Mendorong Anak untuk Menulis

Mendorong Anak untuk Menulis

Parenting – Tanpa harus berprofesi sebagai seorang penulis, setiap orang bisa berjuang melalui pemikiran yang dituangkan dalam tulisan. Sampaikan kepada anak bahwa di masa usianya yang masih sekolahpun sangat memungkinkan baginya untuk menulis. 

Qatadah dalam tafsir al-Qurthubi mengatakan, “Menulis adalah nikmat termahal yang diberikan oleh Allah. Ia juga perantara untuk memahami sesuatu. Tanpanya, agama tidak akan berdiri, kehidupan menjadi tidak terarah.” 

Setelah perang Badar usai, Rasulullah membawa 70 orang tawanan Quraisy Mekkah. Mereka dibebaskan dengan satu tebusan, yaitu setiap tawanan diminta mengajarkan membaca dan menulis kepada 10 anak-anak dan orang dewasa. Bayangkan, setiap satu orang dari 70 orang tawanan ini akan mengajari 10 orang. Maka setelah pembebasan tawanan itu tersisa 700 orang Madinah yang bebas dari buta huruf. Selanjutnya, tujuh ratus orang ini diminta kerelaannya mengajarkan kepada sesamanya yang masih buta huruf hingga kaum muslimin hampir seluruhnya terbebas dari kebodohan. 

  1. Mengapa Menulis?

Menulis itu menuangkan ide atau gagasan, menebar opini, berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta menginspirasi orang. Terkadang ada pesan yang tidak bisa terucap dengan kata-kata sehingga harus menyampaikannya lewat tulisan. Jika semua pikiran hanya tersampaikan melalui perkataan verbal, maka kata-kata ini lebih cepat terlupakan. Pepatah mengatakan, “Apa yang kita tulis akan abadi, karena apa yang kita ucapkan akan cepat terlupakan”. 

Dengan membaca tulisan, para pembaca bertambah pengetahuan dan wawasannya, lalu tergerak untuk berubah atau berbuat sesuatu. Telah banyak orang mengubah pandangan hidup gara-gara membaca sebuah tulisan. Banyak orang jadi percaya diri setelah membaca tulisan. Bahkan, tidak sedikit orang mengubah bertaubat karena terpengaruh oleh tulisan yang ia baca. 

Jumlah penulis muslim masih harus diperbanyak. Selain efeknya dahsyat, menyampaikan kebenaran melalui tulisan juga memiliki kelebihan, yaitu,

  • Tidak terikat waktu dan tempat. Menulis bisa di manapun dan kapanpun. 
  • Tidak memerlukan energi yang besar. Satu-satunya energi fisik yang keluar saat menulis adalah mengetik. Di luar itu, anda mengeluarkan energi pikiran saja. 
  • Tidak mengeluarkan biaya. Tidak ada biaya yang saat menulis. Bahkan sebaliknya, menulis dapat mendatangkan uang ketika tulisan terpublikasikan oleh media atau penerbit profesional.
  • Karya tersimpan dan dapat kita baca kapanpun. Tulisan yang dicetak atau dalam bentuk digital dapat dibuka kapanpun dan oleh siapapun, tak terbatas waktu. Bahkan penulis meninggalpun karyanya masih tetap ‘hidup’ dan dibaca orang. 
  • Dapat merevisi atau menyesuaikan isinya). Ini adalah keunggulan tulisan dibanding ta’lim atau tabligh. 
  • Mudah berkembang dalam bentuk diskusi dan tanggapan. Inilah salah satau yang paling pendakwah inginkan, yaitu gagasan dan pemikirannya menjadi mendapat respon. Artinya, penulis (pendakwah) berkesempatan mempengaruhi pikiran orang pada tahap lanjutan. 
  1. Meneladani para mujahid pena

Ada begitu banyak teladan pejuang ilmu yang mendedikasikan hidupnya melalui tulisan. Sebagian dari mereka bahkan mengorbankan seluruh waktunya untuk menulis, berjuang melalui penanya. Siapa yang tak kenal Imam Bukhari, Imam Ahmad, Imam Muslim, Imam Abu Dawud, Imam Ibnu Majah dan Imam At-Tirmidzi? Mereka menghafal, mempelajari, dan menulis kembali hadits yang telah mereka pilih hingga hari ini kita dengan mudah memakainya sebagai rujukan. 

Ath-Thabari, seorang ahli sejarah dan ahli tafsir terkemuka, mengisi hidupnya dengan menulis setiap hari 40 lembar selama 40 tahun. Ibnu Taimiyah menyelesaikan setiap buku dalam waktu satu pekan, bahkan pernah menulis satu judul buku penuh dalam satu kali duduk. Imam Ibnu al-Jauzy telah menulis 1000 judul buku tebal dan berjilid-jilid. 

Al Farabi menulis konsep dasar matematika, sains, ilmu politik dan tata negara. Ibnu Sina menulis 450 judul buku bertema filsafat dan kedokteran hingga terkenal sebagai bapak kedokteran modern. Semua dokter sampai hari ini membaca bukunya yang berjudul Al-Qanun fit Tibb (The Canon of Medicine atau The Canon).

Imam Bukhari sering tiba-tiba bangun dari tidurnya, menyalakan lampu sebentar, menuliskan hadits yang seketika itu ia ingat, kemudian melanjutkan tidurnya kembali. 

Muhammad bin Yusuf berkata, “Suatu malam, aku berada di rumah Muhammad bin Isma’il Al-Bukhori. Aku memperhatikannya bangun, lalu ia menyalakan lampu untuk mengingat sesuatu, dan mencatatnya sebanyak delapan belas kali.”

Ibnu Taimiyah sering keluar masuk penjara. Tetapi ia tak pernah berhenti menulis. Tulisan-tulisannya sangat terasa hidup dan mengena. Sayyid Quthb juga menyelesaikan penulisan kitab ‘Fi Dzilalil Qur’an’ di dalam penjara. Karyanya ini sudah sampai pada generasi sekarang. Pemerintah orde lama pernah menangkap Buya Hamka. Tetapi di balik jeruji besi masih menghasilkan tafsir AL Azhar yang sangat terkenal itu.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Menjadi Penyeru Kebenaran di Sekolah

Menjadi Penyeru Kebenaran di Sekolah

Parenting – Tak ada satupun tempat di seluruh penjuru bumi ini, kecuali di sanalah ladang dakwah terhampar. Termasuk salah satunya di lingkungan sekolah. Selalu ada peluang menyampaikan kebenaran di manapun Anak berada. 

Seorang anak yang telah menyadari bahwa ia adalah pemuda muslim, maka mata hatinya akan cepat tanggap bahwa semua orang yang ia hadapi merupakan manusia yang membutuhkan bantuannya untuk saling mencerahkan. Termasuk ketika berada di lingkungan sekolahnya. 

  1. Memakmurkan masjid sekolah 

Sekolah adalah ladang potensial bagi siapapun untuk menyampaikan syiar Islam. Berdirinya masjid atau mushola di kebanyakan sekolah negeri maupun swasta adalah bukti keberhasilan para pendahulu di masa lalu yang jeli menangkap peluang syiar Islam di tempat itu.

Di lingkungan sekolah atau kampus yang tidak berlabel islam, banyak kisah kita dengar dari sekelompok orang yang menempuh perjalanan berliku dan penuh resiko saat mereka memperjuangkan berdirinya sebuah masjid atau musholla di lingkungan sekolah itu. Ada yang sulit oleh prosedur birokrasi, ada yang terang-terangan terlarang, dan yang paling banyak adalah mendapat tekanan psikologis. Apapun hasilnya, mereka telah berhasil membuka sebidang lahan untuk bersyiar Islam. 

