Khitan – Bagian 2

Khitan – Bagian 2

Kelahiran – Nabi Ibrahim as adalah orang yang pertama kali melakukan khitan dan mengajarkan syariat ini kepada umatnya. Ajaran ini kemudian berlanjut oleh umat nabi sesudahnya dan mengakar sebagai tradisi di beberapa tempat.

D. Waktu khitan

1. Secara medis

Secara medis, waktu terbaik anak-anak untuk berkhitan sama dengan waktu terbaik untuk menjalani operasi lain pada umumnya. Khitan yang paling rawan adalah pada saat baru awal lahir atau saat ia mengalami tahap perkembangan tengkurap.

Saat baru lahir, ia tidak dianjurkan menerima obat bius. dalam prosedur operasi, misalnya operasi bayi sumbing, bayi harus menunggu minimal tiga bulan. Sedangkan pada saat ia tengkurap, bagian yang dikhitan akan rawan lecet dan dikhawatirkan perawatannya lebih sulit karena bagian kemaluan sering ada di again bawah menopang tubuh

2. Secara fiqih

Hukum fikih tidak menentukan kapan usia khitan paling ideal. Rasulullah mengkhitan Hasan dan Husain pada usia 7 hari (usia akikah). Atau, sesuai pendapat Ibnu Mundzir, sebaiknya di usia 7 tahun. Saat usia 7 tahun anak-anak sudah harus diajari dan dibiasakan menjalankan sholat. Karena sholat mengharuskan seluruh again tubuhnya suci, maka khitan adalah bagian dari pendidikan ini.

Atau, setidaknya, kewajiban sholat berlaku ketika anak-anak memasuki masa akil balig. Jadi, waktu yang jelas-jelas wajib adalah pada saat baligh, karena pada saat itulah anak-anak wajib melaksanakan sholat. Tanpa khitan, sholat tidak sempurna sebab kesucian sebagai syarat sah sholat tidak terpenuhi.

3. Bagaimana jika di usia bayi?

Salah satu alasan kurang pas orang tua mengkhitankan anaknya ketika bayi adalah karena bayi tidak atau sedikit merasa sakit ketika dikhitan. Sesungguhnya, sel-sel kulit penis bayi yang baru lahir cukup peka terhadap rasa sakit. Jika ia dijepit atau dipotong, rasa perih itu tetap ada.

Memang bayi tidak meronta atau hanya sedikit melawan ketika dikhitan. Mengapa? Karena ia tertidur lelap, terpengaruh oleh pembiusan. Bahkan bayi tidak menangis justru merupakan tanda reaksi menarik diri karena menanggung rasa sakit yang luar biasa. Jangan-jangan, justru karena saking sakitnya ia tak bisa menangis.

Apakah luka khitan saat bayi lebih mudah sembuh dan perawatannya lebih mudah?
Ini tergantung anda, bayi anda, metode khitan, dan tingkat keahlian dokter yang mengkhitannya. Banyak orang memilih khitan di usia 7 – 10 tahun karena di usia tersebut anak-anak sudah siap mental dan menjelang akil balig. Tapi orang tua yang menyukai pesta memiliki alasan lain, yaitu usia tersebut adalah paling pantas bagi putranya sebagai pengantin, dengan aneka upacara ritual dan hiburan.

Jadi, mengenai usia khitan, lihatlah kondisi putra anda saat itu. Anda berkewajiban mengamati kondisi fisik dan mentalnya. Lakukan observasi secara matang sebelum mengambil keputusan.

 

E. Walimah Khitan

Apakah khitan harus dengan walimah (perayaan) seperti pesta pernikahan?
Walimah artinya perayaan. Dalam peristiwa khitan, orang sering menyebutnya ‘walimatul khitan’.

Imam Ahmad meriwayatkan hadist dari Utsman bin Abi Ash bahwa walimah khitan termasuk yang tidak menjadi anjuran. Namun demikian ini bukan berarti terlarang. Imam Nawawi menegaskan bahwa walimah khitan boleh.

Sebagaimana umumnya perayaan atau walimah islami, anda sebaiknya memperhatikan beberapa ketentuan:

Tidak berlebihan menyelenggarakannya, cukup mengundang orang untuk perjamuan atau hiburan sesuai kemampuan (termasuk berlebihan adalah berhutang demi membiayai hajatan, atau acara semalam suntuk)

Menghadirkan acara yang tidak bernilai maksiat atau memberi peluang kepada tamu untuk bermaksiat (mempertontonkan aurat, mabuk, berjudi, berkhalwat, dan sebagainya).

