Khitan – Bagian 2

Khitan – Bagian 2

Kelahiran – Nabi Ibrahim as adalah orang yang pertama kali melakukan khitan dan mengajarkan syariat ini kepada umatnya. Ajaran ini kemudian berlanjut oleh umat nabi sesudahnya dan mengakar sebagai tradisi di beberapa tempat.

D. Waktu khitan

1. Secara medis

Secara medis, waktu terbaik anak-anak untuk berkhitan sama dengan waktu terbaik untuk menjalani operasi lain pada umumnya. Khitan yang paling rawan adalah pada saat baru awal lahir atau saat ia mengalami tahap perkembangan tengkurap.

Saat baru lahir, ia tidak dianjurkan menerima obat bius. dalam prosedur operasi, misalnya operasi bayi sumbing, bayi harus menunggu minimal tiga bulan. Sedangkan pada saat ia tengkurap, bagian yang dikhitan akan rawan lecet dan dikhawatirkan perawatannya lebih sulit karena bagian kemaluan sering ada di again bawah menopang tubuh

2. Secara fiqih

Hukum fikih tidak menentukan kapan usia khitan paling ideal. Rasulullah mengkhitan Hasan dan Husain pada usia 7 hari (usia akikah). Atau, sesuai pendapat Ibnu Mundzir, sebaiknya di usia 7 tahun. Saat usia 7 tahun anak-anak sudah harus diajari dan dibiasakan menjalankan sholat. Karena sholat mengharuskan seluruh again tubuhnya suci, maka khitan adalah bagian dari pendidikan ini.

Atau, setidaknya, kewajiban sholat berlaku ketika anak-anak memasuki masa akil balig. Jadi, waktu yang jelas-jelas wajib adalah pada saat baligh, karena pada saat itulah anak-anak wajib melaksanakan sholat. Tanpa khitan, sholat tidak sempurna sebab kesucian sebagai syarat sah sholat tidak terpenuhi.

3. Bagaimana jika di usia bayi?

Salah satu alasan kurang pas orang tua mengkhitankan anaknya ketika bayi adalah karena bayi tidak atau sedikit merasa sakit ketika dikhitan. Sesungguhnya, sel-sel kulit penis bayi yang baru lahir cukup peka terhadap rasa sakit. Jika ia dijepit atau dipotong, rasa perih itu tetap ada.

Memang bayi tidak meronta atau hanya sedikit melawan ketika dikhitan. Mengapa? Karena ia tertidur lelap, terpengaruh oleh pembiusan. Bahkan bayi tidak menangis justru merupakan tanda reaksi menarik diri karena menanggung rasa sakit yang luar biasa. Jangan-jangan, justru karena saking sakitnya ia tak bisa menangis.

Apakah luka khitan saat bayi lebih mudah sembuh dan perawatannya lebih mudah?
Ini tergantung anda, bayi anda, metode khitan, dan tingkat keahlian dokter yang mengkhitannya. Banyak orang memilih khitan di usia 7 – 10 tahun karena di usia tersebut anak-anak sudah siap mental dan menjelang akil balig. Tapi orang tua yang menyukai pesta memiliki alasan lain, yaitu usia tersebut adalah paling pantas bagi putranya sebagai pengantin, dengan aneka upacara ritual dan hiburan.

Jadi, mengenai usia khitan, lihatlah kondisi putra anda saat itu. Anda berkewajiban mengamati kondisi fisik dan mentalnya. Lakukan observasi secara matang sebelum mengambil keputusan.

 

E. Walimah Khitan

Apakah khitan harus dengan walimah (perayaan) seperti pesta pernikahan?
Walimah artinya perayaan. Dalam peristiwa khitan, orang sering menyebutnya ‘walimatul khitan’.

Imam Ahmad meriwayatkan hadist dari Utsman bin Abi Ash bahwa walimah khitan termasuk yang tidak menjadi anjuran. Namun demikian ini bukan berarti terlarang. Imam Nawawi menegaskan bahwa walimah khitan boleh.

Sebagaimana umumnya perayaan atau walimah islami, anda sebaiknya memperhatikan beberapa ketentuan:

Tidak berlebihan menyelenggarakannya, cukup mengundang orang untuk perjamuan atau hiburan sesuai kemampuan (termasuk berlebihan adalah berhutang demi membiayai hajatan, atau acara semalam suntuk)

Menghadirkan acara yang tidak bernilai maksiat atau memberi peluang kepada tamu untuk bermaksiat (mempertontonkan aurat, mabuk, berjudi, berkhalwat, dan sebagainya).

Tidak bermaksud pamer (riya’), tetapi semata mensyukuri karunia Allah dan berbagi kenikmatan.

Tidak menyertakan ritual yang bernuansa syirik, meskipun berniat sebagai hiburan. Misalnya mengundang atraksi yang bekerjasama dengan jin).

Diselenggarakan dengan tetap menghormati waktu-waktu ibadah, misalnya berhenti saat adzan dan menganjurkan orang untuk sholat.

 

[Yazdi Subakti]

Khitan – Bagian 1

Khitan – Bagian 1

Kelahiran – Nabi Ibrahim as adalah orang yang pertama kali melakukan khitan dan mengajarkan syariat ini kepada umatnya. Ajaran ini kemudian berlanjut oleh umat nabi sesudahnya dan mengakar sebagai tradisi di beberapa tempat.

A. Pengertian

Secara bahasa, khitan artinya memotong. Dalam terminologi medis deikenal dengan istilah sirkumsisi (circumcision) adalah membuang atau memotong bagian kulit luar ujung penis (bagian kulup atau preputium). Pemotongan ini termasuk tindakan bedah yang aman, dilakukan dengan prosedur medis yang ketat untuk menghindari resiko bagi bayi atau anak-anak.

Dalam peradaban Mesir kuno, khitan telah menjadi tradisi. Namun banyak di antara mereka yang tidak tahu bahwa budaya ini berasal dari Nabi Ibrahim yang dilanjutkan oleh para Nabi sesudahnya (yang berdakwah di sekitar daratan Mesir). Mereka berkhitan dengan cara mereka sendiri, bahkan perempuan pun berkhitan di masa itu. Kenyataan ini membuat bias sebagian sejarawan Barat, yang menganggap bahwa itu bukan ajaran agama, melainkan tradisi Mesir kuno.

Sampai saat ini, beberapa agama mengklaim sebagai penerus ajaran Ibrahim, tetapi hanya islam yang konsisten mengimaninya, terutama soal khitan. Agama yang lain menolak dengan berbagai alasan, termasuk membiaskan sejarah dengan mengatakan khitan hanyalah tradisi Mesir kuno.

Kini, dengan semakin banyaknya penelitian khitan, penganut agama selain islam baru percaya dan beramai-ramai menjalani prosedur ini. Di Amerika Serikat, khitan pernah menjadi salah satu prosedur kesehatan penting.

B. Alasan khitan

Dapatkah anda membayangkan penis putra anda terserang kanker sehingga harus diamputasi?

Memang kami belum memiliki data tentang banyaknya kasus tersebut, tetapi itu semua tidak akan terjadi jika anda melakukan prosedur perawatan alat kelamin putra anda dengan baik. Salah satu prosedur ini adalah khitan.

1. Menjalankan sunnah

Khitan merupakan salah satu cara pensucian diri dan bukti ketundukan kita kepada ajaran agama. Dalam hadist Rasulullah s.a.w. bersabda:
“Kesucian (fitrah) itu ada lima, (yaitu) : khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memendekkan kumis dan memotong kuku” (H.R. Bukhari Muslim).

2. Ikhtiar kesehatan

Setiap kali putra anda kencing, ia mengeluarkan air seni yang mengandung banyak hal: air, ampas metabolisme, kuman penyakit, dan racun tubuh. Anda pasti mengira sampah-sampah ini mengucur keluar begitu saja, semuanya. Padahal jika anda teliti, ternyata sebagian darinya meninggalkan endapan di ruang sekitar kepala penis (glands) yang tertutupi oleh kulit (kulup/preputium).

Endapan ini, selain beraroma tidak sedap, juga menjadi media tumbuhnya penyakit-penyakit baru selain kuman yang berasal dari air kencing itu sendiri. Anak yang tidak dikhitan juga menghasilkan smegma, yaitu zat semacam lemak yang mengendap di antara preputium dan glans penis. Smegma ini lama-kelamaan bisa membusuk, menjadi sarang virus yang tidak hanya menyerang penis juga dapat menular ke anggota tubuh lainnya. Pada pria dewasa yang telah menikah, kuman ini dapat menularkan penyakit pada vagina bahkan rahim isterinya.

3. Untuk kepraktisan

Penis yang dikhitan memiliki bentuk lebih praktis. Bagian yang selalu menutupi kepala penis tidak ada sehingga setiap kali habis kencing mudah membersihkannya. Tentu saja, dengan begitu berbagai resiko penyakit akan terhindarkan.

C. Hukum Khitan

Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum untuk laki-laki dan perempuan.

1. Hukum khitan untuk lelaki

Mayoritas ulama (jumhur) berpendapat bahwa wajib bagi laki-laki. Para pendukung pendapat ini adalah imam Syafi’i, Ahmad, dan sebagian pengikut imam Malik. Imam Hanafi mengatakan wajib tetapi tidak fardhu.

