Kelahiran – Di masa ini ketika ditengkurapkan, bayi anda sudah mampu mengangkat kepala dan bahunya, sedangkan lengannya ia gunakan sebagai penyangga.
- Sikap seperti push up ini akan menguatkan otot dan tulangnya dan memberikan ia pandangan mata yang baik terhadap apa yang sedang ia amati.
- Bantulah bila ia masih kesulitan untuk kembali berbaring telentang.
- Hari-hari di pekan ini dipenuhi oleh keinginan dia untuk belajar tengkurap dan mengangkat kepala.
Adalah normal jika anda merasakan sedih yang tiba-tiba, terutama ketika meninggalkan bayi, misalnya saat menitipkannya kepada orang tua. Perasaan resah mengenai keterpisahan dengan bayi ini adalah tanda bahwa hati anda sudah demikian dekat terpaut dan sangat perhatian. Anda berhasil membina kelekatan.
Namun demikian, ini tidak berarti bahwa anda harus terus menerus khawatir ketika berpisah. Anda harus realistis. Anda perlu beraktivitas lain selain menggendong bayi, misalnya bekerja, melanjutkan studi, kegiatan sosial, dan sebagainya. Suatu saat anda akan mengasuhnya bergantian dengan suami, ibu anda, atau bahkan babysitter.
Daftatr Isi
A. Pare pelancar ASI dan pencegah DM
- Pare Kaya vitamin C, antioksidan yang berguna untuk melindungi sel dari kerusakan, meningkatkan kesehatan tulang, gigi, gusi dan pembuluh darah, serta meningkatkan penyerapan zat besi.
- Kandungan senyawa fitokimia lutein dan likopen dalam pare juga berkhasiat untuk merangsang produksi insulin.
- Sayuran ini baik untuk ibu menyusui yang menderita diabetes mellitus karena dapat menurunkan kadar gula dalam darah.
- Pare juga dikenal sebagai antikanker, antibiotik antivirus, dan pembasmi cacing usus.
- Pare sangat nikmat dimasak matang dengan bumbu yang tajam, karena ketajaman bumbu bisa menyamarkan rasa pahitnya.
B. Setiap menit ASI berubah- ubah
Berdasarkan waktunya, pemberian ASI terbagi menjadi 3 bagian yaitu saat persalinan (inisiasi menyusu dini/IMD), Ketika 0 – 6 (ASI eksklusif), dan dilanjutkan sampai usianya 2 tahun. Durasi menyusu bayi pada 3 waktu pemberian ASI tersebut berbeda – beda. Pada saat IMD bayi menyusu hanya beberapa menit saja. Durasi menyusui akan meningkat pada usia 0 – 6 bulan tetapi pada awalnya mungkin bayi Anda akan tampak enggan menghisap.
Setiap bayi berbeda dan pola menyusunya pun berubah – ubah sesuai dengan pertumbuhan mereka. Bayi yang menyusui selama 20 menit di minggu-minggu pertama mungkin hanya membutuhkan waktu lima menit di usia empat bulan. Membiarkan bayi anda menyusu selama yang ia mau adalah cara terbaik untuk menjamin bahwa ia mendapatkan ASI yang diperlukan tubuhnya. Berikut adalah tahapan keluarnya ASI:
- Menit pertama menyusui yang keluar adalah ASI yang encer (susu depan / foremilk) yang bertugas untuk menghilangkan rasa haus bayi. Isapan bayi pun masih kencang dan cepat
- Menit berikutnya, persisnya setelah refleks turunnya ASII berubah menjadi lebih kental (susu belakang / hindmilk), yang mengandung lebih banyak lemak dan gizi, untuk mengenyangkan bayi. Irama hisapan bayi berubah, dari yang cepat, lantas berhenti sebentar (saat terjadi turunnya susu), lalu hisapannya menjadi lebih lambat diiringi dengan irama menelan susu.
- Bayi Anda akan melepaskan puting dengan sendirinya, atau jatuh tertidur. Saat Ia mendapatkan cukup ASI. Tetapi jika anda merasa perlu menghentikan bayi anda menyusui, pelan pelan tekan puting anda dengan jari kelingking untuk memotong hisapan bayi. Jangan menarik puting begitu saja saat bayi masih menghisap puting Anda.
C. Bayi yang mengalami Cerebral Palsy
Salah satu gangguan pertumbuhan yang menghambat anak-anak adalah Cerebral Palsy. Ini adalah gangguan saraf permanen yang mengakibatkan anak mengalami gangguan pada fungsi motorik kasar, motorik halus, kemampuan bicara dan lainnya.
Cerebral palsy berpengaruh pada fungsi koordinasi otot sehingga gerakan sederhana seperti berdiri tegak mungkin akan menjadi sangat sulit.
Keterbatasan ini mempengaruhi masalah kesehatan lainnya, seperti penglihatan, pendengaran, bicara dan belajar.
Para ilmuwan belum sependapat mengenai penyebab pasti terjadinya cerebral palsy. Tetapi anak-anak yang beresiko tinggi menderita cerebral palsy adalah :
- Para bayi prematur,
- Bayi yang sangat kecil yang tidak menangis lima menit setelah kelahiran,
- Kondisi bayi yang harus berada dalam ventilator selama lebih dari empat minggu,
- Bayi yang mengalami pendarahan otak.
