Mengingatkan Berbagai Masalah Remaja

Mengingatkan Berbagai Masalah Remaja

Parenting – Ada begitu banyak potensi masalah remaja. Dorongan untuk mencoba, keadaan diri yang abai atau lalai, jiwa yang tak stabil, dan keinginan untuk lepas dari pengawasan orang tua membuat mereka ini rawan mendapat masalah. 

Tanpa bermaksud menakut-nakuti, orang tua harus mengingatkan ini kepada anaknya. Anda dapat menyampaikan beberapa fakta di berita-berita bahwa ancaman itu benar-benar ada, bisa terjadi dimanapun dan kapanpun waktunya.

  1. Perkosaan

Ada begitu banyak modus perkosaan dilakukan pria kepada wanita. Kejahatan perkosaan ini lazimnya dilakukan oleh seorang laki-laki jahat yang tak mampu menahan gejolak nafsunya kemudian memaksa wanita sasaran untuk melayaninya. 

Namun kenyataannya tidak selalu demikian. Banyak perkosaan ternyata dilakukan oleh  remaja laki-laki kepada teman sahabat perempuannya. Laki-laki selama ini baik dan santun, lalu memerkosa dengan modus rayuan yang manis dan meyakinkan. Perkosaan juga sering terjadi pada anak perempuan oleh tetangganya sendiri yang selama ini baik, oleh pamannya, bahkan oleh saudara kandungnya. Korbannya tidak hanya remaja perempuan, tetapi juga laki-laki dengan perilaku sodomi.

Untuk memperdaya perempuan, laki-laki akan mengatakan apapun agar perempuan terbujuk rayu melayaninya. Ia mengumbar janji, bersumpah segera menikahi, menjamin tidak hamil dengan dalil ilmiah, atau bahkan mengancam dengan terlebih dahulu sebelumnya telah membuat bahan ancaman. Misalnya membuat rekaman aib wanita, kemudian mengancam akan menyebarkan rekaman di internet jika wanita itu tak mau melayaninya. Beberapa trik rayuan dengan hipnosis, mengajak minum minuman keras, atau minuman biasa yang sebelumnya telah tercampur obat bius tanpa sepengetahuan wanita. 

Saat peristiwa terjadi, wanita dalam keadaan terlena atau tak berdaya, sehingga beberapa saat setelahnya ia baru sadar dan timbul keberanian untuk melapor. Beberapa wanita sengaja tidak melapor karena malu dirinya telah ternoda.  

  1. Free sex

Freesex adaah hubungan seks secara bebas, yaitu tidak terikat oleh pernikahan yang sah dan tanpa sepengetahuan orang tua. Jika pada jaman dulu perilaku ini oleh pasangan yang saling suka (berpacaran) yang masih terhalang pernikahannya oleh suatu hal. Maka saat ini freesex oleh dengan pasangan yang berganti-ganti tanpa harus saling suka. Seks bebas ini benar-benar hanya untuk melampiaskan nafsu syahwat saja, mencoba-coba pengalaman baru atau kadang bermotif komersial. 

Seks bebas pada remaja ini kini sering terjadi sejak awal masa baligh. Dari pandangan kesehatan, selain dapat memperbesar kemungkinan terkena infeksi menular seksual dan virus HIV (Human Immuno Deficiency Virus), juga dapat merangsang tumbuhnya sel kanker pada rahim remaja perempuan. Sebab, pada remaja perempuan usia 12-17 tahun mengalami perubahan aktif pada sel dalam mulut rahimnya.

Yang orang tua harus tahu adalah, peristiwa perzinahan ini sangat jauh berbeda dengan kasus jaman dulu yang memerlukan tempat khusus dan waktu khusus. Jika dulu orang berzina memerlukan kamar atau ruangan khusus tertutup dan waktu tertentu yang sepi atau malam hari. Kini hanya dengan waktu beberapa menit di kamar mandi sekolah, di bilik warnet, di semak-semak atau rindang pepohonan di tempat wisata, atau menyelinap sejenak di kamar kost temannya pun bisa. Hanya beberapa menit, dan melakukannya sambil duduk, berdiri, bahkan di atas sepeda motor ketika parkir sejenak di tempat sepi tanpa harus melepas pakaian.

  1. Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD)

masalah remajaKeinginan yang menggebu tanpa kendali moral yang baik membuat hubungan remaja melakukan seks pranikah tanpa tanggung jawab. Kepolosan perempuan atau ketidakberdayaannya juga turut menjadi penyebab banyaknya peristiwa ini. Beberapa remaja perempuan terbawa rayuan dan percaya argument laki-laki yang penuh mitos. Di antaranya adalah:

  • Hubungan persenggamaan yang pertama kali tak mungkin menghasilkan kehamilan. Padahal tidak ada yang tak mungkin ketika cairan sperma sudah terlanjur masuk ke rahim sesedikit apapun. 
  • Hubungan pertama merupakan pembuktian cinta. Padahal cinta itu tumbuh dari masalah hati, bukan dorongan biologis. 
  • Kondom akan menjamin bebas dari kehamilan. Padahal sekuat apapun kondom masih ada peluang sekitar 20 persen untuk tetap terjadi kehamilan. Oleh sebab itulah pasangan suami isteri yang serius mengatur jarak kehamilan tidak banyak yang memilih kondom sebagai pencegah kehamilannya. 
  1. Aborsi

Aborsi atau pengguguran adalah pengeluaran embrio atau janin dalam kandungan sebelum masa ia siap hidup di luar kandungan tanpa alasan medis yang benar. Praktek aborsi pada remaja biasanya memang sengaja karena terjadi kehamilan tidak mereka inginkan, ingin mengakhirinya karena malu atau takut risiko tertentu risiko terkucilkan, orang tuanya marah, atau lainnya). Cara penggugurannya kebanyakan membahayakan, yaitu meminum ramuan pembunuh janin, obat-obatan, atau bahkan gerakan ekstrem tertentu yang mengguncang atau menekan rahim agar bayinya meninggal. Pendarahan dan rasa sakit pun tak terelakkan mengancam gadis remaja.

Sebagian aborsi terjadi secara alamiah (aborsi spontan) karena berbagai hal antara lain kondisi si remaja perempuan yang tertekan secara psikologis, karena ia belum siap menjalani kehamilannya. 

Keguguran atau pengguguran yang tidak sehat ini bagaimanapun akan berdampak pada kesehatan fisik, terutama sistem reproduksi dan masa depan remaja kelak. Secara psikologis, biasanya remaja menjadi trauma ketika ia menikah dan harus menjalani kehamilannya. 

  1. PMS (Penyakit Menular Seksual) dan HIV

Penyakit ini kita kenal dengan penyakit kelamin atau penyakit yang menular melalui hubungan seksual. Sebab PMS dan HIV sebagian besar menular melalui hubungan seksual baik melalui vagina, mulut, maupun dubur. HIV bisa menular dengan transfusi darah dan dari ibu kepada janin yang ia kandung. Dampak yang ia timbulkan juga sangat besar, mulai dari gangguan organ reproduksi, keguguran, kemandulan, kanker leher rahim, hingga cacat pada bayi dan kematian.

  1. Dating Violence

Salah satu bahaya memperturutkan jatuh cinta adalah tidak adanya saling tanggung jawab dalam hubungan mereka karena secara psikologis memang belum siap. Maka dalam hubungan yang terlandasi cinta itu terjadilah kekerasan, dating violence. Kekerasan saat berkencan terjadi berupa serangan secara fisik, seksual, emosional atau verbal dari seorang pasangan cintanya yang belum halal. Kekerasan bisa berupa pemaksaan untuk menggugurkan kehamilan, pemerkosaan, bullying, pemukulan, memisahkan dan melarang bertemu dengan keluarga serta teman dan kerabat, dan masih banyak lagi. Banyak terjadi kasus penyekapan, pemerasan, atau ancaman justru oleh pasangan yang katanya saling mencintai ini.  

  1. Human Trafficking

Human trafficking adalah jenis kekerasan pada perempuan yang berbentuk perbudakan atau perdagangan manusia. Seorang wanita (biasanya anak-anak atau remaja yang polos) diculik atau dirayu untuk diajak pergi. Proses pengajakan mungkin juga dengan cara paksa, menggunakan hipnotis bahkan obat bius. Korban dibawa pada suatu tempat yang telah disiapkan, kemudian ini diserahkan kepada mafia perdagangan manusia untuk diperjualbelikan atau diperbudak. 

Beberapa modus yang lebih halus bisa berupa tawaran pekerjaan yang menggiurkan. Kemudian calon korban ditampung di suatu tempat dengan alasan menunggu penyaluran ke lokasi pekerjaan. Di tempat mafianya, wanita ini dipaksa atau ditipu untuk bekerja dalam kondisi yang berbahaya dan ilegal atau mengalami kontak seksual di luar kemauannya. 

  1. Pelecehan

Ada berbagai macam perlakuan terhadap perempuan yang tergolong pelecehan. Yang paling banyak adalah perlakuan eksploitasi seksual dengan cara meraba, menyentuh bagian sensitif, atau berbuat sesuatu yang mencerminkan penyaluran hasrat syahwat. 

