Hak Hak Suami

Hak Hak Suami

Sesungguhnya hak hak suami yang paling penting adalah yang berikut ini:

  1. Ketaatan isteri terhadap suaminya dalam persetubuhan dan pergi keluar dari rumah

Jika seorang laki-laki mengawini seorang perempuan, dan dia adalah orang yang bisa untuk digauli, maka dia harus menyerahkan dirinya dengan akad perkawinan jika dia dituntut untuk melakukan hal itu. Si suami harus menerimanya jika si istri menawarkannya kepadanya karena dengan akad perkawinan si suami berhak menyerahkan ‘iwadh, yaitu dengan menyerahkan mahar yang bersifat cepat kepada si istri.

Imam Ahmad telah menyebutkan bahwa perempuan yang bisa digauli adalah anak perempuan yang berumur sembilan tahun ke atas karena Nabi saw. menggauli Aisyah ketika dia merupakan anak perempuan yang berumur sembilan tahun.

Si istri mendapat tempo waktu yang sesuai dengan adat untuk menyiapkan dirinya, seperti dua hari atau tiga hari karena ini adalah kebutuhannya. fika seorang suami melarang hal ini maka ini merupakan penyulitan. Jadi dia harus memberikan si istri tempo waktu untuk mencari kemudahan. Yang menjadi rujukan mengenai hal ini adalah kebiasaan yang berlaku di kalangan manusia karena hal ini tidak memiliki ketetapan waktu, maka mesti merujuk kepada kebiasaan. Tempo waktu tidak untuk menyiapkan perabotan rumah tangga dan yang sejenisnya.

Seorang istri harus menaati suaminya ketika si suami mengajaknya ke tempat tidur meskipun pada saat itu si istri tengah berada di tempat perapian atau di atas punggung unta. Sebagaimana yang oleh Ahmad dan yang lainnya riwayatkan, selama hal tersebut tidak membuat si istri terlupa kepada kewajiban agama, atau menimbulkan keburukan kepada si istri karena keburukan dan yang sejenisnya bukan merupakan menggauli yang baik.

Kewajiban ketaatan istri kepada suami adalah berdasarkan firman Allah SWT,

Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang makruf.”

Juga sabda Rasulullah saw,

Jika aku dapat memerintah seseorang untuk bersujud kepada seseorang, maka aku pasti memerintahkan seorang perempuan untuk bersujud kepada suaminya.

Jika seorang laki-laki mengajak istrinya ke tempat tidurnya, lantas si rstri menolak untuk memenuhinya. Kemudian si suami tidur dengan rasa marah kepadanya, maka malaikat melaknat si istri sampai datang waktu subuh.”

Termasuk di antara perbuatan ketaatan adalah, tinggal di rumah selama dia telah menerima maharnya yang bersifat cepat, yang membuatnya mendedikasikan dirinya untuk memperhatikan berbagai perkara rumah tangga mengurus rumah, dan merawat anak-anak dari kecil sampai besar.

Si istri tidak boleh keluar rumah walaupun untuk melaksanakan ibadah haji kecuali dengan izin suaminya. Si suami berhak melarangnya untuk keluar ke masjid dan yang lainnya. Berdasarkan apa yang oleh lbnu Umar r.a. riwayatkan, ia berkata, “Aku melihat seorang perempuan datang menemui Nabi dan dia berkata, ‘Ya Rasulullah, apakah hak suami yang harus dipenuhi oleh istrinya?

Beliau menjawab,

Haknya yang harus dipenuhi oleh istrinya adalah jangan sampai dia keluar dari rumahnya kecuali dengan izinnya. Jika dia melakukannya, maka Allah, malaikat rahmat, dan malaikat marah melaknatnya sampai dia bertaubat atau kembali.”

Si perempuan tersebut berkata, “Wahai Rasulullah, meskipun dia adalah seorang yang berlaku zalim kepadanya?” Rasulullah saw. menjawab, “Meskipun dia adalah seorang yang berlaku zalim kepadanya.”

  1. Amanah

Seorang istri harus menjaga dirinya, rumah, harta, dan anaknya ketika suaminya sedang tidak ada di rumah. Berdasarkan hadis riwayat Ibnu al-Ahwash yang tadi telah tersebutkan,

Sedangkan hak kalian yang harus dipenuhi oleh istri kalian adalah jangan kalian masukkan ke dalam rumah kalian orang yang kalian benci, dan dia tidak izinkan orang yang kalian benci untuk masuk ke dalam rumah kalian.

Juga sabda beliau saw.,

Perempuan Quraisy adalah perempuan yang paling baik menunggangi unta, yang paling menyayangi anak ketika dia masih kecil, dan yang paling perhatian terhadap suaminya yang ada di dalam kekuasaannya.” 

Dalam satu redaksi yang lain,

Perempuan yang paling baik menunggangi unta adalah perempuan Quraisy yang salih.” 

Hal ini juga tegas oleh hadits yang terkenal,

Kalian semua adalah penggembala, dan kalian semua adalah penanggung jawab terhadap gembalaannya. Seorang raja ada penggembala. Seorang laki-Iaki adalah penanggung jawab keluarganya. Seorang perempuan adalah penanggung jawab bagi rumah suaminya dan anaknya. Kalian semua adalah penggembala dan kalian semua bertanggung jawab atas gembalaannya.

  1. Perlakuan yang baik

Seorang istri harus memperlakukan dengan baik suaminya, dengan cara mencegah berbuat aniaya dan lainnya. Sebagaimana si suami juga harus memperlakukan dengan baik suaminya. Berdasarkan sabda Rasulullah saw.,

Jangan sampai seorang istri menganiaya suaminya di dunia kecuali istrinya yang merupakan bidadari berkata, jangan kamu aniaya dia, Allah akan memerangimu. Sesungguhnya dia adalah seorang pendatang untukmu, yang hampir saja meninggalkanmu untuk mendatangi kami.

Rasulullah saw. juga bersabda,

setelah kematianku, aku tidak meninggalkan fitnah yang lebih buruk ketimbang fitnah perempuan terhadap laki-laki.”

  1. Hak untuk memberikan pelajaran

Seorang suami memiliki hak untuk memberikan pelajaran kepada istrinya ketika si istri melanggar perintahnya yang mengandung kebaikan, bukannya yang berupa kemaksiatan karena Allah SWT memerintahkan memberikan pelajaran kepada para istri dengan cara meninggalkan tempat tidurnya, dan dengan cara memberikan pukulan ketika mereka tidak mau taat. Jika mereka telah menaati, maka pemberian pelajaran harus berhenti, berdasarkan firman Allah SWT,

Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka.” (an-Nisaa’: 34)

Sedangkan perempuan yang tidak solehah adalah yang melepaskan hak-hak suami istri, dan bermaksiat kepada suaminya, maka dia lah perempuan yang perlu mendapatkan pelajaran. Hak suami untuk memberikan pelajaran kepada istrinya yang tidak mau menaatinya adalah berkisar pada perkara yang si suami harus taat, yaitu jika si istri adalah orang yang nusyuz. Nusyuz maksudnya adalah, pengingkaran istri terhadap perkara yang harus dia laksanakan. Rasa benci di antara masing-masing suami istri. Keluar rumah dengan tanpa izin suami, bukannya keluar ke tempat qadhi untuk menuntut haknya kepada suaminya.

  1. Mandi setelah selesai masa haid, nifas, dan junub 

Mazhab Syafi’i dan Hambali berpendapat, suami berhak memaksa istrinya, untuk mandi setelah selesai masa haid dan nifas, meskipun si istri adalah seorang ahli dzimmah karena dengan tanpa mandi terhalang hak suami untuk menggauli istrinya. Oleh karena itu, si suami berhak memaksa istrinya untuk menghilangkan perkarayangmenghalangi haknya. Dia juga berhak memaksa istrinya yang muslimah dan telah baligh untuk mandi junub karena shalat merupakan kewajiban si istri, dan shalat tidak boleh bagi si istri tanpa mandi. Juga karena jiwa merasa jijik untuk menyetubuhi orang yang tengah junub.

Istri yang merupakan ahli dzimmah tidak berhak untuk mandi junub, seperti perempuan yang muslimah yang belum mencapai usia baligh; karena persetubuhan tidak bergantung kepada mandi junub, yang boleh melakukan persetubuhan tanpa terlebih dahulu mandi junub.