Tidak bermaksud pamer (riya’), tetapi semata mensyukuri karunia Allah dan berbagi kenikmatan.

Tidak menyertakan ritual yang bernuansa syirik, meskipun berniat sebagai hiburan. Misalnya mengundang atraksi yang bekerjasama dengan jin).

Diselenggarakan dengan tetap menghormati waktu-waktu ibadah, misalnya berhenti saat adzan dan menganjurkan orang untuk sholat.

 

[Yazdi Subakti]

Khitan – Bagian 1

Khitan – Bagian 1

Kelahiran – Nabi Ibrahim as adalah orang yang pertama kali melakukan khitan dan mengajarkan syariat ini kepada umatnya. Ajaran ini kemudian berlanjut oleh umat nabi sesudahnya dan mengakar sebagai tradisi di beberapa tempat.

A. Pengertian

Secara bahasa, khitan artinya memotong. Dalam terminologi medis deikenal dengan istilah sirkumsisi (circumcision) adalah membuang atau memotong bagian kulit luar ujung penis (bagian kulup atau preputium). Pemotongan ini termasuk tindakan bedah yang aman, dilakukan dengan prosedur medis yang ketat untuk menghindari resiko bagi bayi atau anak-anak.

Dalam peradaban Mesir kuno, khitan telah menjadi tradisi. Namun banyak di antara mereka yang tidak tahu bahwa budaya ini berasal dari Nabi Ibrahim yang dilanjutkan oleh para Nabi sesudahnya (yang berdakwah di sekitar daratan Mesir). Mereka berkhitan dengan cara mereka sendiri, bahkan perempuan pun berkhitan di masa itu. Kenyataan ini membuat bias sebagian sejarawan Barat, yang menganggap bahwa itu bukan ajaran agama, melainkan tradisi Mesir kuno.

Sampai saat ini, beberapa agama mengklaim sebagai penerus ajaran Ibrahim, tetapi hanya islam yang konsisten mengimaninya, terutama soal khitan. Agama yang lain menolak dengan berbagai alasan, termasuk membiaskan sejarah dengan mengatakan khitan hanyalah tradisi Mesir kuno.

Kini, dengan semakin banyaknya penelitian khitan, penganut agama selain islam baru percaya dan beramai-ramai menjalani prosedur ini. Di Amerika Serikat, khitan pernah menjadi salah satu prosedur kesehatan penting.

B. Alasan khitan

Dapatkah anda membayangkan penis putra anda terserang kanker sehingga harus diamputasi?

Memang kami belum memiliki data tentang banyaknya kasus tersebut, tetapi itu semua tidak akan terjadi jika anda melakukan prosedur perawatan alat kelamin putra anda dengan baik. Salah satu prosedur ini adalah khitan.

1. Menjalankan sunnah

Khitan merupakan salah satu cara pensucian diri dan bukti ketundukan kita kepada ajaran agama. Dalam hadist Rasulullah s.a.w. bersabda:
“Kesucian (fitrah) itu ada lima, (yaitu) : khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memendekkan kumis dan memotong kuku” (H.R. Bukhari Muslim).

2. Ikhtiar kesehatan

Setiap kali putra anda kencing, ia mengeluarkan air seni yang mengandung banyak hal: air, ampas metabolisme, kuman penyakit, dan racun tubuh. Anda pasti mengira sampah-sampah ini mengucur keluar begitu saja, semuanya. Padahal jika anda teliti, ternyata sebagian darinya meninggalkan endapan di ruang sekitar kepala penis (glands) yang tertutupi oleh kulit (kulup/preputium).

Endapan ini, selain beraroma tidak sedap, juga menjadi media tumbuhnya penyakit-penyakit baru selain kuman yang berasal dari air kencing itu sendiri. Anak yang tidak dikhitan juga menghasilkan smegma, yaitu zat semacam lemak yang mengendap di antara preputium dan glans penis. Smegma ini lama-kelamaan bisa membusuk, menjadi sarang virus yang tidak hanya menyerang penis juga dapat menular ke anggota tubuh lainnya. Pada pria dewasa yang telah menikah, kuman ini dapat menularkan penyakit pada vagina bahkan rahim isterinya.

3. Untuk kepraktisan

Penis yang dikhitan memiliki bentuk lebih praktis. Bagian yang selalu menutupi kepala penis tidak ada sehingga setiap kali habis kencing mudah membersihkannya. Tentu saja, dengan begitu berbagai resiko penyakit akan terhindarkan.