Apapun bentuknya yang membuat perempuan tersakiti atau terganggu kehormatannya adalah pelecehan. Dan pelecehan adalah sejenis kejahatan. 

Terjadinya pelecehan kadang kurang mendapat perhatian serius karena pelaku lebih pintar mengelak. Ia bisa saja mengaku tidak sengaja melakukannya atau bahkan balik menyalahkan perempuan. Yang paling banyak, pelecehan dengan memanfaatkan situasi terjepit yang tidak banyak orang ketahui. Misalnya saat berdesak-desakan di dalam kendaraan umum.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Menghindarkan Anak dari Obat Terlarang

Menghindarkan Anak dari Obat Terlarang

Parenting – Jangan sampai anak terjerat kasus narkoba. Obat terlarang ini tidak sekedar membuat penggunanya terganggu, melainkan juga timbul efek kecanduan yang semakin dituruti semakin ingin menambah dosis (adiktif). 

Narkoba menjadi masalah besar di semua Negara dan mengancam masa depan generasi ini. Penyalahgunaan narkoba biasanya dimulai oleh rasa rasa penasaran. Begitu mencoba, akan disusul rasa ketagihan dan setelah itu pengguna semakin terjerumus lebih jauh. 

Terdorong oleh keingintahuan yang tinggi, remaja memang suka mencoba hal-hal yang tak biasa atau berbeda. Namun Anda harus menyampaikan bahwa hal ini tidak berlaku untuk narkoba karena amat berbahaya dan membuat siapapun kecanduan. 

Bisa saja pengalaman menggunakan narkoba berawal dari seorang teman yang menjebak. Teman ini akan mengatakan pengecut atau penakut kepada siapapun yang tidak berani mencoba narkoba. Remaja yang ingin mencitrakan dirinya kuat tentu tak ingin disebut penakut atau pengecut. Maka ia pun mencoba untuk sekedar tahu dan terbebas dari ejekan itu. Padahal efek yang timbul adalah ketagihan. Di sinilah awal petaka panjang itu akan terjadi.  

  • Jangan sampai mencoba

Semuanya berawal dari mencoba. Maka kesalahan terbesar semua remaja yang terjebak di narkoba adalah karena mereka menuruti keinginan untuk mencoba. Padahal dari mencoba yang hanya beberapa detik itulah kemudian ketagihan atau kecanduan terjadi. Sekali mencoba, ia akan kesulitan untuk tidak mengulanginya lagi. Ia merasa tertekan jika tak menemukan obat terlarang itu, lalu mencoba kedua kalinya, ketiga, keempat, dan semakin sering menginginkannya. Akhirnya, ia menjadi ketergantungan dengan kecenderungan menambah dosis. 

  • Sibukkan dalam Kegiatan Positif

Kesibukan dalam kegiatan positif membuat anak tidak memiliki waktu untuk mencoba hal-hal yang di luar pengetahuannya. Remaja yang sibuk menekuni hobi seni, berlatih olahraga, atau kegiatan kreatif lain tidak lagi memiliki waktu untuk memikirkan pelampiasan melalui narkoba, apalagi mencobanya. Teman-teman pemberi pengaruh negatif pun akan segan mendekati. 

  • Ingatkan masa depan yang masih panjang

Remaja harus sering ingat untuk melihat masa depannya. Masa depan itu panjang, butuh perjuangan meraihnya dan harus memulai perjalanannya dari sekarang. 

Mencoba narkoba membuat semua yang ia cita-citakan akan terhenti. Orang yang terlanjur kecanduan narkoba tidak menghargai kehidupannya dan tidak bisa berbuat apapun. Dalam kehidupan selanjutnya, ia akan kesulitan untuk bangkit karena tak mampu lagi berpikir rasional untuk memperbaiki pribadinya. Sel-sel otaknya sudah rusak dan organ tubuhnya mengalami penurunan fungsi sehingga kalaupun sembuh dari ketergantungan, tetap saja tidak bisa menjadi normal dan memiliki semangat untuk mengejar masa depan. 

  • Olahraga Ekstrim

Jika remaja anda penuh semangat dan memang suka mencoba hal-hal baru yang sensasional, alihkan gairahnya ini pada kegiatan olahraga ekstrim agar tak ada peluang bagi teman-temannya merayunya mencoba narkoba. Ajak remaja melakukan kegiatan yang lebih berani seperti naik gunung, menyelam, arung jeram atau olahraga ekstrim lainnya.

Selain menantang adrenalin yang biasanya remaja miliki, olahraga ekstrim juga membawa kebanggaan tersendiri bagi remaja yang berhasil menaklukannya. ia merasa telah membuang energi untuk hal yang sehat dan melatih keberanian.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Menghadapi Remaja Minder

Menghadapi Remaja Minder

Parenting – Remaja minder itu rasa percaya diri yang amat rendah sehingga seseorang menolak untuk tampil, enggan menunjukkan kebolehan atau kemampuan, bahkan menghindari interaksi dengan orang-orang yang ia tidak terbiasa bertemu dengannya. Rasa percaya diri ini terpengaruhi oleh keyakinan yang seseorang miliki terhadap diri sendiri dan kemampuannya, termasuk cara ia memandang dirinya sendiri. Kepercayaan diri ini bisa mempengaruhi cara ia berpikir dan bertindak, cara pandang terhadap orang lain, dan juga tingkat kesuksesan yang ia capai dalam hidupnya kelak. 

  1. Memahami remaja mider

Orang yang kepercayaan dirinya rendah akan melihat dirinya sebagai tidak layak, tidak berharga, tidak diterima, tidak dicintai, atau tidak kompeten. Perasaan-perasaan ini menggiring pada terciptanya citra negatif dan pikiran yang kritis terhadap diri sendiri yang akan mempengaruhi tingkah lakunya. Dari pikiran dan tingkah laku yang minder, pilihan dan keputusan yang terambil dalam hidupnya menjadi tidak berkualitas.

Mengapa ada remaja yang minder? 

Minder bisa berasal dari dalam diri sendiri maupun lingkungan luar. Dari dalam diri sendiri, remaja bisa minder jika dari awal memang ia sudah menyimpulkan bahwa dirinya memang tak berguna atau penuh keburukan. Perasaan tidak pandai, tidak gagah, tidak kuat, tidak mampu, tidak perkasa, tidak cantik dan hal-hal negatif lain inilah yang menyudutkan dirinya sendiri untuk semakin tidak percaya diri.

Pembentuk rasa minder dari luar biasanya berupa perlakuan yang merendahkannya. Remaja yang dari kecilnya terus menerus mendapat perlakuan seperti kanak-kanak akan terbentuk pada jiwanya jiwa kanak-kanak, merasa tak layak bergaul dengan orang dewasa dan tak yakin kemampuannya mengambil keputusan. Remaja yang yang sering mendapat julukan buruk rupa atau penyebutan fisik negatif lain bisa tumbuh menjadi pribadi yang menghindari pertemanan karena merasa tidak sesempurna orang lain. 

Biasanya, anak minder ini juga sensitif perasaannya, terutama terhadap pembicaraan yang berhubungan dengan kelemahannya. 

  1. Minder tidak sama dengan tawadhu’ 

Jangan salah, minder tidaklah sama dengan tawadhu. Minder itu perasaan rendah diri sehingga mencerminkan pribadi yang kurang bersyukur, sedangkan tawadhu’ itu sikap rendah hati yang merupakan bagian dari rasa syukur. Jelas sekali perbedaannya. Oleh karena itu, jangan pernah membela anak yang menghindari pertemuan, tertutup, atau menolak tampil dengan mengatakannya sebagai sikap tawadhu. Sama sekali bukan. 

Remaja yang tawadhu adalah mereka yang mampu menahan diri untuk tidak memamerkan kelebihannya kepada orang lain karena menghindari sifat riya dan pujian orang. Banyak ulama dan dan orang hebat yang sikapnya tawadhu, tetapi sangat terkenal karena sering tampil di panggung dan media-media. Para relawan bencana dan pemerhati kemanusiaan adalah orang-orang yang tawadhu, tetapi mereka berani tampil dan terus memunculkan dirinya untuk menolong. 

Jadi, anak tawadhu itu justru tidak peduli ketika ia muncul, sebab ia tak pernah memikirkan perbuatannya akan mendapat pujian atau celaan dari manusia. 

  1. Menghadapi anak minder 

Remaja yang tak mengenali dirinya sendiri rawan salah dalam mencitrakan dirinya. Ada baiknya Anda mulai mencari penyebab mindernya anak atau peristiwa dan keadaan yang berkaitan dengan sifat mindernya. Mungkin saja mindernya berhubungan dengan kondisi fisik tertentu, prestasi yang mengecewakan, status sosial keluarga yang rendah, atau pengalaman buruk masa lalu yang membuatnya trauma. 