Menurut riwayat populer dari imam Malik beliau mengatakan hukumnya sunnah. Begitu juga riwayat dari imam Hanafi dan Hasan al-Bashri mengatakan sunnah. Namun bagi imam Malik, sunnah kalau ditinggalkan berdosa, karena menurut madzhab Maliki sunnah adalah antara fardhu dan nadb. Ibnu abi Musa dari ulama Hanbali juga mengatakan sunnah muakkadah.

Ibnu Qudamah berpendapat bahwa bagi lelaki hukumnya wajib dan kemuliaan bagi perempuan, andaikan seorang lelaki dewasa masuk Islam dan takut khitan maka tidak wajib baginya. Sama dengan kewajiban wudhu dan mandi bisa gugur kalau ditakutkan membahayakan jiwa, maka khitan pun demikian.

Alasan yang menghukumi sunnah

Alasan yang dijadikan landasan bahwa khitan tidak wajib adalah kisah mengenai Salman al-Farisi ketika masuk Islam tidak disuruh khitan, dan Hadits yang menyebutkan khitan dalam rentetan amalan sunnah seperti mencukur bulu ketiak dan memendekkan kuku. Dengan demikian, khitan juga dianggap sunnah.

Alasan yang menghukumi wajib

Dalil-dalil yang dijadikan landasan para ulama yang mengatakan khitan wajib adalah sbb.:

a). Dari Abu Hurairah Rasulullah s.a.w. bersabda bahwa nabi Ibrahim melaksanakan khitan ketika berumur 80 tahun, beliau khitan dengan menggunakan kapak. (H.R. Bukhari).
Nabi Ibrahim melaksanakannya ketika mendapat perintah untuk khitan padahal beliau sudah berumur 80 tahun.

b). Kulit yang di depan alat kelamin terkena najis ketika kencing. Tanpa dikhitan, sama dengan orang yang menyentuh najis di badannya ketika sholat sehingga sholatnya tidak sah. Sholat adalah ibadah wajib, segala sesuatu yang menjadi prasyarat sholat hukumnya wajib.

c). Hadits riwayat Abu Dawud dan Ahmad, Rasulullah s.a.w. berkata kepada Kulaib: “Buanglah rambut kekafiran dan berkhitanlah”. Perintah Rasulullah s.a.w. menunjukkan kewajiban.

d). Boleh membuka aurat pada saat khitan, padahal membuka aurat sesuatu yang terlarang. Ini menunjukkan bahwa hukumnya wajib, karena tidak boleh apabila sesuatu yang terlarang kecuali untuk sesuatu yang sangat kuat hukumnya.

e). Memotong anggota tubuh yang tidak bisa tumbuh kembali dan disertai rasa sakit tidak mungkin kecuali karena perkara wajib, seperti hukum potong tangan bagi pencuri.

f). Khitan merupakan tradisi umat Islam sejak zaman Rasulullah s.a.w. sampai zaman sekarang dan tidak ada yang meninggalkannya, maka tidak ada alasan yang mengatakan itu tidak wajib.

2. Khitan untuk perempuan

Hukum

Menurut Ibnu Mundzir, tidak ada hadist yang bisa menjadi rujukan dalam masalah khitan perempuan. Semua hadist yang meriwayatkan khitan perempuan mempunyai sanad dhaif (lemah).

Hadist paling populer tentang khitan perempuan adalah hadist Ummi ‘Atiyah r.a., Rasulllah bersabda kepadanya:”Wahai Umi Atiyah, berkhitanlah dan jangan berlebihan, sesungguhnya khitan lebih baik bagi perempuan dan lebih menyenangkan bagi suaminya”.
Hadist ini oleh Baihaqi, Hakim dari Dhahhak bin Qais. Abu Dawud juga meriwayatkan hadist serupa namun semua riwayatnya dhaif dan tidak ada yang kuat. Abu Dawud sendiri konon meriwayatkan hadist ini untuk menunjukkan ke-dlaif-annya. Demikian oleh Ibnu Hajar dalam kitab Talkhisul Khabir.

Ibnu Hajar meriwayatkan bahwa sebagian ulama Syafi’iyah dan riwayat dari imam Ahmad tidak menganjurkan bagi perempuan.

Jadi, kalaupun perempuan itu dikhitan, maka hukumnya tidak wajib. Mungkin sunnah atau bahkan mubah. Mengenai hukum ini, anda dapat memilih yang paling anda yakini.

Bagian yang dipotong saat perempuan berkhitan

Khitan dengan memotong bagian dari organ kelamin perempuan dapat berakibat fatal saat perempuan menjalankan amanah reproduksi (bersalin dan melahirkan) nanti. Inilah kesalahan fatal yang konon sering terjadi pada perempuan indonesia, karena mengira hukumnya wajib dan prosedurnya mirip laki-laki (memotong bagian dari kemaluan).

Itu secara syariat pun terlarang, karena dalam hadits Ummi ‘Atiyah r.a., di atas rasulullah mengingatkan “….dan jangan berlebihan”.

Jadi, jikapun perempuan harus berkhitan (bagi yang meyakini hukumnya sunnah), maka tidak ada bagian yang harus dihilangkan. Cukup dengan usapan atau gesekan benda tajam sebagai simbol ikrar kesetiaan atas syariat islam saja.

Menurut Imam Mawardi, khitan pada perempuan hanya dengan memotong kulit yang berada di atas vagina perempuan yang berbentuk mirip cengger ayam. Hanya memotong/menggores sebagian kulit tersebut, bukan menghilangkannya. Imam Nawawi juga menjelaskan hal yang sama untuk perempuan adalah memotong bagian bawah kulit yang ada di atas vagina perempuan.

 

[Yazid Subakti]

Mengamankan Rumah

Mengamankan Rumah

Kelahiran – Mengamankan rumah terutama ruang tamu dan ruang tengah merupakan bagian rumah yang biasanya tempat bermain si kecil.

A. Ruang tamu dan ruang tengah

Berikan ceklis daftar dibawah ini untuk mengingatkan Anda mengamankan ruang tamu dan ruang tengah. Apakah si kecil senang bermain-main di meja kaca? jika ya, Anda jangan pernah terlambat untuk mengalihkan perhatiannya ketika ia akan berusaha naik ke atas meja, atau singkirkan meja ini dari ruangan.

  • Apakah anda membiasakan menaruh toples snack di atas meja tamu? Snack menarik perhatiannya untuk naik.
  • Apakah si kecil senang naik dan turun dari kursi?
  • Apakah kursinya memiliki sandaran penuh? Jika senderannya tidak penuh,maka berhati- hatilah biasanya anak kecil akan jatuh melalui senderan yang tidak penuh.
  • Apa vas bunga tersimpan di tempat yang mudah terjangkau si kecil?
  • Apakah keramik disimpan ditempat yang jarang dikunjungi kecil?
  • Apakah asbak selalu bersih dari abu rokok dan sampah lainnya?
  • Apa hiasan dinding terpaku dengan kuat?
  • Apakah colokan listrik, tidak mudah dijangkau oleh sikecil?
  • Apakah label-kabel listrik, telepon tersambung dengan aman?
  • Apa pada tanaman hias terdapat kerikil yang bisa dimakan oleh si kecil?

B. Dapur

Kami belum pernah mendengar rumah tangga tanpa dapur. Karena ruang inilah yang telah menyuplai menu sekitar lima milyar penduduk bumi ini.

Tetapi dapur anda adalah ruangan paling misterius. Selain itu apakah ibu akan selalu melarang si kecil ke dapur? Sebaiknya tidak, sebab dapur bukanlah daerah terlarang baginya. Justru ruangan ini merupakan ’sekolah’ tersendiri bagi dia.

Ada banyak benda yang harus anda evaluasi kembali keberadaannya agar anda dapat menyimpannya dengan aman tetapi tetap memberi manfaat. Sebab, anda tidak mungkin memagari dapur agar si kecil tak masuk ke dalamnya atau selalu melarangnya setiap kali ia membuntuti anda memasak. Pastikan ceklis ini memenuhi kriteria keamanan dapur Anda :

  • Apakah Anda menyimpan pisau di tempat yang tidak dijangkau si kecil?
  • Apakah Korek api selalu tersimpan di tempat yang tinggi?
  • Apa Tabung gas berada di tempat yang tidak mudah dikunjungi si kecil?
  • Apakah Kompor Anda menggunakan meja yang tidak mudah terjangkau sikecil?
  • Apakah bumbu-bumbu dapur disimpan dalam toples atau wadah yang aman?
  • Apa beras tersimpan dalam tempat yang tertutup dan sulit untuk terbuka?
  • Apakah Minyak goreng disimpan di tempat yang tinggi dan sulit untuk diambil si kecil?
  • Apakah Barang pecah belah disimpan dalam lemari yang jauh dari jangkauan sikecil?
  • Apa Termos air berada di atas meja tinggi?dan sudahkah Anda memberitahu si kecil bahwa termos berisi air panas?
  • Apakah sabun colek, deterjen, cairan pencuci piring dan cairan pembersih ruangan berada di tempat yang tidak terlihat oleh si kecil
  • Apa Obat anti serangga tersimpan dalam wadah yang rapat dan tidak mudah terlihat oleh si kecil?jika menggunakan botol lain apakah botol tersebut bukan botol bekas makanan yang si kecil kenali?
  • Apakah Cobek, lumpang, blender dan peralatan dapur yang berat lainnya tersimpan dalam lemari yang tidak mudah terbuka oleh si kecil?

