Secara Syariat, Hakikat Nikah ltu Hubungan lntim Atau Akad?

Secara Syariat, Hakikat Nikah ltu Hubungan lntim Atau Akad?

Hakikat nikah – Menurut para ahli ilmu usul fiqih dan bahasa, kata nikah digunakan secara haqiqah (arti sebenarnya) untuk arti hubungan intim, dan secara majaz (kiasan) untuk arti akad. Sekiranya kata nikah tertera di dalam Al-Qur’an dan sunah tanpa adanya indikasi lain maka maksudnya adalah hubungan intim. Sebagaimana dalam firman Allah SWT yang artinya,

Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita yang telah dinikahi oleh ayahmu, terkecuali pada masa yang telah lampau. Sesungguhnya perbuatan itu amat keji dan dibenci Allah dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh).” (an Nisaa’: 22).

Oleh karena itu, perempuan yang sudah bersetubuh oleh seorang ayah haram untuk seorang anak menikahinya. Maksudnya semua keturunannya. Pengharaman atas semua keturunan ini telah ada dalam teks Al-Qur’an. Adapun pengharaman perempuan yang nikah dengan akad yang benar atas semua keturunan merupakan ijma’ para ulama. Seandainya dia berkata kepada istrinya, “Jika aku menikahimu maka kamu aku ceraikan.” Syarat dalam kalimat tersebut berkaitan dengan hubungan intim. Demikian juga jika ia menalaq ba’in istrinya tersebut sebelum berhubungan intim, kemudian ia menikahinya lagi, maka si istri secara otomatis terceraikan setelah terjadi hubungan intim, bukan sekadar terjadinya akad nikah.

Adapun nikah dengan perempuan asing maka yang dimaksud dengan kata “nikah” tersebut adalah akad nikah, karena berhubungan intim dengannya diharamkan secara syariat. Dengan demikian makna nikah di situ bukanlah hakikat, melainkan maiaz.

Kata “nikah” di dalam bahasa Arab, menurut para ahli fiqih, dari para senior empat madzhab merupakan kata yang penggunaannya secara haqiqah (sebenarnya) dalam mengungkapkan makna akad, sedangkan penggunaan secara majaz (kiasan) ketika mengungkapkan makna hubungan intim. Karena itu sudah masyhur di dalam Al-Qur’an dan hadits. Az-Zamakhsyari dari kalangan ulama madzhab Hanafi berkata, “Di dalam Al-Qur’an tidak ada kata nikah yang berarti hubungan intim, kecuali firman Allah SWT yang artinya, “Hingga dia kawin dengan suami yang lain.” (al Baqarah: 230) Itu karena ada hadits sahih yang berbunyi,

hakikat aqiqahHingga kamu merasakan air spermanya.

Maksudnya adalah akad nikah. Sedangkan makna hubungan intim datang dari hadits di atas.

Dari Pertemuan Halal dan Barokah Menjadi Pasangan Pendidik

Dari Pertemuan Halal dan Barokah Menjadi Pasangan Pendidik

menjadi pasangan pendidikParenting AlKautsar – Semua berawal dari pertemuan yang baik hingga akhirnya menjadi pasangan pendidik yang baik untuk buah hati nantinya.

A. Memulai dari Pertemuan yang Halal dan Barakah

Semuanya berawal dari sini: yaitu ketika anda dan suami bertemu dam hubungan yang halal dan diberkahi. Mungkin di malam ertama atau malam-malam berkutnya.

Hubungan intim antara suami dan isteri adalah ikhtiar syar’I untuk mendapat kehamilan. Dalam hubungan ini, Rasulullah mengajarkan adab-adabnya agar apa yang Anda senantiasa dalam keberkahan. Di antara salah satu adab itu adalah membaca doa,

Artinya: Dengan nama Allah, Ya Allah jauhkanlah kami dari syaitan dan jauhkan dari syaitan terhadap apa yang Engkau karuniakan kepada kami

Ada beberapa hal penting dalam doa ini.

Pertama, Anda melakukannya dengan nama Allah.

dengan menyebut nama Allah, artinya apa yang anda lakukan adalah perbuatan bernilai kebaikan, mengharap yang baik-baik dari Allah dan memohon ridha-Nya. Karena dengan nama Allah, maka apapun perintah-Nya sebaiknya ditunaikan dan apapun yang terlarang dalam perbuatan ini harus abaikan. Di antara yang dianjurkan dalam hubungan suami isteri adalah melakukannya dalam keadaan bersuci dari hadats keci (wudlu). Hikmahnya adalah, kelak ketika perbuatan ini menjadi penyebab kehamilan, maka bayi dalam kandungan adalah manusia yang di awal pembentukannya dalam keadaan suci. Inilah pendidikan awal bagi janin yang sangat mulia tentang menghargai kesucian dan menjaganya.

Allah melarang hubungan intim melalui lubang belakang, melarang melakukannya secara terbuka, dan melarang menceritakan peristiwanya kepada orang lain. Menghindarkan perbuatan tercela dalam hubungan intim ini mengandung hikmah bahwa sejak pertama, bayi telah diawali dengan ketaatan orang tuanya kepada Allah. Ketaatan yang harus terjaga selama dalam kandungan, dan seumur hidupnya ketika lahir.

Kedua, memohon dijauhkan dari syaitan saat melakukannya.

Pada saat hubungan intim terjadi, baik suami maupun istri dalam keadaan melampiaskan syahwat. Ketika puncak nafsu syahwat itu terjadi, manusia rawan terlena dan lepas kendali akan dirinya sendiri. Dalam keadaan inilah syetan sangat berpeluang untuk hadir, turut terlibat apa yang anda lakukan. Sungguh sulit terbayang, bagaimana syetan berdatangan untuk terlibat dalam hubungan intim yang Anda lakukan, tanpa sepengetahuan anda tentunya. Maka memohon kepada Allah untuk menjauhkan diri kita dari syetan saat berhubungan intim adalah doa yang sungguh-sungguh, sangat serius. Kita tidak menginginkan anak yang ada dalam rahim menjalani kehidupannya dengan keterlibatan syetan di awal penciptaannya.

Ketiga, memohon anak keturunan dijauhkan dari syaitan selama hidupnya.

Selamanya, syetan akan menjadi musuh yang nyata bagi manusia. Syetan mengajak manusia kepada keburukan dari arah mana saja ia kehendaki, pada waktu kapanpun. Doa yang ANda ucapkan saat hubungan intim bermakna memohon penjagaan dari Allah, agar Allah menjaga keturunan dari pengaruh syetan beserta keburukannya itu. Anak-anak bisa menjadi sulit darahkan, keluar dari fitrah dan cenderung pada keburukannya ketika syetan hadir menyertai dan memengaruhi hati mereka.

Jadi, berdoa sebelum hubungan intim adalah salah satu pendidikan paling awal bagi janin, bahwa ia diawali kehidupannya dengan menyebut nama Allah, dan telah dimohonkan penjagaan kepada Allah dari syetan agar kehidupannya cenderung kepada kebaikan. 

B. Menjadi Pasangan Pendidik

Ada kesalahpahaman mengenai siapa yang paling lazim mendidik anak-anak. Banyak orang masih mengira bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab ibunya, sebab seorang ayah telah terbebani oleh pekerjaan mencari nafkah yang menghabiskan waktu dan tenaga.

Pendidik bagi anak-anak adalah ibu dan juga ayahnya. Ketika kita membicarakan pendidikan dalam rahim, maka yang melakukannya adalah ibu janin dan juga ayah janin.

  1. Memiliki kesepahaman

Ibu dan ayah mestinya telah memiliki kesepahaman dalam program kehamilan. Dua-duanya telah satu hati tentang kehamilan ini: bagaimana merawatnya, apa saja kebutuhannya, dan seperti apa memperlakukan janin di dalamnya.

Ibu dan ayah juga telah satu pemahaman mengenai pendidikan bayi dalam rahim. Sama-sama paham dan mengerti bahwa di dalam rahim bayi telah memiliki kemampuan untuk menerima rangsangan yang berdampak pada kehidupannya kelak yang menjadikan si kecil memerlukan perlakuan terencana sebelum menemui hari kelahirannya.

Kesepahaman ini mengantarkan pada tanggungjawab bersama. Ibu, dan juga ayah, sama-sama memiliki kesadaran bahwa apapun kejadian anaknya dalam rahim adalah tanggung jawabnya. Dalam kesibukan yang menghimpit, ayah mencari celah untuk hadir bagi janinnya. Dalam beban kandungan yang berat, ibu bertahan untuk tetap melakukan apa yang baik bagi bayinya.

  1. Saling bekerjasama

Mendidik janin dalam rahim tidak hanya oleh ibu saja, tetapi juga ayah. Dalam Bab-bab berikutnya nanti, akan Anda temukan bahwa baik ibu maupun ayah sama-sama memberi sentuhan dan pengajaran bagi bayinya.

Kerjasama tersebut adalah pembagian peran yang luwes antara ayah dan ibu. Seorang ayah yang tidak banyak meluangkan waktu dapat memberikan waktunya yang sempit itu sebagai menit-menit berkualitas. Waktu yang sangat terbatas tetapi kata-kata dan sentuhannya bermakna. Sedangkan ibu yang sepanjang waktu bersama bayi dalam rahimnya, maka waktu ketika sang ayah tidak hadir adalah waktu kebersamaan yang optimal dengan bayinya. Ibu memberikan seluruh waktunya, meskipun pada saat tertentu dengan energi yang terbatas.

Inilah perlunya kerjasama. Tidak semua dapat ibu lakukan sendiri, sedangkan ayah tak mungkin memberikan seluruh waktunya.

 

[Yazid Subakti]

Detik-detik yang Mendebarkan Menanti Masa Kelahiran

Detik-detik yang Mendebarkan Menanti Masa Kelahiran

menanti masa kelahiranKelahiran – Ketika menanti masa kelahiran si buah hati, merupakan salah astu momen yang paling mendebarkan selama menjadi orang tua.

Persalinan yang agung!.

Anda mengejan dengan teratur, lalu keluarlah bayi mungil itu dengan kepala basah. Darah menjadi penanda bahwa anda telah menempuh perjuangan yang agung. Menjadi seorang ibu.