  • Ajarkan anak cara mengenali dirinya sendiri 

Jangan sampai anak mengenali orang lain, tetapi lupa mengenali dirinya sendiri. Dengan cara Anda, ajarkan tentang siapa jati diri dia yang sebenarnya. Dengan cara ini ia lebih paham tentang potensi dirinya sendiri dan tidak mudah merasa putus asa. Semakin dalam ia mengenali dirinya, semakin paham ia akan kebutuhannya. Semakin mengetahui apa yang dia butuhkan, semakin mudah baginya berusaha untuk memenuhi kebutuhannya itu. 

  • Ajari anak menerima dirinya sendiri

Setelah mengenali diri sendiri, tahap berikutnya adalah menerima kondisi diri seperti apapun adanya. Sampaikan bahwa setiap pribadi adalah unik dengan kelebihan dan kekurangannya. Tetapi di balik itu semua pasti sisi tertentu yang bisa ia banggakan. Menerima diri sendiri adalah bagian dari rasa syukur dan keimanan terhadap takdir atau ketentuan Allah yang telah menciptakan. Jadi, ajak si remaja ikhlas menerima keadaannya, berbahagia dengan kondisi aslinya, dan tak harus berubah seperti orang lain. 

  • Merawat diri sendiri

Jika keminderan itu berhubungan dengan kondisi fisik, maka salah satu cara termudah mengatasinya adalah mendorong anak untuk memperbaiki penampilan diri untuk lebih baik dan prima. Merawat diri sendiri dapat membuat seseorang memiliki keyakinan diri yang meningkat karena mengetahui bahwa penampilannya layak. 

Setidaknya, makna merawat diri sendiri adalah menjadikan kepribadian yang lebih rapi, sehat dan terawat dengan rajin mandi, merawat kulit, bercukur, memotong kuku, dan memantaskan cara berpakaian. 

  • Menghargai pencapaian diri

Harapan yang terlalu tinggi dapat membuat anak minder jika ternyata kemampuannya tidak dapat mencapainya atau tidak memungkinkan meraihnya. Oleh karena itu berilah penghargaan padanya apapun yang sudah ia perbuat dan ia capai, sekecil apapun itu. Ajak ia bersyukur atas suatu pencapaian, karena setiap hal yang kita capai sebenarnya sangat berarti. Ingatkan bahwa prestasi bukan semata berupa kejuaraan dan pencapaian yang tinggi, tetapi semua hal yang terwujud berkat kerja keras diri sendiri dan kejujuran. 

  • Mencari suasana yang mendukung

Mungkin anak jadi minder karena salah lingkungan pergaulan. Anak dari keluarga sederhana yang bersekolah di sekolah mewah akan bertemu teman-teman dari keluarga kaya. Dari percakapan sehari-hari di sekolah, isi percakapan dan gaya hidup sudah menampakkan perbedaan yang nyata. Remaja dari keluarga sederhana tidak dapat mengimbangi percakapan temannya yang membicarakan mobil mewah, plesir ke luar negeri, dan bahasa dengan istilah orang kaya yang tak sepenuhnya ia pahami. 

Orang tua harus jeli melihat di pergaulan anaknya. Jangan sampai anak berada pada pertemanan yang membuat hargadirinya jatuh dan tak percayadiri. Anda dapat mengalihkan pergaulan atau perlahan mengubah lingkungannya jika selama ini ia berada di dalam pergaulan yang melemahkannya. 

  • Mencarikan dukungan 

Dukungan merupakan seseorang atau sekelompok orang yang dapat menguatkan rasa percayadirinya. Anda dapat mengenalkan dengan tokoh idolanya selama memungkinkan, mencarikan teman baru yang bersemangat, atau meminta bantuan kepada teman lama agar teman itu memberikan semangat. Di sekolah, Anda dapat menyampaikan kepada guru bimbingan dan konseling mengenai bantuan ini.

Jauhkan anak dari lingkungan yang hanya akan membuatnya terpuruk lebih dalam kepada rasa minder atau hindarkan dia dari bergaul dengan orang-orang yang tidak memperdulikannya. 

  • Membiasakan berpikir dan bertindak positif

Ajak anak remaja selalu berpikir positif dan menyingkirkan berbagai pikiran negatifnya. Sampaikan bahwa dari pikiran positif akan ada peluang untuk melakukan tindakan yang positif pula. Kebiasaan melakukan tindakan positif berpengaruh kepada peningkatan rasa percaya diri seseorang. Dengan berpikir positif, anak memandang dunia ini luas dan memberi harapan, yakin bahwa masa depan bisa terraih dengan gemilang. 

  • Mengajarkan prinsip Hidup

Prinsip hidup adalah bagian penting dari harga diri yang membuat anak memiliki kepercayaan diri positif. Dengan memiliki prinsip hidup yang kuat dan tidak tergoyahkan, remaja juga memiliki tujuan hidup dan dapat mengetahui arah yang harus ia tuju dalam kehidupannya. Jadi, ia hidup bukan tidak untuk apa-apa, melainkan untuk suatu tujuan yang harus ia perjuangkan. 

  • Tunjukkan kelebihannya

Jika remaja sudah dapat mengenali berbagai hal tentangnya sendiri, ia akan dapat menemukan kelebihan yang dia miliki di antara kekurangannya. Yakinkan bahwa apa yang menjadi kelebihannya itu adalah cukup baginya untuk berubah menjadi optimis. Usahakan untuk memaksimalkan kelebihan diri yang dia miliki agar dapat menghilangkan rasa mindernya.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Mengatasi Remaja Lari dari Rumah

Mengatasi Remaja Lari dari Rumah

Parenting – Ini bukan mengada-ada. Memang benar, banyak kejadian nyata remaja lari dari rumah. Ada yang larinya bersifat permanen, maksudnya ia memang tak ingin lagi hidup serumah dengan orang tua dan saudara-saudaranya, ada pula yang larinya hanya sementara sebagai ekspresi protes atas suatu peristiwa yang mengecewakannya. 

  1. Mengapa remaja lari dari rumah? 

Larinya remaja dari rumah disebabkan adanya penolakan untuk bertemu orang-orang yang ada di rumah. Ia terlibat konflik dengan orang tua atau saudara-saudaranya, lalu ketakutan konflik itu akan membawa dampak buruk baginya. Oleh karenanya ia lebih nyaman jika tidak bertemu dengan orang tua dan saudaranya. 

Penyebab lain remaja lari dari rumah adalah karena melakukan kesalahan yang jika orang tua mengetahui akan menyebabkannya mendapat hukuman berat. Ia dalam keadaan takut pulang, khawatir jika kepulangannya membawa bencana besar baginya.

Bisa juga remaja kabur dari rumah karena marah dan kecewa dengan situasi rumah yang tidak langsung berhubungan dengan dirinya. Misalnya ia tidak nyaman melihat setiap hari orang tuanya bertengkar, mendapat perundungan (bullying) dari saudaranya, atau diabaikan setiap kali pulang sehingga memilih untuk menyingkir saja. 

Kepergian remaja dari rumah adalah upaya dia mencoba mencari suasana baru yang baginya lebih menenangkan, lebih aman atau selamat, atau sengaja sekedar protes agar orang tua memberinya perhatian lebih dengan cara mencari-carinya ke sana kemari.

Mungkin juga, remaja kabur tanpa sebab apapun yang berhubungan dengan situasi dan penghuni rumah, melainkan murni keinginan pergi sementara waktu karena ada godaan di luar rumah yang sangat menggiurkan baginya. Misalnya terbawa arus temannya yang sedang berpetualang, alasan asmara yang membuatnya tergila-gila dengan seseorang yang mengajaknya pergi. 

Tentu saja remaja yang memilih kabur dari rumah adalah mereka yang pikirannya belum dewasa, terlalu pendek mengukur risiko dan masa depannya. 

  1. Menghadapi remaja kabur 

Sebelum melakukan apapun terhadap anak remaja yang kabur, orang tua, yaitu ayah dan ibu, harus saling berkomunikasi secara intens untuk mengevaluasi kualitas hubungannya dengan anak. Jika memang ada hal-hal darinya yang diperkirakan menjadi penyebab kaburnya anak, maka ayah dan ibu harus sepakat untuk menyelesaikannya secepat mungkin. Bukan dalam hitungan hari atau jam, tapi menit!

Sebab, bagaimana mungkin pasangan penyebab kabur akan menyelesaikan masalah anak yang menjadi korbannya? Orang tua hanya dapat menghadapi anaknya yang kabur, dalam kondisi tenang dan tak bermasalah. 

  • Telusuri di pertemanan dan media sosial

Lari dari RumahJadilah orang tua yang mengetahui perkembangan sosial anak melalui media apapun yang memungkinkan Anda mendapat banyak informasi tentangnya. Di zaman ini, hampir semua remaja terhubung media sosial dan mudah dilacak aktivitasnya, di mana ia berada, bersama siapa dan sedang melakukan apa. Sebenarnya, mudah bagi Anda mengetahui itu semua. Kecuali orang tua yang tak peduli, lalu tak mau membuka hati untuk mempelajari teknologi informasi yang amat mudah ini.

Selain media sosial, jaringan lain untuk memantau informasi adalah pertemanan. Anda dapat menghubungi teman teman dekatnya untuk melacak keberadaan anak dan mencari informasi mengenai sebab-sebab atau motifnya. 