C. Hukum Khitan

Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum untuk laki-laki dan perempuan.

1. Hukum khitan untuk lelaki

Mayoritas ulama (jumhur) berpendapat bahwa wajib bagi laki-laki. Para pendukung pendapat ini adalah imam Syafi’i, Ahmad, dan sebagian pengikut imam Malik. Imam Hanafi mengatakan wajib tetapi tidak fardhu.

Menurut riwayat populer dari imam Malik beliau mengatakan hukumnya sunnah. Begitu juga riwayat dari imam Hanafi dan Hasan al-Bashri mengatakan sunnah. Namun bagi imam Malik, sunnah kalau ditinggalkan berdosa, karena menurut madzhab Maliki sunnah adalah antara fardhu dan nadb. Ibnu abi Musa dari ulama Hanbali juga mengatakan sunnah muakkadah.

Ibnu Qudamah berpendapat bahwa bagi lelaki hukumnya wajib dan kemuliaan bagi perempuan, andaikan seorang lelaki dewasa masuk Islam dan takut khitan maka tidak wajib baginya. Sama dengan kewajiban wudhu dan mandi bisa gugur kalau ditakutkan membahayakan jiwa, maka khitan pun demikian.

Alasan yang menghukumi sunnah

Alasan yang dijadikan landasan bahwa khitan tidak wajib adalah kisah mengenai Salman al-Farisi ketika masuk Islam tidak disuruh khitan, dan Hadits yang menyebutkan khitan dalam rentetan amalan sunnah seperti mencukur bulu ketiak dan memendekkan kuku. Dengan demikian, khitan juga dianggap sunnah.

Alasan yang menghukumi wajib

Dalil-dalil yang dijadikan landasan para ulama yang mengatakan khitan wajib adalah sbb.:

a). Dari Abu Hurairah Rasulullah s.a.w. bersabda bahwa nabi Ibrahim melaksanakan khitan ketika berumur 80 tahun, beliau khitan dengan menggunakan kapak. (H.R. Bukhari).
Nabi Ibrahim melaksanakannya ketika mendapat perintah untuk khitan padahal beliau sudah berumur 80 tahun.

b). Kulit yang di depan alat kelamin terkena najis ketika kencing. Tanpa dikhitan, sama dengan orang yang menyentuh najis di badannya ketika sholat sehingga sholatnya tidak sah. Sholat adalah ibadah wajib, segala sesuatu yang menjadi prasyarat sholat hukumnya wajib.

c). Hadits riwayat Abu Dawud dan Ahmad, Rasulullah s.a.w. berkata kepada Kulaib: “Buanglah rambut kekafiran dan berkhitanlah”. Perintah Rasulullah s.a.w. menunjukkan kewajiban.

d). Boleh membuka aurat pada saat khitan, padahal membuka aurat sesuatu yang terlarang. Ini menunjukkan bahwa hukumnya wajib, karena tidak boleh apabila sesuatu yang terlarang kecuali untuk sesuatu yang sangat kuat hukumnya.

e). Memotong anggota tubuh yang tidak bisa tumbuh kembali dan disertai rasa sakit tidak mungkin kecuali karena perkara wajib, seperti hukum potong tangan bagi pencuri.

f). Khitan merupakan tradisi umat Islam sejak zaman Rasulullah s.a.w. sampai zaman sekarang dan tidak ada yang meninggalkannya, maka tidak ada alasan yang mengatakan itu tidak wajib.

2. Khitan untuk perempuan

Hukum

Menurut Ibnu Mundzir, tidak ada hadist yang bisa menjadi rujukan dalam masalah khitan perempuan. Semua hadist yang meriwayatkan khitan perempuan mempunyai sanad dhaif (lemah).

Hadist paling populer tentang khitan perempuan adalah hadist Ummi ‘Atiyah r.a., Rasulllah bersabda kepadanya:”Wahai Umi Atiyah, berkhitanlah dan jangan berlebihan, sesungguhnya khitan lebih baik bagi perempuan dan lebih menyenangkan bagi suaminya”.
Hadist ini oleh Baihaqi, Hakim dari Dhahhak bin Qais. Abu Dawud juga meriwayatkan hadist serupa namun semua riwayatnya dhaif dan tidak ada yang kuat. Abu Dawud sendiri konon meriwayatkan hadist ini untuk menunjukkan ke-dlaif-annya. Demikian oleh Ibnu Hajar dalam kitab Talkhisul Khabir.