Ajak Anak bersyukur jika saat ini berada di sebuah sekolah yang lengkap dengan fasilitas masjid atau mushalla. Ini adalah nikmat besar yang memudahkan baginya untuk memakmurkan atau mengisinya dengan kegiatan positif. 

  1. Menghidupkan syiar sekolah 

Selain mendirikan tempat ibadah, bentuk lain syiar Islam di sekolah adalah mengupayakan gelaran kajian-kajian keislaman. Jika pada awalnya sulit untuk melakukannya di sekolah, acara ini bisa terselenggarakan di rumah dengan mengundang teman-temanlama. Yang penting kajian berjalan dan pesan Islam tersampaikan. 

Dorong anak menawarkan jasa belajar membaca Al-Qur’an kepada teman sekolah, berbagi artikel dakwah melalui sosial media, mengajak berbusana muslimah bagi teman yang masih terbuka auratnya, atau pengenalan nilai Islam lainnya. Amal yang sedikit tetapi istiqamah ini kelak akan menuai hasil berupa membudayanya nilai-nilai keislaman yang bertahun-tahun ia sampaikan itu. 

Yakinkan bahwa sekecil apapun syiar oleh para pemuda pada saat ini, usaha itu kelak akan membuahkan hasil dengan kehendak Allah. 

  1. Menyisipkan Kebiasaan Islami

Dulu di era tahun 1980an, para guru di sekolah-sekolah tak berlabel Islam banyak yang memulai pelajaran dengan ucapan sekedar “Selamat Pagi” atau mengakhirinya dengan “Selamat Siang”. Padahal mereka kebanyakan atau semuanya adalah muslim. Dengan pengenalan ucapan salam yang Islami, kini kalimat “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh” sudah tak asing lagi karena ucapan ini telah menjadi budaya. 

Semakin membudayanya ucapan salam ini hanyalah salah satu contoh betapa nilai keislaman dapat disisipkan di lingkungan sekolah. 

Ketika sekumpulan orang telah nyaman dengan kebiasaan Islami, maka penyampaian nilai Islam berikutnya menjadi lebih mudah. Jadi, pembudayaan nilai adalah sebuah pengkondisian yang dahsyat sebelum syiar berikutnya disampaikan. Ia bagai pencangkulan tanah yang menjadikan mudah untuk menanam benih-benih di atasnya. Lama kelamaan semakin banyak dan beragam benih hingga kelak tanah itu rimbun oleh pohon-pohon, berbunga dan penuh buah.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Mendorong Anak untuk Berperan di Masyarakat

Mendorong Anak untuk Berperan di Masyarakat

Parenting – Setiap orang adalah bagian dari sistem masyarakat yang mengelilinginya dan harus punya andil untuk ikut berperan di masyarakat. Anda adalah anggota masyarakat, mengenali dan dikenali oleh mereka, melihat dan dilihat oleh mereka, dan suatu saat akan menolong atau ditolong oleh mereka. Anak Anda juga demikian. Di masa lahirnya ia telah kita perkenalkan kepada masyarakat, maka masyarakat pun berharap kebaikan darinya. 

  1. Salih bersama tetangga

Bersama tetangga, kita saling belajar dan mengajarkan kesalihan. Kebaikan apa yang ada pada tetangga kita ambil, kebaikan apa yang ada pada diri ini kita bagikan. 

Bagaimana kita bisa saling salih dan mensalihkan bersama tetangga?

Pertama, kita menjadikan tetangga sebagai ladang amal, tempat kita berbuat baik. Sampaikan kepada anak bahwa tetangga merupakan tempat kita melakukan amar ma’ruf dan nahi munkar. Merekalah orang-orang yang disediakan oleh Allah ketika Dia memerintahkan kita untuk melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Tanpa tetangga, kepada siapakah kita akan melakukan amar ma’ruf nahi munkar? 

Allah berfirman, 

“Orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong sebagian yang lain. Mereka melakukan amar makruf nahi mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat serta taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS at-Taubah: 71).

Kedua, tetangga adalah kontrol terhadap apa yang kita lakukan. Para tetangga yang menyampaikan kritik sebaiknya terima dengan lapang dada dan pikiran positif, bahwa mereka menginginkan kita menjadi pribadi yang lebih baik. Sedangkan kita sendiri harus mengakui bahwa diri ini memang memiliki kekurangan.

Tanpa kita sadari, tetangga membantu kita untuk tidak menyimpang dari nilai-nilai. Mereka mengamati, menilai, dan mengingatkan manakala kita atau keluarga kita melakukan tindakan yang tidak semestinya.

Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. [QS At Taubah : 105] 

  1. Kebutuhan bersama 

Kita perlu aktif terlibat dalam dinamika masyarakat bukan hanya untuk menjamin rasa aman, tetapi juga karena kebutuhan hajat hidup kita memang ada di dalamnya. 

Perumpamaan keadaan suatu kaum yang menjaga hukum-hukum Allah adalah seperti sebuah rombongan yang naik sebuah kapal. Mereka membagi-bagi tempat dan masing-masing telah mendapati bagiannya; ada yang di atas dan ada yang di bawah. Orang-orang yang berada di bawah, jika hendak mengambil air, harus melewati orang-orang yang di atas mereka. Lalu orang-orang yang di bawah tersebut berkata, “Seandainya saja kami melubangi tempat duduk kami ini, tentu kami tidak akan mengganggu orang-orang yang di atas sana.” Jika mereka (para penumpang yang lain) membiarkannya, mereka semua akan binasa. (HR Bukhari, Tirmidzi dan Ahmad).

Bahkan saking pentingnya arti masyarakat bagi kehidupan seorang muslim, sampai-sampai Rasul memerintahkan kepada kita untuk memilih tetangga terlebih dulu sebelum memilih rumah. Beliau SAW juga menyatakan bahwa di antara kebahagiaan seorang Muslim adalah mempunyai tetangga yang shalih, di samping rumah yang luas dan kendaraan yang menyenangkan.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Yakinkan Dirinya sebagai Penyeru Kebaikan

Yakinkan Dirinya sebagai Penyeru Kebaikan

Parenting – Rugilah orang tua yang membina, mendidik dan merawat anak remajanya, lalu menginginkan ia tumbuh menjadi pribadi yang kebaikannya hanya untuk dirinya sendiri.  Anda seperti seorang petani yang bersusah payah menanam, memupuk, merawat dan menyirami tanaman yang ternyata tanaman itu hanya untuk tumbuh menjadi pohon yang subur tanpa mau berbuah. 

Yakinkan kepada anak muda Anda bahwa ia adalah pemuda muslim penyeru kebaikan. Beri semangat padanya untuk memiliki keberanian menyampaikan kebenaran kepada kawan-kawannya. Firman Allah dalam Al-Quran:

“Katakanlah! Inilah jalan(agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik” (Yusuf: 108)

Kita semua, juga para pemuda, adalah penyeru kebaikan. Sebab, memang setiap muslim memiliki kewajiban untuk berdakwah. Maka berdosalah seorang yang mengaku muslim tetapi tidak terlibat dalam dakwah menegakkan kalimat Allah. Jangan menjadi orang tua yang menjadi penyebab anak menyembunyikan kebenaran yang ia miliki. Karena Allah telah mengingatkan, 

Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan dari keterangan-keterangan dan petunjuk hidayat, sesudah Kami menerangkannya kepada manusia di dalam Kitab Suci, mereka itu dilaknat oleh Allah dan dilaknat oleh sekalian makhluk. (QS Al-Baqarah : 159). 

Sedangkan dalam sabra Rasulullah SAW telah memberikan pilihan-pilihan untuk peduli sesuai kemampuan. 