  • Berikan jaminan 

Jaminan tentang apa? 

Jaminan bahwa jika anaknya pulang situasi akan baik-baik saja. Tidak ada kekerasan, tidak ada yang tersakiti dan tidak perlu membicarakan hukuman-hukuman atau konsekuensi dari kaburnya anak. Orang tua harus menjamin anak bahwa kepulangannya akan bebas dari ancaman apapun yang menyakitinya. 

Selain jaminan tidak adanya kekerasan, anda juga harus menyiapkan rumah dan keluarga agar mereka semua dapat menerima kepulangannya. Jika kepergian anak adalah murni kesalahan anak itu sendiri, orang tua dapat menerapkan hukuman di lain waktu dan suasana ketika anak telah terikat kembali dengan suasana rumah yang nyaman.   

  • Tahan diri 

Orang tua sebaiknya bersegera menangani anaknya yang pergi dari rumah, tetapi bukan dengan terburu-buru. Siapkan mental yang kuat untuk tidak marah, tidak terburu memberondong dengan nasehat panjang yang lebih tepatnya justru bernada omelan, juga harus menahan diri untuk tidak merasa sebagai hakim yang siap untuk mengadili. 

Tenang saja, tetap lakukan penelusuran dan pencarian dengan senyap, lalu datangi atau hampiri dengan santai jika sudah tahu keberadaannya. 

  • Hangatkan hubungan keluarga

Ia melarikan diri dari rumah bisa saja sebagai protes karena tidak dipedulikannya di tengah keluarga. Bukan hanya keluarga yang orang tuanya sibuk saja, bahkan orang tua yang berada di rumah pun kadang tidak memperhatikannya. Meskipun sudah remaja, banyak orang tua masih memperlakukannya sebagai anak-anak yang diatur-atur. 

Hangatkan hubungan dengan menjadi orang tua yang menaruh perhatian dan memberi jaminan kebahagiaan baginya. 

  • Tunggu sampai semuanya siap 

Jika anak sudah ditemukan dan Anda sudah meraba masalahnya melalui informasi teman atau media sosial, jangan buru-buru memaksanya pulang secepatnya. Berikan kesempatan untuk memutuskan kapan ia akan pulang dan tawarkan bantuan apapun yang ia butuhkan untuk kembali ke rumah. 

Sampai di rumah, Anda tetap harus menunggu sampai ia siap berkomunikasi dengan lancar untuk menceritakan peristiwanya dan alasan-alasannya. 

  • Berikan pilihan 

Bila kepergiannya anak oleh pikiran makar atau pemboikotan atas keinginannya yang memberatkan tidak terpenuhi, biasanya ia akan mengajukan negosiasi lagi. Misalnya, ia akan pulang dan tidak kabur lagi dengan syarat orang tua membelikannya mobil merk tertentu. Sedangkan kemampuan ekonomi orang tua tidak memungkinkan. Atau orang tua khawatir dengan mobil itu anak akan terjerumus dalam pertemanan yang buruk. Dalam keadaan ini, orang tua harus tegas dengan mengajukan pilihan-pilihan.

Misalnya, mobil tidak mungkin dibelikan, tetapi anak diberi alternative kebutuhan lain yang lebih bermanfaat dan ia butuhkan. Jika ia bersikeras dengan keinginannya, orang tua hanya cukup mengatakan, tanpa kemarahan dan kekasaran, bahwa tuntutannya itu tak mungkin dengan menjamin bahwa rumahnya selalu terbuka untuk menerima kepulangannya dengan tetap hangat. 

  • Jika kepergiannya mencurigakan 

Apabila perginya anak dari rumah tak menyisakan jejak yang jelas, teman-teman dan media sosialnya juga tidak memberi informasi apapun, atau ada kabar burung yang mencurigakan, Anda memiliki alasan kuat untuk melapor polisi. Mungkin saja anak hilang karena penculikan atau kejahatan lain. 

Kumpulkan data pribadi anak, identitas apapun yang tertinggal dan gambar fotonya juga alamat media sosial dan sekolahnya lalu berangkatlah ke kantor polisi untuk melapor.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Menghadapi Remaja yang Malas

Menghadapi Remaja yang Malas

Parenting – Malas adalah kondisi anak yang tidak bersemangat melakukan aktivitas yang bermanfaat. Remaja yang malas enggan bergerak dan kurang bergairah melakukan pekerjaan sehari-hari, lambat menghadapi tugas-tugasnya, serta menyepelekan banyak hal penting. 

Anak malas ditandai dengan terlambatnya bangun tanpa merasa bersalah, berat mengamalkan ibadah, tidak disiplin dalam memenuhi kebutuhan pribadinya seperti mandi, makan, atau sekolah. Malas juga bisa berupa gerakan yang lamban setiap melakukan aktifitas sehingga hidupnya menjadi tidak produktif, atau diabaikannya keperluan nya sendiri sehingga ia hidup dalam kualitas yang buruk. 

  1. Mengapa anak jadi malas?

 Alasan untuk malas tentu saja berhubungan dengan dua sebab pokok, yaitu mental dan fisiknya. Alasan mental berakar dari rendahnya motivasi hidup karena beberapa sebab. Misalnya putus asa karena tidak ada harapan untuk hidup lebih baik, merasa bahwa ia tidak berharga, atau bisa saja karena ia melihat profil orang malas yang hidupnya baik-baik saja sehingga ia pun tidak merasa ada masalah jika hidup malas.

Alasan fisik malas adalah karena kekurangan zat gizi tertentu yang menyebabkannya kekurangan enrgi dan vitalitas tubuh. Anak yang kekurangan energi (karbohidrat, lemak dan protein) tidak banyak tenaga untuk bergerak. Ia cenderung lamban, menghemat tenaga, dan selalu terlambat dalam banyak hal. 

Anak yang kekurangan vitamin C juga tampak murung dan kusam. Ia tidak bergairah dan pandangannya redup. Anak yang kekurangan zat besi (Fe) juga tampak malas karena konsentrasinya menurun dan mudah lemas. Anak yang mengidap penyakit tertentu (misalnya TBC paru, cacingan, atau gangguan organ dalam) juga lemas dan kurang bersemangat. 

Jadi, pahami dulu penyebab malasnya anak. Bisa jadi ia sebenarnya tidak malas, tetapi sedang dalam kondisi fisik yang tidak sehat.

  1. Mengatasi anak malas 

  • Hati-hati menyimpulkan malas dan menyebutnya pemalas

Malas itu perbuatan atau kondisi yang menyertai perbuatan, sedangkan pemalas itu sifat yang melekat pada pribadi sebagai label atau julukan. Sebagai orang tua yang beritikad baik untuk mendidik anaknya, jangan mudah menyimpulkan anak malas, apalagi menjulukinya sebagai pemalas. 

Malas itu kesimpulan, asumsi atas kualitas perbuatan yang dilakukan oleh anak yaitu ketika perbuatan terlaksana dengan kelambanan, tidak tepat waktu, atau terbengkalai. Ketika mengingatkan anak, sebutkan langsung persoalannya: yaitu lamban bergerak, terlambat melakukan, atau pekerjaannya tidak selesai. Anda harus berhati-hati menyebut kata malas sebab bisa jadi ia melakukannya bukan atas dasar malas. 

Begitu juga dengan label pemalas, hati-hati mengucapkannya atau lebih tidak pernah diucapkan. Katakan saja bahwa kelambanan atau keterlambatan dan ketidaktuntasan pekerjaan itu memang kelalaian anak yang suatu saat anda percaya masih bisa diperbaiki. 

  • Memberi motivasi 

jika kemalasan itu disebabkan oleh mentalnya, maka cara paling tepat untuk mengatasinya adalah memberinya motivasi. Anda dapat melakukan cara apapun untuk menyemangati dia, dengan meyakinkan bahwa dia tetap akan tumbuh menjadi pribadi yang rajin dan cekatan.

  • Memberi perhatian gizi 

Jika kemalasan anak berkaitan dengan kurangnya beberapa zat gizi, maka satu-satu cara mengatasinya adalah dengan mengubah asupan makanan harian menjadi lebih bergizi. Tambahkan sumber energi hariannya, protein, zat besi, dan vitamin terutama vitamin C. 

  • Bermain dengan waktu 

Jika bentuk kemalasannya adalah keterlambatan atau kelambanan, anda dapat memberlakukan permainan waktu padanya. Misalnya, beri jatah waktu mandi maksimal sepuluh menit, tidur maksimal delapan jam dan bangun pagi maksimal jam setengah lima pagi. Batasan ini diberlakukan dengan memberi tahu sebelumnya, mengaitkannya dengan latihan menjadi pribadi yang rajin. 

  • Bermain disiplin 

Bermain disiplin maksudnya memberikan hak anak hanya jika anak selesai melakukan aktivitasnya tepat waktu dan cekatan. Misalnya bangun pagi paling lambat jam setengah lima, maka berikan semua hak anak seperti uang saku dan sebagainya sebelum jam setengah lima. Lewat dari jam itu tidak ada lagi pembagian uang saku. 