Mazhab Hambali menambahkan, sesungguhnya si suami berhak memaksa istrinya untuk mandi dari najis karena mandi najis ini wajib untuk dia lakukan. Dia juga berhak memaksanya untuk menghindari perkara yang haram karena ini adalah kewajiban suami terhadap istri. Dia juga berhak memaksa istrinya untuk memotong rambut dan kuku yang membuat jijik manusia, serta menghilangkan kotoran; karena perkara yang tadi menghalangi kesempurnaan persetubuhan.

Mazhab Syafi’i menyebutkan dua pendapat mengenai pembersihan, pencukuran rambut kemaluan, dan mandi junub: satu pendapat mengatakan, si suami memiliki hak untuk memaksa istrinya melakukannya; karena persetubuhan bergantung kepadanya. Sedangkan pendapat yang kedua mengatakan, si suami tidak berhak memaksa si istri untuk melakukannya; karena persetubuhan tidak bergantung kepadanya.

  1. Melakukan perjalanan bersama istri

Kita telah mengetahui bahwa seorang suami memiliki hak untuk melakukan perjalanan dengan istrinya setelah semua kewajiban mahar yang bersifat segera telah dia penuhi, dan dia dapat menjamin keselamatan istrinya.

Wahai Rindu

Wahai Rindu

Wahai Rindu; Kerinduan bukanlah keindahan jika ia tak mampu membawa manusia kepada kebaikan. Jadikan rasa rindu sebagai pemacu diri untuk melakukan kebaikan. Jadikan keinginan untuk bertemu sebagai penyemangat untuk bertemu dengan-Nya. Berdoalah Anda akan bertemu dengan Allah di alam yang kekal. 

Jangan mengembarakan kerinduan dengan lamunan. Bacalah kisah indah tentang kerinduan ini,

Oleh Al Mubarrid dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja’ bin Amru An Nakha’iy bahwa di kota Kufah hiduplah pemuda yang tampan dan rajin beribadah. Ia pernah tinggal di permukiman Nakha’ dan bertemu dengan seorang gadis solehah dari kaum itu.  Pertemuan ia membuatnya jatuh cinta dan ingin memilikinya.

Dia memutuskan untuk tinggal di tempat yang lebih dekat dengan rumah gadis lalu mengirim utusan untuk menyampaikan lamaran kepada ayah gadis itu. Tetapi sayang, gadis itu ternyata telah dilamar oleh anak pamannya.

Ketika keduanya semakin merasa rindu, gadis itu mengirim utusan agar mendatangi pemuda itu untuk menitipkan pesan: “Aku sudah mendengar tentang besarnya cintamu kepadaku, akupun sedih karenanya. Jika engkau mau, aku dapat menemuimu. Atau jika engkau berkenan, aku dapat mengatur cara agar engkau bisa masuk ke dalam rumahku”.

Pemuda itu mengirim balasan, “Sesungguhnya aku takut adzab hari yang besar (saat kiamat nanti) jika aku mendurhakai Tuhanku. Sesungguhnya aku takut api neraka yang baranya tidak pernah padam dan tidak pernah surut lidah apinya”. 

Demi mendengar jawaban itu, sang gadis menyadari dan memilih untuk taat beribadah serta menjauhkan dirinya dari segala kemaksiatan. Namun demikian, ia tidak mampu menghapus rasa rindunya kepada pemuda tersebut hingga ia meninggal dunia. Sang pemuda sering datang ziarah ke makam gadis itu, menangis di sana dan berdoa baginya.

Suatu hari, saat sedang berziarah, pemuda itu tak kuasa menahan kantuk hingga ia tertidur. Dalam tidurnya ia bermimpi melihat sang gadis yang ia cintai dalam rupa yang sangat menawan. Dia menanyakan keadaan sang gadis lalu menjawab, “Cinta yang manis wahai orang yang kurindukan, cintamu adalah cinta yang menuntun kepada kebaikan dan kesantunan”.

Sampai kapan engkau seperti ini?” Tanya pemuda itu. “Hingga pencapaian kenikmatan dan kehidupan yang kekal di taman surga, suatu kekayaan yang tiada lenyap”. Berkatalah pemuda lagi, “Sebutlah namaku di sana karena aku tak dapat melupakanmu”. Gadis itu menjawab, “Demi Allah, aku juga begitu. Aku telah memohon kepada pelindungmu dan pelindungku agar Dia menyatukan kita berdua. Maka tolonglah aku untuk menggapai tujuan ini dengan sekuat tenaga”. Pemuda itu bertanya, “Kapan aku bisa melihatmu lagi?” Lalu gadis itu menjawab, “Tak lama lagi engkau akan bertemu denganku dan melihatku.”

  • Tanyakan, “Siapa yang aku rindukan?”

Bertanyalah kepada akal anda, “Siapakah engkau, wahai orang yang aku rindukan?

Berilah waktu kepada pikiran untuk mengetahui kebaikan dan keburukannya. Berilah kesempatan kepada hati untuk merasakan manfaat dan mudaratnya.

Merindukan orang yang banyak keburukannya dan sedikit kebaikannya adalah kecelakaan besar. Merindukan orang yang mudharatnya lebih banyak daripada manfaatnya adalah kesia-siaan.

Jangan merindukannya bila ia mengajakmu kepada kesesatan. Sesungguhnya ia adalah syetan yang bertujuan untuk menjauhkan anda dari mengingat-Nya. Jangan merindukannya bila kerinduan itu membuat Anda berkurang dari mengingat-Nya.

  • Apakah ia pantas dirindukan?

Apakah ia yang anda rindukan benar-benar seorang hamba Allah yang taat dan oleh karenanya pantas merindukannya untuk menjadi bagian dari kehidupan anda? Jangan merindukan seseorang sebelum anda mengenal kebaikannya. Jangan merindukan orang fasik yang hanya akan menyengsarakan anda.

Sesungguhnya Rasulullah saw bersabda: “Siapa saja menikahkan wanita yang di bawah kekuasaanya dengan laki-laki fasiq, berarti memutuskan tali keluarga.” (HR. Ibnu Hibban, dalam Adh-Dhu’afa’ & Ibnu Adi)

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Jika datang melamar kepadamu orang yang engkau ridho agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dengannya, jika kamu tidak menerimanya, niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang luas.” (HR. Tirmidzi, hasan)

  • Pantaskah engkau merindukannya?

Sekarang bertanyalah kepada hati anda, “Apakah saya pantas merindukannya?

Jangan menjadi perindu untuk seorang hamba yang anda tidak layak merindukannya. Jangan mengharap hadirnya hamba yang berhati suci jika kebersamaan itu nanti hanya akan anda kotori dengan kefasikan anda.

Seorang laki-laki bertanya kepada Hasan bin ‘Ali, “Saya punya seorang putri, siapakah kiranya yang patut jadi suaminya ?” Hasan bin ‘Ali menjawab, “Seorang laki-laki yang bertaqwa kepada Allah, sebab jika ia senang ia akan menghormatinya, dan jika ia sedang marah, ia tidak suka zalim kepadanya.”

Jangan merindukan seseorang dengan memperturutkan hawa nafsu. Kerinduan seperti ini akan tumbuh menjadi angan-angan panjang yang tak berkesudahan.

Rasulullah saw bersabda, “Orang yang dungu adalah orang yang memperturutkan hawa nafsunya dan berangan-angan mendapatkan surga dari Allah SWT.” (H.R. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

  • Rindukanlah ia yang dirindukan oleh surga

Rindukanlah hanya orang yang surga pun merindukannya. Inilah kerinduan yang akan beriring panjang sampai kekal nanti. Anda akan merindukan saat ini, menikmati cinta nanti, dan melanjutkannya di akhirat nanti. 

Surga merindukan empat orang:

Pertama, orang yang senantiasa membaca Al-Qur’an. Mereka telah terkondisikan jiwanya oleh Allah dengan ketenangan bathin, kasih sayang-Nya, kecintaannya, kemuliaan dan selalu di ingat kepada-Nya.

Kedua, orang yang mampu menjaga lidahnya. Ia akan berkata hanya dengan kalimat yang Allah ridhai dan anda pun rela padanya. Dialah penyimpan rahasia, peredam fitnah, dan  bersih dari ghibah.

Ketiga, pemberi makan orang yang kelaparan. Ia adalah seorang hamba yang tidak memiliki harta kecuali apa yang dititipkan Allah kepadanya. Maka ia termakan sesuatu yang merupakan titipan untuk hamba-hamba-Nya yang lapar.

Keempat, orang  yang berpuasa di bulan Ramadhan. Dialah orang yang ketaatannya amat kuat kepada Allah ketika orang lain ragu dan berpura-pura. Dialah orang yang terbiasa merasakan lapar dan haus meskipun makanan dan minuman tidak sulit baginya.