“Barang siapa di antara kamu melihat kemungkaran, hendaklah mencegahnya dengan tangannya, sekiranya dia tidak mampu, maka hendaklah mengubah dengan menggunakan lidahnya (teguran dan nasihat), sekiranya ia tidak mampu juga hendaklah ia mengubah dengan hatinya (yaitu tidak reda dan benci) dan demikian itu adalah selemah-lemah iman. Tidak ada lagi iman selepas tahap itu walaupun sebesar biji sawi”. (HR At Tirmidzi). 

Sedangkan dalam Al-Quran Allah telah berfirman, 

“Jika kamu berbuat kebaikan, (maka manfaat) kebaikan yang kamu lakukan adalah untuk diri kamu.” (QS Al-Israa’: 7) 

“Dan sesiapa yang berjuang (menegakkan Islam) maka sesungguhnya dia hanyalah berjuang untuk kebaikan dirinya sendiri.” (QS Al Ankabut : 6).

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Berteladankan Para Pemuda Hebat Sepanjang Sejarah

Berteladankan Para Pemuda Hebat Sepanjang Sejarah

Parenting – Masa depan peradaban diletakkan di tangan pemuda hebat, karena kelebihannya dalam semangat, energi, waktu, kebebasan gerak dan ide besar. 

Al Quran menampilkan kisah ashabuul Kahfi, sekelompok pemuda beriman yang menyelamatkan keimanannya dari kaumnya yang menyimpang. Ia bertahan dalam goa hingga Allah menidurkan mereka selama 309 tahun. Ia dibangunkan oleh-Nya ketika telah sampai tiba masa penguasa yang beriman. Allah juga mengisahkan Ashabul Ukhdud. Pemuda yang tegar dalam keimanannya pada Allah. Penguasa yang murka membinasakan kaum beriman dengan menceburkan mereka ke dalam parit berisi api yang menyala-nyala. Mereka bertahan dari serangan kezaliman, bersenjatakan iman. 

Kini anak anda telah sampai pada masa-masa menyiapkan diri menjadi pemuda, saatnya berteladankan pemuda hebat yang dikisahkan Allah dalam kitab-Nya. 

  1. Mereka ini telah berjaya di usia muda 

Banyak sahabat Rasulullah dari kalangan kaum muda di awal-awal dakwahnya. Islam mendapat sambutan dengan penuh gelora, memberi perubahan besar dan mewarnai dengan cepat dunia Arab dan sekelilingnya. 

Para sahabat muda itu gemar belajar, mengerahkan semua kemampuannya hingga memiliki kapasitas memimpin yang luar biasa hebatnya. Anda akan terkesima bahwa mereka yang sangat belia itu kemampuannya melebihi orang-orang dewasa pada hari ini.

Zaid bin Tsabit pada usia baru masuk akil baligh 13 tahun telah membantu penulisan wahyu. Di usianya yang ke 17 tahun ia menjadi penerjemah Rasulullah SAW menghafal kitabullah dan ikut serta dalam pembukuan mushaf Al Qur’an.

Mu’adz bin Amr bin Jamuh di usia 13 tahun dan Mu’awwidz bin ‘Afra pada usia 14 tahun menaklukkan pimpinan terkuat kaum musyrikin pada perang badar, Abu Jahal.

Zubair bin Awwam yang baru berumur 15 tahun telah berani menghunuskan pedang jihadnya di jalan Allah. Keberaniannya ini membuatnya diakui oleh Rasul SAW sebagai pengikut setianya yang tak pernah absen dalam perjuangan. 

Al Arqam bin Abil Arqam pada usia remajanya yang baru 16 tahun berani menjadikan rumahnya sebagai markas dakwah Rasul SAW di awal-awal perjuangan. Markas bertahan selama 13 tahun berturut-turut dengan penuh keteguhan.

Usamah bin Zaid di usianya yang baru 18 tahun memimpin pasukan beranggotakan para pembesar sahabat seperti Abu Bakar dan Umar untuk menghadapi pasukan terbesar dan terkuat di masa itu. Ia sangat percaya diri, tetapi tetap tawadhu dan dalam yakin dengan langkahnya. 

Sa’d bin Abi Waqqash masuk menjadi barisan pertempuran melawan orang-orang kafir. Ia menjadi anak muda yang pertama kali melontar anak panah di usia 17 tahun. Di usia mudanya pula ia telah masuk dalam anggota ahlus syuro yang turut membuat kebijakan negara.

Atab bin Usaid pada usia 18 tahun menjadi gubernur Makkah. Ia memerintah dengan tangkas dan bijak dan rakyatnya cintai. 

Thalhah bin Ubaidillah baru berusia 16 tahun ketika memberanikan diri berberbaiat untuk mati demi Rasul SAW pada perang Uhud. Ia menjadikan dirinya sebagai tameng bagi Nabi.

Muhammad Al Fatih baru berusia 22 tahun ketika menaklukkan Konstantinopel ibukota Byzantium pada saat para jenderal agung merasa putus asa. Ketika itu byzantium adalah kerajaan yang sangat menakutkan di dunia. 

Abdurrahman An Nashir pada usia 21 tahun memimpin Andalusia hingga mencapai puncak keemasannya. Dia mampu menjadi penengah berbagai konflik dan berhasil membakar semangat para ilmuwan muslim menciptakan karya-karya besar. 

Masih banyak tokoh lain yang telah menjadi hebat di masa mudanya. Bukan hebat dalam penampilan dan tampangnya, tetapi perannya dalam perjuangan dan peradaban islam.

Pikirkanlah dengan perenungan yang dalam, hari ini putra-putri telah menjadi apa? Sejauh mana ia telah berperan bagi umat dan apa saja karya besar yang telah ia persembahkan? Apa saja tanda-tanda yang hari sudah ia tampakkan untuk menjadikannya bisa menjadi pribadi yang hebat kelak?   

  1. Adakah yang sehebat itu anak muda kini?

Jika tak mungkin mengejar prestasi mereka dalam perjuangan memajukan peradaban, minimal anak kita malu untuk menjadi pemuda yang hanya diam berpangku tangan. Lalu bangkit dengan semangat melakukan apa yang mungkin bisa. 

Maka di usia-usia ini, pemuda sangat banyak memiliki peluang untuk mengabdikan diri dalam peran positif. Banyak tempat-tempat yang siap dimasuki untuk dijadikan lahan bertanam kebaikan. Banyak perkumpulan yang siap menampung untuk dicerahkan.

Mungkin tidak ada yang sehebat pemuda di zaman itu, tetapi setidaknya ada niat baik untuk memulai dan istiqamah menjalani.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Mengokohkan Karakter Khasnya Sebagai Pemuda Muslim

Mengokohkan Karakter Khasnya Sebagai Pemuda Muslim

Parenting – Kepribadian pemuda muslim tidaklah sama dengan para pemuda umumnya penganut keyakinan lain. Pemuda muslim memiliki sikap dan perilaku khas yang membuktikan kebaikan dirinya dan kemanfaatannya bagi orang lain.  

  • Pemuda muslim itu terpercaya 

Jika dua orang menawarkan barang dagangan yang sama kepada Anda, yang satu terkenal pendusta dan yang satunya lagi terkenal jujur, pedagang manakah yang akan Anda percaya? 

Anda pasti lebih mempercayai kata-kata pedagang jujur, meskipun Anda sudah tahu barang dagangan yang ditawarkan kedua orang itu  memiliki harga dan kualitas yang sama. Dusta, walaupun jarang diucapkan, membuat seseorang kurang dipercaya. Semakin sering berdusta, semakin tidak dipercaya seseorang. Sebaliknya, kejujuran adalah awal mula seseorang dapat dipercaya. Pahitnya kata-kata orang jujur tetap lebih dipercaya daripada manisnya kata-kata seorang pendusta. 

