Jangan Bersedih, Kegagalan Hanyalah Episode Drama

Jangan Bersedih, Kegagalan Hanyalah Episode Drama

Jangan menilai sebuah usaha dengan menghitung berapa kali kegagalan. Tetapi nilailah seberapa manfaat dari sedikit keberhasilan yang pernah dicapainya.

Imam Al-Ghozali pernah gagal mencari ilmu gara-gara kantong besar yang berisi catatan-catatan ilmunya dirampok orang di tengah jalan. Dari peristiwa inilah ia tahu bahwa setumpuk catatan seperti tak efektif baginya. Ia kemudian bangkit dan belajar dengan mengandalkan ingatannya.

Tahukah anda, berapa tahun raksasa klub bola inggris, Manchester United, harus menunggu untuk menjadi juara? Duapuluh enam tahun!. Sebelum itu adalah kegagalan demi kegagalan. Sekarang, semua orang mengatakan betapa perkasa MU the Red Devil’.

Hasan Al-Banna mengajak kebaikan dari warung-warung kopi kepada para pekerja proyek terusan Suez. Satu demi satu di antara mereka tertarik. Ketika jamaahnya membesar, pemerintah Mesir dan dunia (Amerika) menekan dengan ancaman yang luar biasa. Jamaah itu diberangus, para tokoh masuk penjara dan dibunuh. Dan, Hasan Al Banna sendiri pun akhirnya terbunuh. Gagalkah Al Banna? Tidak. Kini justru jamaahnya menjadi salah satu kekuatan islam terbesar di seluruh dunia.

George Mendel, Pakar botani Austria yang eksperimen kacangnya merupakan cikal bakal ilmu genetika dalam sains modern, tidak pernah lulus ujian untuk menjadi guru sains di sekolah menengah. Ia gagal dalam mata pelajaran biologi, tetapi kegagalan itu mengantarkannya menjadi ahli biologi  yang dikenang hingga saat ini.

Negara Amerika yang gemerlap itu, terbentuk dari sebuah kisah kegagalan. Saat itu Columbus sedang berlayar. Ia ingin menuju Asia tetapi kesasar ke pulau itu, yang ia akui sebagai temuannya: Amerika. Ia gagal ke Asia dan ’menemukan’ Amerika yang kini justru gaungnya lebih besar dari Asia.

Ketidakberhasilan hanyalah sebuah fragmen drama yang memberi banyak pelajaran penting. Semua orang berpeluang untuk gagal. Tetapi potensi untuk bangkit semakin besar setelah kegagalan itu.

  • Makna Kegagalan

Gagal bukanlah kisah yang memalukan seperti yang dikira banyak orang. Sedangkan kesalahan itu manusiawi.

Sesuatu yang layak itu tak pernah tercapai tanpa resiko gagal. Kegagalan adalah persiapan alami untuk meraih sukses. Walaupun tampaknya aneh, sukses itu lebih sulit dijalani dengan sukses ketimbang kegagalan.

Setiap kegagalan disertai dengan kemungkinan-kemungkinan akan sesuatu yang lebih besar. Analisa kegagalan dari sudut manapun, maka akan anda temukan benih-benih untuk mengubah kegagalan itu menjadi sukses. Adalah terpulang pada anda untuk menyikapi kegagalan-kegagalan dalam kehidupan anda.Kegagalan itu bisa menjadi berkat atau kutuk, tergantung pada reaksi atau respons masing-masing individu terhadapnya.

Kegagalan adalah peluang untuk belajar bagaimana caranya mengerjakan segalanya dengan lebih baik lain kali belajar di mana bahayanya dan bagaimana caranya untuk menghindarinya. Hal yang terbaik dapat kita lakukan dengan kegagalan adalah belajar sebisanya darinya.

Kegagalan adalah pembuat samar kesuksesan yang ada di depan mata. Intinya adalah kegagalan adalah penipu licik dari kesuksesan yang seharusnya sudah ada selangkah di depan mata. Jadi, jangan pernah quit ketika menghadapi kegagalan sementara.

  • Jangan bersedih selama anda mampu membuat rencana

kegagalanJangan bersedih dengan kemampuan pikiran anda untuk membuat rencana. Keluarkanlah  buku harian dan alat pencatat anda. Tuliskan rencana ke depan setelah merasa gagal dalam  mengupayakan jodoh. Tuliskan langkah-langkah berurutan apa yang akan anda lakukan mulai hari ini sampai berapa bulan ke depan. Cantumkan target dan tujuan masing-masing langkah. Lengkapi dengan catatan mengenai apa yang harus anda lakukan jika target tidak terpenuhi.

Jangan bersedih, bukalah komputer anda dan buatlah tulisan mengenai cara untuk bangkit dari kegagalan. Buatlah karangan itu sangat agus dan bacalah berulang-ulang, kirimkan karangan motivasi ini kepada teman-teman lewat surat elektronik atau jejaring sosial anda. Mereka akan memberikan balasan yang membuat anda semakin bersemangat untuk bangkit.

Jangan bersedih, tekanlah nomor-nomor telepon dan hubungi sahabat-sahabat yang anda dulu ceria bersamanya. Mereka akan bercerita banyak hal tentang diri mereka dan kemajuan-kemajuan di dunia sana.

Jangan bersedih, kesedihan tidak akan mengembalikan kegagalan menjadi keberhasilan seketika itu juga, seperti tukang sulap mengembalikan seekor merpati yang hilang dalam topi. Kesedihan tidak akan merubah anda menjadi lebih baik kecuali anda bangkit meninggalkannya.

  • Jangan bersedih, masa depan tak seburuk yang anda sangka

Orang banyak berkata,  “Apa yang anda dapatkan saat ini, adalah hasil rancangan anda beberapa waktu yang lalu”.

Sedangkan di dalam AL-Qur’an, Allah ta’ala berfirman yang artinya,

 “Hari orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok….” (QS. Al-Hasyr: 18)

Itu artinya, kita mendapat peringatan agar jangan sampai lupa mempersiapkan kehidupan di hari esok.

Jangan bersedih, selama kita mempersiapkannya, hari esok tidak akan seburuk yang kita sangka. Lusa adalah hari yang cerah. Pecan depan adalah saat-saat indah. Bulan depan adalah bulan penuh kebahagiaan. Tahun depan adalah tahun kesuksesan.

Tidak ada rencana seorang hamba yang sia-sia di sisi Allah.

Dia yang Maha Adil berfirman yang artinya,

“…Kami melimpahkan rahmat Kami kepada siapa yang Kami kehendaki dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik. Dan sesungguhnya, pahala di akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa.” [QS. Yusuf: 56-57]

[Yazid Subakti]