C. Ruang Makan

Bagian lain dari rumah yang juga harus bunda amankan adalah ruang makan. Di bawah ini adalah daftar untuk mengamankan ruang makan.

  • Apakah si kecil sangat gembira jika Anda membuka kulkas?jika ya, ketika Anda lengah ia pasti akan berusaha untuk membuka dan masuk ke dalamnya.
  • Apakah kulkas dan lemari makan selalu terkunci?
  • Apa dispenser berada di tempat yang sulit dijangkau si kecil?
  • Apakah kran air dari dispenser Anda memiliki pelindungnya?
  • Apakah garpu,sendok dan alat makan lainnya tersimpan di tempat yang sulit ia raih?
  • Apa tusuk gigi tersimpan dalam tempat yang sulit untuk terbuka?
  • Apakah botol sambal, saus, kecap terbuat dari kaca? Jika ya simpan di tempat yang aman.
  • Apa toples tempat menyimpan garam, gula merah, gula putih,kopi dan susu tertutup rapat?
  • Apakah Anda menutup makanan yang tersaji di atas meja?

D. Seputar Teras dan Taman

Selain itu teras dan taman merupakan tempat bermain yang asyik untuk si kecil. Bagian rumah ini pun harus aman. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

  • Apakah Pagar selalu terkunci rapat?
  • Apakah pot bunga yang besar maupun yang kecil aman dari pupuk yang membahayakan si kecil?
  • Apa anda sudah membebaskan tanaman dari pestisida?
  • Apakah anda sudah menjauhkan jenis kaktus, mawar, atau bunga berduri lainnya?
  • Apakah anda tiap pagi memeriksanya sekilas, memastikan tidak ada ulat bulu dan serangga yang berbisa?
  • Apa pot bunga gantung, menempel dengan kuat?
  • Apakah pupuk tersimpan di tempat tersembunyi?
  • selain itu Apakah perkakas berkebun tersimpan dalam wadah yang tidak mudah terbuka?
  • Apa kolam renang Anda memiliki pagar yang terkunci ?
  • Apakah selang untuk menyiram tanaman tergulung dengan rapi?

E. Garasi

Ada kalanya si kecil ingin bermain-main di garasi Anda, untuk itu pastikan bahwa ruangan ini aman. Perhatikan hal-hal berikut ini:

  • Apakah lantai tidak licin oleh ceceran oli, solar, atau cairan lain?
  • Apakah tempat oli tertutup rapat, dan tersimpan di tempat yang sulit untuk terjangkau si kecil?
  • Apa peralatan bengke tersimpan dalam tas yang sulit terbuka?
  • Apakah sampo, pembersih, pengkilap mobil tersimpan dalam lemari yang terkunci rapat?
  • Apa ban serep tersimpan dengan aman di sudut garasi?
  • Apakah sepeda, motor dan mobil terparkir dengan aman?

F. Kamar Mandi

Selain itu laboratorium lain tempat si kecil bereksplorasi adalah kamar mandi. Di ruangan ini terdapat air yang sangat senang ia mainkan. Untuk membantu mengamankan kamar mandi, perhatikan ceklis berikut.

  • Apakah lantai kamar mandi tidak licin?
  • Apakah terdapat keset atau karpet anti licin?
  • Apa cairan desinfektan dan pembersih lantai tersimpan dalam lemari yang sulit untuk terjangkau si kecil?
  • Apakah si kecil sudah hafal dengan sikat gigi dan pasta giginya?
  • Apakah sampo dan sabun tersimpan dalam botol yang tertutup rapat?
  • Selain itu apakah water heater berada di tempat yang tidak mudah anak-anak jangkau?
  • Apakah sirkulasi udara (lubang angin atau kipas blower) berfungsi dengan baik?
  • Apakah kamar mandi anda cukup terang?

G. Gudang

Kemudian barang-barang yang tidak atau jarang terpakai sebaiknya anda letakkan di gudang. Namun demikian, meskipun ruangan ini adalah tempat menimbun, tetaplah atur dengan baik penggunaannya.

  • Apakah Anda menyimpan alat berburu & rekreasi di lemari yang terkunci rapat?
  • Apakah kaleng cat tertutup dan sulit terbuka oleh si kecil?
  • Apa bahan kimia tersimpan dalam lemari yang sulit ia jangkau?
  • Apakah barang – barang rongsokan tersimpan dengan rapi dan tidak berceceran?
  • Apakah ada tempat khusus untuk menyimpan paku, mur dan baut?
  • Selain itu apakah Alat pertukangan sudah tersimpan dalam lemari terkunci?
  • Apakah Anda menyimpan balok kayu, batang besi, pipa, gulungan seng dengan rapi dan aman?
  • Apakah mesin-mesin kecil, onderdil kendaraan berada di tempat yang tidak mudah ia jangkau?

 

[Yazid Subakti]

Penyapihan yang Damai

Penyapihan yang Damai

Kelahiran – Mari kita bicarakan cinta ketika dan penyapihan yang damai, agar terhindar dari perbuatan ‘memisahkan ikatan’ dari bayi yang seolah sudah menyatu dengan anda.

A. Mari kita bicara tentang cinta

Menyapih adalah menyudahi masa menyusui secara berangsur-angsur atau sekaligus. Proses ini sangat tergantung kesiapan ibu dan anak. Sebagian ibu menyapih karena faktor eksternal, misalnya kondisi ekonomi keluarga yang mengharuskannya bekerja dan meninggalkan bayinya.

Penyapihan adalah sebuah awalan bahwa bayi Anda mulai belajar mandiri. Ia akan mulai asik bermain dengan saudara atau teman – temannya, tidak selalu ada dalam pangkuan Anda. Pada mulanya mungkin Anda akan merasa sedih atau kehilangan aktifitas yang sudah 2 tahun anda lakukan. Penyapihan memang membutuhkan waktu, tidak hanya bayi Anda tetapi juga Anda.

Dan sekali lagi, kita sedang membicarakan cinta. Menyapih bukanlah proses pemutusan kasih sayang, melainkan ungkapan cinta Anda agar si kecil belajar untuk mandiri dan lebih leluasa merasakan aneka makanan yang lain.

B. Macam – macam penyapihan

1. Mutual weaning/natural weaning (tidak memaksa dan mengikuti tahapan perkembangan anak)

Jika Anda memilih cara ini, maka bersiaplah menyusui si kecil sampai Ia tidak mau lagi menyusu. Ada kalanya cara molor sampai usia si kecil 3 tahun. Namun tidak ada salahnya ketika si kecil berusia 2 tahun Anda sudah mengkondisikannya. Misalnya selalu mengatakan bahwa Adek sudah besar, kalau yang masih menyusu adalah adek bayi. Walaupun Anda membiarkannya tetap menyusu, namun si kecil akan mulai belajar untuk berhenti menyusu.

2. Baby-Ied weaning (anak yang menentukan kapan ia tidak mau menyusu lagi)

Beberapa bayi tidak mau lagi menyusui disebabkan oleh beberapa kondisi diantaranya yaitu :

  • Karena ibunya hamil lagi, sehingga mungkin menurutnya ASI sudah tidak enak lagi. Maka ia akan berhenti menyusu.
  • Proses tumbuhnya gigi. Bagi beberapa, anak proses tumbuh gigi menyebabkan ia malas untuk menyusu. Sehingga ia akan segera berhenti menyusu
  • Tumbuhnya jamur atau sariawan. Selain tumbuh gigi, sariawan atau tumbuhnya jamur di lidah dan mulut bagian dalam akan mempengaruhi proses penyusuan. Kondisi ini akan menyebabkan bayi tidak nyaman bahkan sulit untuk menyusu. Akibatnya Ia tidak mau lagi menyusu karena takut bagian mulut atau lidahnya terasa sakit.

3. Mother led weaning (ibu yang menentukan kapan saat menyapih anaknya)

Cara ini lebih sering terjadi, di mana ibu yang menentukan kapan anaknya disapih. Untuk ini dibutuhkan kesiapan mental Ibu untuk melakukannya. Ayah selalu siaga menemani bayinya, terutama saat ia teringat dan ingin menyusu kembali. Ayah harus dapat mengalihkan perhatian si kecil pada hal lain agar proses penyapihan berjalan sukses.

Bila Anda sudah siap, lakukanlah penyapihan dengan sabar dan tidak terburu-buru karena sikap Anda berpengaruh pada kesiapan anak.

Tentukan kapan saat Anda akan menyapih, dan tentukan pula kapan rentang waktu penyapihan. Misalkan Anda ingin menyapih si kecil ketika usianya 2 tahun, dan lamanya proses penyapihan adalah 2 minggu. Hal ini penting untuk menghindari agar si kecil tidak stress, selain itu juga agar payudara Anda berangsur mengurangi proses produksi ASI.