Karena salah satu misi pemuda muslim adalah membawa kebenaran untuk disampaikan, maka mestilah ia menjadi sosok yang dapat dipercaya. Amanah (terpercaya) adalah sifat utama yang harus dimiliki oleh seorang pengemban kebenaran sebelum sifat-sifat yang lain. Sifat ini selalu bersamaan dengan ash shidiq (kejujuran) sehingga tidak ada manusia jujur yang tidak terpercaya, dan tidak ada manusia terpercaya yang tidak jujur. 

  • Pemuda muslim berusaha selalu dalam keikhlasan 

Mari kita simak nasehat Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra, 

“Orang yang riya’ itu memiliki empat tanda: malas ketika sendirian, semangat ketika berada ditengah-tengah manusia, bertambah amalnya ketika dipuji, dan berkurang amalnya ketika tidak mendapat pujian” 

Apa yang dikhawatirkan Ali bin Abi Thalib itu kini banyak terjadi. Para penyeru kebaikan banyak yang tampil dengan penuh semangat dan produktif tetapi di balik itu mereka menikmati pujian dan imbalan duniawi yang menjadikan mereka seorang sanjungan. Orang-orang mengelukan, mengidolakan, dan uangpun mengalir padanya. Sementara itu pesan-pesan kebenaran yang disampaikannya lebih bernuansa hiburan ketimbang nasehat kebenaran. 

Ikhlas berarti meniatkan amalan semata karena Allah dan tidak mengharap pujian atau imbalan dari makhluk. Ikhlas itu ketika kita tidak semakin bersemangat saat mendapat pujian, dan tidak semakin berkurang semangat saat orang-orang mencela. Orang yang ikhlas tidak menghitung-hitung dan berbangga atas amalnya. Sebab kepastian amal itu lebih penting daripada seberapa banyak amal yang terhitung oleh pikiran kita.

  • Penyayang

“Gembirakanlah dan jangan kau takut-takuti. Mudahkanlah dan jangan kau persulit…”

Demikian pesan yang Rasulullah SAW sampaikan ketika melepas keberangkatan Abu Musa dan Muadz untuk berdakwah di Yaman. Yang tersirat dari pesan ini adalah kita harus memahami bahwa Islam ini memang berat bagi kaum awam. Oleh sebab itu suasanakan cara menyampaikan islam kepada anak yang membuatnya terasa ringan dan menyenangkan. Ketika anak telah tumbuh menjadi pemuda muslim penyeru kebenaran, ingatkan agar islam ia sampaikan dengan cara yang paling mudah, menanamkan keimanan dengan penuh kehati-hatian, serta mengenalkan hukum dengan bertahap agar datangnya Islam bukan sebagai beban yang berat. 

Tentu saja, menjadikan Islam menyenangkan dan mudah itu tidak bermakna melonggarkan ajaran akidah dan menyederhanakan hukum yang telah Allah tetapkan. Kemurnian Islam harus tersampaikan seutuhnya. Caranya, penyeru kebenaran itu tetap menyampaikan keutuhan Islam dengan menampilkan diri sosok yang penuh kasih sayang. Doronglah anak untuk tampil sebagai seorang sahabat yang ramah, seorang tetangga yang gemar berbagi, seorang anggota masyarakat yang suka menyapa, dan sesosok teman yang peduli. 

Ingatkan pesan Nabi ini, 

Hendaklah kamu bersikap lemah lembut dan janganlah bersikap kasar dan keji (HR Bukhari)

Sesungguhnya,tidaklah sikap lemah lembut itu ada pada sesuatu kecuali akan menghiasinya dan tidak pula ia lepas dari sesuatu kecuali mengotorinya (HR Muslim) 

  • Rendah Hati dan Tenang 

Pemuda yang baik adalah seorang alim (berkeilmuan). Tetapi penguasaan ilmu yang menjadikannya tinggi hati, angkuh dan merasa paling tahu bukanlah sifat seorang penyeru kebenaran. Bahkan dalam peristiwa tertentu saat ia harus menyampaikan pesannya kepada sekelompok orang, mungkin saja di antara orang-orang itu ada yang lebih alim darinya. 

Kita harus mengingatkan kepada anak bahwa ia tidak boleh merasa paling tahu dan menganggap mereka yang dia hadapi itu bodoh. Ingatkan bahwa dia tidak boleh merasa paling benar kemudian menganggap teman yang tak seiring pemikiran itu sesat. Jika dalam kenyataannya mereka memang bodoh dan sesat, ingkatkan kepadanya bahwa dirinya di masa lampau juga sama bodoh dan sesatnya. Jikapun mereka saat ini sesat, dengan semangat dan kesungguhannya mencari ilmu, kelak mereka akan menjadi pribadi yang bahkan lebih alim dan wara’ daripada kita saat ini. 

  • Sabar 

Sesungguhnya iman itu separuhnya adalah sabar, dan separuhnya lagi adalah syukur. 

Sabar menjadi akar dari ketangguhan dan kuatnya hati, yaitu keadaan ketika anak menampakkan sifat pantang mengeluh, menahan diri dari amarah atau pemaksaan kehendak, serta kemampuan mencegah dari semua perbuatan dzalim. Muslim tangguh yang penyabar tidak mudah menyerah terhadap apa yang sedang ia perjuangkan meski rintangan semakin berat dan sulit. 

Kesabaran dalam bergaul bermakna tidak adanya keinginan dalam hati untuk membalas ketika seorang kita mendapat perlakuan dzalim dari seseorang atau sekelompok orang. Kesabaran dalam menempuh cita-cita berarti tetap teguh dan istiqamah, tetap bersemangat menghadapi jatuh bangunnya ikhtiar. 

Lawan dari sifat sabar adalah tergesa-gesa (isti’jal), yaitu sikap terburu-buru, tidak mampu menahan keinginan untuk segera merasakan hasil ikhtiar. Isti’jal juga bermakna kekurangsiapan untuk mentaati tahapan demi tahapan. 

Jika kesabaran dapat menjadi sarana tersampaikannya rencana pada cita-cita, maka isti’jal akan menjadikan semua rencana berantakan. 

  • Pemaaf 

Tsumamah bin Itsal pernah datang untuk membunuh orang yang paling ia benci, yaitu Muhammad SAW. Dengan persenjataan lengkap, ia datang ke majelis Rasulullah. Umar bin Khaththab yang berada di majelis langsung berdiri menghadangnya, tetapi Tsumamah tetap bersikeras akan membunuh Rasulullah. 

Maka diringkus lah Tsumamah hingga lelaki kafir dari Yamamah itu tak mampu melawan Umar,  lalu digelandang ke masjid. Tubuhnya terikat pada salah satu tiang masjid untuk dihadapkan pada Rasulullah agar mendapat keputusan hukum. 

Ketika Rasulullah datang, ternyata beliau malah memberinya segelas susu dan meminta Umar untuk melepas tali kekang Tsumamah. Setelah itu, ia dituntun mengucap dua kalimat syahadat. Beberapa kali ia menolak mengucapkannya, hingga akhirnya ia bangkit dan melangkah pergi. Tetapi sampai beberapa jarak, ia kembali lagi dengan wajah yang berubah. Ia menemui Rasulullah dan bersyahadat.

Rasulullah tersenyum dan bertanya, “Mengapa engkau tak mengucapkannya ketika aku menyuruhmu tadi?”

“Aku tak mengucapkannya ketika masih belum engkau bebaskan, sebab aku khawatir ada yang mengira masuk Islamku itu karena aku ketakutan padamu. Namun setelah engkau bebaskan, aku masuk Islam karena semata mengharap ridha Allah robbul alamin”

Perhatikanlah! Jiwa pemaaf Rasulullah SAW telah membawa perubahan sangat besar pada sikap orang yang Beliau hadapi. Jiwa pemaaf meluluhkan hati orang yang keras dan penuh permusuhan, berbalik menjadi seorang yang lembut dan pembela sejati. Andai saja Umar dan kerumunan sahabat ketika itu menuruti kehendak hatinya untuk bertindak terhadap Tsumamah, maka tentulah tidak akan bertambah pemeluk Islam dan pecinta Rasulullah. Bahkan sebaliknya, peristiwa itu dapat memicu perang dengan kabilah Yamamah karena para pengikut Tsumamah ingin membalas dendam. 