Sekarang anda sedang memulai masa nifas, yaitu keluarnya darah pasca persalinan secara terus menerus. Dalam rahim banyak jaringan yang terbuka sehingga aliran darah dengan mudah keluar. Jaringan yang terbuka ini antara lain pada dinding rahim bekas pelepasan plasenta. Darah terus keluar sampai luka sembuh dan jaringan tertutup.

Lama waktu nifas paling pendek adalah sehari, dan paling lama 40 hari. Jika setelah 40 hari anda masih mengeluarkan darah, maka darah tersebut bukanlah darah nifas, tetapi darah penyakit (Istihadzah).

Selama masa-masa mengeluarkan darah ini Anda masih dalam proses penyembuhan. Jika pada jalan lahir terdapat episiotomi (sayatan buatan untuk mempermudah keluarnya bayi), maka selama periode nifas adalah waktu terbaik untuk penyembuhan luka jahitan

  • Keadaan bayi di menit-menit awal

  1. Kepala bayi

Kadang bulatan kepala tidak simetris, agak lonjong dan mungkin tidak rata permukaannya. Tulang tengkoraknya seperti baru baru menyesuaikan, setelah sebelumnya berubah dan bergeser untuk menyesuaikan jalan lahir.

Bentuk kepala ini semakin hari semakin membulat dan menemukan bentuk aslinya sesuai kode gen (keturunan ayah/ibunya).

  1. Kulit kepala.

Kulit kepala bayi sangat lembut. Terdapat dua bagian yang lunak karena belum tertutup tulang. Satu bagian di depan agak atas, yaitu ubun-ubun depan, dan satu lagi di belakang tengkoraknya. Keduanya berada di tengah dan tidak berbahaya jika anda merabanya karena berlapis selaput yang kuat.

Kulit kepala terlihat agak gembyur, seperti mengandung banyak cairan di bawahnya. Ini memang akumulasi cairan yang terkumpul pada saat proses kelahiran. Pemandangan menarik ini tidak lagi anda saksikan beberapa menit kemudian.

  1. Mata

Mata bayi di menit awal biasanya tampak agak sembab. Jika ia membuka kelopak, mungkin tampak basah dan selalu menghindari cahaya. Mungkin ia selalu memejam, sesekali membuka sedikit, atau membuka sebelah.

Kadang-kadang mata tampak agak merah. Ini terjadi karena adanya tekanan saat ia berjuang melewati jalan lahir.

  1. Wajah

Bentuk wajah asimetris, dengan kulit seperti lebam dan mengandung banyak air di dalamnya. Hidungnya tampak pesek dan dagunya agak tenggelam. Dalam beberapa menit kelebaman semakin berkurang dan bentuk hidung serta dagu akan semakin menonjol.

Saat ia menangis, tampak jelas wajah ini langsung memerah.

  1. Kulit tubuh.

Kulit bayi basah oleh air ketuban. Warnanya merah dengan tekanan warna sesuai keturunan dan ras orangtuanya.

Saat air kering, kulit halus diliputi bulu halus yang disebut lanugo, dan terdapat bercak tipis seperti lapisan lilin yang disebut vernix.  Vernix ini berfungsi sebagai pelumas untuk melancarkan kelahiran.

  1. Tubuh bayi

Tubuh bayi tampak montok karena di bawah lapisan kulitnya terdapat lemak. Kakinya suka diangkat sampai pangkal pahanya. Beberapa bagian yang dekat dengan persendian tampak lipatan-lipatan. Dadanya tampak agak menonjol karena pengaruh hormon maternal dari anda selama dalam kandungan.

  1. Tangan

Tangan seperti ingin melipat dan gerakan awal mengarah ke wajahnya. Jemarinya menggenggam dan kadang melakukan garukan lemah. Genggaman ini melemah saat ia tertidur. Kukunya amat tipis dan lunak, mungkin sudah panjang melebihi batas ujung jemari sehingga harus dipendekkan.

  1. kaki

Kaki bayi terangkat seperti katak yang berbaring. Lututnya menekuk dan betisnya tampak agak melengkung. Jemari kaki menarik ke dalam dan kuku-kukunya amat tipis. Mungkin kaki ini sering terasa dingin karena posisinya jauh dari jantung,  ia masih berlatih mengedarkan darah secara menyeluruh dengan cepat.

  1. alat kelamin.

Alat kelamin tampak seperti  bengkak. Bayi perempuan menampakkan vulva yang lebam dan bayi laki-laki menampakkan testis yang agak bengkak. Ini hanya akumulasi cairan saat kelahiran, bukan sakit. Penis bayi laki-laki ujungnya tertutup agak rapat dengan lobang kecil.

  • Memulai kasih sayang

Mulailah menebar kasih sayang kepada bayi seawal mungkin. Detik-detik pertama ini sangat menentukan pengalaman anda sebagai ibu dan pengalaman bayi sebagai manusia yang baru hadir.

  • Bicaralah pada dokter atau bidan yang menangani persalinan anda untuk menunda perlakuan medis kepada bayi. Katakan anda ingin melakukan inisiasi menyusu dari detik pertama.
  • Mintalah petugas agar meletakkan bayi di atas perut anda, saat ia masih basah. Nikmati masa pemaduan kasih sayang ini sekitar satu jam. Baru setelah itu persilahkan ia dimandikan dan mendapat prosedur kesehatan lain.
  • Berikan sentuhan awal, berupa usapan dan belaian di sebagian besar permukaan tubuhnya. Sentuhan  ini adalah stimulasi untuk mengaktifkan sel-sel saraf bayi.
  • Biarkan si kecil merangkak mencari puting payudara anda, beberapa menit. Berikan kasih sayang dengan tetap menyentuhnya.
  • Atur posisi wajah bayi berhadapan dengan anda, lalu tataplah matanya. Ia dapat menerima tatapan anda sejauh antara 20 cm – 25 cm. rasakan kontak mata ini begitu mendalam.
  • Katakan ‘sayang’ kepadanya, dan kata-kata kebaikan. Rangkaikan doa untuknya yang berisi pengharapan.

 

  • membangun kelekatan

Kelekatan (bonding) dijalin sejak awal hubungan, antara orang tua dengan bayi. Tujuannya adalah untuk menguatkan ikatan emosional dan saling memiliki antara orang tua dengan anaknya.

Alasan-alasan membangun kelekatan ini adalah:

  • Manusia memiliki periode sensitif pada saat kelahirannya, baik Ibu pada saat melahirkan (coba rasakan sensasi ini) maupun bayi pada saat dilahirkan. Menit-menit awal ini dua insan berada dalam periode sensitif berhadapan, dikondisikan oleh-Nya untuk saling mengikat kasih sayang.
  • Kelekatan adalah kelanjutan jalinan kasih sayang, setelah sebelumnya terjalin amat kuat dalam kandungan.
  • Untuk mendapat manfaat kehangatan kasih sayang dari awal. Bayi yang mendapat kelekatan memiliki perilaku dan penampilan sosial yang lebih baik dibanding dengan bayi-bayi yang terpisah dari ibunya.
  • Manusia membutuhkan hubungan yang lebih dekat dan lebih lama (berbeda dengan hewan) di awal masa kehidupannya. Anda menikmati ini seolah sebagai ‘kontrak’ atau perjanjian hati yang akan berlanjut amat kuat sampai akhir hayat.
  • Kelekatan adalah transfer energi. Bayi mendapat semangat hidup ketika anda tersenyum, dan anda tersemangati olehnya ketika ia tampak ceria.
  • Kelekatan menjadi permulaan ibu untuk memahami bayinya. Bayi yang berkomunikasi hanyalah terdengar sebagai tangisan rewel bagi ibu yang tidak pernh atau tidak mengoptimalkan kelekatan.

Dalam perkembangan berikutnya, kita akan membicarakan komunikasi (tangis) bayi dalam uku ini. tentu saja anda harus mengupayakan kelekatan dengn bayi, agar bahasan mengenai tangis bayi dapat anda pahami. 

[Uazid Subakti]

Masa-masa Kehamilan di Minggu Kelima dan Keenam

Masa-masa Kehamilan di Minggu Kelima dan Keenam

masa-masa kehamilanKehamilan – Apa saja yang terjadi di masa-masa kehamilan minggu kelima dan keenam Bunda?

A. Minggu Kelima: Anda Terlambat Haid

1. Tentang Bayi Anda

Ukuran: Bayi Anda belum tumbuh terlalu besar. Panjangnya sekitar 0,05 inch atau 1,25 mm. 

Perkembangan:

Lapisan yang kelak akan menjadi jantung sudah berkembang. Sistem saraf pusat (otak dan urat saraf tulang belakang) mulai terbentuk dan mulai terjadi pembentukan rangka, otot, serta tulang. 

Embrio atau mudigah pada minggu ini berkembang sangat cepat. dengan komando genetika yang menakjubkan. Sel bergerak cepat dan cerdas melakukan pembentukan bagian-bagian tubuh yang harus dibangun. Minggu ini fungsi genetika berjalan pesat menyampaikan pesan-pesan pembentukan sesuai sifat yang dimiliki oleh orang tuanya. 

2. Bagaimana Kondisi Anda? 

Belum ada tanda-tanda khusus pada fisik yang menunjukkan bahwa Anda sedang hamil. 

Lakukan seperti biasa bila anda ingin berbelanja, menyetir mobil, jalan pagi-pagi, mengajar, memasak, dan sebagainya. Ini tidak membahayakan bagi anda dan dapat mengurangi kecemasan-kecemasan.  Selama tidak ada gerakan yang ekstrem (menghentak, melompat, membungkuk, mengangkat benda berat), maka aktivitas papun aman bagi Anda dan kandungan Anda. 

Bila ini adalah kehamilan pertama bagi Anda, mungkin Anda menjadi sensitif dan ingin bermanja pada suami. Dari sudut pandang kesehatan, sifat iti tidak berpengaruh terdhadap kehamilan Anda. Anda bebas bersikap sepanjang suami juga menikmati sikap Anda ini. 

3. Asupan Gizi

Makanan Anda bila sering mual 

  • Banyak minum air. Makanan kecil dengan protein tinggi (kacang atom, keripik lulit dan sebaginya) yang dimakan sebelum tidur dapat membantu menstabilisasi gula darah.
  • Mungkin Anda perlu makanan kecil yang mengandung karbohidrat tinggi sebelum tidur untuk membantu kalori Anda. 
  • Jaga kamar Anda tetap segar dan biarkan angin keluar masuk pd siang hari. Udara yang dingin dan segar membantu Anda merasa lebih baik. 
  • Jika Anda meminum suplemen zat besi, minumlah satu jam sebelum makan atau dua jam setelah makan. 