[Yazid Subakti]

Layanan Persalinan di Rumah Bersalin Khadijah Jogja

layanan persalinanFasilitas Kesehatan – Halo Ayah dan Bunda, bagaimana kabarnya? semoga selalu sehat dan senantiasa dalam lindungan Allah subhanahu wa ta’ala, aamiin. Kembali lagi pada artikel yang membahas mengenai rekomendasi rumah sakit di Jogja yang menyediakan layanan persalinan. Pada kesempatan ini artikel ini akan membagi informasi mengenai Balai Pengobatan dan Rumah Bersalin Khadijah Jogja. Semoga nantinya artikel ini dapat membantu Ayah dan Bunda ya.

Ayah/Bunda, sebagai orang tua tentunya kelahiran buah hati adalah salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu. Tidak heran semakin mendekati waktu kelahirannya, Ayah dan Bunda pasti sangat sibuk dan sangat bersemangat untuk mempersiapkan segala keperluan dan kebutuhan terkait dengan persalinannya nanti. Nah hal pertama yang mungkin terlintas dalam benak Ayah/Bunda yaitu mencari informasi lokasi rumah sakit sebagai lokasi persalinan. Selanjutnya mempersiapkan perkiraan biaya persalinannya.

Dalam menentukan rumah sakit bersalin, Ayah dan Bunda harus cermat memilih. Pastikan untuk memilih rumah sakit yang sudah terpercaya, berkualitas dengan layanan dan fasilitas yang mumpuni. Mengapa demikian? Proses persalinan sangat beresiko jika tidak ditangani dengan baik.Bunda tentu menginginkan proses persalinan yang nyaman dan lancar. Untuk itu, Ayah/Bunda jangan sampai salah memilih rumah sakit.

Mencari rumah sakit bersalin meskipun terdengar sederhana, tapi tidak mudah lho Ayah/Bunda. Memilih rumah sakit artinya memilih kenyamanan Bunda selama proses persalinan. Kualitas dan juga lengkap tidaknya fasilitas sebuah rumah sakit tentu sangat berpengaruh terhadap kelancaran ketika proses persalinan. Nah, untuk membantu Ayah dan Bunda, berikut kami berikan beberapa tips praktis untuk memilih rumah sakit bersalin:

1. Cari Tahu Kualitas Rumah Sakitnya

Hal pertama yang perlu Ayah dan Bunda ketahui adalah reputasi dan kualitas rumah sakit. Ayah/Bunda bisa mendapatkan informasi mengenai hal itu dari kerabat atau saudara yang mungkin pernah memakai layanan kesehatan di rumah sakit yang Ayah/Bunda tuju. Minta testimoni dan pendapat mereka mengenai rumah sakit tersebut. Atau Ayah dan Bunda juga bisa mencari informasi dengan mengunjungi website resmi dan mendatangi langsung rumah sakitnya.

Dari situ bisa dilihat apa saja fasilitas dan layanan yang ada. Pastikan Ayah dan Bunda memilih rumah sakit yang sudah terpercaya dan memiliki reputasi yang baik. Selain itu kelengkapan fasilitasnya juga menjadi kriteria utama. Ada baiknya jika Bunda memilih rumah sakit khusus ibu dan anak atau rumah bersalin. Sebab RSKIA dan rumah bersalin biasanya sudah memiliki peralatan yang lengkap dan layanan persalinan yang optimal bagi pasien bersalin.

2. Kenali Dokternya

Memang akan lebih baik jika Bunda melakukan persalinan di rumah sakit bersalin yang dokternya sudah Bunda kenali. Mungkin karena bunda sering memeriksakan kandungan selama masa hamil dengan dokter yang bersangkutan atau bisa juga bunda tanyakan testimoni kepada teman atau saudara yang pernah melakukan persalinan di rumah sakit yang hendak bunda pilih. Dengarkan review dari mereka mengenai kualitas pelayanan dari tenaga medis dan dokternya.

Mengenal kualitas dokter dan memilih dokter yang profesional tentu juga berpengaruh terhadap kenyamanan Bunda ketika proses persalinan. Maka dari itu penting bagi Bunda untuk sedikit mengetahui pengalaman dan jam terbang dokter beserta tim medis lainnya. Karena merekalah yang akan Bunda hadapi langsung ketika proses persalinan.

3. Lokasi dan Perkiraan Biaya Rumah Sakit

Tips terakhir, sebisa mungkin Ayah/Bunda memilih rumah sakit yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah. Dan pastikan akses menuju rumah sakit tersebut lancar dan dapat dijangkau dengan mudah, baik dengan kendaraan pribadi maupun dengan transportasi umum. Hal ini agar meminimalisir resiko ketika Bunda harus buru-buru ke rumah sakit.

Kemudian perkiraan juga tarif layanan persalinan rumah sakit. Lebih awal mempersiapkan lebih baik, agar Ayah/Bunda bisa mempersiapkannya secara perlahan. Kemudian pilih paket persalinan yang sesuai dengan kebutuhan Bunda. Pastikan juga apakah rumah sakit yang Ayah dan Bunda Pilih menerima pasien dengan asuransi atau tidak. Karena tidak semua rumah sakit menerima layanan asuransi ya Bun.

  • Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Rumah Bersalin Khadijah Jogja

Balai Pengobatan dan Rumah Bersalin (BPRB) Khadijah bertempat di Jl. Purwanggan 45, Yogyakarta. Rumah bersalin ini melayani pasien ibu bulai dari pengecekan kandungan, pemasangan alat kontrasepsi, proses persalinan, hingga pada penanganan masalah kesehatan bayi setelah melahirkan.

Bagi Bunda yang berada di wilayah Yogyakarta dan sudah mendekati waktu HPL, Rumah Bersalin Khadijah ini bisa menjadi salah satu rekomendasi yang tepat sebagai tempat melahirkan. Meski tidak sebesar rumah sakit khusus ibu dan anak yang lain, BPRB Khadijah ini memiliki tenaga medis dan dokter ahli kandungan yang berkualitas. Semuanya berpengalaman dalam menindak proses persalinan baik secara normal maupun operasi caesar.

Pelayanan dari para pegawainya sangat ramah dan tempatnya sangat bersih, sehingga menghadirkan kenyamanan bagi para pasiennya. Selain itu fasilitas untuk layanan persalinan juga sudah sangat modern dan memadai. Demi mengutamakan kepuasan dan kenyamanan pasien, Rumah Bersalin Khadijah terus berusaha meningkatkan mutu pelayanan terhadap para pasiennya.

Selain melakukan proses persalinan, selama masa hamil Bunda juga bisa mengkonsultasikan masalah kesehatan kandungan. Mulai dari masalah asupan gizi hingga pada cara menjaga kesehatan fisik dan mental selama mengandung.

  • Menjaga Kesehatan Mental Selama Masa Kehamilan

Setelah memilih rumah sakit, selanjutnya yang perlu dipersiapkan adalah fisik dan mental sang ibu. Penting untuk menjaga kondisi fisik dan mental sang ibu agar siap dan sehat ketika melakukan persalinan. Hindari stres dan menjaga asupan nutrisi dan pola makan. Bunda juga bisa mengikuti program senam hamil atau berolahraga kecil yang bisa membantu menstabilkan kondisi fisik. Berikut beberapa tips untuk menjaga kesehatan fisik dan mental bagi Bunda selama masa kehamilan:

1. Lakukan Aktivitas Fisik

Bunda bisa melakukan aktivitas fisik dengan berolahraga kecil-kecilan. Olahraga dapat membantu tubuh melepaskan hormon endorfin yang membuat Bunda merasa bahagia. Selain itu, olahraga juga dapat membantu Bunda menghilangkan stres, sehingga sangat baik bagi kesehatan mental Bunda. Beberapa aktivitas yang bisa Bunda lakukan misalnya  berjalan kaki, renang, yoga/senam ibu hamil.

2. Pastikan Istirahat yang Cukup

Selama masa mengandung, tentu Bunda sangat rentan mengalami kelelahan. Untuk itu sebisa mungkin Bunda meluangkan waktu setiap harinya untuk beristirahat dan tidur secara teratur. Istirahat dan waktu tidur yang cukup membantu fisik Bunda optimal dan membuat pikiran menjadi lebih tenang.

3. Makanan yang Sehat

Mengkonsumsi makanan yang sehat sangat mempengaruhi kondisi tubuh dan bisa pula mempengaruhi kadar hormon yang mengelola emosi dan mental. Sehingga mengkonsumsi makanan yang baik akan menghasilkan mood yang baik bagi Bunda. Nantinya hal tersebut juga ikut berpengaruh terhadap perkembangan si kecil selama berada di dalam kandungan. Pastikan Bunda memenuhi asupan vitamin, mineral, karbohidrat dan asam lemak esensial dalam makanan.