Tunjukkan sifat pemaaf dengan kemurahan hati untuk menerima cercaan dari orang-orang yang ia hadapi. Ketika seseorang atau sekelompok orang memusuhi anak, alihkan keinginan untuk membalas permusuhan itu. Kita tetap memiliki keyakinan bahwa di balik permusuhan selalu ada peluang untuk berdamai, bahkan berbalik menjadi dukungan. 

  • Tangguh 

Tangguh itu kesiapan lahir batin menghadapi situasi apapun. Sebab kita tak selalu tahu tahu perubahan tantangan dari waktu ke waktu. Prioritas kegiatan anak kita juga sering berubah dari satu persoalan ke persoalan yang lain. Satu waktu ia harus memprioritaskan perjuangan meraih prestasi sekolahnya, di waktu yang lain harus menyambut ajakan kebaikan bersama teman-temannya di masjid, pada tahun berikutnya harus terjun dalam organisasi, dan sebagainya. 

Ada tiga unsur ketangguhan yang harus ada dalam pribadi pemuda muslim. 

Ketangguhan fisik (Jasadiyah), yaitu tangguh secara jasmani menyongsong aktivitas dan tekanan yang beragam. Fisik yang sehat lebih memungkinkan aktivitas berjalan dengan baik dan jangkauannya lebih luas. Ia harus kita ikhtiarkan menjadi sosok yang kuat badannya, memiliki kekebalan yang baik, dan tahan menghadapi berbagai cuaca dan situasi alam yang tak menguntungkan. Kondisikan anak untuk siap terjun di lokasi bencana menyalurkan logistik, turun ke pelosok kampung yang jauh untuk berbagi bantuan. Kondisikan anak tahan guyuran hujan dan sengatan matahari. Di organisasi, anak harus siap bertahan dengan aktivitas yang bahkan waktu sehari semalam 24 jam serasa masih belum cukup. 

Ketangguhan hati (Qalbiyah), yaitu kondisi hati yang bermental baja. Hati yang tangguh adalah hati yang tidak mudah takut akan tantangan baru, atau kondisi hati yang tidak mudah putus asa dan  pantang menyerah dalam setiap ikhtiar. Banyak tantangan yang membuat anak muda gentar akan risikonya. Padahal dalam praktiknya, apa yang kita takutkan seringkali tidak terjadi. Rasa takut dan keraguan berjuang itu hanyalah cara syaitan untuk mempengaruhi manusia agar kebenaran tidak semakin berkembang. 

Ketangguhan pikir (Fikriyah), yaitu kemampuan akal pikiran kita untuk beraneka ragam masalah, dan terus mencari solusi atas semua persoalan umat. Setiap hari mungkin saja manusia akan teruji dengan persoalan baru yang harus ia hadapi dengan solusi baru. Setiap tempat, manusia memiliki persoalan sendiri-sendiri yang untuk menyelesaikannya ia butuhkan cara yang berbeda-beda.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Ia Telah Menjadi Pemuda Muslim

Ia Telah Menjadi Pemuda Muslim

Parenting – Mari menjadi orang tua yang tak pernah berhenti menyelami dunia anak dari fase ke fasenya. Kini, telah tiba saatnya kita mengingatkan bahwa ia telah menjadi pemuda muslim yang sesungguhnya. Jika ia mengakui dirinya muslim, itu berarti ia mesti hidup berdasarkan Islam: berkeyakinan Islam, beribadah murni secara Islam, dan berakhlak Islami. Pengakuan diri muslim berarti bahwa semua yang ia lakukan adalah apa yang ada dalam islam. 

  1. Mengembalikan anak pada tujuan hidup 

Telah difirmankan oleh Allah SWT bahwa kita dihidupkan semata untuk beribadah dan taat kepada-Nya. 

Dan (ingatlah) Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka menyembah dan beribadah kepadaKu. (QS Az Zaariyaat, Ayat: 56).

Mari mengingatkan kepada anak, bahwa ia harus kembali pada tujuan penciptaannya, yaitu agar taat beribadah kepada Allah. Anak-anak boleh bercita-cita apapun yang baik-baik boleh berkarir dan merencanakan kehidupan dunianya dengan leluasa. Tetapi jangan sampai melupakan tujuan akhir dari itu semua, yaitu meneguhkan ketaatan kepada Allah.   

  1. Menyadarkan anak tentang kecilnya nilai dunia dibanding akhirat 

Pemuda MuslimIngatkan anak untuk menggenggam dunia hanya di tangan, sedangkan akhirat harus sampai pada genggaman hati. Selama manusia masih terjangkiti kecintaan pada dunia, maka akhirat akan tampak kecil dan semangat berislam tak akan berkembang penuh. Padahal nilai akhirat jauh lebih besar dibandingkan dunia.

Suatu hari Rasulullah SAW melihat bangkai anak kambing yang pemiliknya buang lalu beliau SAW berpaling ke arah para sahabatnya dan bersabda: “Adakah kalian melihat betapa hinanya bangkai kambing itu di sisi pemiliknya? demi Allah dunia ini lebih hina di sisi Allah melebihi kehinaan kambing tersebut di sisi pemiliknya. Kalaulah nilai dunia ini menyamai nilai sebelah sayap seekor nyamuk niscaya Allah tidak akan memberi seteguk air pun untuk minuman orang kafir”

Seremeh itulah gambaran dunia ini daripada akhirat. Maka tidak ada alasan yang kuat bagi seorang muslim untuk mengutamakan urusan dunia. 

  1. Menyadari bahwa maut pasti tiba

Apakah pantas membicarakan maut kepada anak muda? 

Justru mumpung masih muda, kita harus memulai pembicaraan bertema kematian. Kematian tak pernah mengenal umur. Jikapun ia mendapat takdir meninggal di umur yang panjang, agar ia merasa beruntung memiliki banyak waktu untuk menyiapkannya. 

Mengingat mati adalah jalan menuju semangat memperjuangkan Islam. Usia ini boleh jadi tidak sepanjang yang kita kira, sedangkan cita-cita dan jalan juang masih terlampau jauh ujungnya. Sebelum maut menjemput, apapun yang mampu ia lakukan, ia harus lakukan. 

  1. Biarkan ia bergerak bangkit bersama para penyeru agama Allah 

Jika anak telah mengakui keislamannya, itu bermakna pula bahwa ia setuju untuk memperjuangkan Islam. ia menyadari harus bekerja dalam satu pertemanan yang kokoh, bekerjasama dengan mereka untuk menyeru kebaikan mencegah kemungkaran. Ia merasa harus bekerja keras mewujudkan keislaman yang semua orang terima. 

Biarkan anak muda anda bergerak bersama kawan-kawannya, bangkit meneriakkan kalimat Allah.  Sebab Allah telah berfirman, Dan hendaklah kamu bertolong-menolong untuk membuat kebajikan dan takwa dan janganlah kamu bertolong-menolong pada dosa (maksiat) dan permusuhan. (QS Al-Maidah: 2). 

Anak muda itu telah memahami betapa kerjasama dalam kebaikan itu merupakan perintah. Karena pada hakikatnya antara satu mukmin dengan mukmin lainnya adalah satu.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Mengingatkan Berbagai Masalah Remaja

Mengingatkan Berbagai Masalah Remaja

Parenting – Ada begitu banyak potensi masalah remaja. Dorongan untuk mencoba, keadaan diri yang abai atau lalai, jiwa yang tak stabil, dan keinginan untuk lepas dari pengawasan orang tua membuat mereka ini rawan mendapat masalah. 