Penambahan berat badan 

  • Berapa banyak penambahan berat badan Anda selama kehamilan dipengaruhi oleh berat badan Anda sebelum hamil. Banyak yang mengatakan penambahan berat badan 10 ons per minggu sampai 30 minggu.  
  • Kemudian 1 ons per minggu dari 20 sampai 40 minggu. 
  • Anda harus menjaga nutrisi Anda selalu cukup, dengan meninggalkan beberapa makanan yang tidak perlu.

 

Mengenal lebih jauh 

Kehamilan ektopik 

Kehamilan ektopik terjadi bila embrio tumbuh di luar rahim. Sembilan puluh persen kehamilan ektopik terjadi di dalam tuba dan sisanya terjadi pada ovarium atau serviks.

Infeksi punggung, Kerusakan Tuba Fallopi, operasi perut, dan penggunaan kontrasepsi IUD (Intrauterine Device)  yang tidak dikontrol diduga memperbesar resiko kehamilan ektopik.

Karena kehamilan ini tumbuh pada tempat yang tidak ”didesain” untuk kehamilan, maka saat kehamilan membesar perut akan sobek dan menyebabkan pendarahan hebat (disebut Kehamilan Ektopik Terganggu/KET) 

Pengobatan kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik biasanya ditangani dengan pembedahan. Pada kondisi tertentu dokter melakukan pemutusan tuba falopi sehingga di masa mendatang fertilisasinya akan terpengaruh.

Cara lain menangani kehamilan ektopik adalah dengan pengobatan tanpa pembedahan. Cara ini dilakukan dengan sejenis obat kanker yang akan bekerja mematikan sel yang tumbuh dalam kehamilan sehingga kehamilan akan berakhir. Biasanya ini dilakukan bila kehamilan Ektopik belum pecah (KE)

Tahukah Anda?

Embrio kita mirip embrio ikan, reptil dan burung (sebelum 12 minggu)

Gambar embrio Anda mirip dengan embrio ikan, reptil, burung, dan mamalia. Pada embrio hewan-hewan ini terdapat bagian yang serupa kepala, insang, dada, dan ekor. 

Tanpa mempelajari genetika yang sangat rumit, kita akan mengatakan bahwa ikan, kadal, dan ayam berasal dari satu spesies yang sama. Meskipun sekilas nampak mirip, ternyata bagian-bagian embrio itu berkembang dengan cara yang sangat berbeda. Ini terjadi karena DNA memberikan instruksi yang berbeda. 

Anda dapat membayangkan bentuk bola yang selalu bulat. Apakah anda menyimpulkan bahwa bola voli, bola tenis, dan bola basket itu dulunya satu jenis permainan? Tentu saja tidak. Jadi sesuatu yang nampak mirip tidak selalu berasal dari sesuatu yang sama. 

Agenda minggu ini:

  • Menambah beberapa celana dalam untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan berkenaan dengan cairan vaginal dan pendarahan di awal kehamilan
  • Menambah koleksi bra dengan ukuran lebih besar. 
  • Memanggil staf sebagai wakil Anda dalam beberapa tugas kantor yang harus Anda kurangi.
  • Berbelanja kebutuhan kehamilan awal. 
  • Membuat agenda kehamilan untuk satu trimester kedepan. Agenda ini meliputi rencana menu harian, jadwal kunjungan dokter (hasil diskusi dengan dokter), jadwal senam kehamilan, olah raga harian, dan sebagainya.
  • Membuat rencana pendidikan janin dalam rahim.

B. Minggu Keenam : Selamat, Anda Hamil   

1. Tentang Bayi Anda

Ukuran: Panjang dari kepala sampai ke pantat janin Anda sekitar 0.08 sampai 0,16 inch (2  sampai 4 mm). 

Perkembangan:

Bentuk sudah menunjukkan bagian yang bisa disebut ‘kepala’ , ‘pantat’ dan ‘kaki’ meskipun belum merupakan organ yang sebenarnya. Minggu ini adalah masa terbentuknya persarafan dan rongga otak awal. Pembuluh jantung menyatu dan jantung mulai berdenyut.

2. Bagaimana Kondisi Anda?

Seharusnya berat badan badan Anda bertambah beberapa ons sekarang. Tetapi jika Anda muntah-muntah (emesis) dan pola makan Anda memburuk, Anda justru akan mengalami penurunan. Jika ini adalah kehamilan pertama bagi Anda, maka perut Anda biasanya belum berubah. Anda hanya sedikit merasa sesak baju di bagian sekitar pinggang. Anda mengalami penambahan berat dari kaki atau tempat lainnya, seperti payudara Anda.

3. Asupan Gizi

Untuk mendapatkan nutrisi yang Anda butuhkan selama kehamilan, Anda harus selektif dalam memilih makanan. Anda tidak dapat memakan apapun hanya berdasarkan selera. Makanlah makanan yang banyak mengandung vitamin dan mineral yang tinggi, terutama khususnya zat besi, kalsium, magnesium, asam folat, dan zinc. Anda juga membutuhkan serat dan cairan untuk membantu mengatasi masalah klonstipasi. 

Mengenal lebih jauh 

Retardasi 

Kadang pertumbuhan ini sangat lambat sehinga pada saat dilahirkan ia berukuran lebih kecil dibandingkan dengan bayi normal. Keterlambatan pertumbuhan sperti ini sering disebut retardasi pertumbuhan. Angka kematian bayi retardasi ini lebih tinggi dibandingkan dengan bayi dengan pertumbuhan normal. Dengan pemeriksaan USG secara rutin, seharusnya retardasi dapat dikenali sejak dini dan diantisipasi. 

Penyebab  retardasi 

  1. Ibu yang pernah mengandung dengan kasus retardasi sebelumnya beresiko mengalami retardasi lagi pada kehamilan berikutnya.
  2. Sang Ibu yang kekurangan nutrisi secara umum.
  3. Ibu pengguna atau mantan pengguna alkohol, rokok, psikotropik, dan narkotika.
  4. Janin penderita infeksi, misalnya Cytomegalovirus, atau Rubella.
  5. Ibu penderita anemia, preeklampsia atau tekanan darah tinggi (hipertensi). 
  6. Janin kembar lebih beresiko tumbuh lambat dibandingkan dengan janin tunggal. 
  7. Bayi yang menderita kelainan tali pusar atau plasenta. 
  8. Ibu dengan pekerjaan berat selama kehamilan. 

Tahukah Anda ?

Embrio Anda sudah hidup

Embrio yang bersemayam dalam rahim itu sudah hidup. Buktinya ia tumbuh, berkembang, bergerak, dan membesar dengan instruksi genetikanya sendiri. 

Al-Qur’an menjelaskan tentang pembentukan manusia tanpa menyebut soal nyawa. Allah hanya menjelaskan peniupan ruh pada hari ke 120.  Sebelum ruh ditiupkan, embrio Anda sudah hidup dan berhak untuk dipelihara keberlangsungan hidupnya. 

Mengakhiri kehidupan dalam masa ini adalah tindak pembunuhan. Oleh sebab itu, sudah tanpa memperdebatkan ada atau tidaknya ruh, Aborsi pada minggu ini sama juga dengan pembunuhan, karena telah mematikan makhluk yang sudah hidup.

Agenda minggu ini: 

  • Mengevaluasi apakah Anda disiplin memenuhi memakan suplemen zat besi dan asam folat. 
  • Mengevaluasi apakah makanan Anda sudah cukup bergizi dan Anda memakannya dengan cukup. Sebab saat ini Anda mungkin sering muntah.
  • Membuat jadwal olah raga dan memastikan Anda dapat menjalaninya secara teratur.

[Yazid Subakti]

Ya Allah, Aku Beranjak Menuju 40 dan Masih Sendiri

Ya Allah, Aku Beranjak Menuju 40 dan Masih Sendiri

beranjak menuju 40, pra nikahPra Nikah – Beranjak menuju 40, dan pada usia itu masih belum mendapatkan jodoh. Jangan bersedih, tetap yakin jalan Allah yang terbaik.

Jangan termangu memandangi kalender yang mengingatkan ulang tahun terdekat Anda. Angka-angka itu tak bersalah mengantarkan anda ke usia yang makin dewasa.

Jangan pusing oleh bayangan teman-teman yang mengucapkan selamat hari lahir ke 40 sambil menanyakan siapa pasangan yang akan mendampingimu. Jangan terbelenggu oleh rasa kecil hati, ketika melihat kulit yang makin keriput.

Gelorakan jiwa muda yang bersemangat. Buatlah orang-orang di sekitar merasakan gelora jiwa Anda yang muda itu, tanpa menanyakan tahun berapa Anda lahir.

Curahkan rasa hati kepada-Nya di malam buta. Katakana kepada-Nya, “Ya Allah, aku beranjak 40 tahun. Sinarilah hatiku dengan cahaya hidayah-Mu, sebagaimana Engkau menyinari bumi ini dengan cahaya mataharimu selamanya. Dengan kasih sayangmu, wahai Dzat yang maha Mengasihi dan Menyayangi.”.

  • Rasulullah mendapat wahyu di usia 40 tahun

Betapa dahsyatnya usia 40. Rasulullah mulai rajin berkhalwat di gua Hira saat usianya beranjak 40 tahun. Di usia inilah beliau SAW menerima wahyu yang pertama kali, dan mendapat gelar Nabi.

Mengapa 40 tahun? Allah Subhanahu wa Ta’ala tidaklah menetapkan sesuatu kecuali di dalamnya ada hikmah yang agung. Kini baru terbuka bahwa perkembangan otak tidak sempurna kecuali di penghujung usia empat puluh tahun. Bersyukurlah atas karunia besar ini.

Orang eropa mengatakan, “life begins at 40“, kehidupan yang sesungguhnya baru dimulai di usia 40 tahun. Sesungguhnya tidak demikian, tetapi kehidupan matang dan sikap dewasa memang sering dimulai pada umur 40an tahun.

Kebanyakan  pimpinan perusahaan adalah mereka yang berusia 40an tahun. Para pimpinan pemerintah dan pebisnis mencapai puncak karir pada usia 40an tahun. Karir militer dan pegawai negeri paling gemilang sekitar umur 40an tahun.