Selain itu, semangat dan dukungan dari keluarga juga menjadi faktor yang tidak kalah penting. Hal tersebut bisa membuat Bunda lebih percaya diri dan tentunya lebih siap dalam menghadapi proses persalinan nantinya.

Bersyukurlah, Rasa Rindu itu Tetap Ada

Bersyukurlah, Rasa Rindu itu Tetap Ada

Pra Nikah – Bersyukurlah dengan setiap rasa rindu yang kamu rasakan.

Apakah Anda dapat menciptakan kerinduan? Apakah kerinduan dapat kita rencanakan? Dan apakah ada sekelompok dermawan yang menawarkan kerinduan kepada anda?

Tidak ada kerinduan bersemayam di hati manusia kecuali Allah telah menjadikannya demikian. Allah menciptakan kerinduan, menyemayamkannya di hati manusia agar ia memiliki harapan.  Bersyukurlah rasa rindu itu masih Anda miliki. Kini ia datang dan menjadikanmu terus berharap ia menjadi nyata.

Mari kita senandungkan nasyid Raihan ini,

Sebenarnya, diri ini cinta kepada-Mu

Sebenarnya, hati ini rindu kepada-Mu

Tapi aku tidak mengerti

Mengapa cinta belum berbunga

Tapi aku tidak mengerti

Mengapa rindu masih tak hadir

[Nasyid Raihan]

Alangkah indahnya hati yang sedang merindu. Ia bukanlah segumpal darah yang diam. Ia laksana setangkai bunga yang ingin mekar pelan-pelan sampai kekasih datang.

Jangan mengingkari rasa rindu. Ia datang dari-Nya dan sesungguhnya anda tanpa sadar menginginkan kehadirannya. Nikmati saat-saat yang terbatas saat Anda memendam rindu. Nikmati kesempatan sempit saat ini untuk merubah diri anda menjadi manusia yang lebih baik.

Jadikan kerinduan itu bai-bait doa yang indah. Rangkailah kalimat terbaik yang pernah anda miliki, lalu sampaikan kepada Allah ungkapan hati yang berbunga itu. Mintalah Dia yang Maha mengabulkan untuk menjaga kerinduan ini, agar ia tetap menjadi penghias rasa dan penguat harapan. 

  • Mereka yang tidak pernah merasakan rindu

Boleh jadi orang-orang yang tidak mempunyai rasa rindu akan merasa terasing. Hatinya kering dan tidak menaruh harapan apapun yang bernilai keindahan.

bersyukurlah

Mereka tidak mengharapkan perjumpaan dengan kekasih yang ia dambakan, karena tidak pernah mendamba pendamping hidup yang mencintainya. Mereka tidak berharap Allah mencintainya karena rasa rindu kepada-Nya tak pernah ada.

Bagaimana orang yang tak merasakan rindu akan menikmati manisnya cinta seperti Muhammad bin Abdullah dengan Khadijah? Bagaimana orang yang hatinya kering dari rindu akan menikmati indahnya cinta seperti Ali bin Abi Thalib dengan Fathimah Az Zahra? dan Bagaimana orang yang tak kenal rindu akan bersuka cita dengan bidadari-bidadari bermata jeli?

  • Bila rindu mendatangimu

Tanamlah rindu di kebun cinta. Ia akan bersemi, berbunga, lalu berbuah. 

Jadikanlah rindu sebagai pelembut hati. Selama anda merindu, jadilah manusia yang selalu  berhati-hati terhadap angan-angan, nafsu syahwat,  dan bisikan-bisikan setan. Kerinduan seharusnya mengajak Anda kepada hati yang condong kepada Allah, Dzat pencipta kerinduan.

Jadikan rindu sebagai penghias ucapan. Selama anda merindu, jadilah manusia yang selalu bertutur santun dan pandai memilih kata-kata indah yang enak didengar. Pancarkan raut muka penuh cinta, niscaya anda akan disayangi oleh banyak orang.

Jadikan rindu sebagai pemanis perilaku. Selama anda merindu, ubahlah perilaku yang kasar menjadi lembut dan orang-orang akan menaruh simpati. Redamlah tawa liar menjadi senyum empatik yang damai. Tundungan pandangan kepada tatapan selain yang dihalalkan oleh-Nya.

Jadikan rindu seperti angin yang mengantar anda kepada-Nya. Biarkanlah rindu mendorong anda bangun malam dan menyampaikan segala keluh kepada-Nya. Biarkan air mata meleleh dan nafas tertahan untuk-Nya. Katakan, “Ya Allah, aku memendam rindu. Tetapi perjumpaan dengan-Mu lebih aku rindukan”

  • Jangan dikuasai oleh kerinduan

Jangan menanam rindu di padang kemaksiatan. Ia akan menjelma badai dan menghempaskan Anda.

Jangan biarkan rasa rindu menguasai hati sepenuhnya, hingga Anda terhanyut dalam lamunan panjang dan angan-angan tanpa batas. Rindu dapat membuatmu putus asa dan hilang cita-cita. Anda menjadi pemurung dan tak berdaya. Jangan biarkan rasa rindu mengunci pikiran anda, hingga anda malas mencari ilmu dan menutup diri dari kebenaran yang diwahyukan oleh-Nya. Anda akan mati perlahan atau menjadi orang yang ditinggalkan. 

Jangan biarkan rasa rindu memperburuk perilaku anda, hingga anda menjadi pribadi yang lepas kendali dan lupa akan tanggungjawab sebagai manusia. Sesungguhnya banyak orang menjadi gila karena kalah oleh rasa rindu akan sesuatu yang tak sampai. Jangan biarkan rasa rindu menjauhkan anda dari rindu terhadap-Nya. atau tunggulah Dia murka dan menjadikan rasa rindu itu menjadi petaka. Bertaubatlah kepada-Nya dengan sebenar-benar taubat.

 

[Yazid Subakti]

Lima Prinsip Pendidikan di Dalam Rahim

Lima Prinsip Pendidikan di Dalam Rahim

Parenting Al-Kautsar – Ada banyak kisah seputar praktik pendidikan di dalam rahim. Ada kisah kegagalan,  keraguan, kritikan-kritikan, persoalan-persoalan, dan keluhan-keluhan. Juga, ada banyak kisah keberhasilan, penelitian-penelitian baru, dan kabar yang mencerahkan mengenai pengalaman mendidik si kecil di alam rahim. Ini semua memunculkan banyak saran dan masukan. Intinya, praktik mendidik janin dalam kandungan memerlukan keterlibatan langsung orang tua dengan menghadirkan hati, saling respon, fleksibel, dan selalu terhubung dengan Allah.

  1. Terlibat

Anda sebagai ibunya adalah pelaku langsung dari perlakuan apapun yang Anda lakukan bersama janin. Pemilik inisiatif, cita-cita, rencana, dan daftar perlakuan itu adalah anda, bukan orang lain yang Anda harapkan tenaga dan waktunya.

Terlibat, maksudnya, Anda benar-benar berkomitmen untuk menjalin interaksi dengan janin. Ini berarti anda tidak berharap seandainya ada alat canggih yang dapat dibeli untuk meringankan tugas ini, atau orang berpengalaman yang bisa punya waktu dan tenaganya menggantikan anda. ANda sendiri yang berkomitmen melakukannya, secara langsung.  Kehadiran peralatan dan orang lain hanyalah sebagai pendukung.   

  1. Menghadirkan hati

Pendidikan prenatal ini akan tanpa makna jika anda melakukannya semata hanya karena menjalani prosedur. Anda membuat serangkaian rencana dan jadwal, kemudian mempraktikkan satu persatu sekedar memenuhi tuntutan jadwal. Anda berbicara kepada janin, membaca Al-Qur’an, berdoa, sekedar memenuhi rutinitas yang menjadi anjuran.

Sebenarnya, yang lebih anda perlukan adalah kehadiran hati. Artinya, semua yang anda lakukan, baik amal untuk diri sendiri lebih-lebih saat melakukan stimulasi kepada janin benar-benar terikat rasa dengan janin. Ada niat mencurahkan cinta, ada greget atau getaran yang merambat sampai ke hati dengan meyakini bahwa janin menerima apa yang Anda rasakan.

  1. Respon

Anda bekerjasama dengan janin seperti sebuah kolaborasi yang saling merespon. Sebagian dari stimulasi akan direspon oleh janin dalam bentuk gerakan yang dapat anda rasakan. Begitu juga tidak semua gerakan atau aksi yang janin lakukan selalu dapat anda rasakan.