Tanpa bermaksud menakut-nakuti, orang tua harus mengingatkan ini kepada anaknya. Anda dapat menyampaikan beberapa fakta di berita-berita bahwa ancaman itu benar-benar ada, bisa terjadi dimanapun dan kapanpun waktunya.

  1. Perkosaan

Ada begitu banyak modus perkosaan dilakukan pria kepada wanita. Kejahatan perkosaan ini lazimnya dilakukan oleh seorang laki-laki jahat yang tak mampu menahan gejolak nafsunya kemudian memaksa wanita sasaran untuk melayaninya. 

Namun kenyataannya tidak selalu demikian. Banyak perkosaan ternyata dilakukan oleh  remaja laki-laki kepada teman sahabat perempuannya. Laki-laki selama ini baik dan santun, lalu memerkosa dengan modus rayuan yang manis dan meyakinkan. Perkosaan juga sering terjadi pada anak perempuan oleh tetangganya sendiri yang selama ini baik, oleh pamannya, bahkan oleh saudara kandungnya. Korbannya tidak hanya remaja perempuan, tetapi juga laki-laki dengan perilaku sodomi.

Untuk memperdaya perempuan, laki-laki akan mengatakan apapun agar perempuan terbujuk rayu melayaninya. Ia mengumbar janji, bersumpah segera menikahi, menjamin tidak hamil dengan dalil ilmiah, atau bahkan mengancam dengan terlebih dahulu sebelumnya telah membuat bahan ancaman. Misalnya membuat rekaman aib wanita, kemudian mengancam akan menyebarkan rekaman di internet jika wanita itu tak mau melayaninya. Beberapa trik rayuan dengan hipnosis, mengajak minum minuman keras, atau minuman biasa yang sebelumnya telah tercampur obat bius tanpa sepengetahuan wanita. 

Saat peristiwa terjadi, wanita dalam keadaan terlena atau tak berdaya, sehingga beberapa saat setelahnya ia baru sadar dan timbul keberanian untuk melapor. Beberapa wanita sengaja tidak melapor karena malu dirinya telah ternoda.  

  1. Free sex

Freesex adaah hubungan seks secara bebas, yaitu tidak terikat oleh pernikahan yang sah dan tanpa sepengetahuan orang tua. Jika pada jaman dulu perilaku ini oleh pasangan yang saling suka (berpacaran) yang masih terhalang pernikahannya oleh suatu hal. Maka saat ini freesex oleh dengan pasangan yang berganti-ganti tanpa harus saling suka. Seks bebas ini benar-benar hanya untuk melampiaskan nafsu syahwat saja, mencoba-coba pengalaman baru atau kadang bermotif komersial. 

Seks bebas pada remaja ini kini sering terjadi sejak awal masa baligh. Dari pandangan kesehatan, selain dapat memperbesar kemungkinan terkena infeksi menular seksual dan virus HIV (Human Immuno Deficiency Virus), juga dapat merangsang tumbuhnya sel kanker pada rahim remaja perempuan. Sebab, pada remaja perempuan usia 12-17 tahun mengalami perubahan aktif pada sel dalam mulut rahimnya.

Yang orang tua harus tahu adalah, peristiwa perzinahan ini sangat jauh berbeda dengan kasus jaman dulu yang memerlukan tempat khusus dan waktu khusus. Jika dulu orang berzina memerlukan kamar atau ruangan khusus tertutup dan waktu tertentu yang sepi atau malam hari. Kini hanya dengan waktu beberapa menit di kamar mandi sekolah, di bilik warnet, di semak-semak atau rindang pepohonan di tempat wisata, atau menyelinap sejenak di kamar kost temannya pun bisa. Hanya beberapa menit, dan melakukannya sambil duduk, berdiri, bahkan di atas sepeda motor ketika parkir sejenak di tempat sepi tanpa harus melepas pakaian.

  1. Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD)

masalah remajaKeinginan yang menggebu tanpa kendali moral yang baik membuat hubungan remaja melakukan seks pranikah tanpa tanggung jawab. Kepolosan perempuan atau ketidakberdayaannya juga turut menjadi penyebab banyaknya peristiwa ini. Beberapa remaja perempuan terbawa rayuan dan percaya argument laki-laki yang penuh mitos. Di antaranya adalah:

  • Hubungan persenggamaan yang pertama kali tak mungkin menghasilkan kehamilan. Padahal tidak ada yang tak mungkin ketika cairan sperma sudah terlanjur masuk ke rahim sesedikit apapun. 
  • Hubungan pertama merupakan pembuktian cinta. Padahal cinta itu tumbuh dari masalah hati, bukan dorongan biologis. 
  • Kondom akan menjamin bebas dari kehamilan. Padahal sekuat apapun kondom masih ada peluang sekitar 20 persen untuk tetap terjadi kehamilan. Oleh sebab itulah pasangan suami isteri yang serius mengatur jarak kehamilan tidak banyak yang memilih kondom sebagai pencegah kehamilannya. 
  1. Aborsi

Aborsi atau pengguguran adalah pengeluaran embrio atau janin dalam kandungan sebelum masa ia siap hidup di luar kandungan tanpa alasan medis yang benar. Praktek aborsi pada remaja biasanya memang sengaja karena terjadi kehamilan tidak mereka inginkan, ingin mengakhirinya karena malu atau takut risiko tertentu risiko terkucilkan, orang tuanya marah, atau lainnya). Cara penggugurannya kebanyakan membahayakan, yaitu meminum ramuan pembunuh janin, obat-obatan, atau bahkan gerakan ekstrem tertentu yang mengguncang atau menekan rahim agar bayinya meninggal. Pendarahan dan rasa sakit pun tak terelakkan mengancam gadis remaja.

Sebagian aborsi terjadi secara alamiah (aborsi spontan) karena berbagai hal antara lain kondisi si remaja perempuan yang tertekan secara psikologis, karena ia belum siap menjalani kehamilannya. 

Keguguran atau pengguguran yang tidak sehat ini bagaimanapun akan berdampak pada kesehatan fisik, terutama sistem reproduksi dan masa depan remaja kelak. Secara psikologis, biasanya remaja menjadi trauma ketika ia menikah dan harus menjalani kehamilannya. 

  1. PMS (Penyakit Menular Seksual) dan HIV

Penyakit ini kita kenal dengan penyakit kelamin atau penyakit yang menular melalui hubungan seksual. Sebab PMS dan HIV sebagian besar menular melalui hubungan seksual baik melalui vagina, mulut, maupun dubur. HIV bisa menular dengan transfusi darah dan dari ibu kepada janin yang ia kandung. Dampak yang ia timbulkan juga sangat besar, mulai dari gangguan organ reproduksi, keguguran, kemandulan, kanker leher rahim, hingga cacat pada bayi dan kematian.

  1. Dating Violence

Salah satu bahaya memperturutkan jatuh cinta adalah tidak adanya saling tanggung jawab dalam hubungan mereka karena secara psikologis memang belum siap. Maka dalam hubungan yang terlandasi cinta itu terjadilah kekerasan, dating violence. Kekerasan saat berkencan terjadi berupa serangan secara fisik, seksual, emosional atau verbal dari seorang pasangan cintanya yang belum halal. Kekerasan bisa berupa pemaksaan untuk menggugurkan kehamilan, pemerkosaan, bullying, pemukulan, memisahkan dan melarang bertemu dengan keluarga serta teman dan kerabat, dan masih banyak lagi. Banyak terjadi kasus penyekapan, pemerasan, atau ancaman justru oleh pasangan yang katanya saling mencintai ini.  