Ibnu Hajar meriwayatkan bahwa sebagian ulama Syafi’iyah dan riwayat dari imam Ahmad tidak menganjurkan bagi perempuan.

Jadi, kalaupun perempuan itu dikhitan, maka hukumnya tidak wajib. Mungkin sunnah atau bahkan mubah. Mengenai hukum ini, anda dapat memilih yang paling anda yakini.

Bagian yang dipotong saat perempuan berkhitan

Khitan dengan memotong bagian dari organ kelamin perempuan dapat berakibat fatal saat perempuan menjalankan amanah reproduksi (bersalin dan melahirkan) nanti. Inilah kesalahan fatal yang konon sering terjadi pada perempuan indonesia, karena mengira hukumnya wajib dan prosedurnya mirip laki-laki (memotong bagian dari kemaluan).

Itu secara syariat pun terlarang, karena dalam hadits Ummi ‘Atiyah r.a., di atas rasulullah mengingatkan “….dan jangan berlebihan”.

Jadi, jikapun perempuan harus berkhitan (bagi yang meyakini hukumnya sunnah), maka tidak ada bagian yang harus dihilangkan. Cukup dengan usapan atau gesekan benda tajam sebagai simbol ikrar kesetiaan atas syariat islam saja.

Menurut Imam Mawardi, khitan pada perempuan hanya dengan memotong kulit yang berada di atas vagina perempuan yang berbentuk mirip cengger ayam. Hanya memotong/menggores sebagian kulit tersebut, bukan menghilangkannya. Imam Nawawi juga menjelaskan hal yang sama untuk perempuan adalah memotong bagian bawah kulit yang ada di atas vagina perempuan.

 

[Yazid Subakti]

Mengamankan Rumah

Mengamankan Rumah

Kelahiran – Mengamankan rumah terutama ruang tamu dan ruang tengah merupakan bagian rumah yang biasanya tempat bermain si kecil.

A. Ruang tamu dan ruang tengah

Berikan ceklis daftar dibawah ini untuk mengingatkan Anda mengamankan ruang tamu dan ruang tengah. Apakah si kecil senang bermain-main di meja kaca? jika ya, Anda jangan pernah terlambat untuk mengalihkan perhatiannya ketika ia akan berusaha naik ke atas meja, atau singkirkan meja ini dari ruangan.

  • Apakah anda membiasakan menaruh toples snack di atas meja tamu? Snack menarik perhatiannya untuk naik.
  • Apakah si kecil senang naik dan turun dari kursi?
  • Apakah kursinya memiliki sandaran penuh? Jika senderannya tidak penuh,maka berhati- hatilah biasanya anak kecil akan jatuh melalui senderan yang tidak penuh.
  • Apa vas bunga tersimpan di tempat yang mudah terjangkau si kecil?
  • Apakah keramik disimpan ditempat yang jarang dikunjungi kecil?
  • Apakah asbak selalu bersih dari abu rokok dan sampah lainnya?
  • Apa hiasan dinding terpaku dengan kuat?
  • Apakah colokan listrik, tidak mudah dijangkau oleh sikecil?
  • Apakah label-kabel listrik, telepon tersambung dengan aman?
  • Apa pada tanaman hias terdapat kerikil yang bisa dimakan oleh si kecil?

B. Dapur

Kami belum pernah mendengar rumah tangga tanpa dapur. Karena ruang inilah yang telah menyuplai menu sekitar lima milyar penduduk bumi ini.

Tetapi dapur anda adalah ruangan paling misterius. Selain itu apakah ibu akan selalu melarang si kecil ke dapur? Sebaiknya tidak, sebab dapur bukanlah daerah terlarang baginya. Justru ruangan ini merupakan ’sekolah’ tersendiri bagi dia.

Ada banyak benda yang harus anda evaluasi kembali keberadaannya agar anda dapat menyimpannya dengan aman tetapi tetap memberi manfaat. Sebab, anda tidak mungkin memagari dapur agar si kecil tak masuk ke dalamnya atau selalu melarangnya setiap kali ia membuntuti anda memasak. Pastikan ceklis ini memenuhi kriteria keamanan dapur Anda :

