Membangun Ikatan Hati (Bonding)

Membangun Ikatan Hati (Bonding)

Bonding adalah hubungan atau ikatan. Yaitu ikatan hati antara ibu dan bayi berdasarkan atas perasaan atau pengalaman bersama. Proses bonding menghendaki kebersamaan antara ibu dan bayi, berinteraksi secara intim dan akrab.

Manfaat bonding bagi ibu adalah menguatkan peran barunya sebagai seorang ibu, yang pada beberapa wanita belum dapat menghayatinya. Sementara bagi bayi, bonding bermanfaat untuk mendukung proses tumbuh kembang segi perkembangan emosinya. Dengan kebersamaan bonding, bayi merasa aman, dicintai, dan disayangi sepenuh hati oleh ibunya.

Lebih dari itu, ikatan batin antara ibu dan anak dalam bonding ini dapat mencegah penyakit, meningkatkan kekebalan tubuh, dan juga meningkatkan kecerdasan bayi.

Meskipun berbagai keluhan kehamilan datang mendera Anda, tetaplah meluangkan waktu untuk melakukan bonding. Prioritaskan aktivitas menjalin ikatan batin dengan calon buah hati lebih mendalam, dengan menyertakan hati dan perasaan.

  1. Mengusap-usap perut

Mengusap lembut perut adalah cara paling mudah dan sederhana membangun ikatan antara anda dan janin dalam rahim. Anda sudah dapat memulainya di trimester pertama, saat perut belum tampak menonjol.

Ketika mengusap perut, ucapkan kata-kata yang yang ingin anda sampaikan. Misalnya, ”Hai Adek, mama sayang sama adek, nanti kalau sudah lahir, kita main bersama”.

Selain dengan usapan, anda juga dapat melakukannya dengan pijatan lembut menggunakan minyak pijat aau lotion. Efek pijatan ini adalah untuk relaksasi anda dan pelenturan otot sekitar perut, sekaligus aromaterapi untuk meredakan ketegangan pikiran. Anda dapat memilih aroma berbagai macam bunga atau harum-haruman minyak esensial yang anda sukai.

  1. Berenang

ikatan hati

Berenang adalah olahraga yang kompleks gerakannya dan bersamaan dengan terapi air. Olahraga ini sangat memungkinkan anda lakukan sebagai sarana bonding bersama janin dalam kandungan.

Aktifitas ini memperbaiki ritme jantung sehingga aliran darah menjadi lancar, serta meningkatkan memperbaiki kinerja paru-paru untuk menyerap Oksigen. Efek lainnya adalah Anda merasa rileks dan bebas berekspresi, bebas bergerak, merasakan kedamaian bersama sejuknya air.

Saat berenang, bercakapcakaplah dengan janin. Berceritalah tentang apa yang anda lakukan selama di air, dan perasaan-perasaan selama melakukannya.

Perlu diperhatikan bahwa berenang ini mengandung beberapa risiko, yaitu tenggelam, tertelan air (biasanya air mengandung kaporit kadar tinggi), kelelahan, dan kedinginan (hipotermia). Oleh karena itu batasi waktu berenang dan pilih kolam yang aman tingkat kedalamannya. Sebagai wanita muslimah, perhitungkan memilih kolam renang yang tertutup dari pandangan umum dan selalu dibersamai oleh suami.

  1. Berendam air hangat

Berendam di bak mandi berisi air hangat sangat menyenangkan. Kegiatan ini merupakan terapi untuk membantu ibu menghilangkan stres. Bersama hangatnya air yang melingkupi sekujur tubuh, fokuskan pikiran untuk membangun ikatan batin dengan bayi. Bayangkan bayi anda dalam janin, berbicaralah dengannya, dan bergerak[geraklah dengan riang.

Terapi ini dapat anda lakukan kira-kira dua kali dalam seminggu. Lama waktu berendam cukup 15-20 menit, sedangkan suhu air tidak lebih dari 40 derajat Celcius. Setelah berendam, keluarlah dari bak air dan keringkan badan dengan handuk.

Anda dapat melanjutkan kegiatan ini dengan mengoleskan minyak esensial atau penghangat badan sambil bersantai menikmati bunyi instrumen relaksasi.

  1. Memasang foto USG janin

Bagian dari kegiatan membangun ikatan hati adalah membuat foto USG janin sebagai pajangan yang dapat dilihat setiap waktu. Cetaklah foto rekaman USG dalam ukuran lebih besar, kemudian pasang di dinding kamar anda. Setiap kali anda memandangnya, anda akan teringat si kecil dan kerinduan untuk segera bertemu muncul begitu dalam. Bayi Pun bisa merasakan suasana hati anda. Ia merespon pola nafas, peredaran darah, dan degup jantung anda yang berbeda ketika sedang merindukannya.

  1. Jalan santai

Jalan santai di sekitar rumah atau di taman cukup membuat suasana batin menjadi rileks, sementara detak jantung sedikit meningkat dan nafas terasa segar. Anda mungkin keluar keringat dan sedikit haus setelahnya.

Jalan santai ini menyehatkan, sekaligus dapat menjadi waktu penting untuk intim bersama janin. Sambil jalan, Anda dapat bersenandung atau berbicara kepadanya, memikirkan atau membayangkannya, atau sambil mendengarkan bebunyian yang menenangkan.

Lakukan hal ini pada saat keadaan anda sedang fit, dan cuaca di luar sedang cerah di waktu pagi atau sore ketika matahari tidak sedang menyengat.

[Yazid Subakti]