Beberapa hal dapat terjadi jika Anda terburu- buru adalah payudara akan bengkak, linu, bahkan suhu tubuh Anda akan meningkat. Jangan lakukan pemerasan, karena akan membuat ASI diproduksi kembali. Biasanya akan terjadi selama 2 hari dan hari ketiga produksi ASI akan menurun, payudara Anda akan kembali kempes. Hal lain yang bisa terjadi adalah ekspresi si kecil ketika melihat Anda. Ia akan kurang ramah ketika melihat Anda, bahkan menolak untuk digendong atau ditemani tidur. Jika selama proses ini Ayahnya yang selalu berada disampingnya,maka ia akan memilih ayah untuk menemaninya tidur dan memanggil Ayah ketika Ia terjaga. Jangan khawatir, Ia hanya butuh waktu untuk ’lupa nyusu’, Ia akan kembali membutuhkan Ibunya setelah kurang lebih 1 bulan.

C. Manfaat penyapihan

Penyapihan membawa manfaat bagi anda maupun si kecil. Manfaat penyapihan untuk anak di antaranya adalah:

Anak akan mendapatkan nutrisi optimal dari makanan.

Mengenalkan aneka macam rasa, tekstur dan bahan makanan. Hal ini berpengaruh pada perkembangan intelektualitasnya karena daya ingatnya akan menyimpan informasi mengenai berbagai rasa dan tekstur makanan.

Memperbanyak latihan mengunyah makanan padat agar gigi dan rahangnya berkembang optimal.

Anak dilatih untuk mandiri karena tidak lagi harus bergantung pada ASI setiap kali lapar atau haus.

Buah hati belajar untuk bisa mempercayai orang lain sehingga nantinya tidak kesulitan untuk beradaptasi dan berinteraksi dengan orang lain.

Anak membentuk konsep diri yang positif. Dengan penyapihan yang positif, anak akan merasa percaya diri.

D. Tips penyapihan yang damai dengan mudah

1. Penyapihan Seketika

Proses penyapihan seketika umumnya dilakukan dalam keadaan terpaksa, misalnya Anda jatuh sakit atau harus pergi studi atau mencari nafkah, sehingga tidak memungkinkan untuk menyusui anak. Apabila terjadi kasus penyapihan mendadak, maka yang harus dilakukan adalah:

Mengomunikasikan situasi yang terjadi pada anak (terutama anak di atas satu tahun).

Jika Anak benar – benar lapar dan haus maka ia akan menerima makanan dan minuman apapun selain ASI.

Alihkan perhatiannya pada mainan yang ia suka sambil memberikannya minuman/makanan lain yang sangat Ia sukai. Dengan demikian ia tidak meminta ASI.

Hadirkan sosok pengganti ibu seperti Ayah atau nenek, yang bisa membuat anak merasa nyaman saat ibu tidak bisa berada di dekatnya.

2. Penyapihan Bertahap

Penyapihan bertahap dilakukan tidak sekali waktu. Penentu waktu penyapihan ini adalah Anda.

Penyapihan cara ini mempunyai dampak psikologis paling ringan. Karena Anda sangat siap menjalani proses ini. Pada mulanya si kecil biasanya rewel dan gelisah. Dengan penyapihan bertahap, kegelisahannya dapat diperkecil. Dengan meningkatkan konsumsi makanan yang bergizi dan berkalori tinggi pada saat waktu makan, ia akan merasa kenyang dan mengurangi keinginannya mencari ASI pada malam hari.

 

[Yazid Subakti]

Pengasuhan dalam Situasi Khusus – Bagian 3

Pengasuhan dalam Situasi Khusus – Bagian 3

Kelahiran – Pengasuhan dalam situasi khusus merupakan waktu mengasuh bayi bagi Bunda yang terjadi dalam waktu-waktu tertentu yang berbeda dengan waktu biasanya.

D. Menjadi orangtua tunggal, tak masalah

Jika memang ini yang terjadi, Anda harus menjalaninya dengan ikhlas. Apapun penyebabnya,Anda tetap saja harus mengurus bayi Anda sendirian.

Sebenarnya Anda tidak sendirian karena masih ada kakek, nenek, om dan tantenya. Anda pun dapat bergabung dengan komunitas orang tua tunggal. Sekali lagi, Anda tidak benar- benar sendirian.

Berikut adalah beberapa tips bagi orang tua tunggal agar tetap sukses dalam pengasuhan anak.

1. Lakukan dengan penuh cinta

Bayi dalam gendongan Anda tidak mempunyai kesalahan apapun. Jangan pernah melampiaskan kekesalan Anda padanya. Terima ia dengan ikhlas, syukuri keberadaannya dan terus melangkah bersama si kecil menggapai cita-cita dan mewujudkan mimpi Anda bersamanya.

Jika Anda telah menerimanya dengan sepenuh hati maka cinta akan hadir. Anda akan benar-benar merasakan getaran cinta itu. Mengasuh dengan penuh cinta akan membuat si kecil merasa nyaman walaupun tanpa kehadiran sang Ayah.

2. Libatkan orang lain

Biarkan jika kakek, nenek, om dan tante turut mengasuh bayi Anda. Mereka juga menyayangi penghuni baru di keluarga besar. Bebaskan mereka untuk mengungkapkan perasaan sayangnya. Biarkan pula jika sahabat Anda ikut merawat si kecil. Anda harus bersyukur dan berbahagia karena Anda tidak benar- benar sendiri.

3. Anda tetap butuh ”Me time”

Waktu untuk diri sendiri (Me time), Anda tetap membutuhkannya. Semua itu akan membuat Anda tetap tenang dan bahagia. Tidak ada salahnya jika kebiasaan Anda untuk menghilangkan stress dengan belanja tetap Anda lakukan. Anda harus tetap bahagia, gembira dan ceria. Ingatlah bahwa bayi Anda butuh seorang Ibu yang bahagia, bukan wanita yang bermuram durja.

4. Selesaikan semua urusan dengan pasangan

Jika penyebab Anda menjadi orang tua tunggal adalah perceraian atau urusan lain yang menyebabkan Anda harus berurusan dengan meja hijau, selesaikan segera semua urusan itu. Jangan biarkan semua itu mengganggu konsentrasi Anda dengan si kecil. Lakukan apa saja yang terbaik demi si kecil.

Jika penyebab menjadi orang tua tunggal adalah meninggalnya pasangan, maka selesaikan urusan dengan pihak keluarga almarhum. Selesaikan hak pengasuhan anak dengan cermat dan tuntas.

5. Kondisikan Anak dengan bijak

Semakin besar si kecil, maka ia pun akan semakin banyak bertanya tentang dirinya. Ia akan semakin kritis bertanya tentang banyak hal pada Anda. Termasuk keberadaan Ayahnya. Anda harus benar- benar bijak menjawab semua pertanyaan tersebut. Perlahan ia akan memahami kondisi yang dihadapi, dan tetap percaya diri karena memiliki Anda, Ibu yang sekaligus juga menjadi Ayah yang hebat.

E. Mengasuh Bayi Adopsi

Anda akan dapat menjadi orang tua, tanpa harus menjalani persiapan biologis selama sembilan bulan seperti Ibu – ibu lainnya. Mengadopsi anak adalah solusi alternatif bagi Anda yang benar – benar ingin menjadi orang tua tetapi tidak dikaruniai kehamilan. Berikut ini adalah cara- cara umum untuk mempermudah menjadi orang tua angkat :

1. Adopsi terbuka

Adopsi cara ini artinya mengasuh anak orang lain dengan tetap menjalin komunikasi dengan ibu kandungnya. Dengan cara ini, Anda dapat merencanakan apapun yang terbaik untuk si kecil. Selain itu, Anda akan mendapatkan banyak informasi mengenai tingkah laku si kecil.
Adopsi cara ini juga akan membuat si kecil merasa lebih nyaman dalam pengasuhan Anda. Anda tidak perlu merasa ketakutan orang tua kandung tiba – tiba akan mengambilnya.

2. Riwayat keluarga, amat penting

Jika Anda tidak dapat mengadopsi anak dengan cara terbuka, pastikan semua informasi tentang si kecil Anda dapatkan. Misalnya, Anda mengambil si kecil dari sebuah yayasan. Maka, Anda harus mendapatkan Informasi mengenai riwayat orang tuanya, sakit atau cacat yang dimiliki serta informasi mengenai perilaku si kecil selama dalam pengasuhan yayasan tersebut. Jangan lupa untuk mengikuti prosedur hukum yang berlaku dalam mengadopsi anak.

3. Katakan dengan bijak

Kelak si kecil akan tumbuh besar. Ia akan semakin kritis bertanya banyak hal mengenai dirinya. Mungkin ia akan bertanya kenapa rambutnya atau warna kulitnya berbeda dengan Ayah, Ibu dan saudara yang lainnya. Untuk menjawab hal ini, Anda harus bijak. Anda harus benar – benar merencanakan kapan akan mengatakan hal yang sebenarnya tentang status si kecil. Juga merencanakan cara mengatakan yang bijak, tanpa harus menyakiti perasaannya.

 

F. Mengasuh bayi dengan kebutuhan khusus

Bayi – bayi yang mengalami gangguan perkembangan dan pertumbuhan adalah bayi- bayi yang memerlukan pengasuhan yang spesial. Bayi – bayi ini dilahiran dengan potensi-potensi terbaik dalam dirinya.