  1. Human Trafficking

Human trafficking adalah jenis kekerasan pada perempuan yang berbentuk perbudakan atau perdagangan manusia. Seorang wanita (biasanya anak-anak atau remaja yang polos) diculik atau dirayu untuk diajak pergi. Proses pengajakan mungkin juga dengan cara paksa, menggunakan hipnotis bahkan obat bius. Korban dibawa pada suatu tempat yang telah disiapkan, kemudian ini diserahkan kepada mafia perdagangan manusia untuk diperjualbelikan atau diperbudak. 

Beberapa modus yang lebih halus bisa berupa tawaran pekerjaan yang menggiurkan. Kemudian calon korban ditampung di suatu tempat dengan alasan menunggu penyaluran ke lokasi pekerjaan. Di tempat mafianya, wanita ini dipaksa atau ditipu untuk bekerja dalam kondisi yang berbahaya dan ilegal atau mengalami kontak seksual di luar kemauannya. 

  1. Pelecehan

Ada berbagai macam perlakuan terhadap perempuan yang tergolong pelecehan. Yang paling banyak adalah perlakuan eksploitasi seksual dengan cara meraba, menyentuh bagian sensitif, atau berbuat sesuatu yang mencerminkan penyaluran hasrat syahwat. 

Apapun bentuknya yang membuat perempuan tersakiti atau terganggu kehormatannya adalah pelecehan. Dan pelecehan adalah sejenis kejahatan. 

Terjadinya pelecehan kadang kurang mendapat perhatian serius karena pelaku lebih pintar mengelak. Ia bisa saja mengaku tidak sengaja melakukannya atau bahkan balik menyalahkan perempuan. Yang paling banyak, pelecehan dengan memanfaatkan situasi terjepit yang tidak banyak orang ketahui. Misalnya saat berdesak-desakan di dalam kendaraan umum.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Menghindarkan Anak dari Obat Terlarang

Menghindarkan Anak dari Obat Terlarang

Parenting – Jangan sampai anak terjerat kasus narkoba. Obat terlarang ini tidak sekedar membuat penggunanya terganggu, melainkan juga timbul efek kecanduan yang semakin dituruti semakin ingin menambah dosis (adiktif). 

Narkoba menjadi masalah besar di semua Negara dan mengancam masa depan generasi ini. Penyalahgunaan narkoba biasanya dimulai oleh rasa rasa penasaran. Begitu mencoba, akan disusul rasa ketagihan dan setelah itu pengguna semakin terjerumus lebih jauh. 

  • Selektif dalam pergaulan

Terdorong oleh keingintahuan yang tinggi, remaja memang suka mencoba hal-hal yang tak biasa atau berbeda. Namun Anda harus menyampaikan bahwa hal ini tidak berlaku untuk narkoba karena amat berbahaya dan membuat siapapun kecanduan. 

Bisa saja pengalaman menggunakan narkoba berawal dari seorang teman yang menjebak. Teman ini akan mengatakan pengecut atau penakut kepada siapapun yang tidak berani mencoba narkoba. Remaja yang ingin mencitrakan dirinya kuat tentu tak ingin disebut penakut atau pengecut. Maka ia pun mencoba untuk sekedar tahu dan terbebas dari ejekan itu. Padahal efek yang timbul adalah ketagihan. Di sinilah awal petaka panjang itu akan terjadi.  

  • Jangan sampai mencoba

Semuanya berawal dari mencoba. Maka kesalahan terbesar semua remaja yang terjebak di narkoba adalah karena mereka menuruti keinginan untuk mencoba. Padahal dari mencoba yang hanya beberapa detik itulah kemudian ketagihan atau kecanduan terjadi. Sekali mencoba, ia akan kesulitan untuk tidak mengulanginya lagi. Ia merasa tertekan jika tak menemukan obat terlarang itu, lalu mencoba kedua kalinya, ketiga, keempat, dan semakin sering menginginkannya. Akhirnya, ia menjadi ketergantungan dengan kecenderungan menambah dosis. 

  • Sibukkan dalam Kegiatan Positif

Kesibukan dalam kegiatan positif membuat anak tidak memiliki waktu untuk mencoba hal-hal yang di luar pengetahuannya. Remaja yang sibuk menekuni hobi seni, berlatih olahraga, atau kegiatan kreatif lain tidak lagi memiliki waktu untuk memikirkan pelampiasan melalui narkoba, apalagi mencobanya. Teman-teman pemberi pengaruh negatif pun akan segan mendekati. 

  • Ingatkan masa depan yang masih panjang

Remaja harus sering ingat untuk melihat masa depannya. Masa depan itu panjang, butuh perjuangan meraihnya dan harus memulai perjalanannya dari sekarang. 

Mencoba narkoba membuat semua yang ia cita-citakan akan terhenti. Orang yang terlanjur kecanduan narkoba tidak menghargai kehidupannya dan tidak bisa berbuat apapun. Dalam kehidupan selanjutnya, ia akan kesulitan untuk bangkit karena tak mampu lagi berpikir rasional untuk memperbaiki pribadinya. Sel-sel otaknya sudah rusak dan organ tubuhnya mengalami penurunan fungsi sehingga kalaupun sembuh dari ketergantungan, tetap saja tidak bisa menjadi normal dan memiliki semangat untuk mengejar masa depan. 

  • Olahraga Ekstrim

Jika remaja anda penuh semangat dan memang suka mencoba hal-hal baru yang sensasional, alihkan gairahnya ini pada kegiatan olahraga ekstrim agar tak ada peluang bagi teman-temannya merayunya mencoba narkoba. Ajak remaja melakukan kegiatan yang lebih berani seperti naik gunung, menyelam, arung jeram atau olahraga ekstrim lainnya.

Selain menantang adrenalin yang biasanya remaja miliki, olahraga ekstrim juga membawa kebanggaan tersendiri bagi remaja yang berhasil menaklukannya. ia merasa telah membuang energi untuk hal yang sehat dan melatih keberanian.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Menghadapi Remaja Minder

Menghadapi Remaja Minder

Parenting – Remaja minder itu rasa percaya diri yang amat rendah sehingga seseorang menolak untuk tampil, enggan menunjukkan kebolehan atau kemampuan, bahkan menghindari interaksi dengan orang-orang yang ia tidak terbiasa bertemu dengannya. Rasa percaya diri ini terpengaruhi oleh keyakinan yang seseorang miliki terhadap diri sendiri dan kemampuannya, termasuk cara ia memandang dirinya sendiri. Kepercayaan diri ini bisa mempengaruhi cara ia berpikir dan bertindak, cara pandang terhadap orang lain, dan juga tingkat kesuksesan yang ia capai dalam hidupnya kelak. 

  1. Memahami remaja mider

Orang yang kepercayaan dirinya rendah akan melihat dirinya sebagai tidak layak, tidak berharga, tidak diterima, tidak dicintai, atau tidak kompeten. Perasaan-perasaan ini menggiring pada terciptanya citra negatif dan pikiran yang kritis terhadap diri sendiri yang akan mempengaruhi tingkah lakunya. Dari pikiran dan tingkah laku yang minder, pilihan dan keputusan yang terambil dalam hidupnya menjadi tidak berkualitas.

Mengapa ada remaja yang minder? 

Minder bisa berasal dari dalam diri sendiri maupun lingkungan luar. Dari dalam diri sendiri, remaja bisa minder jika dari awal memang ia sudah menyimpulkan bahwa dirinya memang tak berguna atau penuh keburukan. Perasaan tidak pandai, tidak gagah, tidak kuat, tidak mampu, tidak perkasa, tidak cantik dan hal-hal negatif lain inilah yang menyudutkan dirinya sendiri untuk semakin tidak percaya diri.