  • Apakah Anda menyimpan pisau di tempat yang tidak dijangkau si kecil?
  • Apakah Korek api selalu tersimpan di tempat yang tinggi?
  • Apa Tabung gas berada di tempat yang tidak mudah dikunjungi si kecil?
  • Apakah Kompor Anda menggunakan meja yang tidak mudah terjangkau sikecil?
  • Apakah bumbu-bumbu dapur disimpan dalam toples atau wadah yang aman?
  • Apa beras tersimpan dalam tempat yang tertutup dan sulit untuk terbuka?
  • Apakah Minyak goreng disimpan di tempat yang tinggi dan sulit untuk diambil si kecil?
  • Apakah Barang pecah belah disimpan dalam lemari yang jauh dari jangkauan sikecil?
  • Apa Termos air berada di atas meja tinggi?dan sudahkah Anda memberitahu si kecil bahwa termos berisi air panas?
  • Apakah sabun colek, deterjen, cairan pencuci piring dan cairan pembersih ruangan berada di tempat yang tidak terlihat oleh si kecil
  • Apa Obat anti serangga tersimpan dalam wadah yang rapat dan tidak mudah terlihat oleh si kecil?jika menggunakan botol lain apakah botol tersebut bukan botol bekas makanan yang si kecil kenali?
  • Apakah Cobek, lumpang, blender dan peralatan dapur yang berat lainnya tersimpan dalam lemari yang tidak mudah terbuka oleh si kecil?

C. Ruang Makan

Bagian lain dari rumah yang juga harus bunda amankan adalah ruang makan. Di bawah ini adalah daftar untuk mengamankan ruang makan.

  • Apakah si kecil sangat gembira jika Anda membuka kulkas?jika ya, ketika Anda lengah ia pasti akan berusaha untuk membuka dan masuk ke dalamnya.
  • Apakah kulkas dan lemari makan selalu terkunci?
  • Apa dispenser berada di tempat yang sulit dijangkau si kecil?
  • Apakah kran air dari dispenser Anda memiliki pelindungnya?
  • Apakah garpu,sendok dan alat makan lainnya tersimpan di tempat yang sulit ia raih?
  • Apa tusuk gigi tersimpan dalam tempat yang sulit untuk terbuka?
  • Apakah botol sambal, saus, kecap terbuat dari kaca? Jika ya simpan di tempat yang aman.
  • Apa toples tempat menyimpan garam, gula merah, gula putih,kopi dan susu tertutup rapat?
  • Apakah Anda menutup makanan yang tersaji di atas meja?

D. Seputar Teras dan Taman

Selain itu teras dan taman merupakan tempat bermain yang asyik untuk si kecil. Bagian rumah ini pun harus aman. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

  • Apakah Pagar selalu terkunci rapat?
  • Apakah pot bunga yang besar maupun yang kecil aman dari pupuk yang membahayakan si kecil?
  • Apa anda sudah membebaskan tanaman dari pestisida?
  • Apakah anda sudah menjauhkan jenis kaktus, mawar, atau bunga berduri lainnya?
  • Apakah anda tiap pagi memeriksanya sekilas, memastikan tidak ada ulat bulu dan serangga yang berbisa?
  • Apa pot bunga gantung, menempel dengan kuat?
  • Apakah pupuk tersimpan di tempat tersembunyi?
  • selain itu Apakah perkakas berkebun tersimpan dalam wadah yang tidak mudah terbuka?
  • Apa kolam renang Anda memiliki pagar yang terkunci ?
  • Apakah selang untuk menyiram tanaman tergulung dengan rapi?

E. Garasi

Ada kalanya si kecil ingin bermain-main di garasi Anda, untuk itu pastikan bahwa ruangan ini aman. Perhatikan hal-hal berikut ini:

  • Apakah lantai tidak licin oleh ceceran oli, solar, atau cairan lain?
  • Apakah tempat oli tertutup rapat, dan tersimpan di tempat yang sulit untuk terjangkau si kecil?
  • Apa peralatan bengke tersimpan dalam tas yang sulit terbuka?
  • Apakah sampo, pembersih, pengkilap mobil tersimpan dalam lemari yang terkunci rapat?
  • Apa ban serep tersimpan dengan aman di sudut garasi?
  • Apakah sepeda, motor dan mobil terparkir dengan aman?

F. Kamar Mandi

Selain itu laboratorium lain tempat si kecil bereksplorasi adalah kamar mandi. Di ruangan ini terdapat air yang sangat senang ia mainkan. Untuk membantu mengamankan kamar mandi, perhatikan ceklis berikut.