Tugas Anda adalah menemaninya mengoptimalkan potensi terbaik itu. Down syndrome, autis, ADHD, dan cacat fisik adalah sedikit dari ganggun pertumbuhan dan perkembangan pada bayi. Apapun diagnosa yang dokter anda berikan tetaplah menerima mereka apa adanya.

Prinsip pengasuhan untuk anak-anak istimewa ini adalah :

1. ikhlas

Relakan semuanya, terima apa yang ada di hadapan dengan lapang dada. Ini adalah kunci kesuksesan Anda menjadi orang tua istimewa. Segeralah mensyukuri kehadirannya. Ia tetap bayi anda yang istimewa.

2. Jadilah Orang tua siaga

Mulai sekarang jadilah orang tua siaga. Yaitu orang tua yang siap mendapat semua kejutan – kejutan dari si kecil. Mulai memperbanyak pengetahuan Anda sesuai kondisi si kecil, mengasah berbagai keterampilan khusus yang akan Anda berikan untuk si kecil. Jangan lupa untuk mengikuti terapi atau pengobatan yang disarankan oleh dokter Anda.

3. Fokuskan pada kelebihan, abaikan kecacatannya.

Mengabaikan kecacatannya dan memfokuskan pada kelebihannya akan menghemat energi Anda dalam mengasuh si kecil. Percayalah bayi kecil Anda memiliki segudang kelebihan di luar perkiraan Anda.

4. Bergabung dengan perkumpulan

Bergabung dengan perkumpulan dunia maya, atau perkumpulan lainnya yang memiliki latar belakang anggotanya sama, dapat membantu Anda dalam meringankan beban yang Anda hadapi. Perkumpulan ini membuat Anda semakin yakin bahwa Anda tidak sendirian. Bahkan beberapa perkumpulan dapat memberikan banyak informasi saran dan solusi yang terbaik dari masalah Anda

5. Tim yang sukses

Jadilah tim yang sukses antara Anda, pasangan Anda dan si kecil yang istimewa. Anda benar- benar harus fokus merawatnya. Semakin besar, ia akan menunjukan keterampilan barunya. Anda harus dapat menangkap tanda khusus itu, memahami dan mengembangkannya hingga ia dapat tumbuh menjadi anak yang mandiri dan berprestasi. Semua itu terwujud atas kerja sama yang sukses.

 

[Yazid Subakti]

Pengasuhan dalam Situasi Khusus – Bagian 2

Pengasuhan dalam Situasi Khusus – Bagian 2

Kelahiran – Pengasuhan dalam situasi khusus merupakan waktu mengasuh bayi bagi Bunda yang terjadi dalam waktu-waktu tertentu yang berbeda dengan waktu biasanya.

B. Mengasuh sambil bekerja atau studi

Beberapa ibu harus melanjutkan karir pekerjaannya atau melanjutkan kuliah di jenjang yang lebih tinggi. Mengasuh si kecil sambil studi atau bekerja merupakan hal yang sangat memungkinkan. Anda tetap memiliki kesempatan untuk bekerja walaupun si kecil telah hadir ditengah keluarga. Atau Anda dapat terus melanjutkan studi Anda walaupun si kecil masih menyusui.

1. Demi rasa cinta

Meninggalkan bayi sejenak untuk bekerja atau studi memang bukan hal mudah.Namun Anda tetap dapat melakukan keduanya dengan penuh rasa cinta. Kuatkan diri Anda bahwa apa yang Anda lakukan juga untuk si kecil. Anda memang membutuhkan kekuatan ekstra untuk melakukan keduanya.

2. Manfaatkan waktu yang berkualitas

Keberadaan Anda bagi si kecil memang sangat mempengaruhi perkembangan bayi Anda. Tidak hanya itu, sesuatu yang diberikan bayi anda kepada Anda akan membentuk keterampilan Anda untuk menjalankan peran sebagai seorang Ibu. Namun semua itu tidak tergantung pada banyaknya waktu kebersamaan antara Ibu dan bayi. Yang sangat menentukan adalah waktu yang berkualitas, yaitu waktu di mana ibu dapat menanggapi isyarat yang dikeluarkan bayinya, sehingga terjadi interaksi yang hangat dan komunikatif. Inilah sumbangan terpenting untuk perkembangan fisik, emosi dan intelektual bayinya.

3. Evaluasi prioritas Anda

Jika Anda kesulitan untuk menjalani kedua peran tersebut maka cobalah untuk mengevaluasi kembali prioritas Anda.

Rencanakan ulang hidup Anda. Barangkali Anda akan mengambil langkah baru. Tidak ada salahnya jika akhirnya Anda lebih memilih bersama si kecil di rumah. Anda yang merasakan maka Anda pula yang harus memutuskan.

4. Siapa yang akan mengasuh?

Anda harus memastikan, siapa yang akan mengasuh si kecil ketika Anda bekerja atau studi. Pastikan pengasuh ini adalah orang yang dapat Anda percayai.

Berikan daftar pekerjaan dan informasi yang jelas pada pengasuh bayi anda. Jika sang nenek atau keluarga terdekat terlibat dalam pengasuhan, pastikan pula mereka mendapatkan informasi yang lengkap mengenai kebutuhan si kecil.

5. Tetap menjaga kedekatan

Kemajuan teknologi akan menolong Anda untuk selalu dekat dengan si kecil. Misalnya dengan memajang foto di meja Anda, atau menelpon pengasuh setiap kali anda merasa rindu dengan si kecil.

Keinginan kuat untuk menghubungi si kecil anggaplah sebagai alarm kepekaan anda. Jika Anda mengabaikan alarm ini, Anda akan merasa jauh dengannya. Oleh sebab itu turuti saja jika Anda ingin menelpon atau memandang fotonya yang lucu.

C. Pengasuhan bayi kembar

Pengasuhan bayi kembar tidak sama dengan mengasuh satu bayi. Namun kebahagiaan yang dirasakan pun akan terasa berlipat.

Persiapkan diri Anda untuk menyambut kehadiran si kembar.

Menyiapkan persalinan yang prima. Karena setelah persalinan Anda akan melewati hari – hari yang super sibuk.

Ayah siaga. Libatkan suami dalam banyak hal. Jadikan ia seorang suami siaga yang selalu siap membantu Anda mengasuh si kecil.

Menyusui ganda. Karena bayi Anda kembar, maka Anda harus menyiapkan posisi menyusui untuk si kembar. Tandem adalah istilah yang biasa digunakan untuk proses penyusuan kembar. Adik dan kakak disusui bersamaan. Jika kesulitan, Anda membutuhkan orang lain untuk membantu memegang si kembar.

Delegasikan tugas rumah. Biarkan Anda menghabiskan waktu bersama si kembar. Delegasikan tugas – tugas tumah, daftar belanjaan pada keluarga terdekat atau pembantu Anda. Abaikan hal yang dapat ditunda.

Atur posisi tidur. Jika si kembar tidak tidur di box, melainkan bersama-sama Anda, maka posisi tidurnya adalah satu di kanan dan satu di kiri anda.

Siapkan gendongan ganda. Jika si adik menangis, maka tangisanya akan membuat si kakak menangis pula. Segera respon tangisan mereka dengan menggendongnya. Anda tentu tidak mungkin menggendong keduanya. Oleh sebab itu mintalah Ayah, kakak, atau nenek menggendong bayi satunya lagi. Ajaklah berjalan – jalan keluar. Selain membantu menenangkan bayi, Anda pun akan semakin segar melihat pemandangan dan menghirup udara luar rumah.

Kenali ciri khasnya. Bayi Anda memang kembar, bahkan bisa jadi kembar identik. Namun mereka tetap memiliki ciri khas. Memang butuh waktu untuk mengenal mereka. Selama Anda kesulitan mengenal si kembar, maka Anda dapat memberikan ciri pada si kembar. Misalnya potongan rambut yang berbeda, atau pakaikan gelang yang berbeda.

Si kembar tak selalu sama. Ketika si kembar mulai bisa protes, boleh jadi mereka menolak untuk selalu menggunakan pakaian yang sama, sepatu yang sama bahkan mainan yang sama. Mereka memang kembar, tetapi keinginannya kadang berbeda. Anda harus memahami hal ini.

 

[Yazid Subakti]

Persiapan Persalinan

Persiapan Persalinan

Persiapan Persalinan – Manusia hamil selama kurang lebih 40 minggu atau 9 bulan. Masa ini dapat lebih cepat menjadi 38 minggu atau lebih lambat menjadi 42 minggu.

A. Usia kehamilan dan perkiraan tanggal kelahiran

Manusia hamil selama kurang lebih 40 minggu atau 9 bulan. Masa ini dapat lebih cepat menjadi 38 minggu atau lebih lambat menjadi 42 minggu. Biasanya perbedaan waktu ini terkait dengan perhitungan awal usia janin karena perhitungan awal konsepsi (pembuahan) hanya berdasarkan perkiraan. Perhitungan kehamilan didasarkan pada patokan haid terakhir, bukan awal hari pembuahan karena kapan terjadinya pembuahan sulit diketahui.