Sebagai ibu yang mengandungnya, salah satu latihan anda adalah mengasah kepekaan mengenai gerakan janin. Ketika stimulasi, anda dan janin saling mempertimbangkan respon yang terjadi. Yang paling ia inginkan adalah sang ibu melakukan stimulasi, kemudian janin meresponnya dengan gerakan-gerakan. Dalam stimulasi tertentu, mungkin saja janin bergerak justru sebagai ekspresi ketidaknyamanan (karena durasi stimulasi terlalu lama, waktunya tidak tepat, volume terlalu besar, sentuhan terlalu keras atau lainnya). Jika ini terjadi, anda meresponnya dengan meredakan atau menghentikannya. Sebaliknya, mungkin saja pada saat tenang janin memulai gerakannya yang dalam perasaan anda itu adalah ajakan bermain. Jika ini yang terjadi, Adalah yang meresponnya dengan memberi stimulasi.   

Jadi, tidak selalu harus Anda yang mengawali dan si kecil yang merespon, tetapi bisa jadi si kecil yang memulai dan Anda meresponnya.

  1. Fleksibel

Pada waktu atau tempat tertentu, selalu ada kondisi yang tidak memungkinkan bagi Anda untuk melakukan aktivitas sebagaimana biasa. Saat anda di dalam pesawat untuk bepergian, saat anda sangat kelelahan atau bahkan jatuh sakit, atau saat anda sedang melakukan pekerjaan penting di hadapan banyak orang adalah waktu atau tempat yang tidak memungkinkan bagi anda melakukan stimulasi janin saat itu juga.

Dalam keadaan tidak biasa, stimulasi janin tidak perlu dipaksakan. Anda bisa mengurangi atau bahkan tidak melakukannya dulu untuk sementara waktu. Betapapun anda bersemangat menerapkan pendidikan prenatal, anda tetap harus fleksibel menyesuaikan situasi.

  1. Selalu terhubung dengan Allah

Hilangnya kontrol kejiwaan ibu hamil disebabkan oleh melemahnya kondisi spiritual. Perasaan berat hati, ragu atau tidak yakin, merasa tertekan, merasa sendiri, tidak berdaya, bahkan merasa gagal, disebabkan sedang putusnya tali hubungan dengan Allah. Dampak dari terputusnya tali hubungan ini dengan Allah adalah merasa sendiri, yang berakibat pada melemahnya motivasi. Kemudian putus asa, ingin berhenti dari ikhtiar.  

Pentingnya selalu menjaga hubungan dengan Allah adalah sebagai penyadar diri, bahwa yang dilakukan oleh manusia hanya sebatas berbuat. Hanya berbuat saja tidak cukup. Kita memerlukan Allah untuk menguatkan diri ini menjalani ikhtiar. Kita memerlukan-Nya agar Dia memudahkan semua jalan yang kita upayakan. Untuk membutuhkan-Nya agar Dia menjadikan apa yang kita usahakan ini menjadi kenyataan seperti yang kita inginkan. 

[Yazid Subakti]

Hari Keenam Kelahiran, Si Buah Hati Sudah Mulai Terlibat

Hari Keenam Kelahiran, Si Buah Hati Sudah Mulai Terlibat

Kelahiran – Perlahan si buah hati sudah mulai terlibat pada hari keenam kelahiran. Ini hal-hal yang mungkin perlu Bunda ketahui.

A. Bayi dan Anda

Ia seperti ingin terlibat dalam kehidupan sosial dengan anda.

Pergerakan kepalanya semakin leluasa. Ia berusaha untuk menoleh. Anda dapat membantunya dengan memberi rangsangan. Kepala bayi menoleh dari satu sisi ke sisi yang lainnya ini akan membantunya untuk menyadari adanya dua sisi dari kepalanya.

Pergerakan tangannya makin banyak. Ia masuk mempunyai genggaman yang kuat ketika anda menyodorkan jari anda. Genggaman adalah refleks bayi yang ada sebelum lahir dan akan terus melemah ketika koordinasi antar mata dan tangannya berkembang. Genggaman masih ia lakukan tetapi dengan kesadaran.

Tanpa terasa, luka anda mungkin sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kesembuhan. Bekas sayatan episiotomi dan jahitan tampak sudah menyatu dan kering.

Meskipun luka sudah mulai mendekati kesembuhan, anda tidak serta merta bebas melakukan aktivitas ekstrim. Beberapa organ dalam mungkin masih mengalami pembengkakan. Gerakan ekstrim menyebabkan pembengkakan makin parah.

Pastikan darah nifas anda keluar dengan tetap normal: tidak berbau aneh atau bercampur nanah. Jika anda merasakan nyeri di bekas saluran lahir, berkonsultasilah kepada dokter anda.  

B. Cermat memilih lemak

Anda tetap membutuhkan lemak. Tidak semua lemak merugikan tubuh, tergantung seberapa cermat Anda memilih lemak yang menyehatkan tubuh. Lemak yang perlu bagi tubuh yaitu asam lemak. Pilihlah makanan yang mengandung asam lemak tidak jenuh. seperti ikan makarel, sarden, salmon, ikan tuna,  minyak kedelai, minyak biji matahari, minyak jagung  yang juga mengandung asam lemak omega 3 (linoleat, EPA dan DHA), yang perlu untuk kecerdasan dan kesehatan bayi.

C. Manfaat lain pemberian ASI 

  • Lebih ekonomis sehingga menghemat pengeluaran keluarga.
  • Pemberian ASI ini dapat mengurangi limbah rumah tangga karena tidak ada  pembuangan sampah-sampah seperti botol,kaleng bekas, serta dus- dus bekas susu formula.
  • Bagi perusahaan pun pemberian ASI membuat produktivitas semakin optimal. Karena karyawatinya jarang  izin kerja  untuk mengurus anak yang sakit.  Hal ini pun menghemat biaya kesehatan perusahaan.

D. Mengenal tangisan bayi

Bayi berkomunikasi dengan tangis. Irama dan tekanan nada tangis adalah sedikit tanda yang dapat diidentifikasi dari maksud tangisan itu.

Tangisan adalah ungkapan perasaan, ekspresi, sekaligus bahasa komunikasi bayi. kira-kira mulai usia sebulan, nada tangisan bayi sudah sangat bervariasi. Tangisan ini dapat ditafsirkan sebagai berikut:

  • Lapar atau haus, yaitu tangisan yang mengungkapkan keinginannya untuk menyusu karena perutnya mulai terasa kosong. Biasanya diungkapkan dengan suara tidak keras, tanpa air mata, sambil tangannya menggapai-gapai dan lidahnya sesekali mengecap-ngecap. Dengan memberikannya puting payudara, ia akan diam.
  • Kesakitan atau ketakutan, disuarakan bila ia merasakan nyeri di bagian tubuh tertentu, misalnya digigit semut, perut melilit, dan sebagainya. Suara tangisannya keras dan kadang menjerit disertai air mata. Jika digendong mungkin semakin keras tangisannya karena mungkin rasa sakitnya bertambah. Anda harus tenang dan terus mencari penyebabnya.
  • Ketidaknyamanan, yaitu ungkapan untuk mengganti popok yang basah, selimut terlalu panas, bantal miring, atau lainnya. Tangisan berupa rengekan tanpa air mata serta dengan pergerakan seluruh anggota tubuh (menggeliat-geliat). Tangis segera berhenti jika anda mengganti popok, celana atau selimutnya yang tidak nyaman.
  • Sedih atau sakit hati, yaitu ungkapan perasaan hati yang sangat dalam. Biasanya hanya dapat dirasakan oleh ibunya, yaitu berupa tangisan pelan melankolis, disertai air mata dan tanpa banyak gerakan. Anda harus tenang menghadapinya dan mendekapnya sampai ia berhenti menangis.

hari keenam kelahiran

TIPS: Mengatasi bayi yang menangis berlebihan 

Bayi tidak akan menangis dalam jangka waktu yang lama. Jika Bayi anda menangis dengan tangisan yang berlebihan dan sulit sekali ditangani, pertama kali yang haris ditangani anda sendiri.

Tenangkan diri anda. Minumlah segelas air untuk membuat anda rileks sejenak, agar dapat berpikir bagaimana mengatasi bayi yang terus menangis. Bicaralah pada suami dan pecahkan solusi bersama. Telponlah dokter untuk mendapat saran apakah dokter akan datang ke rumah, anda dan bayi yang berkunjung, atau dokter punya tip jitu menenangkan bayi anda.

REVIEW: Menyusui dan kehidupan setelah dewasa 

Hasil sebuah penelitian mengungkapkan bahwa :

  • Menyusui berhubungan dengan resiko penurunan kelainan jiwa di kehidupan yang akan datang. 
  • Menyusui menjadi pintu gerang untuk mendekatkan orang tua dan anak
  • Terdapat hubungan antara menyusui dengan perkembangan kognitif pada anak. 
  • Durasi pemberian ASI pada anak maka akan membuat anak selalu ingat  terhadap perawatan ibu di waktu kecil. Semakin lama ibu menyusui anaknya, maka kenangan sang anak terhadap perawatan ibu akan semakin besar. 

Fergusson DM, Woodward LJ. Peneliti yang telah mengamati  hubungan antara durasi menyusui dan kehidupan psikososial. Pada anak – anak yang berusia 15 – 18 tahun di New Zealand.

ANDA PERLU TAHU: Tangis bayi menguatkan Ibu

Penelitian tentang tangis bayi menunjukkan bahwa suara tangisan dari awal kelahiran meningkatkan semangat dan kekuatan ibu. 

Peneliti memperlakukan 12 ibu yang baru saja melahirkan secara normal, lalu membandingkannya dengan para ibu yang melahirkan dengan operasi Cesar. Dengan memanfaatkan scan MRI,  mereka melihat reaksi para ibu itu setelah mendengar bayinya pertama kali menangis selama 30 detik. Catatan MRI menunjukkan bahwa tangisan bayi tersebut mampu mengatur aktivitas di berbagai daerah otak ibu yang salah satunya adalah amigdala, yaitu bagian yang berperan dalam mengatur emosi ibu.

Lonjakan aktivitas otak para ibu ini ketika mendengar sang bayi menangis lebih kuat daripada dengan ibu yang melahirkan secara caesar.

Demikian dimuat dalam Journal of Child Psychology and Psychiatry. 

WARNING: Jangan meletakkan benda jimat di sekitar bayi

Yang kami maksudkan adalah meletakkan bungkusan benda tertentu yang punya kekuatan mistis mengusir makhluk halus. Biasanya berupa jimat, isim, atau benda biasa berupa gunting dan buku Yasin. Konon, benda ini ditakuti jin sehingga bayi aman dari godaan. 

Justru sebaliknya. Benda-benda itu disukai oleh jin yang lebih kuat. jin kuat inilah yang mengusir jin-jin lemah pengganggu bayi. Apakah jin kuat penghuni jimat itu dapat dipercaya menjaga bayi? tidak sama sekali. Boleh jadi ia akan mengiringi bayi sampai bayi besar, lalu meminta yang aneh-aneh karena merasa telah berjasa saat bayi kecil. 

Gunting dan buku Yasin tidak ditakuti dan juga tidak mendatangkan jin. Tetapi gunting adalah benda tajam yang dapat melukai, dan buku yasin tidak berguna bagi bayi yang tak mungkin membacanya.

AGENDA: Mengoptimalkan istirahat

Hari keenam ini anda harus menabung energi, karena di hari ketujuh besok anda akan sibuk dengan suasana rumah yang penuh dengan kemeriahan acara aqiqah. Minum cairan yang cukup. Saat si kecil tidur, manfaatkan untuk tidur pula. Anda dapat mematikan atau menonaktifkan telepon untuk sementara. Alat komunikasi itu memang penting, tetapi pada saat ini istirahat jauh lebih penting.

 

[Yazid Subakti]

Minggu Ke-18: Mendengar Detak Jantung

Minggu Ke-18: Mendengar Detak Jantung

Kehamilan – Pada masa kehamilan minggu ke-18 ini Bunda akan mulai mendengar bunyi detak jantung si kecil. Apa saja yang perlu Bunda ketahui?

A. Tentang Bayi Anda

Ukuran: Panjang dari kepala sampai pantat sekitar  5 sampai 5,6 inch (12,5 sampai 14 cm) pada minggu ini. Berat janin Anda sekitar 5,25 ons (150 gram).

Perkembangan: Jantung dan sistem sirkulasi berkembang pesat. Jantung mulai berkontraksi sempurna dan membagi antara darah bersih dan kotor dengan baik. Tonjolan jantung terdiri atas dua bagian yang berkembang menjadi bilik, yang disebut ventrikel (kiri dan kanan)dan atrium (kiri dan kanan). Katup jantung berkembang pada saat yang sama dengan perkembangan bilik. Katup ini mengisi dan mengosongkan jantung.

B. Bagaimana Kondisi Anda?

Jika menggunakan jari Anda, posisi bola lembut rahim Anda sekitar dua jari ( 1 inch) di bawah pusar Anda. Anda seharusnya telah mengalami peningkatan antara 10 sampai 13 pon (4,5 sampai 5,8 kg) pada minggu ini. Penambahan berat lebih daripada yang direkomendasikan dapat membuat kehamilan dan persalinan lebih sulit. Lebih dari itu, penambahan berat yang berlebihan akan menjadikan Anda overweight yang sulit diturunkan setelah Anda melahirkan nanti. Anda pasti tahu bahwa beberapa gangguan akan muncul ketika wanita usia produktif mengalami overweight

C. Asupan Gizi

detak jantungKehamilan dapat menyebabkan meningkatnya metabolisme energi dalam tubuh. Karena itu, kebutuhan energi dan zat gizi lainnya meningkat selama kehamilan

Peningkatan energi dan zat gizi tersebut diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, pertambahan besarnya organ kandungan, serta perubahan komposisi dan metabolisme tubuh ibu.

Bagi ibu hamil, pada dasarnya semua zat gizi memerlukan tambahan, namun yang seringkali menjadi kekurangan adalah energi protein dan beberapa mineral seperti Zat Besi (Fe) dan Kalsium. Karena itulah dokter atau bidan akan memberikan tambahan Fe dan kalsium dalam bentuk tablet. 

D. Mengenal lebih jauh

  1. Infeksi kandung kemih (sistitis)

Infeksi Saluran Kemih (ISK) menjadi salah satu penyebab ibu hamil sering ingin kencing, di samping karena desakan rahim pada kantung kemih. Keinginan kencing karena ISK terasa sakit atau nyeri setiap kali anda kencing,  terutama saat kencing mau berakhir. Kadang anda ingin kencing lagi padahal baru saja membuangnya beberapa detik. Anda harus mendatangi dokter bila rasa sakit semakin menjadi dan air seni bercampur darah. Sebab infeksi akan semakin parah jika tidak segera ditanggulangi.

  1. Pyelonefritis

Bila Infeksi Saluran Kemih (ISK) anda tidak segera mendapat penanganan, kelanjutan infeksi ini dapat merambat ke ginjal atau Pyelonefritis (infeksi ginjal). Dari 100 ibu hamil, penyakit ini diperkirakan menyerang 1 hingga 2 orang di antaranya.

Tanda yang paling sering pada serangan infeksi ini adalah seperti infeksi saluran kencing biasa (sering ingin kencing) tetapi disertai  rasa panas dan nyeri lebih hebat, demam tinggi, dingin atau meriang, dan sakit di bagian punggung. Dalam kondisi hamil infeksi ini sangat mengganggu  meskipun tidak berpengaruh langsung pada janin.

Tahukah Anda ?

Apa yang didengar  bayi dalam perut Anda?

Bayi Anda telah memfungsikan pendengarannya pada akhir bulan kedua. Pada bulan keenam ia sudah mendengar suara-suara dengan baik seperti umumnya bayi yang telah lahir.

Di dalam perut, ia setiap hari mengamati suara detak jantung Anda, suara udara dan makanan yang melewati lambung dan usus Anda, suara nafas Anda, dan suara percakapan Anda. 

Mungkin ia ikut panik jika degup jantung Anda mengeras dan semakin cepat. Ketika Anda masuk angin dan perut kembung, mungkin bayi merasa tidak nyaman dengan suara gas atau gelembung udara. Jika Anda bersuara kotor atau membentak, ia terkejut dan mungkin ketakutan.

Inilah hikmahnya mengapa para orang tua sering menasehati wanita hamil agar menjaga sikap dan kata-kata.   

Agenda minggu ini :

  • Anda akan sering merasakan penat di pinggang sebagai akibat perubahan keseimbangan berat badan. 
  • Kompres bagian yang terasa sakit. Kain kompres telah Anda siapkan di kamar untuk mengompres dengan air hangat.
  • Mintalah suami mengurut pelan bagian yang sakit (jangan memijat) untuk membuat Anda merasa nyaman
  • Jangan lupa olahraga yang telah direkomendasikan oleh dokter Anda.

