Remaja Menyukai Rayuan

Remaja Menyukai Rayuan

Parenting – Anak-anak remaja pada pada dasarnya menyukai rayuan. Mereka suka merayu atau menggoda, juga suka mendapat rayuan atau godaan. Orang yang mendapat rayuan merasakan bahwa ia istimewa atau terakui keunggulannya. Ia mengira bahwa sang perayu menyukai atau mengaguminya hingga akhirnya terpengaruh untuk membalas menyukai atau mengagumi sang perayu itu.

Ini harus menjadi perhatian tersendiri bagi orang tua. Banyak laki-laki terlena dalam asmara gara-gara mendapat rayuan dari teman perempuan, juga banyak gadis jatuh ke pelukan laki-laki karena rayuan gombalnya. 

  1. Rayuan adalah pengakuan akan pesona

Remaja yang jiwanya mudah berguncang menangkap rayuan sebagai pengakuan seorang perayu atas pesonanya. jika seseorang merayu, itu artinya ia terpesona atau mengaguminya sehingga ia akan berpikir balik mengagumi ataupun memberi respon positif padanya.

  1. Rayuan mampu membuat remaja tersanjung

Rayuan kepada remaja bisa menimbulkan perasaan bahagia. Remaja menjadi tersanjung karena merasa dimuliakan atau diakui kelebihannya. Datangnya kado istimewa yang serta puisi romantis cukup membuat remaja tersanjung. Hanya dengan menyebutkan kata “cantik dan anggun” remaja perempuan bisa tergetar hatinya. Hanya dengan kata “Tampan dan gagah”, remaja laki-laki bisa merasa pesonanya sedang terpuja.

Rayuan dengan pilihan kata yang indah membuat remaja terlena, mengubah perasaannya, dan tersengat semangatnya.

  1. Rayuan membuat remaja merasa dihargai

Bagaimanapun, remaja memerlukan penghargaan. Salah satu penghargaan itu ia dapatkan dengan mudah melalui rayuan. Ketika seseorang merayunya, ia merasa seperti terangkat ke kursi kebesaran yang tinggi untuk dipuja dan diakui kehebatannya. Ia akan merasa sangat berharga dan pantas mendapatkan kata-kata indah yang membuat hidupnya lebih hidup dan berarti. 

  1. Rayuan meluluhkan hati remaja

Rayuan tertentu memiliki efek seperti hipnosis yang dapat membuat remaja terbawa atau luluh hatinya. Remaja yang mendapatkan rayuan dengan kata-kata dan pengkondisian suasana yang romantis dan menyentuh mudah luluh dan mengikuti apa yang perayu inginkan. Ini bisa berbahaya jika perayunya memiliki maksud yang tidak baik.

  1. Setiap remaja suka Dipuja 

Yang paling penting untuk orang tua ketahui adalah pada dasarnya remaja remaja suka rayuan. Jadi, rayuan berupa pujian atau kata-kata positif adalah kebutuhan jiwanya. Rayuan adalah bagian dari komunikasi harmonis yang seharusnya ia dapatkan dari orang tuanya. Jika tidak ia dapatkan, ia akan menerimanya dari teman atau orang yang mengaguminya tanpa peduli niat rayuan mereka baik atau buruk. 

  1. Rayuan dianggap sebagai tanda cinta 

Dengan minimnya pengalaman seputar dunia cinta, remaja menganggap bahwa rayuan adalah pujaan yang merupakan bagian dari tanda cinta. Dengan rayuan seseorang, ia langsung menangkap bahwa seseorang itu tidak akan mungkin merayunya kalau tidak sedang jatuh cinta padanya. Iapun senang, mulai terbawa dan tergetar hatinya. Sebagai ekspresi kegembiraan, ia bahkan memberi balasan berupa isyarat yang menunjukkan bahwa ia menerima cinta itu.

  1. Rayuan adalah kesempatan memulai hubungan 

Rayuan dengan kata-kata positif oleh remaja sering menjadi pertanda ajakan menjalin hubungan. Jika selama ini ada teman yang hanya kenal biasa tiba-tiba mengajukan kata-kata mendayu penuh rayuan, itu artinya ada hubungan khusus yang ingin ia mulai. Jadi, rayuan di mata remaja adalah pesan untuk dimulainya jalinan hubungan istimewa bagi remaja.

 

[Yazid Subakti]

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *