kepadanya, dan jangan lagi memuja dia. Sedangkan Allah telah menyeru penduduk langit untuk mencurahkan cinta mereka seorang hamba. 

Nabi saw bersabda dalam hadits kudsi,
“Sesungguhnya jika Allah mencintai seorang hamba, Dia berfirman: “Wahai jibril Aku mencintai si Fulan, maka cintailah dia!” lalu Jibril pun mencintainya. Lalu jibril berseru kepada penduduk langit: Sesungguhnya Allah mencintai si Fulan, maka cintailah dia!”, maka penduduk langit pun mencintainya. Kemudian dia dikaruniai dengan diterimanya di muka bumi”. [HR. Bukhari dan Muslim]

Tugas orang tua mengobati patah hati anaknya adalah mendorongnya untuk bangkit segera, menyibukkan diri dengan perencanaan masa depan dan peluang-peluang yang akan memajukan, lalu membuat daftar rincian pekerjaan esok hari.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Masalah Percintaan Anak Gadis

Masalah Percintaan Anak Gadis

Parenting – Kita masih terus membicarakan cinta, terlebih masalah percintaan anak gadis, karena cinta itu mengandung kekuatan bagi remaja kita. Kekuatan yang membangun dan sekaligus menghancurkan. Peradaban bangsa-bangsa dari zaman dahulu selalu diwarnai oleh kisah cinta. Sebagian bangsa runtuh oleh soal cinta (yang salah arah), dan sebagian bangsa menemui puncak kejayaan dengan cinta pula (yang terbangun dengan baik). Kisah cinta sering menjadi pemicu peperangan antar kerajaan, juga menjadi benang pemersatu bangsa-bangsa. 

  1. Beratnya menemani anak perempuan

Menghadapi anak perempuan usia remaja adalah tantangan yang sangat berharga. Beruntunglah anda jika mendapat kesempatan oleh Allah mengalami kenyataan ini. 

Para remaja menyangka bahwa cinta itu muncul dari perasaannya sendiri, datang sendiri atau ia ciptakan sendiri. Tentu saja ini perlu Anda luruskan. 

Cinta itu datangnya dari Allah. Tiadalah rasa cinta itu tumbuh kecuali Allah telah menanamkannya di hati para hamba. Dia mentakdirkan manusia mendapatkan jodohnya, kemudian mereka saling mencintai karena-Nya. Itulah cinta yang mendatangkan rasa bahagia dan kemuliaan.

Di dalam Mustadrak Al Isyq Hakim, bahwa Nabi SAW bersabda, 

”Tidaklah seseorang mencintai suatu kaum, kecuali akan digiring bersama mereka kelak.” [HR. Ahmad, dan An Nasai].

Jadi, Allah membolehkan, bahkan merupakan tanda kebesaran-Nya jika Anak remaja anda mencintai dan dicintai oleh lawan jenisnya. Kepada keduanya, jika ini benar-benar cinta dan menjadi halal, Allah menganugerahkan perasaan sakinah, (ketenangan) mawaddah (rasa berhasrat yang indah), dan rahmah (kecenderungan berkasih sayang). 

Anak gadis yang pada umumnya lebih cepat matang (akil baligh) dari pada laki-laki, lebih dalam memendam perasaan. Saat ia merindukan seorang lelaki yang ia sukai, ia belum tentu mengungkapkan perasaannya, kepada laki-laki itu atau kepada siapapun. Perasaan ini adakalanya berujung pada luka batin yang amat dalam yaitu ketika tak tersampaikan sama dan terus terpendam hingga akhirnya yang ia kagumi itu menjadi milik orang lain, tersampaikan tetapi mendapat penolakan, atau tersampaikan dan diterima tetapi mendapat pengkhianatan di akhirnya. Peristiwa ini tidak mudah terlupakan. Anak gadis tidak mudah ‘move on’ untuk menghapus kenangan lama dan beralih pada hal-hal yang baru. 

Jika masalah cinta telah menjadi salah satu luka batin perempuan, urusan cinta di masa berikutnya bisa menjadi rumit. Banyak gadis terus-menerus menolak pria gara-gara belum bisa melupakan pria di masa lalu yang pernah ada dalam kenangannya. Banyak gadis enggan menikah karena terbayang pria masa lalu yang pernah ia kagumi kini menjadi suami orang lain.     

Masalah lain anak gadis dalam percintaan adalah ia menjadi incaran begitu banyak laki-laki yang tidak semuanya merupakan laki-laki baik-baik. Sedikit saja lengah melindungi, orang tua bisa menyesal seumur hidup jika sampai menghadapi kenyataan anak gadisnya ternoda.

 Sebagai antisipasi, orang tua memang seharusnya menjaga anaknya, terutama anak perempuan, agar terhindar dari cinta yang belum tiba waktunya. 

  1. Menjadikannya wanita yang layak dicintai

Remaja putri mungkin bertanya pada dirinya, “Apakah saya layak dicintai?” 

Pertanyaan ini penting, karena cinta itu memberi, bukan hanya tentang menerima. Sebagai orang tua, kita perlu menyampaikan kepada anak bahwa layaknya seseorang dicintai itu tidak hanya mengenai apa yang siap ia terima, melainkan juga seberapa siap ia memberi. 

Khadijah Al Kubra saat mencintai Muhammad bin Abdullah adalah menyerahkan seutuhnya hartanya yang melimpah itu, agar terpakai di jalan juang. Ia bahkan tidak menghitung berapa yang tersisa dari hasil perniagaannya karena semakin banyak ia memberi, semakin kurang rasanya apa telah ia berikan. 

Ingatkan anak bahwa jika ia ingin mencintai seorang jodohnya nanti, selama ia hanya berharap limpahan cinta dan segala yang ia punya, maka ia belum layak mendapat cinta. Pemberian ini hanya ketika hubungan sudah halal dalam pernikahan. Pemberian serebelum itu adalah kemaksiatan. 

  1. Cinta bisa menjadi belenggu, maka berhati-hatilah

Ingatkan kepada anak remaja Anda bahwa bisa jadi cinta itu belenggu yang mengekang, agar ia berhati-hati. 

Cinta yang membelenggu adalah cinta yang berbalut nafsu, cinta dunia dengan perasaan takut mati, dan cinta yang membabi buta. Jadi, jika salah merawatnya, cinta itu bahaya juga sampai-sampai Rasulullah saw mengingatkan,

“Hampir saja orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian seperti menyerbu makanan di atas piring’. Seseorang bertanya: ‘Apakah karena sedikitnya kami waktu itu?’ Beliau bersabda: ‘Bahkan kalian pada waktu itu banyak sekali, akan tetapi kalian seperti buih di atas air. Dan Allah mencabut rasa takut musuh-musuh kalian terhadap kalian serta menjangkitkan di dalam hatimu penyakit wahn’. Seseorang bertanya: ‘Wahai Rasulullah, apakah wahnitu?’ Beliau bersabda: ‘(wahn adalah) Mencintai dunia dan takut mati”. (HR Abu Dawud)

Salah satu pertanda yang sering tampak pada cinta yang membelenggu adalah jika cinta itu terlalu menggebu. Kecenderungan hati kepada kekasih yang berlebihan terus menerus mendorong remaja untuk memburunya tanpa berpikir bagaimana keadaan dia saat itu dan keadaan yang ia cintai. Dia merasa tak berdaya untuk membangunkan kesadaran diri agar bersabar dan menanti saat terbaik untuk Allah pertemukan.

Pendorong cinta seperti ini tidak lain adalah nafsu. Sedang Allah berkali-kali mengingatkan agar kita tidak terlena oleh nafsu karena itu hasutan setan. 

Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman. [QS. Al Baqarah 27]

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Menyikapi Anak Jatuh Cinta

Menyikapi Anak Jatuh Cinta

Parenting – Di satu sisi, remaja yang memperluas pergaulannya mendapat banyak manfaat dengan bertambahnya wawasan dan pengalaman hidup. Tetapi disisi lain, pergaulan yang mempertemukan lawan jenis membuatnya terbawa untuk menerima atau memulai hubungan yang indah: jatuh cinta

Sebagaimana aturan kehati-hatian terhadap tindakan mendekati zina dan bentuk kemaksiatan lain, kita sepakat bahwa cinta sebelum waktunya bukanlah cinta yang sesungguhnya. Aturan bagi remaja kita adalah tidak ada cinta sebelum pernikahan. Tidak perlu atau jangan sampai jatuh cinta kecuali kepada seseorang yang sudah dihalalkan menjadi pasangan hidupnya.

Lalu bagaimana jika peristiwa jatuh cinta itu terlanjur terjadi?

Ada beberapa cara mengatasi atau menghadapi anak yang terlanjur jatuh cinta sebelum waktunya.

  1. Terbuka berkomunikasi

Untuk memantau remaja yang sedang jatuh cinta, pertama kali yang Anda lakukan adalah membuka komunikasi. Ajaklah anak bertukar pikiran, bercerita dan bersedia belajar terbuka serta percaya kepada Anda sebagai orang tua untuk memberikan ide terhadap masalah yang ia hadapi. Mulailah berkomunikasi dengan cara mereka, bahasa mereka, dan keinginan mereka yang membuat mereka mengungkapkan masalahnya dengan jujur.

  1. ingatkan kembali aturannya

Sebelumnya, memang sebaiknya Anda pernah membuat aturan tentang batas hubungan pertemanan dan dengan lawan jenis, serta menyepakati pengertian cinta dan sikap keluarga terhadapnya. Jadi, Anda dapat mengingatkan bahwa ada batas-batas hubungan yang harus dipegang teguh agar masa depan tetap terjaga, yaitu tidak menjalin cinta sebelum waktunya (menikah), tidak pacaran dan tidak berteman mesra. 

  1. Dengarkan kata-katanya

Jangan dulu menyimpulkan atau menghakimi anak ketika ia terlibat jalinan cinta di usia belia. Dalam komunikasi yang terbuka, kumpulkan informasi, dengarkan dengan seksama apa saja yang ingin ia sampaikan. Beberapa anak menjalin hubungan cinta bukan karena ia menyukai atau tergoda, melainkan karena tidak tega menolak atau kesulitan membuat alasan untuk mengakhirinya.

  1. Bersikap Bijaksana

Keterbukaan anak menceritakan perasaan atau pengalaman jatuh cintanya harus kit hargai dengan sikap bijaksana orang tua. Tidak semua anak memiliki kesamaan dalam hal emosi, kebutuhan, sifat dan sebagainya. Karena itu orang tua mesti bijak memberikan nasehat. Pikirkan tentang cara menasihati, waktu paling tepat, serta kadar isi nasehatnya. Yang terpenting adalah jangan sampai anak kecewa, terhakimi, terpojok atau merasa orang tuanya benci gara-gara perasaan cintanya itu.

  1. Alihkan dengan kesibukan

Salah satu kondisi yang membuat remaja tergiur jatuh cinta atau terlanjur menjalin hubungan adalah karena adanya kesempatan untuk melakukannya, ada waktu untuk memikirkan dan mengenangnya. Oleh karena itu, Anda dapat perlahan-lahan mengalihkan rasa hatinya itu dengan mengajaknya dalam kesibukan-kesibukan yang mengalihkan fokusnya. Acara keluarga yang menuntut keterlibatan bersama, olah raga, atau program latihan keterampilan mungkin dapat membantu mengalihkan lamunan dan waktu kosong anak.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Remaja Menyukai Rayuan

Remaja Menyukai Rayuan

Parenting – Anak-anak remaja pada pada dasarnya menyukai rayuan. Mereka suka merayu atau menggoda, juga suka mendapat rayuan atau godaan. Orang yang mendapat rayuan merasakan bahwa ia istimewa atau terakui keunggulannya. Ia mengira bahwa sang perayu menyukai atau mengaguminya hingga akhirnya terpengaruh untuk membalas menyukai atau mengagumi sang perayu itu.