  • Pahami usia dan kematangannya

Beberapa tugas memang kadang belum tepat dengan usia dan kemampuan atau kematangan remaja saat itu. Memahami kesiapan pada remaja dengan memberi tugas rumah atau tugas lain yang mampu ia selesaikan, dapat mengubah remaja yang malas menjadi lebih aktif dan produktif. Sekecil apapun bantuan atau peran remaja, ia tetap bisa berkontribusi dalam merapikan rumah bersama atau tugas lain yang dibebankan.

  • Ajarkan tentang prioritas

Apakah anak sudah memahami prioritas? Apakah ia bisa memilih mana yang lebih penting, memenuhi janjian bermain bersama teman atau mengerjakan pekerjaan rumah? 

Remaja kadang belum peka terhadap prioritas atau urgensi, sehingga Anda harus membantunya untuk melihat mana yang harus dilakukan sekarang dan mana yang bisa ditunda. Remaja tidak perlu menghapus waktu bersama temannya, namun menyusun prioritas agar belajar dan dapat melakukan hal lainnya dengan wajar. Anda bisa membuat daftar aktivitas harian dari yang paling mendesak, mendesak, agak mendesak, sampai yang paling tidak mendesak. 

  • Ajarkan manajemen waktu

Maksudnya adalah cara mengatur waktu agar sehari-hari tidak ada yang sia-sia. Kemalasan memang berhubungan dengan tersia-siakannya waktu karena melakukan aktivitas dengan lambat dan keterlambatan adalah bentuk lain mempermainkan waktu. Remaja perlu tahu apakah sebuah pekerjaan atau urusan hanya membutuhkan waktu singkat, atau sebaliknya. Jika singkat butuh berapa menit atau jam, dan kapan mulai mengerjakannya sehingga dapat memperkirakan kapan selesainya.

  • Bantu Memikirkan Dampaknya

Meskipun usianya sudah menjelang dewasa, banyak remaja masih belum mampu meraba dampak yang menjadi akibat perbuatan malasnya. Ia tidak tahu apa yang terjadi dengan kebiasaannya bangun kesiangan, kebiasaan makan yang lama, atau mengisi waktu luang dengan tiduran. Padahal dampaknya jelas sangat serius, yaitu hilangnya kesempatan berbuat baik dan tugas di esok hari jadi menumpuk lebih berat. 

Di masa tua nanti, anak yang malas menyesal mengapa semasa remaja tidak menjadi pribadi rajin sehingga banyak peluang emas terlewatkan.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Menghadapi Remaja Pendiam

Menghadapi Remaja Pendiam

Jika anak memberontak itu dianggap masalah, maka anak pendiam juga bisa menjadi masalah. Remaja pendiam yang dimaksudkan disini adalah sikap yang tidak mudah mengungkapkan dengan kata-kata mengenai isi hati dan pikirannya. Ia tidak banyak berbicara, tidak banyak bertanya, tidak mengusulkan atau berpendapat, dan menghindari pembicaraan dalam banyak hal.

  1. Di balik sikap ini 

Selalu ada alasan atau penyebab mengapa remaja menampilkan sikap tertentu, termasuk ketika ia menjadi pendiam. 

Sikap pendiam berarti tidak banyak berbicara. Ini bisa jadi berhubungan pengalaman buruk yang pernah ia terima akibat pembicaraannya. Misalnya ia pernah menyampaikan pendapat tertentu kemudian pendapatnya itu ternyata mengawali persepsi negatif dan fitnah orang terhadapnya. Atau contoh lain, seorang remaja putri pernah berusaha menjadi pribadi yang ramah dan banyak menyapa, ternyata keramahan dan sapaan itu berujung pada pelecehan. 

Sebab lain sikap diam adalah bentuk ketidakpercayaan terhadap orang-orang yang ia hadapi. Remaja yang tidak mempercayai orang tuanya akan menghindari pembicaraan, tidak mau mendengarkan dan tidak bersedia mengungkapkan isi hatinya. Buat apa banyak bicara kalau ia sendiri tidak berguna di depan orang tuanya, dan orang tua tidak banyak membantu masalahnya? 

Mungkin juga diamnya remaja disebabkan oleh adanya tekanan berat dalam jiwanya yang ia anggap sebagai aib. Dengan diam, ia sedang menutupi masalah besarnya yang kalau banyak berbicara dapat menyebabkan masalah itu terungkap dan membuatnya malu. Inilah sikap diam yang paling membuat orang tua penasaran dan ingin membantu penyelesaiannya. 

  1. Cara menghadapi 

Remaja PendiamKita harus menjadi pribadi hangat yang terbuka dengannya, membuktikan diri sebagai orang tua yang bisa hadir membersamainya. 

  • Bersikap empati 

Anda tak perlu sok tahu masalahnya atau terburu-buru bertanya mengenai sebab-sebab diamnya. Sebab pertanyaan ini hanya akan membuatnya semakin diam dan menghindar. 

Pertama-tama yang harus Anda lakukan kepada anak pendiam adalah bersikap manis, empatik, dan menunjukkan kepedulian terhadap pribadinya. Sikap Anda ini belum tentu mendapat respon baik darinya. Ia tetap diam dan tak peduli dengan kehangatan yang Anda berikan. Namun dibalik itu, sebenarnya ia diam-diam mengubah persepsinya tentang Anda, bahwa Anda adalah salah satu sosok yang bisa diharapkan.

Anda mungkin harus menampilkan sikap ini sampai berhari-hari, bahkan berbulan-bulan dan terus bersabar menunggu perubahan terjadi pada anak.  

  • Membuka komunikasi 

Yang dimaksud membuka komunikasi kepada remaja pendiam bukanlah memanggilnya untuk duduk berhadapan, lalu Anda bertanya padanya dan menyuruhnya menjawab. Bukan itu.

Membuka komunikasi berarti melakukan aktivitas bersama remaja yang dengan aktivitas itu memungkinkan remaja berbicara, meskipun pembicaraan tidak berkaitan dengan masalah yang akan diselesaikan. Jadi, Anda bisa mengajaknya berolahraga bersama, menonton bersama, memasak bersama, travelling atau piknik bersama. Layani apapun pembicaraan yang mungkin terjadi, tema apapun yang ia inginkan. 

Jadi, membuka pembicaraan berarti menciptakan situasi yang membuat remaja terbuka mulutnya untuk berbicara. 

  1. Sediakan Waktu

Pada dasarnya, remaja pendiam itu mungkin juga karena dia pemalu. Dengan kata lain, ia sulit mengungkapkan perasaan di hadapan orang lain melalui ungkapan sehingga hanya terlihat dari ekspresi ia yang juga cenderung ia sembunyikan. Ia cenderung menyembunyikan apa yang ingin ia katakan. 

Oleh sebab itu, sediakan waktu khusus antara Anda dan si remaja. Bila tidak ada halangan komunikasi (komunikasi anda sudah terbuka dengannya), ajak ia ke ruang atau tempat yang tenang dan sepi, berdua saja. Ajaklah ia berbicara tentang banyak hal dan minta pendapatnya tanpa menghakimi apapun yang ia katakan. Melalui cara ini, Anda akan mengetahui apa yang ia simpan di dalam dirinya.

  • Biarkan ia bercerita 

Berikan kenyamanan si pendiam untuk banyak bicara, terserah apapun yang ingin ia bicarakan. Anda bisa berlagak seperti seorang konseling dengan memposisikan duduk di sebelah kanannya, sambil mengamati raut muka dan intonasi kata-katanya. Dengarkan saja apa yang ia katakana tanpa harus menganggap penting semuanya. Anda pasti menemukan beberapa kalimat penting yang suatu saat menjadi petunjuk tentang penyebab diamnya, keinginannya, dan permasalahannya. 

Ketika sedang melakukan hal ini, Anda tak perlu menaruh empati yang berlebihan. Anda hanya memberi kesempatan seluas-luasnya untuk berbicara. 

  • Berikan kelonggaran 

Berbicara itu bagian dari kebebasan ekspresi. Anak yang tertekan atau merasa terbatasi mungkin saja masih bisa tampil lincah tetapi tetap menunjukkan dampak pembatasan itu pada minimnya kata-kata. Jadi, bisa saja diamnya remaja adalah petunjuk bahwa ia sebenarnya dalam keadaan terkekang. 

Jika demikian, berikan ia kelonggaran dalam hal-hal yang selama ini masih mengekangnya. Jika selama ini Anda membatasi pergaulannya terlalu ketat, Anda dapat turun tangan melonggarkannya. Cermati apa potensinya dan dorong ia untuk mengembangkannya. Hindari bersikap memaksakan diri Anda untuk menjadikan remaja pendiam menjadi diri yang Anda inginkan. Berikan mereka kesempatan untuk menekuni apa yang ia minati sesuai bakat aslinya. 

  • Pahami Lingkungan Sekolahnya

Ada remaja yang menjadi pendiam ketika berada di lingkungan tertentu karena merasa tidak nyaman atau tidak percaya diri di sana. Misalnya ia tidak cocok dengan lingkungannya di SMA karena guru atau temannya tidak nyaman, karena peraturan yang mengekang dan beban pelajaran yang berat. Ia menjadi pendiam karena merasa tertekan. Ini memang dapat membentuk remaja menjadi introvert atau tertutup dan terus terbawa sampai dewasa.