  • Apakah lantai kamar mandi tidak licin?
  • Apakah terdapat keset atau karpet anti licin?
  • Apa cairan desinfektan dan pembersih lantai tersimpan dalam lemari yang sulit untuk terjangkau si kecil?
  • Apakah si kecil sudah hafal dengan sikat gigi dan pasta giginya?
  • Apakah sampo dan sabun tersimpan dalam botol yang tertutup rapat?
  • Selain itu apakah water heater berada di tempat yang tidak mudah anak-anak jangkau?
  • Apakah sirkulasi udara (lubang angin atau kipas blower) berfungsi dengan baik?
  • Apakah kamar mandi anda cukup terang?

G. Gudang

Kemudian barang-barang yang tidak atau jarang terpakai sebaiknya anda letakkan di gudang. Namun demikian, meskipun ruangan ini adalah tempat menimbun, tetaplah atur dengan baik penggunaannya.

  • Apakah Anda menyimpan alat berburu & rekreasi di lemari yang terkunci rapat?
  • Apakah kaleng cat tertutup dan sulit terbuka oleh si kecil?
  • Apa bahan kimia tersimpan dalam lemari yang sulit ia jangkau?
  • Apakah barang – barang rongsokan tersimpan dengan rapi dan tidak berceceran?
  • Apakah ada tempat khusus untuk menyimpan paku, mur dan baut?
  • Selain itu apakah Alat pertukangan sudah tersimpan dalam lemari terkunci?
  • Apakah Anda menyimpan balok kayu, batang besi, pipa, gulungan seng dengan rapi dan aman?
  • Apakah mesin-mesin kecil, onderdil kendaraan berada di tempat yang tidak mudah ia jangkau?

 

[Yazid Subakti]

Penyapihan yang Damai

Penyapihan yang Damai

Kelahiran – Mari kita bicarakan cinta ketika dan penyapihan yang damai, agar terhindar dari perbuatan ‘memisahkan ikatan’ dari bayi yang seolah sudah menyatu dengan anda.

A. Mari kita bicara tentang cinta

Menyapih adalah menyudahi masa menyusui secara berangsur-angsur atau sekaligus. Proses ini sangat tergantung kesiapan ibu dan anak. Sebagian ibu menyapih karena faktor eksternal, misalnya kondisi ekonomi keluarga yang mengharuskannya bekerja dan meninggalkan bayinya.

Penyapihan adalah sebuah awalan bahwa bayi Anda mulai belajar mandiri. Ia akan mulai asik bermain dengan saudara atau teman – temannya, tidak selalu ada dalam pangkuan Anda. Pada mulanya mungkin Anda akan merasa sedih atau kehilangan aktifitas yang sudah 2 tahun anda lakukan. Penyapihan memang membutuhkan waktu, tidak hanya bayi Anda tetapi juga Anda.

Dan sekali lagi, kita sedang membicarakan cinta. Menyapih bukanlah proses pemutusan kasih sayang, melainkan ungkapan cinta Anda agar si kecil belajar untuk mandiri dan lebih leluasa merasakan aneka makanan yang lain.

B. Macam – macam penyapihan

1. Mutual weaning/natural weaning (tidak memaksa dan mengikuti tahapan perkembangan anak)

Jika Anda memilih cara ini, maka bersiaplah menyusui si kecil sampai Ia tidak mau lagi menyusu. Ada kalanya cara molor sampai usia si kecil 3 tahun. Namun tidak ada salahnya ketika si kecil berusia 2 tahun Anda sudah mengkondisikannya. Misalnya selalu mengatakan bahwa Adek sudah besar, kalau yang masih menyusu adalah adek bayi. Walaupun Anda membiarkannya tetap menyusu, namun si kecil akan mulai belajar untuk berhenti menyusu.

2. Baby-Ied weaning (anak yang menentukan kapan ia tidak mau menyusu lagi)

Beberapa bayi tidak mau lagi menyusui disebabkan oleh beberapa kondisi diantaranya yaitu :

  • Karena ibunya hamil lagi, sehingga mungkin menurutnya ASI sudah tidak enak lagi. Maka ia akan berhenti menyusu.
  • Proses tumbuhnya gigi. Bagi beberapa, anak proses tumbuh gigi menyebabkan ia malas untuk menyusu. Sehingga ia akan segera berhenti menyusu
  • Tumbuhnya jamur atau sariawan. Selain tumbuh gigi, sariawan atau tumbuhnya jamur di lidah dan mulut bagian dalam akan mempengaruhi proses penyusuan. Kondisi ini akan menyebabkan bayi tidak nyaman bahkan sulit untuk menyusu. Akibatnya Ia tidak mau lagi menyusu karena takut bagian mulut atau lidahnya terasa sakit.