Pembentuk rasa minder dari luar biasanya berupa perlakuan yang merendahkannya. Remaja yang dari kecilnya terus menerus mendapat perlakuan seperti kanak-kanak akan terbentuk pada jiwanya jiwa kanak-kanak, merasa tak layak bergaul dengan orang dewasa dan tak yakin kemampuannya mengambil keputusan. Remaja yang yang sering mendapat julukan buruk rupa atau penyebutan fisik negatif lain bisa tumbuh menjadi pribadi yang menghindari pertemanan karena merasa tidak sesempurna orang lain. 

Biasanya, anak minder ini juga sensitif perasaannya, terutama terhadap pembicaraan yang berhubungan dengan kelemahannya. 

  1. Minder tidak sama dengan tawadhu’ 

Jangan salah, minder tidaklah sama dengan tawadhu. Minder itu perasaan rendah diri sehingga mencerminkan pribadi yang kurang bersyukur, sedangkan tawadhu’ itu sikap rendah hati yang merupakan bagian dari rasa syukur. Jelas sekali perbedaannya. Oleh karena itu, jangan pernah membela anak yang menghindari pertemuan, tertutup, atau menolak tampil dengan mengatakannya sebagai sikap tawadhu. Sama sekali bukan. 

Remaja yang tawadhu adalah mereka yang mampu menahan diri untuk tidak memamerkan kelebihannya kepada orang lain karena menghindari sifat riya dan pujian orang. Banyak ulama dan dan orang hebat yang sikapnya tawadhu, tetapi sangat terkenal karena sering tampil di panggung dan media-media. Para relawan bencana dan pemerhati kemanusiaan adalah orang-orang yang tawadhu, tetapi mereka berani tampil dan terus memunculkan dirinya untuk menolong. 

Jadi, anak tawadhu itu justru tidak peduli ketika ia muncul, sebab ia tak pernah memikirkan perbuatannya akan mendapat pujian atau celaan dari manusia. 

  1. Menghadapi anak minder 

Remaja yang tak mengenali dirinya sendiri rawan salah dalam mencitrakan dirinya. Ada baiknya Anda mulai mencari penyebab mindernya anak atau peristiwa dan keadaan yang berkaitan dengan sifat mindernya. Mungkin saja mindernya berhubungan dengan kondisi fisik tertentu, prestasi yang mengecewakan, status sosial keluarga yang rendah, atau pengalaman buruk masa lalu yang membuatnya trauma. 

  • Ajarkan anak cara mengenali dirinya sendiri 

Jangan sampai anak mengenali orang lain, tetapi lupa mengenali dirinya sendiri. Dengan cara Anda, ajarkan tentang siapa jati diri dia yang sebenarnya. Dengan cara ini ia lebih paham tentang potensi dirinya sendiri dan tidak mudah merasa putus asa. Semakin dalam ia mengenali dirinya, semakin paham ia akan kebutuhannya. Semakin mengetahui apa yang dia butuhkan, semakin mudah baginya berusaha untuk memenuhi kebutuhannya itu. 

  • Ajari anak menerima dirinya sendiri

Setelah mengenali diri sendiri, tahap berikutnya adalah menerima kondisi diri seperti apapun adanya. Sampaikan bahwa setiap pribadi adalah unik dengan kelebihan dan kekurangannya. Tetapi di balik itu semua pasti sisi tertentu yang bisa ia banggakan. Menerima diri sendiri adalah bagian dari rasa syukur dan keimanan terhadap takdir atau ketentuan Allah yang telah menciptakan. Jadi, ajak si remaja ikhlas menerima keadaannya, berbahagia dengan kondisi aslinya, dan tak harus berubah seperti orang lain. 

  • Merawat diri sendiri

Jika keminderan itu berhubungan dengan kondisi fisik, maka salah satu cara termudah mengatasinya adalah mendorong anak untuk memperbaiki penampilan diri untuk lebih baik dan prima. Merawat diri sendiri dapat membuat seseorang memiliki keyakinan diri yang meningkat karena mengetahui bahwa penampilannya layak. 

Setidaknya, makna merawat diri sendiri adalah menjadikan kepribadian yang lebih rapi, sehat dan terawat dengan rajin mandi, merawat kulit, bercukur, memotong kuku, dan memantaskan cara berpakaian. 

  • Menghargai pencapaian diri

Harapan yang terlalu tinggi dapat membuat anak minder jika ternyata kemampuannya tidak dapat mencapainya atau tidak memungkinkan meraihnya. Oleh karena itu berilah penghargaan padanya apapun yang sudah ia perbuat dan ia capai, sekecil apapun itu. Ajak ia bersyukur atas suatu pencapaian, karena setiap hal yang kita capai sebenarnya sangat berarti. Ingatkan bahwa prestasi bukan semata berupa kejuaraan dan pencapaian yang tinggi, tetapi semua hal yang terwujud berkat kerja keras diri sendiri dan kejujuran. 

  • Mencari suasana yang mendukung

Mungkin anak jadi minder karena salah lingkungan pergaulan. Anak dari keluarga sederhana yang bersekolah di sekolah mewah akan bertemu teman-teman dari keluarga kaya. Dari percakapan sehari-hari di sekolah, isi percakapan dan gaya hidup sudah menampakkan perbedaan yang nyata. Remaja dari keluarga sederhana tidak dapat mengimbangi percakapan temannya yang membicarakan mobil mewah, plesir ke luar negeri, dan bahasa dengan istilah orang kaya yang tak sepenuhnya ia pahami. 

Orang tua harus jeli melihat di pergaulan anaknya. Jangan sampai anak berada pada pertemanan yang membuat hargadirinya jatuh dan tak percayadiri. Anda dapat mengalihkan pergaulan atau perlahan mengubah lingkungannya jika selama ini ia berada di dalam pergaulan yang melemahkannya. 

  • Mencarikan dukungan 

Dukungan merupakan seseorang atau sekelompok orang yang dapat menguatkan rasa percayadirinya. Anda dapat mengenalkan dengan tokoh idolanya selama memungkinkan, mencarikan teman baru yang bersemangat, atau meminta bantuan kepada teman lama agar teman itu memberikan semangat. Di sekolah, Anda dapat menyampaikan kepada guru bimbingan dan konseling mengenai bantuan ini.

Jauhkan anak dari lingkungan yang hanya akan membuatnya terpuruk lebih dalam kepada rasa minder atau hindarkan dia dari bergaul dengan orang-orang yang tidak memperdulikannya. 

  • Membiasakan berpikir dan bertindak positif

Ajak anak remaja selalu berpikir positif dan menyingkirkan berbagai pikiran negatifnya. Sampaikan bahwa dari pikiran positif akan ada peluang untuk melakukan tindakan yang positif pula. Kebiasaan melakukan tindakan positif berpengaruh kepada peningkatan rasa percaya diri seseorang. Dengan berpikir positif, anak memandang dunia ini luas dan memberi harapan, yakin bahwa masa depan bisa terraih dengan gemilang. 

  • Mengajarkan prinsip Hidup

Prinsip hidup adalah bagian penting dari harga diri yang membuat anak memiliki kepercayaan diri positif. Dengan memiliki prinsip hidup yang kuat dan tidak tergoyahkan, remaja juga memiliki tujuan hidup dan dapat mengetahui arah yang harus ia tuju dalam kehidupannya. Jadi, ia hidup bukan tidak untuk apa-apa, melainkan untuk suatu tujuan yang harus ia perjuangkan. 

  • Tunjukkan kelebihannya

Jika remaja sudah dapat mengenali berbagai hal tentangnya sendiri, ia akan dapat menemukan kelebihan yang dia miliki di antara kekurangannya. Yakinkan bahwa apa yang menjadi kelebihannya itu adalah cukup baginya untuk berubah menjadi optimis. Usahakan untuk memaksimalkan kelebihan diri yang dia miliki agar dapat menghilangkan rasa mindernya.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.