Anda harus membantunya untuk keluar dari situasi tersebut jika memang ia mengalaminya. Kenali guru dan temannya. Jika dari sekolah memang berat bebannya, bantulah dengan meringankan beban rumah yang selama ini ia tanggung.

  • Luaskan pergaulannya

Antara sikap pendiam dan banyaknya teman biasanya seperti lingkaran setan. Remaja menjadi pendiam karena kurang pengalaman bergaul, atau ia kurang mendapat penerimaan temannya karena pendiam. 

Jika mengubah sikap pendiamnya untuk menjadi ceria terasa lebih sulit, maka Anda bisa berbalik dengan mengubah pergaulannya menjadi lebih luas. Kenali hobinya dan ajak ia untuk bergabung pada komunitas pecinta hobi yang sama, sepanjang hobi itu positif. 

  1. Jika sikap pendiamnya tak mungkin diubah

Mungkin saja sikap pendiam remaja tak bisa berubah karena berbagai sebab. Dalam keadaan ini, Anda tak bisa memaksanya. Yang Anda upayakan hanyalah melatihnya untuk bisa berkomunikasi dalam tingkatan paling minimal yang manusia perlukan untuk menjalin hubungan, yaitu bisa menjawab pertanyaan seperlunya dan mengemukakan perasaan seperlunya.

Anda dapat menghadapi anak pendiam dengan mengarahkan potensinya pada bakat-bakat yang tidak mengharuskannya berkomunikasi dengan banyak orang. Misalnya menjadi atlet, desainer, programmer, atau chef. Profesi seperti ini tetap membutuhkan komunikasi, tetapi tidak sebanyak guru atau dosen, konsultan, pelatih, atau presenter. 

Yang lebih utama, anak pendiam dapat diarahkan untuk menjadi penghafal Al-Quran. Ia mungkin tak terlalu tertarik atau nyaman berbicara dengan manusia, tetapi harus nyaman berkomunikasi dengan Allah. Ia akan mengisi waktu setiap jamnya dengan membaca Al Quran, mengingat-ingat dan mencoba melafalkan tanpa melihat tulisan, lalu memastikan sudah hafal. Jadi, mulutnya tetap bermanfaat, yaitu mengucapkan ayat-ayat yang tidak ada kaitannya dengan pembicaraan sesama manusia.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Menghadapi Remaja yang Suka Berbohong

Menghadapi Remaja yang Suka Berbohong

Parenting – Apakah Anda pernah berbohong? jika remaja berbohong, tentu ada berbagai alasan di baliknya sebagaimana Anda pernah melakukannya. Namun demikian, berbohong tetaplah perilaku buruk yang harus kita hindari agar tidak menjadi kebiasaan yang kelak membentuk karakter buruknya. 

Ingat, kebiasaan berbohong atau berdusta adalah salah satu ciri orang munafik di samping khianat dan ingkar janji.

  1. Makna berbohong 

Berbohong adalah salah satu perbuatan buruk paling banyak manusia lakukan tanpa mengenal umur dan status. Berbohong oleh anak, anak, para remaja, orang dewasa, bahkan lanjut usia. Sejarah tertua mengenai kebohongan telah terjadi bahkan sebelum manusia turun ke bumi ini. Ketika itu Iblis berusaha keras meyakinkan Nabi Adam agar memakan buah Khuldi, padahal Allah melarang untuk memakannya. Rayuan itu berkali-kali gagal karena Nabi Adam taat pada larangan Allah. Agar usahanya berhasil, Iblis meyakinkan bahwa dirinya diutus oleh Allah untuk menyampaikan kepada Nabi Adam bahwa Allah sudah mencabut larangan makan buah itu. Padahal Allah larangan itu tak pernah berubah. 

Itulah kebohongan iblis, yaitu mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataannya. Jadi, setiap perkataan yang disampaikan dengan sengaja untuk memutarbalikkan atau menutupi fakta itulah kebohongan. Lawan dari kebohongan adalah kejujuran. 

Selain kata-kata, sikap atau perbuatan yang dimaksudkan untuk menutupi fakta dan kenyataan aslinya juga termasuk kebohongan. Seorang remaja bisa saja ingin pergi ke diskotik lalu berpakaian seragam sekolah dan berpamitan kepada kedua orang tuanya agar dikira berangkat ke sekolah. Tanpa mengatakan pergi ke sekolah, seragam sekolahnya itu adalah bentuk kebohongan untuk menutupi fakta bahwa ia ke diskotik.

Mengapa remaja berbohong?

Sebagian alasan remaja berbohong adalah sama dengan alasan Anda ketika Anda berbohong. Anda bisa saja berkilah bahwa kebohongan yang Anda lakukan itu terpaksa dan maksudnya baik. Kalau begitu, anak mungkin juga demikian alasannya. Singkatnya, manusia berbohong karena ia menganggap kejujurannya mengandung risiko yang ingin ia hindari. Perilaku berbohong berhubungan dengan ketidakpercayaan kepada orang yang ia hadapi, kesalahan fatal yang memalukan, atau ketidaknyamanan yang mengancam.

  1. Menghadapi anak berbohong 

  • Ketahui penyebabnya

berbohongSalah satu cara mengatasi anak remaja yang suka berbohong adalah menyelidiki dan mencari tahu apa yang membuatnya berbohong. Ini penting agar Anda dapat lebih bijaksana dalam menyikapi kesalahan anak dan menjadi pelajaran.

  • Hargai

Saat remaja telah berhasil menunjukkan perilaku jujur, berikan apresiasi dengan cara yang spontan namun bermakna. Anda bisa memberikan pujian dengan kalimat lisan, memeluknya, mengangkat jempol atau ekspresi lain yang mengisyaratkan bahwa Anda menghargai. 

  • Kendalikan Emosi

Anda pasti merasakan betapa sakitnya dibohongi. Reaksi paling mudah ketika dibohongi adalah marah atau menghardik. Tapi tindakan ini hanya akan membuat remaja merasa dimusuhi, dan akibatnya di lain waktu dia akan tetap berbohong karena merasa kejujurannya berbuah pahit. Mungkin saja ia masih memiliki peluang untuk jujur, tetapi sikap orang tuanya yang tak bersahabat membuatnya lebih nyaman berbohong untuk waktu-waktu berikutnya. 

  • Jelaskan dampak kebohongan

Berikan penjelasan yang mudah remaja pahami tentang bahaya kebohongan. Di antara bahaya paling besar adalah membuatnya tidak dipercaya. Orang paling tidak bisa dipercaya bukanlah orang dungu atau orang jahat, tetapi pembohong. Oleh karena itu, pembohong akan tersingkir dari pergaulan dan sulit mendapat hubungan baik dalam kelompok pertemanan manapun, bahkan bersama anak-anak sesama pembohong pun tidak saling percaya. 

Dampak lainnya dari kebohongan adalah kecemasan. Sebab, sekali saja seseorang berbohong, ia akan sibuk memikirkan kebohongan berikutnya untuk menutupi kebohongan pertama sebelum faktanya terungkap. Perasaan was-was ini akan terus menghantui hingga menjadi penyakit mental yang bisa menjalar pada penyakit fisik. 

  • Beri tenggat waktu kepercayaan 

Jika Anda berhasil membuktikan kebohongan anak, sampaikan bukti itu dengan tegas bahwa sang anak terbukti berbohong. Setelah itu, anda tak perlu ragu membuat tenggat waktu baginya untuk memperbaiki diri, yaitu tidak mengulangi kebohongan lagi. Lebih tegas lagi, Anda dapat membuat perjanjian apa yang akan terjadi jika kebohongan itu terulang. 

  • Beri hukuman 

Karena efek dari kebohongan adalah runtuhnya kepercayaan, Anda dapat memberlakukan hukuman. Kebohongan mendapat hukuman berupa pencabutan kepercayaan dari orang tua dan seluruh keluarga. 

Jika kebohongan ini memang benar-benar sudah parah, tanpa alasan sehingga Anda harus menghukumnya, Anda dapat menegaskan bahwa Anda mencabut kepercayaan dengannya sampai ia bertaubat atau menghilangkan kebiasaannya. Mencabut kepercayaan adalah melepaskan beberapa amanah darinya, tidak lagi mempercayai cerita dan laporan darinya, membatasi pertemanan, dan tidak lagi melibatkannya dalam pembicaraan penting. 

Untuk membuatnya tetap berpeluang memperbaiki diri, Anda harus aktif berkomunikasi dengannya untuk hal-hal lain dengan nuansa tegas.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Menghadapi Remaja Bermasalah

Menghadapi Remaja Bermasalah

Parenting – Jangan buru-buru panik dulu ketika anak Anda bermasalah. Kondisikan pikiran tetap tenang, atur napas dan melangkah dengan wajar. Berikut ini adalah beberapa sikap yang harus dimiliki orang tua ketika hendak menangani remaja bermasalah.