 

[Yazid Subakti]

Hak Hak Istri

Hak Hak Istri

Nikah – Hak-hak istri; Istri memiliki berbagai hak materil yang berupa mahar dan nafkah, serta hak nonmateril, yaitu; hubungan baik, perlakuan yang baik dan keadilan.

Mengenai mahar tadi kita telah membicarakannya secara mendetail. Dan kita telah mengetahui bahwa itu adalah hak khusus perempuan berdasarkan Al-Qur’an dan hadits. Berdasarkan firman Allah SWT,

Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.” (an-Nisaa’: 4)

Telah ada dalam hadits bahwa perkawinan Nabi saw. tidak pernah terlepas dari mahar. Sedangkan nafkah, kami khususkan pembahasan tersendiri mengenainya. Ini adalah perkara yang juga telah ada di dalam Al-Qur’an dan hadits. Berdasarkan firman Allah SWT, “Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara makruf.” (al-Baqarah: 233) Juga dari Mu’awiyah al-Qusyairi, “Sesungguhnya Nabi ditanya oleh seorang laki-laki, Apakah hak istri yang harus dipenuhi oleh suami?” Beliau menjawab,

Kami berikan dia makan jika kamu makan, kamu pakaikan dia jika kamu mengenakan pakaian. Dan jangan kamu pukul wajahnya. Dan jangan kamu buat dia menjadi buruli. lDan jangan kamu tinggalkan dia kecuali di dalam rumah.

Maksudnya, jangan kamu katakan kepada istrimu, “Mudah-mudahan Allah membuatnya menjadi jelek.” Dan meninggalkannya adalah di tempat tidur bukannya si suami pergi meninggalkan istrinya pindah ke rumah yang lain, atau dia pindahkan istrinya ke rumah yang lain. Maksudnya hubungan adalah, kebaikan dan kedekatan yang terjadi di antara suami-istri.

Masing-masing setiap pasangan suami istri harus memperlakukan yang lain dengan penuh kebaikan. Dengan cara menemaninya dengan baik dan menahan aniaya. Jangan sampai dia tahan haknya yang sesuai dengan kemampuannya. Juga jangan sampai dia tampakkan ketidaksenangannya terhadap apa yang dia berikan. Bahkan dia perlakukan pasangannya dengan penuh keceriaan dan kegembiraan. Jangan dia balas perlakuan baiknya dengan aniaya karena ini adalah termasuk kebaikan. Berdasarkan firman Allah SWT,

Dan bergaullah dengan mereka secara patut.” (an-Nisaa’: 19)

Juga firman Allah SWT, “Dan para wanita mempunyai hak Yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang makruf.” (al-Baqarah: 228)

Abu Zaid berkata, “Merasa takutlah kalian kepada Allah mengenai mereka, sebagaimana mereka juga harus merasa takut kepada Allah mengenai kalian.” Ibnu Abbas berkata, “Sesungguhnya aku suka berdandan untuk istriku, sebagaimana aku merasa suka iika dia berdandan untuk diriku,” karena Allah swt. berfirman, “Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang makruf.

Telah ditetapkan di dalam hadits perintah untuk memperlakukan dengan baik kaum perempuan. Dan di dalamnya tersebut berbagai hak dan kewaiiban masing-masing suami istri. Nabi saw. bersabda,

Sesungguhnya kalian memiliki hak pada istri kalian, dan istri kalian juga memiliki hak yang harus kalian penuhi. Sedangkan hak kalian yang harus dipenuhi oleh istri kalian adalah jangan sampai tempat tidur kalian disentuh oleh orang yang kalian benci. Dan jangan sampai diizinkan masuk orang yang kalian benci ke dalam rumah kalian. Ingatlah hak mereka yang harus kalian penuhi adalah kalian berlaku baik kepada mereka dalam pakaian mereka dan makanan mereka.”

hak-hak istri

Termasuk di antara hak-hak istri yang paling penting dengan secara ringkas dari apa yang tadi telah dijelaskan mengenai perihal ini:

  1. Menjaga kesucian istri dan menggaulinya

Mazhab Maliki berpendapat, persetubuhan wajib oleh suami kepada istrinya jika tidak ada halangan. Mazhab Syafi’i berpendapat, persetubuhan hanya wajib sekali saja karena ini adalah hak milik suami, maka dia boleh meninggalkannya seperti halnya mendiami rumah sewaan. Sedangkan Mazhab Hambali berpendapat, suami wajib menggauli istrinya dalam setiap empat bulan sekali, jika tidak ada halangan karena seandainya bukan suatu kewaiiban, tidak ditegaskan dengan sumpah (al-iilaa) untuk meninggalkannya secara wajib, seperti halnya semua perkara yang tidak wajib.

  1. Diharamkan melakukan persetubuhan di bagian anus

Berdasarkan sabda Rasulullah saw., “Sesungguhnya AIIah tidak merasa malu dengan kebaikan, jangan sampai kalian pergauli istri kalian di bagian anus mereka.”

Juga sabda beliau saw., ”Allah tidak mau memandang orang laki-laki yang menggauli istrinya di bagian anusnya.”

  1. ‘azl (mengeluarkan air sperma laki-laki di luar vagina)

Mazhab Syafi’i berpendapat ‘azl makruh. Al-Ghazali berkata,’azl boleh. Ini adalah pendapat yang benar bagi para ulama muta’akhkhirin. Pendapat yang membolehkan ‘azl telah sepakat oleh keempat mazhab, berdasarkan hadits Abu Sa’d al-Khudri secara marfu’ dari Ahmad, “Kami menggauli istri kami dan kami suka menggauli mereka, maka apakah pendapatmu mengenai ‘azl?” Beliau menjawab,

Perbuatlah apa yang menurut kalian baik maka apa yang ditetapkan oleh Allah itulah yang terjadi, dan tidak dari setiap air sperma lahir anak.

  1. Menggauli dengan baik

Seorang suami wajib menggauli istrinya dengan baik berdasarkan firman Allah swt., “Dan bergaullah dengan mereka secara patut.” (anNisaa’: 19). Dia wajib mengeluarkan apa yang menjadi hak istrinya yang harus dia penuhi dengan tanpa penangguhan. Berdasarkan ayat yang tadi telah ada.

Termasuk di antara menggauli dengan baik adalah memberikan haknya dengan tanpa menangguhkan, berdasarkan sabda Rasulullah saw.,

Penangguhan orang yang kaya adalah suatu tindakan kezaliman.”

  1. Keadilan di antara istri dalam masalah menginap dan nafkah

Sebagaimana yang tadi telah kami jelaskan. Barangsiapa yang memiliki dua orang istri atau lebih, maka menurut jumhuryang selain Syafi’i dia harus berlaku adil di antara mereka, dan membagi giliran kepada mereka. Setiap satu orang istri digilir dalam waktu satu hari satu malam, tanpa memedulikan apakah si suami adalah orang yang sehat, ataupun sakit, ataupun kebiri. Tanpa memperdulikan apakah si istri sehat, sakit, tengah haid, tengah mengalami masa nifas, tengah melakukan ihram, ataukah perempuan ahli kitab dengan tujuan untuk memberikan hiburan. Juga karena Nabi saw. melakukan giliran kepada para istrinya. Beliau menggilir pada masa sakitnya, meskipun beliau tidak wajib untuk menggilir. Aisyah r.a. berkata, “Rasulullah menggilir bagi setiap istrinya satu hari satu malam.” Aisyah r.a. juga berkata, “Rasulullah menggilir di antara kami dengan penuh keadilan, Dan beliau berkata

Ya Allah, sesungguhnya ini Adalah bagian yang sanggup aku laksanakan, maka jangan Engkau cela aku pada apa yang tidak sanggup aku Iakukan.”

Agar Kebal Dari Sengatan Patah Hati

Agar Kebal Dari Sengatan Patah Hati

Pra Nikah – Jangan biarkan patah hati membuatmu terus murung, bersemangatlah karena Allah selalu di samping kita.

  • “Wahai Jibril, Aku mencintai si Fulan, maka cintailah dia”

Mari kita kendorkan saraf-saraf kita dengan mendendangkan nasyid ini, sebentar saja,

Duhai kawan aku punya cerita

Kisah tentang dua anak manusia

Yang terhujam sebatang panah asmara

Kemudian mendapat hidayah Rabb-nya

Keduanya kini harus memilih

Antara sahabat dan Rabb-nya terkasih

Sahabat lama pun kini ditinggalkan

Cinta suci hanyalah milik Tuhan

[Nasyid Suara Persaudaraan]

Jangan berlama-lama dalam keadaan patah hati. Allah mengutus Jibril untuk mencintai setiap hamba yang dicintai oleh-Nya.