- Bayi yang mengalami kegagalan fungsi organ bawaan, seperti jantung atau ginjal,
- Kondisi bayi yang mengalami kejang-kejang pada saat baru lahir
Beberapa kasus cerebral palsy terjadi sejak masih dalam kandungan. Di dalam rahim, janin mengalami kerusakan otak atau otak tidak berkembang secara normal.
Penyebabnya diduga dari infeksi, masalah kesehatan pada saat kehamilan, atau hal lain yang berkaitan dengan kelancaran aliran oksigen menuju otak janin.
Cerebral Palsy dapat terjadi pada saat bayi dilahirkan atau masa kanak-kanak. Bayi mengalami gangguan ini karena keracunan, bakteri meningitis, kurang nutrisi, terguncang saat masih kecil (sindrom bayi terguncang), atau mengalami trauma fisik.
DIagnosa Cerebral Palsy bagi bayi yang tidak memiliki resiko cerebral palsy sulit untuk dilakukan. Seringkali para dokter tidak dapat mendiagnosa cerebral palsy hingga mereka menemukan adanya keterlambatan pada ciri-ciri normal perkembangan bayi, misalnya meraih mainan pada usia empat bulan dan duduk pada usia tujuh bulan, dan sebagainya, koordinasi otot yang tidak normal, koordinasi gerakan yang buruk, adanya refleks anak yang masih muncul pada usia yang tidak seharusnya, dan sebagainya.
TIPS: Mengenalkan aneka suara
Tidak perlu mencari mainan atau alat khusus untuk melatih bayi mengenal aneka suara. Manfaatkan apa yang ada di sekitar anda. Kumandangkan suara adzan. Katakan, ini suara adzan. Ulangi beberapa kali suara adzan ini. Anda dapat juga memutar surat tertentu (surat pendek) dan menyebutkan nama suratnya.
Putarkan kaset lagu anak-anak. Katakan ini si fulan sedang menyanyi. Dentingkan kawat gitar, tekan piano, atau tiup seruling jika alat musik ini ada di rumah anda. Katakan ini gitar, ini piano, ini seruling. Ajak ia masuk mobil dan membunyikan klakson. Katakan itu bunyi klakson.
REVIEW: Dosis menonton TV untuk anak
American academy of pediatric melakukan riset terhadap 87.025 orang anak di Inggris, Jepang, Kanada dan AS. Hasilnya, dosis aman untuk menonton TV bagi anak adalah 10 jam dalam waktu 1 minggu. Jika anak-anak menonton TV lebih dari 10 jam dalam waktu satu minggu, maka nilai-nilai akademis mereka akan terganggu
ANDA PERLU TAHU: Vagina yang menutup
Vagina bayi perempuan selain tampak bengkak kadang juga seperti menutup. Ini biasanya terjadi sepanjang tahun pertama atau kedua. Perlekatan vagina ini terjadi karena sisi vagina yang tebuka letaknya sangat dekat satu sama lain, sehingga tumbuh bersama-sama. Ini tidak dianggap berbahaya. Di tahun ketika perlekatan biasanya akan berakhir dengan sendirinya.
Tetapi bila pelekatan menjadi lebih tebal atau menghalangi keseluruhan mulut vagina sehingga menghalangi arus air seni, dokter akan membuka perlekatan ini dengan perlahan. Anda dapat mencegah hal itu terulang lagi; caranya adalah dengan memisahkan labia secara perlahan setiap hari agar tidak menyatu.
WARNING: Jangan memaksa bayi untuk tengkurap dan angkat kepala
Pada pekan ini memang bayi anda sudah mulai tengkurap dan mengangkat kepala. Suatu saat nanti, mungkin seharian anda tidak melihat ia tengkurap dan mengangkat kepalanya. Jangan beranggapan bahwa ia sedang menunggu bantuan anda untuk ditengkurapkan dan diangkat kepalanya. Ia mungkin sedang malas saja atau memang tahap perkembangannya belum sepenuhnya seperti yang anda duga..
Bayi akan belajar secara alami perkembangan ini. memaksanya melakukan sesuatu dapat membuat ia cedera.
AGENDA: Saatnya menimbang
Saatnya mengukur berat dan tinggi badan bayi anda di bulan ketiga ini. baca kembali grafik pertumbuhannya, amati apakah titik hasil pengukuran berada di garis normal atau tidak. Jangan lupa mengukur lingkar kepalanya.
Pekan ini bayi anda juga harus mendapat imunisasi Hepatitis B, imunisasi Polio yang ketiga, dan imunisasi DPT yang kedua. Bawa bayi ke dokter untuk mendapat imunisasi ini.
[Yazid Subakti]




Inteligensi adalah kemampuan untuk bertindak secara terarah, berpikir secara rasional, dan menghadapi lingkungannya secara efektif. Atau dengan kata lain, inteligensi adalah suatu kemampuan mental yang melibatkan proses berpikir secara rasional. Oleh karena itu, intelegensi tidak dapat diamati secara langsung, melainkan harus disimpulkan dari berbagai tindakan nyata.