Ini harus menjadi perhatian tersendiri bagi orang tua. Banyak laki-laki terlena dalam asmara gara-gara mendapat rayuan dari teman perempuan, juga banyak gadis jatuh ke pelukan laki-laki karena rayuan gombalnya. 

  1. Rayuan adalah pengakuan akan pesona

Remaja yang jiwanya mudah berguncang menangkap rayuan sebagai pengakuan seorang perayu atas pesonanya. jika seseorang merayu, itu artinya ia terpesona atau mengaguminya sehingga ia akan berpikir balik mengagumi ataupun memberi respon positif padanya.

  1. Rayuan mampu membuat remaja tersanjung

Rayuan kepada remaja bisa menimbulkan perasaan bahagia. Remaja menjadi tersanjung karena merasa dimuliakan atau diakui kelebihannya. Datangnya kado istimewa yang serta puisi romantis cukup membuat remaja tersanjung. Hanya dengan menyebutkan kata “cantik dan anggun” remaja perempuan bisa tergetar hatinya. Hanya dengan kata “Tampan dan gagah”, remaja laki-laki bisa merasa pesonanya sedang terpuja.

Rayuan dengan pilihan kata yang indah membuat remaja terlena, mengubah perasaannya, dan tersengat semangatnya.

  1. Rayuan membuat remaja merasa dihargai

Bagaimanapun, remaja memerlukan penghargaan. Salah satu penghargaan itu ia dapatkan dengan mudah melalui rayuan. Ketika seseorang merayunya, ia merasa seperti terangkat ke kursi kebesaran yang tinggi untuk dipuja dan diakui kehebatannya. Ia akan merasa sangat berharga dan pantas mendapatkan kata-kata indah yang membuat hidupnya lebih hidup dan berarti. 

  1. Rayuan meluluhkan hati remaja

Rayuan tertentu memiliki efek seperti hipnosis yang dapat membuat remaja terbawa atau luluh hatinya. Remaja yang mendapatkan rayuan dengan kata-kata dan pengkondisian suasana yang romantis dan menyentuh mudah luluh dan mengikuti apa yang perayu inginkan. Ini bisa berbahaya jika perayunya memiliki maksud yang tidak baik.

  1. Setiap remaja suka Dipuja 

Yang paling penting untuk orang tua ketahui adalah pada dasarnya remaja remaja suka rayuan. Jadi, rayuan berupa pujian atau kata-kata positif adalah kebutuhan jiwanya. Rayuan adalah bagian dari komunikasi harmonis yang seharusnya ia dapatkan dari orang tuanya. Jika tidak ia dapatkan, ia akan menerimanya dari teman atau orang yang mengaguminya tanpa peduli niat rayuan mereka baik atau buruk. 

  1. Rayuan dianggap sebagai tanda cinta 

Dengan minimnya pengalaman seputar dunia cinta, remaja menganggap bahwa rayuan adalah pujaan yang merupakan bagian dari tanda cinta. Dengan rayuan seseorang, ia langsung menangkap bahwa seseorang itu tidak akan mungkin merayunya kalau tidak sedang jatuh cinta padanya. Iapun senang, mulai terbawa dan tergetar hatinya. Sebagai ekspresi kegembiraan, ia bahkan memberi balasan berupa isyarat yang menunjukkan bahwa ia menerima cinta itu.