Tidak sedikit orang menemukan jodoh terbaik di usia mendekati 40, bahkan sesudahnya.

  • “Ya Allah, aku memohon dorongan untuk beramal saleh…”

Tidakkah Anda ingin membuat makna yang lebih baik pada setiap menit usia  yang ditambahkan Allah dalam kehiduapan Anda?

Allah ta’ala berfirman yang artinya,

“… sehingga apabila dia telah dewasa dan mencapai umur empatpuluh tahun, berkatalah ia: ‘Ya Tuhanku, tunjukilah aku jalan untuk mensyukuri nikmat yang telah Engkau karuniakan kepadaku dan kedua ibu-bapakku, dan doronglah aku untuk berbuat amal saleh yang Engkau ridhai …” (QS. 46;15)

Kemampuan beramal saleh di usia 40 lebih baik dibanding usia sebelumnya. Manusia dikaruniai kekuatan fisik lebih prima dan kematangan akal yang lebih baik. Jangan sia-siakan usia dahsyat ini.

  • Hendaklah engkau bersiap-siap

Hendaklah usia 40 tahun menjadikan manusia bersiap-siap menuju pencapaian tertinggi.

As-Syaikh al-Arif Abdul Wahhab bin Ahmad as-Sya’rani mengatakan, “Telah diambil janji-janji dari kita, bahwa apabila kita telah mencapai umur empatpuluh tahun, hendaklah bersiap-siap dengan melipat kasur-kasur dan selalu ingat bahwa kita sekarang sedang dalam perjalanan menuju akhirat pada setiap nafas yang kita tarik sehingga tidak akan lagi merasa tenang hidup di dunia. Di samping itu hendaknya kita menghitung setiap detik dari umur kita sesudah melebihi empat puluh tahun, sebanding dengan seratus tahun sebelumnya.”

Anda akan mendapatkan jodoh dari-Nya untuk teman di sisa usia ini. Jikapun hari ini Anda belum menemukannya, sesungguhnya jodoh di surga jauh lebih baik dan mulia. Maka pikirkanlah,  bagaimana Anda menjadi manusia yang layak mendapatkannya.

  • “Engkau adalah tanaman yang dekat dengan masa penuaiannya..”

Wahab bin Munabbih mengatakan, “Aku baca dalam beberapa kitab, bahwasanya ada suatu suara menyeru dari langit ke-empat pada setiap pagi: ‘ Wahai orang-orang yang telah berusia empatpuluh tahun! kamu adalah tanaman yang telah dekat dengan masa penuaiannya. Wahai orang-orang yang telah berusia limapuluh tahun! Sudahkah kamu ingat tentang apa yang telah kamu perbuat dan apa yang belum? Wahai orang-orang yang telah berusia enampuluh tahun! Tidak ada lagi dalih bagimu. Oh, alangkah baiknya seandainya semua mahluk tidak diciptakan! Atau jika mereka telah diciptakan, seharusnya mereka mengetahui, mengapa mereka diciptakan. Awas, saatmu telah tiba! Waspadalah!“

Imam As Syafi’I ketika mulai umur empat puluh tahun sering tampak berjalan dengan sebatang tongkat kayu. Ketika ditanya sebabnya, beliau berkata:“Supaya aku senantiasa ingat bahwa aku adalah seorang musafir yang sedang berjalan menuju akhirat.”

  • Bukalah Tabungan Pengalaman, Lalu Tersenyumlah

Pengalaman adalah apa yang sudah kita dapatkan dari kehidupan kita tadi, kemarin, satu minggu yang lalu, satu bulan yang lalu, satu tahun yang lalu, atau entah berapa waktu lalu. Pengalaman adalah bagian dari sejarah hidup kita. Oleh karenanya, baik buruknya sejarah manusia akan ternilai oleh seberapa gemilang pengalamannya.

Dengan usia saat ini, apakah Anda memiliki banyak pengalaman? Apakah peristiwa masa lalu hilang begitu saja tanpa dapat Anda gali hikmahnya?

Sekarang Anda telah sampai pada masanya harus membukukan pengalaman untuk persembahan hari esok.

Hasan Al Banna mengatakan, “Mimpi kemarin adalah kenyataan hari ini, dan mimpi sekarang adalah kenyataan esok hari”. Apa yang sekarang anda rencanakan akan menjadi nyata esok hari. Apa yang terjadi saat ini adalah rujukan kejadian untuk esok hari.

  • Amal + umur = pengalaman

Sebagian orang mengatakan, “peristiwa kemarin adalah kenangan”. Maksudnya, mereka merekam dalam ingatan mengenai kejadian yang telah berlalu untuk diratapi jika kejadian itu menyedihkan. Sebaliknya, jika kejadian itu menyenangkan mereka melakukan perayaan.

Tetapi orang salih menjadikan peristiwa kemarin sebagai catatan pengetahuan. Semakin banyak berbuat dan terlibat peristiwa, semakin banyak catatan pengetahuan dalam ingatannya. Semakin banyak hari-hari dengan amal, semakin banyak pengatahuan yang ia miliki.

Kemarin adalah masa-masa menabung pengalaman. Mulailah memilah-milah: sederetan pengalaman baik untuk diulangi, sederetan pengalaman biasa-biasa saja untuk ditingkatkan,  dan sederetan pengalaman buruk untuk diperbaiki.

Hitunglah berapa usia Anda sekarang, lalu bukalah tabungan pengalaman yang  Anda miliki. Bagilah tabungan pengalaman itu kepada orang lain yang membutuhkan. Tebarkan senyum kepada mereka, karena senyum itu sedekah. 

Jangan meratapi pengalaman buruk, jangan membanggakan pengalaman besar

Tidak ada sikap yang lebih buruk dari meratapi masa lalu yang buruk. Kekasih Allah Muhammad SAW tidak meratapi kejadian waktu beliau dilempari batu dan kotoran oleh orang-orang kafir saat awal berdakwah. Beliau tidak pernah tenggelam dalam kesedihan panjang saat terluka berdarah-darah sepulang dari perang uhud.

Nabi Musa as tak pernah meratapi kenangan pahitnya ketika harus terusir oleh Fir’aun dari tanah Mesir.  Nabi Yusuf tidak tenggelam dalam ratapan panjang saat ia masuk ke dalam penjara. Sayyid Quthb tidak meratapi dirinya dalam bui, bahkan ia menikmati masa-masa menulis tafsir “Fi Zhilalil Qur’an” dalam bui hingga ajal menjemputnya. 

Tidaklah patut manusia membanggakan kejayaan  masa lalu, sebab waktu yang tersedia adalah sekarang dan esok hari.  Hari ini kita hadapi sebagai kenyataan, esok hari kita hadapi sepenuh harapan.

Yang lebih baik adalah mengulangi kesuksesan masa lalu dengan mengajak lebih banyak orang. Inilah cara berbagi yang paling bermanfaat.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama.” (HR Muslim)

  • Pengalaman Menjadi Pengingat

Pengalaman mengingatkan kepada Anda bahwa telah ada kesalahan kemarin, dan hari ini harus Anda perbaiki. Ia juga tak lupa memberitahu, kemarin Anda telah mengerjakan tugas dengan baik, maka hari ini anda harus mempertahankannya atau bahkan meningkatkannya. Pengalaman ibarat peta perjalanan yang memandu kita untuk memilih jalur-jalur paling selamat dan  lebih baik.

Sesungguhnya, orang yang hari ini sama dengan kemarin adalah orang yang merugi, dan orang yang hari ini lebih buruk dari kemarin adalah orang yang celaka. Mereka itulah orang yang berjalan tanpa petunjuk, yaitu orang yang tidak tahu memanfaatkan pengalamannya.

Pepatah mengatakan,

“Saat pagi tiba, janganlah engkau menunggu sore. Dan saat sore tiba, janganlah engkau menunggu pagi.”

Sekarang adalah apa yang kita hadapi, esok hari masih berupa serangkaian rencana. Dengan usia yang makin tumbuh seperti saat ini, bukankah anda makin banyak pengalaman dari pada mereka yang lebih muda? Itu artinya, anda lebih banyak memiliki pengetahuan kehidupan. Ketika pengetahuan kehidupan anda lebih banyak, anda punya alasan untuk lebih percaya diri. 

[Yazid Subakti]

Mengawali Perjalanan dengan Mempersiapkan Tekad dan Hati

Mengawali Perjalanan dengan Mempersiapkan Tekad dan Hati

mempersiapkan tekad

Parenting Alkautsar – Sebelum nantinya Ayah dan Bunda mengurus dan mendidik anak, ada baiknya terlebih dahulu ayah dan bunda mempersiapkan tekad dan juga hati. Beberapa persiapan tersebut antara lain:

A. Kesalihan Orang Tua Membekas kepada Anak-Anaknya

Ada kisah, ketika Nabi Musa as. berguru kepada Khidhir, salah satu pemandangan aneh bagi Nabi Musa adalah sewaktu Khidhir tiba-tiba menghampiri sebuah dinding dan merobohkannya. Nabi Musa terkejut dan heran, sampai kemudian Khidhir menjelaskan makna dari apa yang diperbuatnya. Perobohan itu ternyata bermaksud untuk melindungi tumpukan harta yang terpendam di bawahnya. Kelak pemilik harta itu akan datang mengambilnya.

Bagaimana Khidir tahu, dan mengapa ia melindungi?

Harta tersebut adalah harta warisan milik anak-anak yatim. Khidir bermaksud melindungi harta itu agar harta itu terlindung sehingga anak-anak yatim yang berhak atasnya dapat mengambilnya kelak. Anak-anak yatim ini dibela oleh Khidhir sebagai keturunan yang terpelihara berkat ayahnya adalah orang saleh.

Kisah ini terdapat dalam Surat Al Kahfi ayat 82.

“………sedangkan ayahnya adalah seorang yang saleh”. (Al-Kahfi: 82)

Menurut Ibnu Katsir, seorang lelaki yang saleh dapat menyebabkan keturunannya terpelihara, dan berkah ibadah yang ia lakukan menaungi keturunanya di dunia dan akhirat. Anak-anak itu memperoleh syafaat dari ayahnya, dan derajat mereka naik ke tingkat yang tertinggi di dalam surga berkat orang tua mereka, agar orang tua mereka senang dengan kebersamaan mereka di dalam surga.