Anda harus mengawali penyelesaian masalah dengan menyadari masalah itu. Menghadapi anak bermasalah, anda harus menyadari bahwa anak memang bermasalah dan sebisa mungkin menyadarkan anak bahwa ia memang bermasalah. Sadari bahwa Anda sedang menghadapi masalah yang memerlukan langkah-langkah menuju solusi.

  • Menerima masalahnya 

Bukalah hati anda untuk menerima masalah yang ada dihadapan sebagai milik Anda dan untuk Anda hadapi. Jika anak remaja anda bermasalah, terimalah bahwa ia memang bermasalah, sudah terjadi dan sebisa mungkin ajak dia untuk menerima masalahnya. Selama Anda tak bisa menerima masalah sebagai masalah anda, anda tak akan bisa bersungguh-sungguh mencari solusinya. Jika anda menganggap ini masalh orang lain, maka anda akan selalu berharap orang lain yang mencari solusinya. 

  • Memahami terjadinya masalah

Remaja BermasalahSetelah hati bersedia menerima masalahnya, pahami masalah itu mengenai seberapa besar dan parah kadarnya, bagaimana kejadiannya dan mengapa terjadi. Pahamkan kepada anak bahwa masalah ini tidak terjadi begitu saja dan di akhirnya nanti juga tidak akan selesai begitu saja. Masalah terjadi dengan sebab-sebab, dan akan selesai dengan langkah-langkah penyelesaian. 

  • Mengetahui penyebab masalah

Tidak ada masalah tanpa penyebab. Setiap masalah terjadi karena adanya penyebab yang memicunya. Menyadari dan memahami penyebab masalah adalah satu langkah maju untuk menemukan rencana memecahkannya, karena penyelesaian masalah yang paling efektif adalah dengan menghilangkan sumber penyebabnya.

  • Mengambil sikap terhadap masalah

Boleh jadi yang membuat masalah menjadi rumit dan tak kunjung reda adalah diri kita sendiri. Boleh jadi, kepanikan yang melanda anak remaja kita itu bahkan bukan masalah, tetapi hanya kekhawatiran yang dilebih-lebihkan. Masalah bisa menjadi semakin kompleks dan rumit akibat dari persepsi yang ternyata dibangun oleh pemilik masalah itu sendiri. Oleh karena itu, Anda perlu menyederhanakan bila memang masalah ini sederhana.

  • Mengenali peluang solusi 

Mengenali peluang solusi itu penting. Sebab dalam satu masalah, boleh jadi ada banyak solusi yang tidak semua efektif. Jikapun semuanya efektif, selalu ada salah satu darinya yang paling mudah dan cocok bagi Anda. jika masalah remaja Anda adalah menurunnya prestasi sekolah, ada peluang solusi dengan menambah jam belajar di rumah, mengubah waktu belajar, mengurangi beban selain belajar, mengikuti bimbingan belajar, atau les privat. Di antara pilihan-pilihan ini pasti ada satu saja yang paling sesuai. 

  • Membuat rencana solusi

Jangan menjadi orang yang terus menerus berfokus terhadap masalah karena sikap ini akan membuat anda sibuk dalam penderitaan sendiri. Menyadari masalah yang sedang kita hadapi memang penting, akan tetapi terlalu berfokus pada masalah yang dihadapi menyebabkan Anda semakin jauh dari jalan solusi. Bantu anak membuat rencana solusi, berupa langkah-langkah yang harus dilakukan dalam waktu terdekat dan paling mudah. 

  • Berani menghadapinya

Kondisikan anak agar tidak mengeluhkan masalahnya, karena mengeluh adalah ekspresi ketidakmampuan atau kekalahan terhadap masalah. Sikap mengeluh hanya akan mendoktrin otak untuk menganggap bahwa suatu permasalahan itu semakin rumit, kompleks, sulit dan tidak mudah untuk diselesaikan. Ini bukan sikap psikologis yang baik. Ganti keluhan dengan keberanian yang dan kegigihan.

  • Ambil Tindakan

Akhirnya, seberapapun Anda paham dan pandai menyikapi masalah, yang akan menjadi penentu adalah tindakan nyata Anda. Seberapa hebat Anda dalam mengatur cara penyelesaian masalah, tanpa adanya tindakan yang nyata adalah sia-sia. 

Ajak anak untuk bersungguh-sungguh dengan melangkah secara nyata menyelesaikan masalahnya. Tindakan yang dilakukan adalah yang sudah direncanakan sebelumnya. 

  • Atur emosi 

Remaja BermasalahPengaturan emosi yang baik akan berpengaruh kepada pengembangan pola pikir yang baik juga, begitupun sebaliknya. Ketika seseorang tidak mampu mengendalikan emosinya maka dia tidak dapat berpikir jernih sehingga dia juga akan sulit menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Setelah mengendalikan emosi, selalulah berusaha untuk berpikir secara logis dan rasional. Berpikir secara logis akan menuntun langkah lurus dan menghindarkan anda dari kesesatan. Orang-orang yang terjebak pikiran tidak logis memilih penyelesaian masalah dengan cara-cara ajaib, yaitu datang ke dukun meminta jampi-jampi. 

  • Membuat pertahanan mental menghadapinya

Jangan sepelekan ketahanan mental ketika menghadapi masalah. Dalam kondisi tertentu, ketahanan mental menghadapi masalah adalah lebih penting daripada solusi masalahnya. Sebab beberapa masalah memerlukan penyelesaian yang lama dan tekanan yang berat. Beberapa masalah kecil dan mudah menjadi tak terselesaikan hanya karena rapuhnya ketahanan mental yang membuat seseorang menyerah duluan. 

Kuatkan mental anak ketika ia menghadapi masalah dengan tetap memberi motivasi dan meyakinkan bahwa masalahnya akan selesai. 

  • Tetap menjaga sikap proporsional

Maksudnya, jangan sampai masalah membuat Anak terkungkung oleh pikiran atau hal-hal negatif yang dapat mempengaruhi kejiwaannya. Manusia hanya dapat berpikir jernih dan baik ketika dalam keadaan yang rileks dan nyaman. Hindari stress, marah atau sedih ketika menghadapi masalah karena kondisi ini hanya akan membuat masalah makin sulit untuk diselesaikan. Tetap menjadi diri anda sebagai orang tua bijak yang beriman, tetap menghadapi anak dengan penuh kehangatan. 

  • Makin kuat terhubung dengan Allah

Masalah Anda adalah ujian, sedangkan ujian itu ditimpakan oleh Allah berdasarkan tingkat kemampuan seorang hamba. Tentu saja seberat apapun ujian akan ada jawabannya, dan seberat-berat jawaban itu akan menjadi ringan jika Allah menolong. Bisa jadi, Allah memiliki cara tersendiri untuk menyelesaikan masalah di luar jalan ikhtiar yang ditempuh manusia.

Ajarkan kepada anak untuk melibatkan Allah dalam setiap masalahnya. Jikapun masalah tak kunjung selesai dengan berbagai rencana solusi, setidaknya keterhubungan dengan Allah membuat hati tetap yakin dan bertahan menghadapinya.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Mendorong Anak Menghadapi Masalah Sendiri

Mendorong Anak Menghadapi Masalah Sendiri

Parenting – Jangan berharap anak anda tak pernah menghadapi masalah. Bagi siapapun, kehidupan akan berjalan beriring dengan masalahnya. Artinya, masalah adalah sesuatu yang tidak akan terpisahkan dari kehidupan seseorang atau tidak ada seorangpun di dunia ini yang tidak mendapatkan masalah. Setiap orang kaya atau miskin, tampan atau jelek, wanita atau pria, remaja atau dewasa akan selalu berhadapan dengan masalah

Sebagian dari pemicu masalah berasal dari dalam diri sendiri. Sederhana atau rumitnya masalah kadang dipengaruhi oleh sudut pandang atau persepsi pribadi. Orang yang memandang besar pada persoalan kecil, membuat persoalan itu juga menjadi besar baginya. Orang yang membesar-besarkan kematian kucing kesayangannya, menyebabkan kematian kucing baginya adalah masalah besar. Berbeda dengan orang yang menyepelekannya. 

  1. Akibat dari munculnya masalah 

Tentu saja masalah memiliki dampak bagi manusia. Seseorang yang sedang menghadapi masalah bisa berubah hidupnya. Dalam kondisi sangat parah, pandangan yang berlebihan terhadap masalah mengakibatkan terganggunya psikologis seseorang yang berupa tekanan atau depresi. Sebaliknya, pandangan positif terhadap masalah justru membuat seseorang tumbuh dewasa dan kaya akan pengalaman. 