3. Mother led weaning (ibu yang menentukan kapan saat menyapih anaknya)

Cara ini lebih sering terjadi, di mana ibu yang menentukan kapan anaknya disapih. Untuk ini dibutuhkan kesiapan mental Ibu untuk melakukannya. Ayah selalu siaga menemani bayinya, terutama saat ia teringat dan ingin menyusu kembali. Ayah harus dapat mengalihkan perhatian si kecil pada hal lain agar proses penyapihan berjalan sukses.

Bila Anda sudah siap, lakukanlah penyapihan dengan sabar dan tidak terburu-buru karena sikap Anda berpengaruh pada kesiapan anak.

Tentukan kapan saat Anda akan menyapih, dan tentukan pula kapan rentang waktu penyapihan. Misalkan Anda ingin menyapih si kecil ketika usianya 2 tahun, dan lamanya proses penyapihan adalah 2 minggu. Hal ini penting untuk menghindari agar si kecil tidak stress, selain itu juga agar payudara Anda berangsur mengurangi proses produksi ASI.

Beberapa hal dapat terjadi jika Anda terburu- buru adalah payudara akan bengkak, linu, bahkan suhu tubuh Anda akan meningkat. Jangan lakukan pemerasan, karena akan membuat ASI diproduksi kembali. Biasanya akan terjadi selama 2 hari dan hari ketiga produksi ASI akan menurun, payudara Anda akan kembali kempes. Hal lain yang bisa terjadi adalah ekspresi si kecil ketika melihat Anda. Ia akan kurang ramah ketika melihat Anda, bahkan menolak untuk digendong atau ditemani tidur. Jika selama proses ini Ayahnya yang selalu berada disampingnya,maka ia akan memilih ayah untuk menemaninya tidur dan memanggil Ayah ketika Ia terjaga. Jangan khawatir, Ia hanya butuh waktu untuk ’lupa nyusu’, Ia akan kembali membutuhkan Ibunya setelah kurang lebih 1 bulan.

C. Manfaat penyapihan

Penyapihan membawa manfaat bagi anda maupun si kecil. Manfaat penyapihan untuk anak di antaranya adalah:

Anak akan mendapatkan nutrisi optimal dari makanan.

Mengenalkan aneka macam rasa, tekstur dan bahan makanan. Hal ini berpengaruh pada perkembangan intelektualitasnya karena daya ingatnya akan menyimpan informasi mengenai berbagai rasa dan tekstur makanan.

Memperbanyak latihan mengunyah makanan padat agar gigi dan rahangnya berkembang optimal.

Anak dilatih untuk mandiri karena tidak lagi harus bergantung pada ASI setiap kali lapar atau haus.

Buah hati belajar untuk bisa mempercayai orang lain sehingga nantinya tidak kesulitan untuk beradaptasi dan berinteraksi dengan orang lain.

Anak membentuk konsep diri yang positif. Dengan penyapihan yang positif, anak akan merasa percaya diri.

D. Tips penyapihan yang damai dengan mudah

1. Penyapihan Seketika

Proses penyapihan seketika umumnya dilakukan dalam keadaan terpaksa, misalnya Anda jatuh sakit atau harus pergi studi atau mencari nafkah, sehingga tidak memungkinkan untuk menyusui anak. Apabila terjadi kasus penyapihan mendadak, maka yang harus dilakukan adalah:

Mengomunikasikan situasi yang terjadi pada anak (terutama anak di atas satu tahun).

Jika Anak benar – benar lapar dan haus maka ia akan menerima makanan dan minuman apapun selain ASI.

Alihkan perhatiannya pada mainan yang ia suka sambil memberikannya minuman/makanan lain yang sangat Ia sukai. Dengan demikian ia tidak meminta ASI.

Hadirkan sosok pengganti ibu seperti Ayah atau nenek, yang bisa membuat anak merasa nyaman saat ibu tidak bisa berada di dekatnya.

2. Penyapihan Bertahap

Penyapihan bertahap dilakukan tidak sekali waktu. Penentu waktu penyapihan ini adalah Anda.

Penyapihan cara ini mempunyai dampak psikologis paling ringan. Karena Anda sangat siap menjalani proses ini. Pada mulanya si kecil biasanya rewel dan gelisah. Dengan penyapihan bertahap, kegelisahannya dapat diperkecil. Dengan meningkatkan konsumsi makanan yang bergizi dan berkalori tinggi pada saat waktu makan, ia akan merasa kenyang dan mengurangi keinginannya mencari ASI pada malam hari.