Sa’id Ibnu Jubair telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa kedua anak itu terpelihara berkat kesalehan kedua orang tuanya, tetapi tidak ada kisah yang menyebutkan bahwa keduanya berlaku saleh. Dalam keterangan terdahulu disebutkan bahwa orang tua tersebut adalah kakek ketujuhnya.

Itulah alasan terpenting, mengapa orang tua harus salih. Orang tua yang mensalihkan dirinya, secara tidak langsung sudah mensalihkan atau menjadikan anak-anaknya terpelihara. 

B. Menyiapkan Hati

Seperti apakah profil hati seorang ayah atau ibu pendidik bagi bayi dalam rahimnya? Hati seorang ayah atau ibu pendidik bayinya dalam rahim adalah penuh yakin dan tawakkal.

  1. Yakin

Jiwa peragu adalah jiwa-jiwa syetan yang dibisikkan ke dalam dada manusia. Bisikan inilah yang menjadikan manusia waswas, pesimis, dan tidak yakin akan setiap langkah ikhtiarnya. Sementara itu, apa yang kita lakukan terhadap bayi dalam kandungan adalah sesuatu yang masih belum memungkinkan terlihat dengan mata.

Terlalu banyak yang belum kita ketahui tentang bayi yang belum terlahir ke dunia. Ia adalah makhluk di awal penciptaan yang belum kita sentuh, kecuali kita bimbing dengan berbekal rasa yakin.

Oleh karenanya, seorang ibu pendidik anak-anaknya adalah sosok yang hati dan pikirannya bersih dari keraguan dan waswas. Jiwanya yakin dan optimis bahwa apa yang diperjuangkan akan berakhir pada keberhasilan yang waktunya entah kapan terserah Allah menghendakinya.

Yakin, berarti dalam hati sangat mempercayai bahwa apa yang kita ikhtiarkan akan menemui keberhasilannya jika memang Allah menghendaki, yang juga dengan rasa percaya bahwa apa yang Allah tetapkan adalah yang terbaik.

  1. Tawakkal

Ada cuplikan kisah di zaman Rasulullah SAW. Seorang sahabat yang menemui beliau tiba-tiba pergi meninggalkan untanya begitu saja tanpa diikatkan pada sesuatu, seperti pohon, tonggak dan lain-lain, lalu ditinggalkan begitu saja.

Beliau SAW. bertanya: “Mengapa tidak kamu ikatkan?” Ia menjawab: “Saya sudah bertawakkal kepada Allah.” Rasulullah SAW tidak setuju, lalu bersabda, “Ikatlah dulu lalu bertawakkallah.

Itu kisah tentang memaknai tawakkal.

Tiadalah sesuatu di dunia ini kecuali dalam penguasaan Allah. Anak-anak yang kita didik adalah milik Allah dalam kekuasaan-Nya. Dia yang berkehendak menjadikan pasangan memiliki anak ataukah tidak. Dia yang berkehendak janin dalam kandungan tetap hidup atau mengalami keguguran dan dia pula yang berkehendak bayi-bayi yang terlahir itu akan terus dihidupkan ataukah menemui ajalnya sejak dini.

Maka, seorang ibu dan ayah perlu memiki sifat tawakkal. Anda menyerahkan diri kepada Allah sesudah melakukan usaha serta semua ikhtiar yang memungkinkan dilakukan. Anda menjaga kesehatan dan mengkonsumsi makanan bergizi adalah ikhtiar agar bayi dalam kandungan tumbuh sehat. Selanjutnya serahkanlah kepada Allah yang menghendaki takdir mengenai keadaan bayi itu.

Tawakkal merawat kehamilan dan mendidiknya dalam rahim artinya menyerahkan kepada Allah apa-apa mengenai hasil dari rawatan dan didikan setelah semua pengetahuan, keterampilan, dan metode mendidik bayi dalam rahim kita lakukan. Tawakkal ini menguatkan batin dan keyakinan bahwa Allah menjadi penjamin dan penentu atas apa yang kita lakukan, sekaligus menangkal rasa kecewa dan kecil hati sekiranya semua ikhtiar itu hasilnya tidak seperti yang kita inginkan.

C. Niat yang mulia

Mari kita belajar dari Keluarga Imran dan Keluarga Ibrahim, tentang niat yang mulia saat mengharap keturunan.

Allah mengabadikan kisah keluarga ini dalam surat Ali Imran (keluarga Imran). Telah lama Imran berkeinginan memiliki anak laki-laki. Mengapa mendambakan anak laki-laki? Karena mereka menginginkan anak ini nanti menjadi pemakmur Baitul Maqdis. Isterinya selalu berdoa dan terus berikhtiar.

Doa dan nazar ibu yang sabar ini diabadikan dalam QS Al-Imran ayat 35 yang artinya,

(Ingatlah), ketika isteri ‘Imran berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

Doa tulus ini terjawab oleh Allah dengan kelahiran seorang bayi perempuan, dan memberinya nama Maryam. Meskipun Maryam perempuan, Imran tetap bersyukur dan memelihara Maryam sebaik mungkin sebagai amanah dari Allah.

Sepeninggal Imran dan isterinya, Maryam dijaga oleh Zakariya, seorang hamba soleh yang sangat terpercaya. Selama dalam penjagaannya, banyak keistimewaan yang berkaitan dengan keberadaan Maryam.

Ketika Maryam telah dewasa, Allah menunjukkan kekuasaannya dengan memberikan kehamilan kepada maryam tanpa suami. Maryam benar-benar hamil dalam keadaan suci dengan penuh syukur dan menjaga kehamilannya. Di akhir kehamilan ini, Maryam semakin mulia dengan kelahiran seorang calon Nabi, yaitu Isa as.

Sungguh Imran dan isterinya mengawali semuanya dengan niat yang mulia. Maka Allah kemudian menjadikan keturunan mereka mulia. 

D. Tekad yang Kuat

Membimbing bayi dalam rahim tidak seperti mengajari bayi yang sudah terlahir. Jika mengajari bayi yang sudah terlahir akan dengan nyata tampak hasil, respon, dan perubahannya, maka bayi dalam kandungan tidaklah demikian. Bayi dalam kandungan merespon, tetapi di luar pengamatan kita. Ia menerima bimbingan kita, tetapi tidak tampak nyata di depan mata kita.

Kenyataan ini membuat sebagian orang ragu, bahwa perlakuan orang tua terhadap janin dalam kandungan benar-benar memiliki dampak kebaikan. Beberapa orang yang sudah mencoba tidak melanjutkannya, karena rasa putus asa karena tidak adanya petunjuk yang dapat terlihat dengan mata bahwa apa yang dilakukannya benar-benar membawa hasil.

Mendidik bayi dalam rahim adalah tugas mulia seorang ayah dan ibu, yang hasilnya nyata dengan izin Allah. Ia tak tampak mata di awalnya tetapi akan terasa dan dapat terbukti secara ilmiah. Untuk itu ia memerlukan niat, yaitu Anda menyengaja melakukannya untuk kebaikan bayi dan masa depannya.

Selama masa kehamilan, ada saat-saat seorang ibu akan mengalami masa-masa ketidakstabilan fisik maupun psikis. Maka, tekad kuatlah yang menjadi bahan bakar bahwa Anda tetap bersemangat mendidik janin dalam keadaan sulit dan terbataspun.

Jadi, Anda perlu memiliki tekad yang kokoh, agar tetap bertahan membimbing bayi dalam rahim seperti yang anda rencanakan. Tetaplah optimis bahwa ikhtiar akan menemui hasil yang gemilang. Insya Allah.

[Yazid Subakti]

Persiapan Penuh Semangat dalam Menyambut Kelahiran Bayi – Bagian 3

Persiapan Penuh Semangat dalam Menyambut Kelahiran Bayi – Bagian 3

Kelahiran – Berikut beberapa persiapan tambahan yang bisa Bunda lakukan menjelang menyambut kelahiran bayi.

kelahiran bayiTIPS: Yang harus Bunda bawa ke tempat bersalin

  • Bawalah perlengkapan seperlunya untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. 
  • Minimal dua pasang baju bayi, kaus kaki, kaus tangan, dan selimut. Letakkan tas di meja yang mudah dijangkau jika ketuban Anda pecah dan Anda harus segera berangkat.
  • Tas kecil berisi perlengkapan mandi dan kosmetik (bila Anda menggunakannya). Masukkan sabun mandi, sikat gigi, sampo sachet kecil, dan handuk kecil.
  • Mintalah orang terdekat Anda (suami) untuk tidak bepergian atau jika harus ke kantor mintalah untuk siap dikontak setiap saat.
  • Bawa pembalut buat Anda. Di rumah bersalin memang disediakan tetapi Anda tetap sebaiknya membawa cadangan.
  • Beritahu saudara dan kerabat melalui telpon atau SMS. Kabarkan bahwa ini saat Anda sedang menunggu persalinan.
  • Bawa kitab suci AL-Qur’an untuk dibaca sebagai penenang hati, buku saku kehamilan dan persalinan, dan mintalah suami menyiapkan alat dokumentasi (kamera). Persalinan ini akan menjadi sejarah, Anda akan mempelajari peristiwa demi peristiwa dan mengabadikannya.

Mutu Persalinan Mempengaruhi Risiko Kematian Ibu

Persalinan sangat dekat dengan kematian. Mutu persalinan yang baik ternyata menurunkan risiko kematian ibu. Penelitian di Mesir antara tahun 1992 sampai 2000 oleh Reginald Gipson, dan rekan-rekannya menemukan bahwa angka Kematian Wanita di sana berkurang sebesar 52% dengan meningkatnya pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan persalinan, perbaikan pelayanan kesehatan reproduksi, pengaturan jarak lahir, serta meningkatnya penggunaan tenaga medis. Jadi, pastikan anda menggunakan jasa medis saat melahirkan.

Anda perlu tahu!

Mulas persalinan sulit dibedakan dengan mulas buang air besar. Rasa mulas Anda dalam persalinan hampir mirip sekali dengan mulas ketika Anda ingin buang air besar. Bila rasa mulas ini begitu hebat, Anda tak perlu menahannya hanya karena takut keluar feses dari anus. Bila memang benar kotoran keluar, keluarkan saja tanpa beban. 