Dalam sebuah hadits yang shahih, Nabi saw bersabda,

“Sesungguhnya jika Allah mencintai seorang hamba, Dia berfirman: “Wahai jibril Aku mencintai si Fulan, maka cintailah dia!” lalu Jibril Pun mencintainya. Lalu jibril berseru kepada penduduk langit: Sesungguhnya Allah mencintai si Fulan, maka cintailah dia!”, maka penduduk langit pun mencintainya. Kemudian dia dikaruniai dengan diterimanya di muka bumi”. [HR. Bukhari dan Muslim]

  • Jangan sampai Cinta menjadi penyakit

Penyakit cinta menimpa orang-orang yang hatinya kosong dari rasa cinta kepada Allah, berpaling dari-Nya dan dipenuhi kecintaan kepada selain-Nya. Hatinya tidak memiliki cinta kepada Allah dan tidak merindukan bertemu denganNya.

Penyakit cinta pernah menyerang istri Al Aziz, gubernur Mesir, yang terpesona melihat  Nabi Yusuf.

Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusuf-pun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.….[Yusuf : 24].

Allah juga mengabarkan kaum Luth menjadi hilang akal karena cinta yang buta.

Allah ta’ala berfirman yang artinya,

Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu. Luth berkata, “Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku), dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina.” Mereka berkata, “Dan bukankah kami telah melarangmu dari (melindungi) manusia?” Luth berkata, “Inilah puteri-puteri (negeri) ku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal).” (Allah berfirman), “Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan).” [Al Hijr : 67-72]

Penyakit cinta juga menimpa orang-orang yang memuja keindahan selain keindahan Allah. Mereka sempit hatinya dan mengira bahwa seseorang yang dicintainya itu adalah keindahan yang sesungguhnya.

Rasulullah saw sangat mencintai Khadijah dan Aisyah, demikian juga terhadap isteri-isteri yang lain. Ali Mencintai Fatimah. Namun kecintaan mereka kepada kekasih (isteri) tidak menyamai cintanya kepada Rabbnya yang Maha Mencintai. Kecintaan orang-orang mulia ini senantiasa terjaga dari panah syaitan.

  • Terapi Jatuh Cinta

Ketika hati bergejolak, ia bagaikan samudera yang sedang ada badai. Ia merindukan matahari yang menenangkannya. Saat dada anda bergemuruh karena jatuh cinta, obat paling manjur untuk menyembuhkannya adalah dengan menikah.

Dalam sahihain dari riwayat Ibn Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Hai sekalian pemuda, barangsiapa yang mampu untuk menikah, maka hendaklah dia menikah. Barangsiapa yang belum mampu, maka hendaklah berpuasa. Karena puasa dapat menahan dirinya dari ketergelinciran (kepada perbuatan zina).

Diriwayatkan  dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Aku tidak pernah melihat ada dua orang yang saling mengasihi selain melalui jalur pernikahan.[HR. Ibnu Majah]

Jika tidak memungkinkan bagi anda untuk segera menikah karena alasan syar’i, maka berpuasa adalah jalan kedua yang akan menyelamatkan anda. 

Makna Mendidik Bayi dalam Rahim

Makna Mendidik Bayi dalam Rahim

Parenting Al-Kautsar – Pada kesempatan kali ini kita akan sedikit membincangkan makna mendidik bayi dalam rahim

1. Awal mula

Asal mula terbentuknya keluarga adalah saat seorang laki-laki bertemu dengan wanita unuk secara halal menjalani ikatan pernikahan. Dari sini sebenarnya pendidikan bayi dalam rahim sudah mulai, yaitu memilih jodoh dan menikah dengan niat yang benar dan sesuai ketentuan syariat Allah. Dari ikatan ini, Allah memberikan amanah berupa anak untuk mendidik dan membinanya menjadi salih hingga dewasa.

Sejarah pendidikan pranatal telah ada sejak zaman nabi Zakariya as. Seorang hamba yang salihbernama Imra dan isterinya telah lama menunggu lahirnya keturunan. Ketika menanti kelahiran buah hatinya, isteri Imran mengucapkan do’a sebagaimana dalam surat Ali Imran ayat 35:

Artinya: “(ingatlah), ketika istri Imran berkata; “Ya Tuhanku, sesungguhnya Aku bernadzar kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang shalih dan berhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nadzar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkau Maha pendengar lagi Maha mengetahui” (QS. Ali Imran, 3:35)

Ada setidaknya empat makna penting yang tersirat dari doa yang terucap dari isteri Imran untuk bayi dalam kandunganya ini.

Pertama, ketergantungan kepada Rabb. Isteri Imran menyebut Tuhannya dengan “Rabbi” sebagai bukti bahwa ia berketergantungan kepada Allah, Rabb yang menciptakan. Ini adalah ekspresi tawakal dia, rasa yakin dan ketundukan bahwa apapun yang terjadi berada dalam kekuasaan Allah. Wanita itu memahami bahwa tidak ada dzat yang menentukan keselamatan, kebaikan, dan masa depan bayi dalam kandungannya kecil hanya Allah. Maka dia pun mengungapkan segala keinginan, permintaan dan harapan itu kepada-Nya, bukan kepada makhluk.

Kedua, nadzar kebaikan. Nadzar adalah ikrar yang bermuatan janji ata tekad untuk melakukan atau berbuat sesuatu. Di zaman itu, ketika seseorang akan bersungguh meminta atau berharap, ia tidak akan segan untuk bernazar sebagai bentuk ungkapan rasa syukurnya. Jika isteri Imran sampai bernazar kepada Allah, itu karena ia sangat gembira dengan datangnya kehamilan yang ia kandung. Ia bernazar bahwa anak yang ia kandung kelak akan menjadi pengabdi di baitul Maqdis agar dapat fokus beribadah kepada-Nya.

Ini adalah nadzar yang sangat mulia. Sebuah Janji dan keinginan kuat yang serta kesedaran bahwa bayi dalam rahimnya itu adalah seorang hamba milik Allah yang memang mendapat perintah untuk beribadah kepada-Nya. Keluarga Meran tau diri, dan meletakkan kebahagiaan pada ketaatan menyembah-Nya.

Ketiga, kesungguhan memohon. Fataqabbal minni, begitu kata isteri Imran memohon dengan serius kepada Allah. Ketika berdoa, ia benar-benar sedang menghadap Alla SWT dengan menghadirkan hati untuk memohon. Inilah pangkal kesungguhan mengemban amanah kehamilan sehingga apapun yan terjadi ia akan bertanggungjawab terhadapnya.

Keempat, merasa yakin dan memuji Allah. di alimat terakhir,ister Imran mengungkapkan ekspresi yakni dengan memuji Allah sebagai dzat As Sami’ (Maha mendengar) dan Al ‘Alim (Maha Mengetahui). Ia meyakini bahwa Allah mendengar doanya, juga melihat keadaannya sehingga Dia berkuasa menentukan takdir paling baik sesuai kehndak-Nya.

2. Maksud pendidikan dalam rahim

Merujuk pada teorinya, pendidikan berasal dari kata ‘didik’ yang berarti memelihara dan memberi latihan. Ia juga bermakna ajaran, tuntutan, pimpinan atau bimbingan mengenai akhlak, perilaku, dan kecerdasannya.

Apakah itu semua kita lakukan saat bayi masih di alam rahim?

Pendidikan bayi di alam rahim sering disebut pendidikan prenatal. Artinya, semua perlakuan kepada bayi atau janin yang ada sebelum kelahirannya, dengan maksud mendidiknya. Perlakuan ini bisa berupa kegiatan pemberian rangsangan (stimulasi) kepada janin dan mengkondisikan lingkungannya, melalui perbuatan dan pembiasaan ibu, perkataan atau perlakuan ayah atau anggota kelurga lain yang memmungkinkan.

Untuk apakah janin diperlakukan demikian dalam rahimnya?

Perlakuan ini bertujuan untuk merangsang kecerdasan janin dan pembentukan ikatan batin dengan orang tuanya. Pokok pelajaran dasar dalam pendidikan pranatal ini meliputi cinta atau kasih sayang, kerjasama, keimanan atau tauhid, ibadah dan ketaatan, akhlak, dan peningkatan kecerdasan.

Jadi, rangsangan untuk bayi dalam kandung tidak semata dimaksudkan agar bayi lahir jenius. Sebab kejeniusan saja tidak cukup bagi seorang muslim untuk menjadi pribadi unggul pembawa kebaikan dunia dan akhiratnya.

[Yazid Subakti]