Di antara dampak positif masalah bagi anak adalah, 

  • Bertambahnya pengalaman, yaitu pengalaman mengenali pola-pola masalah dan jalan menuju solusinya. Pengalaman ini sangat penting jika suatu saat ia menghadapi masalah yang sama. 
  • Kaya solusi, yaitu pemecahan masalah dengan beragam cara efektif yang pernah dilakukan. Kekayaan akan solusi ini sangat bermanfaat sebagai bekal bila suatu saat ia harus mendapat masalah lagi atau menolong orang lain yang mendapat masalah. 
  • Terasahnya mental menghadapi berbagai situasi, karena beragam masalah biasanya menimpa dalam situasi yang berbeda-beda. Dengan banyaknya masalah yang pernah dihadapi, anak menjadi terbiasa dengan situasi apapun dan tetap tenang menghadapinya. 
  • Terbentuk pikiran solutif, yaitu pikiran tenang menerima masalah, lalu menghadapinya dengan focus mencari solusi. Ini berbeda dengan orang yang menghindar masalah, ia akan panik dan kehilangan cara untuk menemukan solusi. 
  • Membuat pertahanan batin lebih kuat, yaitu kondisi batin yang yang tak mudah terguncang bila suatu saat masalah datang lagi. Ukuran masalah biasanya tidak sama dan datangnya tidak terduga. Orang yang sudah terbiasa menghadapi masalah besar akan memandang masalah-masalah lain menjadi kecil dan mudah baginya menyelesaikannya. 
  1. Ajarkan kepada anak untuk berani menghadapi masalahnya 

Menghadapi MasalahPersoalan besar yang melanda generasi zaman ini adalah anak-anak sampai usia remaja dikondisikan oleh orang tuanya untuk hidup dalam sangkar emas. Mereka berada dalam rumah-rumah yang nyaman dengan perlindungan sangat ketat oleh orang tuanya. Mereka tidak mengenal tantangan karena semuanya tercukupi dengan mudah. Dan mereka mendapatkan makanan apapun sesuai keinginan cukup dengan memijit-mijit gawai, lalu beberapa menit makanan sudah di pintu rumah.

Mereka membeli  benda apapun yang diinginkan juga cukup dengan memijit gawai sambil tiduran di kamar. Hiburan ada di genggaman, bahkan belajar untuk prestasi sekolahnya pun ada di tangannya. Mereka menyapa teman-teman, berbincang dan berkelakar melalui media sosial dengan sekeping benda di tangannya juga. Hidup seperti tidak harus ke mana-mana dan tidak perlu berbuat apa-apa. Baju-baju kotor seperti menjadi bersih sendiri dengan datangnya jasa laundry yang setiap saat bisa dipanggil. 

Tibalah suatu ketika ia tersenggol temannya di sekolah dan berlanjut pertengkaran. Hanya karena goresan sedikit di bahu anak merasakannya sebagai masalah besar, mengadu kepada orang tuanya, lalu orang tua melaporkannya kepada polisi. 

Itu gambaran anak yang buta tantangan, tidak terbiasa menyelesaikan masalahnya sendiri.

Perubahan zaman tidak mengubah keharusan orang tua mengajarkan anak menghadapi tantangan. Anak-anak di usia berapapun harus bisa menghadapi masalahnya sendiri karena setiap masalah ia hadapi itu penting untuk pendewasaan dan penguatan mental baginya. Bantuan solusi masalah dari orang tua diberikan jika masalah anak sudah demikian parah dan ia tidak mungkin menyelesaikannya sendiri.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Untuk Diri Kita – Bagian 2 : Menjadi Contoh di Keluarga

Untuk Diri Kita – Bagian 2 : Menjadi Contoh di Keluarga

Parenting – Para orang tua sebaiknya menjadi contoh sambil terus menerus merenungkan kembali peringatan Allah berikut ini, 

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS At Tahrim 6)

Orang-orang terdekat bagi kita adalah mereka yang serumah dengan kita, yaitu anggota keluarga. Dalam pengertian yang lebih luas, termasuk keluarga juga adalah semua orang yang memiliki pertalian darah dengan kita: saudara, keponakan, kemenakan, paman, bibi, dan sebagainya. 

Mereka semua itu adalah kaum kerabat yang berhak mendapat pencerahan dari kita, bahkan mendapat prioritas sebelum yang lain. 

Allah telah berfirman, 

menjadi contoh

“Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat”, (QS. As-Syu’ara : 214)

Ayat ini adalah seruan, atau peringatan bagi seorang kita untuk tidak melupakan perbaikan keluarga. Bagaimanapun keluarga adalah bagian terpenting dalam kehidupan sosial. Ada hak-hak khusus anggota keluarga yang tidak terdapat pada orang-orang selain keluarga. Keluarga mendapat hak waris, kemahraman, dan pernafkahan, sementara orang lain tidak. 

Pada periode rahasia dakwah yang dilakukan oleh Nabi SAW, orang-orang yang pertama kali masuk Islam setelah Rasulullah SAW. adalah istrinya sendiri (Khadijah), mantan budaknya (Zaid bin Haritsah) serta anak pamannya, yaitu Ali bin Abi Thalib. Pada periode terang-terangan, Nabi SAW. mengajarkan dakwah kepada keluarga dekat yaitu Bani Hasyim dan Bani Muthalib.

  • Mungkin akan ada penentangan 

Rasulullah SAW pernah mengundang seluruh keluarga bani Hasyim untuk berkumpul. Sebanyak 45 orang dari bani Muthalib bin Abdi Manaf pun hadir. Saat Beliau SAW hendak memulai pembicaraan, Abu Lahab sudah mendahului perkataan panjangnya untuk menentangnya. 

Ketika anda mencoba menampakkan model keluarga islami anda, mungkin saja ada kerabat yang tidak suka dengan keadaan ini. Mungkin paman, orang tua, atau mertua berkomentar pedas yang mencerminkan ketakutan, ketidaksetujuan, bahkan penentangannya. Saat semua anak perempuan anda tampil dengan busana serba tertutup dikarenakan memenuhi tuntutan syariat, bisa saja sebagian kerabat memberi komentar miring berisi penilaiannya yang bias. 

Mungkin ia menasehati anda, “Kita ini semestinya memperbaiki hati dulu, baru memikirkan masalah kerudung”

Sekalipun kita menyampaikannya dengan penuh kehati-hatian, peluang penentangan itu tetap ada, entah kapan munculnya. Anda tidak bisa terlalu yakin berharap keluarga menerima apapun yang Anda contohkan dan katakan. 

Karena peluang penolakan ini adalah sebuah keniscayaan, bahkan seorang Rasul pun mengalaminya, maka yang harus Anda lakukan adalah menata hati agar tidak terjerumus dalam pertikaian. Anda mesti terus menerus mengenakan baju kesabaran untuk menjadikan hati ini tak terpengaruh. 

  • Yakin akan terjadi perubahan 

Ketika keluarga atau kerabat menolak perbaikan dalam keluarga kita, itu tidak berarti bahwa ikhtiar kita telah gagal. Rasulullah SAW mengundang para kerabatnya untuk yang kedua kalinya setelah yang pertama ditolak oleh Abu Lahab. Dalam pertemuan kedua itu beliau bersabda,

Segala puji bagi Allah, aku memuji-Nya, percaya serta tawakal kepada-Nya dan aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah yang tidak ada sekutu bagi-Nya”, kemudian melanjutkan, “Sesungguhnya seorang pemandu itu tidak akan mendustakan keluarganya. Demi Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepada kalian secara khusus dan kepada manusia pada umumnya. Demi Allah, kalian akan mati seperti halnya kalian sedang tidur nyenyak dan kalian akan dibangkitkan layaknya kalian terbangun dari tidur, lalu kalian akan dihisab atas apa yang telah kalian perbuat, lalu di sana ada surga dan neraka yang kekal selamanya.

Anda pasti ingin segera tahu bagaimana sambutan keluarga Nabi untuk yang kedua ini. Dalam acara tersebut Abu Thalib berkata, “Kami tidak ingin menolongmu, menjadi penasihatmu serta membenarkan perkataanmu. Orang-orang yang menjadi bani bapakmu ini sudah bersepakat, dan aku ada di antara mereka, tetapi akulah orang pertama yang mendukung terhadap apa yang engkau sukai, maka lanjutkanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Demi Allah, aku senantiasa menjaga dan melindungimu, tetapi aku tidak mempunyai pilihan lain untuk meninggalkan agama Abdul Muthalib

Jadi, ikhtiar Rasulullah itu ternyata membawa perkembangan. Abu Thalib (Paman Rasulullah) tidak menerima ajakan Rasulullah karena terikat dengan apa yang diyakini oleh sukunya, tetapi ia menyatakan pembelaannya kepada semua pergerakan Rasulullah. 

Ketika itu Abu Lahab kembali menyatakan ketidaksukaannya, maka Abu Thalib dengan tegas menjawab, “Demi Allah, kami akan tetap melindunginya selama kami masih hidup!”

Saat Anda memulai perbaikan di keluarga, mungkin akan hadir sosok Abu Lahab, sekaligus Abu Thalib-nya. Sosok yang satu menentang, sosok lain membela, meskipun tidak juga menerima ajakan Anda. Tetapi apapun respon mereka, keluarga adalah orang terdekat yang paling berhak mendapat perhatian. 

Tegakkan aturan-aturan Allah walaupun kepada keluarga dekat atau kepada orang lain. Jangan hiraukan celaan orang lain dalam menjalankan hukum-hukum Allah.” (HR Ibnu Majah)

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.