Banyak wanita melahirkan sekaligus mengeluarkan faces. Ini kejadian wajar dan tidak perlu Anda hindari. Yang jelas berbeda adalah (biasanya) kontraksi persalinan menyebabkan pusar kencang (mendatar) dan keras. Sedangkan mulas buang air besar tidak demikian.

WARNING: Delegasikan semua aktifitas.

  • Anda sudah dalam keadaan siap melahirkan, tanpa harus panik dan merasa cemas di detik-detik yang mendebarkan. Tetaplah tenang dan mewakilkan beberapa pekerjaan.
  • Delegasikan tugas-tugas kantor kepada staf atau rekan yang memungkinkan menangani pekerjaan anda. 
  • Wakilkan aktivitas sosial kepada rekan sesama aktivis. 
  • Urungkan niat untuk menyetir motor atau mobil. Anda sudah waktunya menjadi penumpang yang duduk nyaman. 
  • Beban rumah tangga sepenuhnya telah menjadi tanggungjawab pembantu anda. Biarkan bila orang tua atau famili berinisiatif membantu anda. atau, urusan dapur menjadi tugas catering dan urusan cucian menjadi tugas laundry. 
  • Biarkan kakek-nenek mengasuh sang kakak. Percayakan sepenuhnya. Ini adalah saat terbaik membina keharmonisan antara kakek-nenek dengan cucunya. 

AGENDA: Siaga 

  • Pastikan anda dan suami telah memilih dan menetapkan rumah sakit pilihan untuk proses kelahiran bayi. 
  • Booking rumah sakit atau tempat bersalin pilihan anda dengan telepon atau suami anda mendatanginya langsung.
  • Pastikan anda sudah tahu dokter ahli kandungan dan dokter anak yang akan menangani anda dan si kecil.
  • Pastikan peralatan (anda dan bayi) dalam kondisi siap pakai.
  • Mintalah suami standby, siaga dengan kendaraannya. Pastikan ia siap angkut 24 jam.

 

[Yazid Subakti]

Pengetahuan di Minggu Ketiga dan Keempat Masa Kehamilan

Pengetahuan di Minggu Ketiga dan Keempat Masa Kehamilan

masa kehamilanKehamilan – Berikut beberapa hal yang perlu Ayah dan Bunda ketahui di minggu ketiga dan keempat masa kehamilan.

A. Minggu Ketiga: Penyatuan Dimulai

  1. Tentang Bayi Anda

Ukuran: Sel telur Anda masih sangat kecil. Sekitar 24 jam kemudian, ia melebur dengan satu sel sperma dan berkembang secara deret hitung 2, 4, 8, 16, hingga 32 sel yang disebut morulla. Panjangnya sekitar 0,006 inchi (0,150 mm). 

Perkembangan:

Sel telur anda sangat halus, berwarna kekuningan karena berisi kuning telur. Pada saat pembuahan ini, permukaan bola telur ini akan tertutupi oleh sekitar duaribu limaratus sel sperma. Namun demikian hanya satu sperma yang berhasil menembus ke inti.

Dalam waktu kurang lebih 35 jam, sel ibu dan sel ayah melakukan peleburan. Tiga  hingga tujuh hari  setelah pembuahan di dalam saluran tuba, gumpalan ini menuju rahim, masuk dan jatuh ke dalam rongga rahim kemudian melakukan penempelan (implantasi).

  1. Bagaimana Kondisi Anda? 

Tidak seorangpun dapat merasakan jam-jam pertama kehamilan. Tetapi anda akan mengalami keterlambatan datang bulan. Tanda-tanda kram ringan, rasa sakit di perut, atau peningkatan jumlah lendir vagina mungkin juga terjadi pada anda.

Pada saat implantasi, beberapa wanita mengalami perdarahan atau bercak darah yang ringan. Belum ada bagian tubuh yang mengalami perubahan. Anda belum bisa mengatakan kepada teman-teman bahwa Anda hamil

  1. Asupan Gizi 

Sebenarnya anda sudah benar-benar hamil. Oleh sebab itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu pedoman menú makan  ibu hamil dalam 1 hari adalah sebagai berikut :  

  • Nasi/ makanan pokok 6 Porsi (600 gram)
  • Lauk hewani 3 Porsi (150 gram)
  • Lauk nabati 3  Porsi (150 gram)
  • Sayuran 3  Porsi (600 gram)
  • Buah 3  Porsi (600 gram)
  • Minyak 3  Porsi (15 gram)
  • Gula 2  Porsi (10 gram)
  • Susu 1  Porsi (20 gram)

Mengenal lebih jauh 

Anemia 

Anemia (kekurangan sel darah merah) sering terjadi pada ibu hamil. Jenis anemia yang paling sering terjadi adalah anemia kekurangan zat besi. Selama Kehamilan bayi Anda menggunakan simpanan zat besi dalam tubuh Anda sehingga kadang Anda terkalahkan dengan kompetisi ini. Akibatnya, tubuh Anda tidak mempunyai cukup  zat besi untuk membuat sel darah merah sendiri karena bayi telah menggunakan zat besi Anda untuk sel darahnya. 

Tanda-tanda anemia  dan pencegahannya

Pada umumnya, penderita anemia  akan menunjukkan tanda :

  • Lemas, kurang bergairah dan malas melakukan aktivitas. 
  • Cepat lelah karena oksigen untuk energi dalam darah anda tidak tersedia banyak.
  • Pucat, terutama nampak pada kelopak mata bagian bawah dan kuku. Dalam kondisi sehat seharusnya bagian ini berwarna merah.
  • Pusing dan mata sering berkunang-kunang, terutama ketika anda bangun tidur.

Cara paling sehat dan alami mengatasi anemia adalah dengan membiasakan pola hidup sehat. Bahan makanan seperti hati dan sayuran hijau merupakan sumber zat besi alami yang sangat baik bagi Anda.

Tahukah Anda?

Kehamilan menyembuhkan penyakit?

Beberapa wanita melaporkan penyakitnya hilang setelah atau selama hamil. Endometriosis, yaitu penyakit yang disebabkan karena endometrium tumpah atau terbawa ke tempat di luar rahim. 

Sel-sel endometrium ini berpindah dari tempat yang seharusnya. Karena sebab yang belum diketahui, ia tetap ikut dalam proses haid, menebal dan berdarah. Sama seperti di dalam rahim sehingga dapat menimbulkan penumpukan darah haid dalam indung telur, atau menimbulkan perlekatan pada ovarium sehingga sering mengurangi kesuburan. 

Bila wanita hamil, haid berhenti selama 9 bulan 7 hari sehingga sel darah putih punya waktu untuk menyerang sel-sel abnormal (endometriosis) ini dan membersihkannya.  

Agenda Minggu Ini :

Yang Anda lakukan pada minggu ini adalah :

  • Bermunajat memohon jalan terbaik kepada Allah SWT
  • Menghitung kembali uang tabungan Anda.
  • Mempertimbangkan perjalanan karier Anda.
  • Membaca sebanyak-banyaknya buku dan majalah kesehatan.
  • Merancang daftar menu untuk ibu hamil.

B. Minggu Keempat: Saatnya Implantasi

  1. Tentang Bayi Anda

Ukuran: Panjang kira-kira 0,36 mm sampai 1 mm. Lebih kecil dari biji wijen.

Perkembangan:

Morulla pada minggu ini menjadi blastosit dan tertanam  pada dinding rahim. Rongga amnion dan plasenta mulai terbentuk.

Sel terbagi dalam tiga lapisan benih, yaitu ektoderm (bakal sistem saraf dan otak, kulit, dan rambut), endoderm (bakal dinding saluran pencernaan, hati, pankreas, dan tiroid), dan mesoderm (bakal rangka, jaringan penghubung, sistem darah, sistem urogenital, dan otot).

  1. Bagaimana Kondisi Anda?

Bentuk tubuh Anda

Anda belum mulai berpikiran hamil karena terlambat datang bulan. Anda belum mengalami peningkatan berat badan, dan bentuk tubuh Anda belum berubah. Sebagian wanita mulai merasakan pusing dan pucat pada minggu ini. Tetapi gejala ini belum pasti merupakan tanda datangnya kehamilan. 

Corpus luteum 

Corpus luteum adalah daerah di ovarium tempat sel telur berasal. Saat peristiwa ovulasi, sel telur Anda meninggalkan ovarium. Jika Anda hamil, maka bagian ini disebut corpus luteum kehamilan. Para ahli yakin bahwa corpus luteum memiliki peran  penting dalam minggu-minggu awal kehamilan karena menghasilkan progesteron. 

  1. Asupan Gizi

Anda harus berhati-hati dalam memilih bahan makanan. Dalam bahan makanan kadang terdapat polutan yang telah mencemari. Beberapa polutan yang harus dihindari selama kehamilan adalah :

Pestisida 

Pestisida digunakan untuk mengendalikan tanaman dari gangguan hama. Endrin, DDT, klordane, heptaklor, lindane, dan lainnya berdampak buruk pada Anda dan bayi. 

Timbal 

Bensin, pipa air, pateri, penyimpanan baterai,  bahan bangunan, cat,  pewarna dan pengawet kayu adalah contoh bahan yang biasanya mengandung timbal. Timbal dengan mudah mengalir melalui plasenta ke bayi dan mengakibatkan keracunan.

Merkuri  

Keracunan merkuri berhubungan dengan kelumpuhan otak dan mikrosefali. Sejumlah kadar merkuri ditemukan pada ikan yang hidup di perairan dekat industri. 

Mengenal lebih jauh 

Tentang ruh dan nyawa janin

Secara umum para ulama memperkirakan bahwa pada usia 120 hari bayi telah mempunyai ruh. Para ilmuwan menggunakan parameter kehidupan (berfungsinya paru, jantung, dan otak), sebagai nyawa. Tetapi nyawa tidak sama dengan ruh.

Masih terdapat dikotomi antara agamawan dan ilmuwan. Kadang pendapat agamawan tidak dilandasi pengatahuan medis, sebaliknya ilmuwan  tidak menyertakan wahyu dalam menyampaikan pendapat. Yang pasti, ruh adalah rahasia Allah SWT.

Tes kehamilan

Tes pengujian kehamilan yang sederhana ini mendeteksi keberaaan hormon human chorionic gonadothropin (HCG) yang anda hasilkan di awal kehamilan. Setiap kali anda kencing, hormon ini ikut terbuang bersama urine atau air seni anda.