  1. Rayuan adalah kesempatan memulai hubungan 

Rayuan dengan kata-kata positif oleh remaja sering menjadi pertanda ajakan menjalin hubungan. Jika selama ini ada teman yang hanya kenal biasa tiba-tiba mengajukan kata-kata mendayu penuh rayuan, itu artinya ada hubungan khusus yang ingin ia mulai. Jadi, rayuan di mata remaja adalah pesan untuk dimulainya jalinan hubungan istimewa bagi remaja.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Kata Al-Qur’an tentang Cinta

Kata Al-Qur’an tentang Cinta

Parenting – Remaja perlu mendapat informasi mengenai tema-tema tentang cinta dari kitab sucinya, Al Qur’an. Jika ia tak membaca atau menemukan seseorang yang akan menceritakannya, maka Anda adalah orang pertama yang menyampaikannya. 

Dalam Al-Qur’an, Allah menyebut cinta dengan istilah al hubb atau mahabbah. Mahabbah secara bahasa menurut Ibnu Fâris berarti tetap teguh mendampingi atau menyertai. Maksudnya, memberikan konsekuensi kepada dua hati yang saling mencinta untuk tetap berdampingan bersama di atas cintanya berupa adanya ikatan hati dengan yang dicintainya.

  1. Banyaknya pendapat tentang makna mahabbah

Menurut al-Juhariy, mahabbah bisa bermakna sesuatu yang terisi penuh. Ini maksudnya bahwa ketika cinta jika hadir, perasaan ini akan mengisi penuh ruang hati seseorang yang ia cintai. 

Menurut Ar-Raghib Al-Asfahaniy, mahabbah adalah sebuah keinginan terhadap sesuatu yang ia anggap baik. Ada mahabbah terhadap kenikmatan (seperti keinginan seorang lelaki kepada seorang perempuan), mahabbah kepada hal-hal yang bermanfaat, dan mahabbah kepada suatu yang memiliki keutamaan (seperti mahabbah kepada ahli ilmu).

Abu Hilal al-‘Askariy berpendapat hampir serupa, bahwa mahabbah adalah sebuah kecondongan terhadap sesuatu. 

Secara istilah, Imam al-Ghazali menjelaskan definisi mahabbah dengan mengatakan, 

Hubb (Mahabbah) adalah kecondongan diri terhadap sesuatu yang nikmat, jika kecondongan itu semakin kuat maka dinamakan ‘Isyq” 

Sedangkan asy-Sya’rawiy menjelaskan, “Makna Hubb adalah kecondongan alami kepada sesuatu yang mana hal itu membuat jiwa ini lapang dan merasa ringan saat melakukannya”.

Ternyata pendapat ahli tentang cinta sangat banyak dan tidak mungkin mengungkap semuanya di sini. Ini juga yang menguatkan pendapat lain bahwa mahabbah (cinta) sebenarnya tidak dapat terdefinisikan secara rinci, karena hakikatnya mencintai tidak dapat tergambarkan. Hanya tanda-tandanya saja yang dapat terlihat. 

  1. Mahabbah menurut Ibnu al-Qayyim Al Jauziyah

Ibnu al-Qayyim adalah ulama yang paling panjang lebar berbicara tentang mahabbah. Kitabnya yang mengulas mahabbah paling terkenal adalah Raudhatu al-Muhibbin wa nuzhatu al-Musytaqin dan Madariju as-Salikin beliau tuliskan banyak pemahaman mencerahkan tentang cinta.

Ibnu al-Qayyim sempat menjabarkan makna mahabbah dengan mengatakan,

“Mahabbah adalah beningnya cinta dan gelora keinginan hati kepada yang dicintai, tinggi serta nampak jelas ikatannya dengan yang dicintai dan yang diinginkannya. Adanya kekokohan, keinginan hati terhadap yang dicintainya hingga tetap mendampinginya dan takkan pernah berpisah dengannya, hati yang paling dalam serta sesuatu yang paling berharga hanya teruntuk yang dicintainya, dialah hatinya. Segala keinginannya, kemauannya dan kesungguhannya hanya kepada yang dicintainya”

Tetapi akhirnya menyimpulkan bahwa tidak ada definisi mahabbah (cinta) yang paling jelas dari pada kata cinta itu sendiri. Jadi, mahabbah adalah keberadaan cinta itu sendiri.