Perkiraan tanggal kelahiran (Estimated Date of Delivery/EDD) dapat diperkirakan berdasarkan estimasi secara ilmiah. Data yang digunakan untuk memperkirakan tanggal ini adalah tanggal awal haid sebelum hamil. Tanggal ini ditambahkan dengan angka 7 kemudian bulannya dihitung mundur tiga bulan. Setelah ditemukan angka tanggal dan bulannya, tahunnya anda majukan satu tahun ke depan. Misalnya, haid Anda terakhir dimulai tanggal 6 Agustus 2008. Tambahkan 7 sehingga menjadi 13 Agustus. Bulan Agustus dimundurkan tiga bulan sehingga anda temukan bulan Mei. Untuk perkiraan tahun ambillah satu tahun ke depan, yaitu menjadi tahun 2009. dengan demikian kesimpulan perkiraan tanggal lahir bayi anda adalah 13 Mei 2009.

B. Tanda menjelang datangnya persalinan

1. Tanda persalinan palsu

  • Timbul rasa sakit persalinan atau kontraksi yang tidak teratur.
  • Frekuensi kejadian kontraksi tidak bertambah sering.
  • Rasa sakit saat kontraksi tidak bertambah.
  • Bila dalam persalinan yang sebenarnya terasa nyeri di punggung bagian bawah, maka tanda yang palsu adalah nyeri perut bagian bawah.
  • Kontraksi kadang hilang atau melemah bila Anda bergerak atau berubah posisi.
  • Janin tidak menunjukkan pertambahan gerakannya secara agresif selama kontraksi.

2. Tanda persalinan yang sebenarnya

  • Timbul kontraksi yang semakin lama semakin sering.
  • Kontraksi tidak mereda meskipun Anda beraktivitas.
  • Timbal rasa mulas seperti ingin buang air besar secara terus menerus dan semakin hebat.
  • Di bagian punggung bawah terasa sakit-sakit, lalu menyebar ke bagian lain (terutama paha, betis, hingga kaki)
  • Darah keluar dari vagina berwarna segar, kadang disusul rembesan air ketuban.
  • Pergerakan bayi terasa semakin agresif dan tidak mereda meskipun anda mencoba menenangkannya.

 

PERSIAPAN PERSALINAN

a. Tanda persalinan

Menjelang tanggal persalinan banyak tanda yang Anda rasakan. Tanda ini kadang membingungkan atau bahkan tidak ada hubungannya dengan persalinan. Beberapa ibu merasakan tanda yang tidak dirasakan wanita lain menjelang persalinan. Anda pasti bingung bila kehamilan ini adalah yang pertama.

1. Gejala persalinan palsu

  • Kontraksi tidak teratur dan jarak waktunya tidak bertambah pendek dengan rasa sakit tidak bertambah.
  • Nyeri di perut bagian bawah, bukan punggung bagian bawah.
  • Kontraksi semakin lemah bila Anda bergerak (berjalan-jalan atau berubah posisi)
  • Kadang keluar bercak berwarna kecoklatan. Ini bukan darah melahirkan tetapi akibat pemeriksaan dalam atau hubungan seksual saja.
  • Selama kontraksi janin tidak bertambah gerakannya atau bertambah sebentar saja.

2. Gejala persalinan yang sebenarnya

  • Kontraksi semakin, semakin sering dan tidak mereda meskipun Anda beraktivitas.
  • Rasa nyeri bertambah di bagian punggung bawah, lalu menyebar ke bawah perut dan kadang sampai ke otot paha, betis, hingga kaki.
  • Rasa mulas seperti ingin buang air besar tetapi sangat hebat dan terus menerus, kadang disertai keluarnya feses.
  • Kontraksi dan rasa nyeri semakin sering dan teratur, meningkat semakin mendekati hari dan jam persalinan
  • Ada bercak darah keluar dari vagina berwarna segar atau merah muda.
  • Merembesnya air secara terus menerus menandakan ketuban sudah pecah.

 

b. Persiapan-persiapan

1. Fisik

Fokus persiapan fisik adalah stamina. Pastikan kondisi tubuh Anda fit ketika berangkat ke tempat bersalin. Anda dapat melakukan beberapa hal berikut sebagai persiapan:

  • Menjaga asupan nutrisi yang seimbang, sesuai kebutuhan jumlah kalori
  • Menjaga pertambahan berat badan tetap ideal.
  • Memastikan diri tidak ada gangguan kehamilan yang serius
  • Menjaga gerak tubuh dan olah raga untuk memastikan kelancaran peredaran.
  • Membatasi aktivitas fisik berlebihan agar energi tetap tersimpan
  • Melatih diri dengan berbagai senam kehamilan

2. Mental dan spiritual

Kekuatan mental, sugesti, dan keyakinan turut serta mempengaruhi keberhasilan peristiwa yang dahsyat ini. Persiapan mental dn spiritual Anda lakukan dengan cara :

  • Memperbanyak pengetahuan dan wawasan, dengan banyak membaca buku.
  • Semakin rajin beribadah, memperteguh kekuatan hati dan keyakinan.
  • Menjalin komunikasi lebih akrab dengan orang tua.
  • Selalu berpikiran positif, bahwa semua yang terjadi memiliki hikmah.
  • Menghilangkan semua beban pikiran. Anda dapat melupakan sementara beberapa masalah yang belum terpecahkan.
  • Berlatih konsentrasi, yaitu pikiran yang fokus pada persiapan persalinan.

3. Persiapan ke rumah bersalin

Berangkatlah ke rumah bersalin dengan persiapan ini :

  • Kendaraan angkut. Bila tak ada mobil pribadi Anda dapat memesan taksi ketika kontraksi yang sebenarnya sudah Anda rasakan.
  • Siapkan tas kecil. Isi beberapa stel baju Anda untuk ganti dan minimal dua pasang baju bayi, kaus kaki, kaus tangan, dan selimut. Letakkan tas di meja yang mudah dijangkau jika ketuban Anda pecah dan Anda harus segera berangkat.
  • Tas kecil berisi perlengkapan mandi dan kosmetik (bila Anda menggunakannya). Masukkan sabun mandi, sikat gigi, sampo sachet kecil, dan handuk kecil.
  • Mintalah orang terdekat Anda (suami) untuk tidak bepergian atau jika harus ke kantor mintalah untuk siap di kontak setiap saat.
  • Bawa pembalut buat Anda. Di rumah bersalin memang disediakan tetapi Anda tetap sebaiknya membawa cadangan.
  • Beritahu saudara dan kerabat melalui telpon atau SMS. Kabarkan bahwa ini saat Anda Anda sedang menunggu persalinan.
  • Bawa kitab suci untuk dibaca sebagai penenang hati, buku saku kehamilan dan persalinan, dan mintalah suami menyiapkan alat dokumentasi (kamera). Persalinan ini akan menjadi sejarah, Anda akan mempelajari peristiwa demi peristiwa dan mengabadikannya.

 

Tahukah Anda?

Kondisi Ibu tidak merubah Kandungan Mineral ASI.
Sashi Raj dkk dari Department of Pediatric, University College of Medical Sciences, New Delhi, melakukan penelitian terhadap 68 bayi dari ibu non anemia dan 61 bayi dari ibu penderita anemia.

Hasil pengukuran menunjukkan tidak ada perbedaan kadar laktorefin dan zat besi ASI. Dalam waktu enam bulan kemudian tidak ada bayi yang terserang kekurangan zat besi.

Ini membuktikan bahwa zat gizi dalam ASI relatif konstan. Bila Anda kekurangan nutrisi, maka Anda yang akan terkena status malnutrisi karena ASI Anda terus menerus memeras nutrisi cadangan Anda.

Penelitian ini semakin mengecilkan alasan ibu untuk tidak menyusui bayinya. Ini jaminan bahwa dalam berbagai kondisi ASI ibu tetap baik sehingga ibu harus memberikannya.

Agenda menjelang persalinan

  • Tinggalkan semua tugas dan aktivitas kantor, serta semua beban pikiran yang mengganggu.
  • Mintalah suami mempersiapkan segala keperluan Anda dan selalu stand by (di rumah), siap menemani dan membantu anda setiap saat.
  • Beri kabar kepada orang-orang terdekat bahwa anda sedang menunggu detik-detik persalinan, mintalah dukungan spiritual dari mereka.
  • Titipkan rumah kepada orang kepercayaan anda.
  • Banyak-banyaklah berdoa memohon keselamatan dan kekuatan.

 

[Yazid Subakti]

Minggu ke 40: Detik Detik Bersejarah

Minggu ke 40: Detik Detik Bersejarah

Kehamilan – Tibalah pada salah satu detik bersejarah dalam kehidupan Bunda. Waktu yang sangat ditunggu-tunggu ketika si buah hati hadir ke dunia.

A. Tentang Bayi Anda

Ukuran: Berat bayi 7,5 pon (3,4 kg) dengan panjang dari kepala ke pantat sekitar 14,8 sampai 15,2 inch (37 sampai 38 cm) dan panjang total 21,5 inch (48 cm).

Perkembangan: Dengan posisi kepala di dekat pelvis, bayi anda siap meluncur keluar. Semua organ tubuhnya sudah siap menerima perintah untuk berfungsi secara mandiri.