Waktu termudah untuk melakukan tes kehamilan adalah ketika anda sudah terlambat datang bulan. 

Caranya sangat mudah, yaitu mencelupkan alat tes ke air seni. Tanda positif ditunjukkan dengan dua garis sama tebal pada indikator alat. Jika pada batang itu hanya muncul satu tanda garis (satu tebal satu tipis, atau satu tebal satu kosong), maka anda negatif (tidak hamil) dan jika tidak ada tanda apapun (keduanya kosong) kemungkinan pengujian gagal dan harus diulang. 

Tahukah Anda?

Wanita berubah sifat ketika hamil

Perubahan hormon mempengaruhi fisik dan semangat wanita hamil dalam merespon lingkungan, mengendalikan emosi, dan menerima keadaannya. 

Wanita dapat bersikap berlebihan karena merasakan kehamilan sebagai beban besar. Keadaan ini dapat diperparah dengan kecemasan-kecemasan ketika ia merasakan gangguan-gangguan kehamilan.

Faktor luar seperti persepsi keluarga dan sikap suami yang berbeda ketika menanggapi wanita hamil juga mempengaruhi sikap wanita. Suami yang merasa iba secara berlebihan atau kegembiraan yang meluap-luap dimanfaatkan oleh isterinya sebagai kesempatan bermanja-manja. Sebaliknya, banyak kasus suami mengurangi kesetiaan ketika isteri hamil. 

Maka isteri menjadi pencemburu, curiga, dan mengurangi kepercayaan kepada suaminya. Wanita yang kehamilannya kurang disetjui keluarga juga merasa kurang percaya diri dan terpojok. Beberapa kasus aborsi terjadi karena kondisi ini.  

Agenda Minggu Ini :

  1. Melakukan tes kehamilan mandiri (bila anda telah melewati tanggal haid yang seharusnya) 
  2. Bila tes positif, segera kunjungan pertama ke dokter. Bicarakan dengan dokter masalah ini: 
    • Tanggal dimulainya haid terakhir Anda.
    • Gejala yang Anda rasakan saat ini.
    • Riwayat penyakit Anda dan keluarga.
    • Riwayat operasi yang pernah Anda alami.
    • Latar belakang sosial ekonomi Anda, termasuk pekerjaan Anda.
    • Alat kontrasepsi yang pernah Anda pakai sebelum hamil.

[Yazid Subakti]

Jangan Berkecil Hati Ketika Sudah Mencapai Kepala Tiga

Jangan Berkecil Hati Ketika Sudah Mencapai Kepala Tiga

kepala tigaBanyak orang yang mungkin mulai merasa gelisah ketika sudah mencapai kepala tiga atau mungkin yang akan menjelang kepala tiga. hal yang paling dipikitkan adalah ketika masih belum mendapatkan jodoh atau menikah. Namun, jangangan pernah berkecil hati.

Jangan gelisah dengan usia yang mendekati 30. Lepaskan rasa gundah di tengah malam dengan menengadahkan tangan. Sampaikan kepada-Nya, “Ya Allah, usiaku mendekati 30 tahun. Kokohkanlah cintaku kepada-Mu, sebelum engkau tanamkan rasa cinta kepada yang lain. Semayamkan rasa rinduku hanya kepada-Mu, sebelum aku terlena dengan kerinduan yang lain. Tetapkanlah aku untuk berharap kasih sayang-Mu, sebelum aku mengharap kasih sayang dari yang lain”

  • Biarkanlah mereka memelihara mitos tentang usia 30

Banyak orang mengarang mitos tentang usia 30 tahun. Mereka katakan, “Usia kepala tiga adalah tonggak kelimpahan finansial. Jika di usia itu belum ada aset besar yang dimiliki, maka seterusnya ia akan jatuh miskin.

Segolongan lain berpendapat, “Saat usia 30 sudah datang sedangkan seseorang belum berjaya, maka di sisa usia berikutnya ia akan semakin terpuruk”

Yang lain lagi mengatakan, ”Usia 30 tahun adalah batas kritis peluang jodoh. Jika di usia itu ia tidak mendapatkan pasangan, maka untuk selanjutnya ia akan semakin sulit mendapatkannya”

Tidak perlu mempercayai mitos itu. Nasib manusia ada di tangan Allah dan Dia akan merubah sesuai ikhtiar hamba-Nya. Usia 30 tidak berbeda dengan usia belasan, ketika Anda tetap bersemangat dan memelihara jiwa muda. Peluang untuk mendapat rizki, kejayaan, dan jodoh di usia ini sangat dipengaruhi oleh sikap dan ikhtiar Anda.

  • Tentang usia

Usia seseorang terdiri atas usia kronologis dan usia biologis. Jika Anda menghitung umur dengan menjumlah tahun mulai dari tanggal kelahiran sampai hari ini, maka itulah usia kronologis. Usia biologis diukur berdasarkan kesehatan tubuh, yang mencerminkan seberapa baik Anda merawat kebugaran tubuh selama ini.

Anda yang berusia 30 tahun bisa saja secara biologis telah berusia 40 tahun jika  fungsi organ-organ tubuh dan pikiran Anda telah menurun. Ketika usia biologis jauh lebih tua dari usia kronologis, maka otot-otot Anda  tampak menyusut dan kekuatan jadi melemah.

Pastikanlah anda menjadi manusia dengan usia biologis yang awet muda.  Rawat organ tubuh yang dititipkan oleh-Nya itu dengan baik dan penuh amanah.

Rasulullah saw selalu bersemangat di sepanjang hidupnya. Beliau adalah seorang hamba yang selalu bermunajat kepada Allah, tetapi tak pernah lupa menggerakkan badan dan memakan makanan bergizi.

Olahraga membuat usia 30 tidak berjiwa lesu. Makanan bergizi membuat anda selalu bugar dan terhindar dari penyakit.

  • Katakan, “30 tahun saya bahagia”

Banyak pria merasa bahagia di usia 30 tahun, meski belum menemukan wanita solehah idamannya. Ia merasa bahagia karena hatinya bersyukur Allah tidak menjerumuskannya ke dalam lembah maksiat.

Banyak wanita  beranjak 30 tahun dan tampak ceria, sedangkan ia masih dalam keadaan lajang. Ia yakin Allah memilihkan waktu terbaik baik baginya untuk menemukan suami yang saleh.

Katakan, “Saya bahagia di usia 30 tahun” dengan penuh rasa syukur. Allah akan menanamkan rasa suka cita dan anda akan tampak bercahaya.

  • Katakan, “di Usia 30, saya makin percaya diri”

Mengapa Allah mengantarkan anda sampai usia 30 tahun dengan kesendirian? Boleh jadi Allah hendak memberi kesempatan seluas-luasnya bagi Anda untuk tampil memberi manfaat kepada ummat. Kelak Allah meringankan Anda dari beratnya beban keluarga, sebagaimana ayah dan ibu menanggungnya ketika telah berkeluarga.

Allah SWT berfirman yang artinya,

“Allah tidak memberi beban kepada manusia, kecuali atas kesanggupannya… ”(QS al-Baqarah : 286 )

Usia 30-an sesungguhnya sangat menyenangkan. Marilyn J. Sorensen, penulis buku “Breaking The Chain of Low Self Esteem”,  menyatakan bahwa usia 30-an akan terasa sangat menyenangkan karena Anda tahu bagaimana caranya memegang kendali, tahu bagaimana menyiasati pekerjaan-pekerjaan yang menumpuk, dan lebih mengerti cara mengatasi hubungan yang kurang baik dengan pasangan atau teman.

Sebuah survei terhadap 1500 orang wanita Inggris menyatakan, wanita memasuki masa emas saat berusia 30 tahun. Mereka merasa menjadi paling cantik pada usia 32 tahun. Orang-orang memandang wanita terlihat sangat menakjubkan pada usia awal 30-an.

Ketika perempuan mencapai usia 32 tahun, mereka merasa berada di posisi paling bahagia. Mereka memiliki keyakinan penuh dalam penampilan, kemampuan, dan kontrol atas masa depan mereka yang belum pernah dicapai di usia sebelumnya.

  • Jangan dengarkan ocehan orang-orang yang tidak paham

Banyak orang pandai berkomentar dengan melemparkan ocehan-ocehan. Sebagian komentar karena cinta. Mereka ingin menyadarkan Anda dan menjadikan anda lebih baik. Tetapi sebagian orang berkomentar negatif hanya untuk menjatuhkan dan menyulut permusuhan.

Mereka mengomentari anda yang tidak laku karena tidak segera berjodoh. Mereka melempar tuduhan anda suka pilih-pilih jodoh sampai akhirnya batas waktu memilih habis dan kesempatan tak datang kembali.  Sebagian mungkin mengomentari anda sebagai manusia sial yang tak layak mendapat jodoh. Bahkan mungkin ada yang menyimpulkan kalau sudah seusia Anda yang kepala tiga memang tidak akan mungkin calon jodoh akan mendekati.

Jangan dengarkan ocehan itu. Mereka tidak paham akan rahasia umur yang dipegang oleh-Nya. Mereka tidak pernah tahu misteri  takdir yang kini sedang anda perjuangkan dan tidak pernah mengaji tentang hakikat jiwa dan datangnya belahan jiwa.

Ucapkan terima kasih atas kesediaannya memberikan komentar. Ocehan itu bagaikan kicauan burung yang terkurung di sangkar-sangkar.

 

[Yazid Subakti]

Mendidik Diri Sendiri dan Menjadi Guru yang Baik untuk Buah Hati

Mendidik Diri Sendiri dan Menjadi Guru yang Baik untuk Buah Hati

mendidik diri sendiriParenting – Setelah memasuki pintu demi pintu taubat, maka mendidik diri sendiri adalah langkah berikutnya. Anda adalah orang tua yang akan menjadi pelakunya, menjadi guru dan pelatih utama, bukan mewakilkan atau mengandalkan orang lain. Bukan juga menggantungkan pada alat-alat dan peraga.  

Mendidik diri berarti menyiapkan diri sendiri menjadi pendidik bagi anak-anak. Tidak harus sempurna. Tetapi setidaknya, bersedia untuk terus berlajar menjadi pribadi yang layak untuk mendidik. 