  1. Apa yang dirasakan oleh anak remaja belum tentu cinta

Hanya karena adanya dorongan atau kecondongan kepada lawan jenis, banyak anak muda terbaru menyimpulkan bahwa itu adalah rasa mencintai. Mereka menuruti dorongan perasaannya, kemudian menyatakan kepada seorang yang menjadi pujaannya sebagai rasa cinta: “Aku mencintaimu”. Begitu yakin bahwa itu perasaan cinta, hingga mereka tidak sekedar menyatakan dengan kata-kata, tetapi memberikan atau melakukan sesuatu yang mereka anggap sebagai pembuktian cinta.

Itu bukan pembuktian cinta, tetapi pelampiasan syahwat. Pelampiasan syahwat yang memaksakan, lalu juga terbalas dengan sesama syahwat yang terpaksa. Pada awalnya, saling berbalas syahwat dengan isyarat, kemudian kata-kata, dan banyak yang berujung pada perzinahan.  

Mencintai bukan sekedar menikmati atau mengobati dan membalas rasa rindu. Tetapi ia mengharuskan terlibatnya niat, perbuatan, dan tujuan yang semuanya suci dan mulia. Oleh karena itu, ada beberapa rambu-rambu bagi orang tua untuk anaknya yang mulai mengenal cinta. 

Pertama, suci niatnya. Cinta yang suci adalah cinta yang hadir sebagai ekspresi fitrah karena Allah. Mencintai itu karena Allah sehingga apapun yang Allah tetapkan atas syarat-syarat mencintai mesti terpenuhi. Mencintai jodoh mestinya tidak sampai pada penghambaan atau pemujaan, juga menahan diri untuk tidak menyakiti atau menzalimi yang dicintai. 

Kesalahan dalam niat mencintai menjerumuskan seseorang bersikap obsesif dan posesif, yaitu rasa memiliki secara berlebihan dalam bentuk penguasaan terhadap yang ia cintai.   

Kedua, telah sampai waktunya. Cinta itu dinyatakan dan praktekkan ketika telah tiba waktunya, yaitu di usia dewasa cukup umur dalam keadaan siap menikah. Siap menikah berarti siap jasmaninya, siap jiwanya, juga siap dengan rencana masa depannya. 

Cinta yang telah tiba waktunya berarti anak telah siap untuk menjalani proses perjodohan. Sebelum itu, waktu untuk mencintai belum tiba.    

Ketiga, benar caranya. Sebenar-benar mencintai adalah ketika hadir dalam bentuk perbuatan yang halal, yaitu pernikahan. Hanya keberanian menuju akad nikah yang menjadi bukti bahwa cinta itu nyata dan sungguh-sungguh.Di luar pernikahan, sebesar apapun pengorbanan dan sehebat apapun kesetiaan bukanlah menjadi bukti.  

Anda tidak perlu segan menyampaikan kepada anak bahwa tidak ada cinta sebelum pernikahan.  

Keempat, tepat sasarannya. Mencintai itu perpaduan rasa dan akal, sehingga ketajamannya mampu membedakan kepada siapa ia tertuju: orang yang baik-baik atau orang yang buruk. Cinta yang benar mestinya tertuju  hanya kepada orang terpilih yang menurut rasa dan akal adalah baik, bukan atas dorongan syahwat yang membuta.

Kelima, tahu tujuannya. Mencintai bukanlah sekedar menikmati rasa senang dan kegembiraan saat ini. Mencintai adalah bagian dari cara menjaring keberkahan, untuk kebahagiaan di dunia yang bersambung sampai akhirat nanti. Keberkahan tidak selalu datang dalam bentuk kesenangan, danmeraih kebahagiaan akhirat dengan penuh perjuangan. 

Selalu ingatkan kepada anak bahwa mencintai harus berbekas pada kebaikan dunia, dan menjadi jembatan surga kelak.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.