B. Bagaimana Kondisi Anda?

Saat ini Anda tidak boleh bermalas-malasan di tempat tidur. Beberapa aktivitas ringan seperti menyulam, meracik bumbu, dan sebagainya harus tetap Anda lakukan untuk menjaga peredaran darah Anda tetap lancar. Aktivitas seperti jalan kaki atau berbelanja sangat baik untuk merangsang bayi ikut bergerak memantapkan posisi terbaiknya.

Pada kunjungan ke dokter yang terakhir sebelum persalinan, Anda akan menerima banyak pesan-pesan. Ingat-ingatlah pesan ini atau bila perlu catatlah.

C. Asupan Gizi

Anda harus Sian menyusui si kecil. Lakukan inisiasi menyusui dini, yaitu menyusui tepat pada saat bayi keluar dari lahir. Hal ini akibat setengah jam setelah kelahiran hisapan si kecil adalah hisapan yang paling kuat. Hasil penelitian menunjukan inisiasi dini menyusui akan menurunkan resiko kematian bayi setelah lahir.

Perhatikan menu makan dan makanan ringan anda. Hindari makanan berlemak yang terlalu banyak karena lemak menghambat pencernaan yang berakibat gangguan pada saat persalinan. Makanan dengan banyak vitamin dan energi diperlukan untuk persiapan tenaga persalinan nanti.

D. Mengenal lebih jauh

1. Jaundice pada bayi baru lahir

Jaundice adalah masalah kadar bilirubin yang tinggi dalam darah bayi baru lahir. Setelah kelahiran, bayi Anda menyisakan bilirubin yang dulunya selalu dibuang oleh ibunya melalui aliran darah. Bayi Anda nampak kuning pada kulit dan bagian putih matanya.

Penanganan Jaundice cukup dengan fototerapi, yaitu meletakkannya di bawah sinar matahari pagi.

2. Ikterus pada bayi

Ikterus seperti jaundice yang berlanjut semakin parah. Kadar bilirubin bayi sangat tinggi (hiperbilirubinemia) ini lebih sering terjadi pada bayi prematur daripada bayi yang dilahirkan cukup bulan. Persoalan lanjutan ketika bayi menderita ikterus adalah masalah neurologi, kejang, gangguan pertumbuhan dan koordinasi otot, dan berbagai tingkat retardasi mental.

Tahukah Anda ?

Kesan pertama bayi baru lahir.
Bayi baru lahir mencatat satu demi satu stimulus yang ia tangkap melalui inderanya. Ia menangkap mulai dari desah ibunya yang mengejan, gemerincing alat kedokteran, dan beberapa kalimat yang diucapkan oleh dokter. Ia melihat ruangan yang aneh dan merasakan sentuhan yang tidak selembut air ketuban. Ia mulai mencium bau desinfektan dan keringat.

Ini adalah kesempatan yang tak terulang kedua kali. Anda harus menjemputnya dengan gendongan di dada, dan suami harus segera mengumandangkan adzan. Terlambat beberapa detik Anda akan kehilangan semuanya.

Agenda minggu ini

Di minggu terakhir ini, Anda sebaiknya kembali melakukan aktivitas rumah tangga biasa. Aktivitas ini bertujuan untuk merangsang secara alami gerakan bayi Anda dan penempatan posisi yang baik untuk menyesuaikan jalan lahir nanti.

  • Mencuci (tanpa mengangkat air/cucian)
  • Menyapu dalam rumah
  • Memasak
  • Menyirami bunga
  • Belanja ke toko terdekat (jalan kaki)
  • Jalan-jalan setiap pagi

Jangan lupa menghubungi saudara, kerabat dan teman-teman dekat Anda untuk meminta dukungan dari jauh.

 

[Yazid Subakti]

Minggu ke 38: Siapkan Stamina

Minggu ke 38: Siapkan Stamina

Kehamilan – Di masa kehamilan minggu ke 38 ini, Bunda harus lebih sering memperhatikan kondisi tubuh. Siapkan stamina karena si kecil mulai berat.

A. Tentang Bayi Anda

Ukuran: Berat bayi Anda kurang lebih 6,8 pon (3,1 kg). Panjang dari kepala ke pantat sekitar 14 inch (35 cm) dan panjang totalnya 21 inch (47 cm).

Perkembangan: Bila bayi Anda mendengar musik atau lantunan nada yang ia sukai, ia akan menunjukkan gerakan tertentu. Ia menghisap jempol sebagai awal pembiasaan ketika nanti harus menghisap ASI. Ia kadang cegukan dalam kondisi atau cuaca yang tidak nyaman.

B. Bagaimana Kondisi Anda?

Anda perlu menyiapkan oksigen portable (kaleng kecil) untuk persiapan suatu saat Anda merasa sesak napas. Orang-orang sudah menebak-nebak kapan Anda akan bersalin. Besar rahim dari simfisis pubis 14, 4 sampai 15,2 inch (36 sampai 38 cm). Sedangkan dari pusar ke bagian atas rahim besarnya sekitar 6,4 sampai 7,2 inch (16 sampai 18 cm). 

Aktivitas ringan seperti menyapu, menyiram bunga, dan jalan-jalan santai sangat baik untuk tetap menjaga kelancaran aliran darah anda.

C. Asupan Gizi

Kali ini kami akan memberikan contoh menu ibu menyusui atau persiapan menyusui. Sebab kami berasumsi Anda akan menyusui bayi setelah melahirkan nanti, bukan menjadi pelanggan susu sapi.

Begitu banyak penelitian yang dilakukan untuk mengetahui manfaat  ASI. Setiap penelitian menunjukan selalu ada manfaat baru dari ASI.

D. Mengenal lebih jauh

1. Bayi sungsang

Bayi sungsang adalah bayi yang terlahir tidak normal, yaitu bagian bawah bayi keluar terlebih dahulu dan terakhir baru kepalanya. Ada tiga pilihan kelahiran bayi sungsang:

  • Persalinan spontan cara Bracht(bayi dilahirkan sepenuhnya dengan tenaga ibu sendiri).
  • Manual aid (pertolongan sebagian oleh tenaga penolong, tetapi tenaga ibu tetap diandalkan).
  • Ekstraksi sungsang (bayi dilahirkan sepenuhnya menggunakan tenaga dan bantuan penolong)

Sebagian besar dokter yakin bayi dari keadaan sungsang dapat dilahirkan lebih aman dengan bedah Cesar.

2. Plasenta yang tertahan

Pada beberapa kasus, placenta baru muncul setengah jam setelah kelahiran bayi keluar. Dalam kasus lain, di dalam rahim tertinggal plasenta yang menjadikannya sulit untuk dikeluarkan secara spontan. Dengan demikian maka rahim tidak dapat berkontraksi secara memadai sehingga perdarahan vagina menjadi parah.

Kasus lain plasenta yang tertahan adalah plasenta tidak dapat lepas karena masih melekat kuat pada dinding rahim. Keadaan ini dapat menjadi masalah serius meskipun komplikasi ini jarang terjadi.

Penyebab plasenta yang menempel adalah bekas bedah sesar sebelumnya dan rahim yang terinfeksi atau bekas kuret yang kurang bersih.

Tahukah Anda ?

Apakah peralatan bayi itu membantu?

Anda sibuk berbelanja keperluan bayi menjelang persalian. Beberapa peralatan yang sering menjadi daftar wajib beli adalah kereta roda, baby walker, dan ranjang bayi.

Beberapa kali terdengar baby walker membuat cedera kemaluan bayi. Sementara bayi-bayi tanpa baby walker lebih giat belajar berjalan secara mandiri. Alat ini justru membuat bayi pemalas.

Anda juga tidak dapat sepenuhnya percaya pada alat gendongan praktis. Beberapa kasus alat ini menekan terlalu kuat paha bayi. Bayi menangis mungkin merasakan kram atau kesemutan yang berat.

Beberapa kosmetik bayi ternyata juga tidak aman. Banyak parfum membuat masalah pada kulit. Bedak yang tidak steril justru menjadi media tumbuhnya jamur dan bakteri.

Agenda minggu ini

Evaluasilah stamina dan kebugaran Anda setiap hari. Pastikan setengah bulan ke depan Anda punya banyak energi untuk persalinan.

Evaluasi kecukupan nutrisi yang selama ini Anda makan. Bandingkan antara makanan Anda dengan berat badan Anda. Bila makanan Anda berkecukupan sedangkan pertambahan berat badan Anda masih kurang, bicarakan dengan dokter. Demikian pula bila Anda merasa makanan kurang memenuhi standar gizi tetapi pertambahan berat Anda melebihi normal, kemungkinan ada penyakit yang Anda derita.

Belajar Berhitung Secara Primitif

Belajar Berhitung Secara Primitif

Kelahiran – Otak bayi anda mulai mengerti tentang jumlah dan mulai belajar berhitung Ia tahu bahwa dua bola berbeda dengan satu bola. Saat bola itu anda ambil ia akan merasa ada yang hilang. Bayi anda memainkan tangannya untuk isyarat tertentu. Ia ingin menunjuk benda, tetapi belum sempurna. Ia ingin memukul atau meraih sesuatu, tetapi saraf motoriknya belum sempurna. 

Jika tangannya bergerak seperti menginginkan benda tertentu, berilah penghargaan dengan mendekatkannya pada benda yang diinginkan. Atau berikan benda itu bila tidak berbahaya baginya. Berikan ia bola atau boneka besar. Ia akan bermain dengannya dengan puas. 