  1. Ikhlas Hatinya

Ikhlas bermakna meniatkan amalan semata karena Allah dan tidak mengharap pujian atau imbalan dari makhluk-Nya. Hal tersebut terjadi ketika kita tidak semakin bersemangat saat dipuji, dan tidak semakin berkurang semangat saat orang-orang mencela. Orang yang ikhlas tidak menghitung-hitung dan berbangga atas amalnya. Sebab kepastian diterimanya amal itu lebih penting daripada seberapa banyak amal yang terhitung oleh pikiran kita.

Pendidik anak-anak itu ikhlas hatinya. Apa-apa yang dilakukannya semata mengharap ridha Allah. amal-amalnya jauh dari berharap pujian dan imbalan. Sayyidina Ali bin Abi Thalib pernah berkata,

“Orang yang riya’ itu memiliki empat tanda: malas ketika sendirian, semangat ketika berada ditengah-tengah manusia, bertambah amalnya ketika dipuji, dan berkurang amalnya ketika tidak mendapat pujian.”

Kondisi kehamilan yang Anda hadapi tidak selalu seperti yang Anda bayangkan. Ada kehamilan yang memerlukan perhatian khusus, terasa berat dan sulit. Maka, hanya seorang ibu yang ikhlas yang terus menghadapinya dalam keadaan bahagia maupun sengsara, dalam keadaan kekurangan dan berkelebihan, dalam keadaan tersanjung maupun tercaci, dan dalam keadaan mudah maupun penuh kesulitan.

Terapi keikhlasan harus dengan banyak melakukan muhasabah atas amal-amal dan kebersihan hati. Anda mesti terus menerus berlatih menaklukkan ego dalam tugas mulia ini, memutus rantai amarah, membuang prasangka buruk seputar beban kehamilan dan masalah yang menyertainya.

  1. Amanah, Priadi yang Terpercaya

Anak-anak mendengarkan nasehat orang tuanya dan mematuhinya. Untuk menjadi orang tua yang dapat dipercaya, maka kejujuran adalah syaratnya. Pahitnya kata-kata orang jujur tetap lebih baik daripada manisnya kata-kata seorang pendusta. Orang tua jujur yang yang memiliki keterbatasan lebih dipercaya anak-anaknya daripada orang tua tidak jujur yang berkelebihan. Anda mesti menjadi sosok yang mendapatkan kepercayaan, karena tugas Anda adalah meyakinkan kebenaran dan mengarahkannya kepada kebaikan.

Amanah (terpercaya) dikedepankan sebelum sifat-sifat yang lain. Sifat ini selalu bersamaan dengan ash shidiq (kejujuran) sehingga tidak ada manusia jujur yang tidak terpercaya, dan tidak ada manusia terpercaya yang tidak jujur. Sifat amanah ini melekat pada diri para Rasul, yang dengannya risalah kebenaran tersampaikan kepada ummat manusia.

  1. Benar Perkataannya

Milikilah sifat shidq, yaitu jujur dan benar dalam kata-kata, dengan menjauhkan diri dari kebiasaan berdusta atau menyampaikan kabar bohong. Nabi SAW bersabda,

“Sesungguhnya kejujuran itu mengantarkan kepada kebaikan dan kebaikan itu mengantarkan kepada surge. Seorang bersikap jujur sehingga Allah menetapkannya sebagai orang yang jujur. Sesungguhnya dusta itu mengantarkan kepada perbuatan dosa dan dosa itu mengantarkan menuju neraka. Seseorang bersikap dusta sehingga Allah menetapkannya sebagai pendusta.” (HR Bukhari muslim)

Sifat Shidq mestinya melekat dalam perkataan, perbuatan, niat, dan janji. Shidq dalam perkataan berarti biasa berkata benar dan menolak berkata dusta. Benar dalam perkataan memang tak serta merta membuat perkataan nasehat menjadi dipercaya. Tetapi setidaknya pendengar menjadi tahu bahwa perkataan yang kita ucapkan bukan kata-kata dusta, bukan kata-kata yang tak terbukti, dan bukan ajakan yang menipu.

Shidq dalam perbuatan adalah melakukan tindakan atau pekerjaan dengan kesungguhan. Apa yang anda kerjakan adalah apa yang diyakini dan yang pernah anda katakan. Allah murka pada orang-orang yang mengatakan sesuatu, sedangkan ia sendiri tidak melakukannya.

Shidq dalam niat adalah benar dalam setiap kehendak yang akan diperbuatnya. Ayah dan ibu mandidik anak-anaknya karena niatnya benar-benar untuk mengarahkan kebaikan. Anda mendidik janin dalam rahim dengan niat tulus demi kebaikan jann. Tidak ada motif atau kepentingan lain yang mengotori kehendaknya setiap kali beramal.

Shidq dalam janji adalah benar dalam setiap janji. Yaitu sangat berhati-hati ketika berjanji, merasa takut jika janjinya itu tidak terpenuhi sehingga menyebabkannya menjadi pengingkar janji. Sedangkan ingkar janji adalah sebagian dari sifat orang munafik.

Di hadapan anak-anak dan keluarga, kata-kata yang kita ucapkan akan mereka ingat seumur hidupnya.

  1. Penyayang

Adakah orang tua yang tidak penyayang?

Mungkin ada. Yaitu mereka yang menikah semata karena cinta syahwatnya. Ketika anak-anak terlahir, maka kehadiran buah hatinya itu adalah pengganggu yang baginya hanya menjadi beban hidup. Mereka memberi fasilitas anak-anaknya sangat layak, bahkan mewah, hanya agar anak-anak tidak rewel atau tidak mengganggu orang tuanya. Jika seorang ibu atau ayah masih merasakan tangisan, permintaan, dan semua kerewelan anaknya itu adalah gangguan, maka cukuplah terbukti ia tidak penyayang kepada anaknya.

Kemurnian Islam harus tersampaikan seutuhnya kepada anak-anak. Sebagian dari ajaran ini memang berat, oleh sebab itu harus menyampaikannya dengan penuh kelembutan dan kasih sayang. Orang tua harus memanampilkan diri sosok yang penuh kasih sayang, seorang pelindung yang ramah, seorang pengayom yang gemar berbagi, seorang penjaga yang peduli.

Rasulullah SAW bersabda,

“Hendalah kamu bersikap lemah lemut dan janganlah bersikapkasar dan keji.” (HR Bukhari)

“Sesungguhnya, tidaklah sikap lemah lembut itu ada pada sesuatu kecuali akan meghiasinya dan tidak pula ia lepas dari sesuat kecuali mengotorinya.” (HR Muslim)

  1. Tenang dalam Bertindak

Pendidik yang baik adalah seorang alim (berkeilmuan). Tetapi penguasaan ilmu yang menjadikannya tinggi hati, angkuh dan merasa paling tahu bukanlah sifat seorang pendidik.

Dalam banyak situasi, ketenangan menghadapi persoalan bahkan lebih penting daripada tindakannya itu sendiri. Berbagai situasi darurat menghendaki ketenangan terlebih dahulu, sebelum tindakan apapun Anda lakukan. Pada situasi yang memancing amarah, ketenangan menjadikan komunikasi tetap terjadi sehingga peluang pemecahan masalah tetap ada.

Dalam keadaan hamil, wanita yang tenang menghadapi masalah lebih memiliki peluang bagi keselamatan bayinya dan nasib bayi kelak ketika terlahir. Begitu juga di masa-masa menyusui dan mengasuh anak, sikap tenang seorang ibu dalam menghadapi masalah akan menjadikan bayi merasa nyaman.

  1. Sabar dalam Bersikap

Sesungguhnya iman itu separuhnya adalah sabar, dan separuhnya lagi adalah syukur.

Sabar menjadi akar dari ketangguhan dan kuatnya hati, yaitu keadaan ketika seorang ayah atau ibu menampakkan sifat pantang mengeluh, menahan diri dari amarah dan memaksakan kehendak pribadi, serta kemampuan mencegah dari semua perbuatan dzalim. Orang tua penyabar tidak mudah menyerah terhadap apa yang sedang diperjuangkannya meski rintangan semakin berat dan sulit.

Allah telah menjanjikan bahwa kesabaranlah yang akan menjadi sarana apakah petunjuk yang kita sampaikan kepada orang-orang akan mereka terima ataukah mereka tolak.

Dia berfirman,

“Dan kami jadikan di antara mereka itu pemimpinh-pemimpin yang memebri petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat kami.” (QS As Sajdah : 24)

Lawan dari sifat sabar adalah tergesa-gesa (isti’jal), yaitu sikap terburu-buru, tidak mampu menahan keinginan untuk segera merasakan hasil ikhtiar. Isti’jal juga bermakna kekurangsiapan untuk mentaati tahapan demi tahapan atas rencana mendidik yang telah ditetapkan.

Jika kesabaran dapat menjadi sarana tersampaikannya petunjuk kepada orang yang dibimbing, maka isti’jal akan menjadikan semua rencana berantakan. Bertahun, bahkan puluhan tahun bersusah payah dalam ikhtiar yang berat, ketergesaan menjadikan semua itu terhenti seketika.

  1. Tangguh

Tangguh itu kesiapan lahir batin menghadapi situasi apapun di jalan ikhtiar. Ketangguhan ini peting sebab kita tak selalu tahu tahu perubahan kondisi dari waktu ke waktu. Seorang ibu pendidik anak-anak harus tangguh, siap lahir batin menghadapi segala kemungkinan.

Ada tiga unsur ketangguhan yang harus ada dalam pribadi seorang pendidik.

Pertama ketangguhan fisik (Jasadiyah), yaitu tangguh secara jasmani menyongsong tugas-tugas orang tua pendidik anak-anak dan keluarga. Fisik yang sehat lebih memungkinkan amanat ini berjalan dengan baik dan sempurna.

Kedua, ketangguhan hati (Qalbiyah), yaitu kondisi hati yang bermental baja. Hati yang tidak mudah takut akan tantangan baru dalam mendidik anak-anak dan memperbaiki keluarga.

Ketiga, ketangguhan pikir (Fikriyah), yaitu kemampuan akal pikiran kita untuk beraneka ragam masalah, dan terus mencari solusi atas semua persoalan. Setiap hari, mungkin saja di tengah-tengah keluarga muncul persoalan baru yang harus Anda hadapi dengan solusi baru.

 

[Yazid Subakti]