  • Kondisi Bunda

Kadang-kadang anda ingin membandingkan bayi anda dengan bayi yang lain. Keinginan ini sangat wajar dan manusiawi. 

Saat anda bertemu bayi lain, anda dapat membandingkan dengan bayi anda untuk tujuan evaluasi. Anda dapat mengukur seberapa cepat tumbuh kembang bayi anda dibanding teman-temannya, apakah ada kebiasaan yang aneh, atau ekspresi wajahnya berbeda. 

Memang bayi anda akan berbeda dengan bayi lain. Genetika, pola asuh, perawatan, dan gisi akan membedakannya. Jangan berpkiran normal atau tidak normal dulu, karena perbedaan itu akan semakin berkurang seiring dengan berjalannya waktu. Misalnya, bayi lain mampu berguling berulang-ulang, sedangkan bayi anda belum mampu bangkit dari tengkurap. Pekan depan bayi anda akan mampu pula berguling, atau memang ia tidak suka melakukannya dan lebih fokus untuk berlatih merangkak. 

Sebenarnya, yang lebih penting dari pembandingan bayi ini adalah saling bertukar pikiran mengenai pengetahuan baru dalam pola asuh. Ketika anda melihat bayi lain lebih ceria daripada bayi anda, berdiskusilah dengn ibunya tentang pola asuh yang membuat bayinya murah senyum itu. Mungkin ibunya merasa tidak pernah memperlakukannya secara khusus untuk membangkitkan keceriaan itu, tetapi anda dapat mempelajari bagaimana kebiasaan tidurnya, pola penyusuannya, membangun hubungan dengn ayahnnya, dan sebagainya. 

Tetapi anda harus waspada dengan sisi lain ketika saling membandingkan bayi ini. Ada beberapa rambu untuk segera mundur dari percakapan:

Pembandingan yang hanya ingin saling menyaingi. Mereka mengatakan bayinya sudah mengucap tiga kata, lalu anda menimpalinya bahwa bayi anda sudah merangkai kalimat. 

Pembandingan yang hanya memamerkan kelebihan. Bayi anda ditangani dokter terbaik di kota anda, yang lain menimpali anaknya ditangani dokter terbaik nasional. 

Pembandingan yang tak berprinsip. Mereka bercerita bayi mereka montok dan ceria karena mengkonsumsi susu formula merek ‘X’, lalu tiba-tiba anda pulang dan mengajak suami ke supermarket mencari susu ‘X’ yang membuat bayi ceria itu.

Pembandingan yang membanggakan kodrat. Mereka bangga bayinya putih dan berhidung mancung. Anda tak punya bahan pembicaraan yang sepadan karena warna kulit dan hidungan hanya mirip yang anda punya.  

  • Relaktasi 

Relaktasi adalah kembali menyusui bayi setelah berhenti menyusui selama beberapa hari, beberapa minggu, bahkan beberapa tahun. Terhentinya menyusui ini karena beberapa alasan, seperti:

  • ibu harus dirawat karena sakit
  • sang ibu sibuk bekerja
  • ibu mengalami sakit keras
  • Ibu mengalami depresi 
  • bayi sakit keras
  • bayi prematur
  • ingin disusui kembali setelah penyapihan.
  • Bayi tidak cocok dengan  susu formula 
  • Harga susu formula yang mahal sehingga Ibu berubah fikiran untuk menyusui kembali anaknya. 
  • Kasus ekstrem relaktasi dilakukan nenek yang menyusui cucunya. 
  • adoptive breastfeeding, yaitu usaha untuk menyusui anak adopsi. 

Relaktasi  memerlukan beberapa persiapan. Anda butuh waktu untuk dapat menyusui kembali, butuh kesiapan mental, motivasi yang kuat, teknik- teknik yang tepat,  serta dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan. 

  • Kecerdasan Majemuk 

Bayi anda telah memiliki kecerdasan sejak ia muncul ke dunia. Menurut Howard Gardner, ada 7 macam kecerdasan yang dimiliki oleh manusia, yaitu :

  • Kecerasan bahasa (linguistik verbal)
  • Kecerdasan angka (numerik)
  • lKecerdasan spasial
  • Kecerdasan fisik
  • Kecerdasan lingkungan 
  • lKecerdasan interpersonal
  • Kecerdasan intrapersonal

Jenis kecerdasan lain masih banyak karena setiap psikolog memiliki versi tersendiri dalam mengukur kapasitas otak. Ukuran kecerdasan hanya dengan melihat nilai pelejaran matematika, menulis karangan, atau rangking kelas di sekolah sangat tidak adil sebab kecerdasan lain seolah diabaikan.

Setiap anak memungkinkan memiliki lebih dari satu kecerdasan yang menonjol. Namun keberhasilan hidup kebanyakan ditentukan oleh kecerdasan emosinya (kecerdasan interpersonal). 

  • TIPS Menghindari benturan kepala bayi

Saat ini rambut bayi masih belum lebat setelah pencukuran akikah lalu. Sedangkan ia mulai banyak melakukan gerakan.

  • Kenakan topi yang menutup kepalanya. Topi berbahan kain rajutan cukup tebal dan melindungi kepala dari benturan.
  • Batasi zona tidur bayi dengan guling di sekelilingnya. Guling ini adalah ‘pagar’ yang membuat bayi tidak jauh ke mana-mana.
  • Tutup dinding dekat tempat tidur bayi dengan menempelkan busa atau matras.
  • Tutup lantai menggunakan bahan karet matras, atau karpet tebal.

REVIEW Obesitas pada anak dan  usia harapan hidup

Penelitian menunjukkan bahwa obesitas pada anak-anak dapat menurunan 2-5 tahun usia harapan hidup mereka. Lebih pendek dari orang tua mereka, karena obesitas banyak penyakit degeneratif yang dapat ia derita. Dr Bartfield mengatakan penyebab adalah “multifaktorial, termasuk lingkungan dan budaya.” Genetika dan berat badan orang tua juga sangat berpengaruh.

ANDA PERLU TAHU Jamur di lidah bayi

Bayi di awal-awal kehidupannya dapat terserang semacam sariawan. Penyebab sariawan ini umumnya adalah pertumbuhan jamur atau bakteri. Jamur sariawan ini terasa mengganggu bagi bayi, karena terasa gatal dan perih di mulut. 

Namun demikian, jarang sekali sariawan pada bayi menyebabkan masalah medis serius. 

Jamur pada bayi ini berasal dari mulutnya sendiri, bukan karena tertular oleh bayi lain. Bayi yang minum susu botol atau belajar menggigit dengan perangsang gigi mungkin tertular jamur dari botol susu atau gigitan perangsang gigi.  

Dari mulut bayi, jamur dapat tersebar ke puting payudara anda. selama ia menyusu, jamur menempel dan hidup pada puting anda.

Puting yang tertulari jamur ini terasa sakit, sedikit kemerahan atau merah muda, kulit mengembung, kering, dan mungkin bersisik. Puting terasa gatal dan terbakar, serta sakit yang menyebar dari puting setelah menyusui.  Pengobatan jamur pada puting ini hanya boleh dilakukan dengan resep dokter.

WARNING Jangan gunakan diapers terus menerus

Agar tidak repot selalu menceboki dan mengganti celana tiap beberapa menit sekali, banyak ibu berpikir kalau bayi dipakaikan diapers saja. Kadang diapers hanya dilepas saat ia mandi atau buang air untuk diganti. Malam pakai yang baru lagi dengan alasan agar tidurnya nyenyak tidak terganggu ompol. Pagi dipakai yang eru lagi dengan alasan agar dapat  bermain dengan leluasa, sampai bertemu jadwal mandi sore dan tidur lagi di malam hari. 

Diapers yang berkualitas sebenarnya aman-aman saja bagi kulit bayi. tetapi bayi perlu diberi kesempatan mengembangkan cara alami buang air kecil dan besar. dengan diapers selamanya, ia akan menyamakan bahwa kencing dan berak itu seperti mengeluarkan keringat saja, tanpa hajat dan ruang khusus untuk melakukannya. Kelak ia kurang dapat menangkap maksud anda mengajaknya ke kamar mandi untuk toilet training.  

Di saat anda sibuk, diapers dapat dipakaikan pada bayi, tetapi saat liburan atau beberapa jam sehari ia harus terbebas dari kakus yang menempel itu.

AGENDA Kumpulkan resep untuk makanan pendamping ASI

Setengah bulan lagi bayi anda mulai mengkonsumsi makanan pendamping ASI. Mulai saat ini, anda sebaiknya mengumpulkan aneka resep untuk makanan bayi ini. 

Pelajari nilai gizi masing-masing resep. 

Anda dapat mulai mencoba mempraktekkan satu per satu untuk melihat tampilan, mencicipi rasa, menghitung biaya, ketersediaan bahannya, dan kepraktisan membuatnya. 

Ini semua penting. Anda harus tahu apa yang bayi konsumsi dan bagaimana ia merasakannya.

Buatlah perkiraan belanja harian untuk makanan si kecil nanti. Rencanakan kapan harus belanja, siapa yang belanja dan di mana mendapatkan bahannya.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.