 

[Yazid Subakti]

Pengasuhan dalam Situasi Khusus – Bagian 3

Pengasuhan dalam Situasi Khusus – Bagian 3

Kelahiran – Pengasuhan dalam situasi khusus merupakan waktu mengasuh bayi bagi Bunda yang terjadi dalam waktu-waktu tertentu yang berbeda dengan waktu biasanya.

D. Menjadi orangtua tunggal, tak masalah

Jika memang ini yang terjadi, Anda harus menjalaninya dengan ikhlas. Apapun penyebabnya,Anda tetap saja harus mengurus bayi Anda sendirian.

Sebenarnya Anda tidak sendirian karena masih ada kakek, nenek, om dan tantenya. Anda pun dapat bergabung dengan komunitas orang tua tunggal. Sekali lagi, Anda tidak benar- benar sendirian.

Berikut adalah beberapa tips bagi orang tua tunggal agar tetap sukses dalam pengasuhan anak.

1. Lakukan dengan penuh cinta

Bayi dalam gendongan Anda tidak mempunyai kesalahan apapun. Jangan pernah melampiaskan kekesalan Anda padanya. Terima ia dengan ikhlas, syukuri keberadaannya dan terus melangkah bersama si kecil menggapai cita-cita dan mewujudkan mimpi Anda bersamanya.

Jika Anda telah menerimanya dengan sepenuh hati maka cinta akan hadir. Anda akan benar-benar merasakan getaran cinta itu. Mengasuh dengan penuh cinta akan membuat si kecil merasa nyaman walaupun tanpa kehadiran sang Ayah.

2. Libatkan orang lain

Biarkan jika kakek, nenek, om dan tante turut mengasuh bayi Anda. Mereka juga menyayangi penghuni baru di keluarga besar. Bebaskan mereka untuk mengungkapkan perasaan sayangnya. Biarkan pula jika sahabat Anda ikut merawat si kecil. Anda harus bersyukur dan berbahagia karena Anda tidak benar- benar sendiri.

3. Anda tetap butuh ”Me time”

Waktu untuk diri sendiri (Me time), Anda tetap membutuhkannya. Semua itu akan membuat Anda tetap tenang dan bahagia. Tidak ada salahnya jika kebiasaan Anda untuk menghilangkan stress dengan belanja tetap Anda lakukan. Anda harus tetap bahagia, gembira dan ceria. Ingatlah bahwa bayi Anda butuh seorang Ibu yang bahagia, bukan wanita yang bermuram durja.

4. Selesaikan semua urusan dengan pasangan

Jika penyebab Anda menjadi orang tua tunggal adalah perceraian atau urusan lain yang menyebabkan Anda harus berurusan dengan meja hijau, selesaikan segera semua urusan itu. Jangan biarkan semua itu mengganggu konsentrasi Anda dengan si kecil. Lakukan apa saja yang terbaik demi si kecil.

Jika penyebab menjadi orang tua tunggal adalah meninggalnya pasangan, maka selesaikan urusan dengan pihak keluarga almarhum. Selesaikan hak pengasuhan anak dengan cermat dan tuntas.

5. Kondisikan Anak dengan bijak

Semakin besar si kecil, maka ia pun akan semakin banyak bertanya tentang dirinya. Ia akan semakin kritis bertanya tentang banyak hal pada Anda. Termasuk keberadaan Ayahnya. Anda harus benar- benar bijak menjawab semua pertanyaan tersebut. Perlahan ia akan memahami kondisi yang dihadapi, dan tetap percaya diri karena memiliki Anda, Ibu yang sekaligus juga menjadi Ayah yang hebat.

E. Mengasuh Bayi Adopsi

Anda akan dapat menjadi orang tua, tanpa harus menjalani persiapan biologis selama sembilan bulan seperti Ibu – ibu lainnya. Mengadopsi anak adalah solusi alternatif bagi Anda yang benar – benar ingin menjadi orang tua tetapi tidak dikaruniai kehamilan. Berikut ini adalah cara- cara umum untuk mempermudah menjadi orang tua angkat :

1. Adopsi terbuka

Adopsi cara ini artinya mengasuh anak orang lain dengan tetap menjalin komunikasi dengan ibu kandungnya. Dengan cara ini, Anda dapat merencanakan apapun yang terbaik untuk si kecil. Selain itu, Anda akan mendapatkan banyak informasi mengenai tingkah laku si kecil.
Adopsi cara ini juga akan membuat si kecil merasa lebih nyaman dalam pengasuhan Anda. Anda tidak perlu merasa ketakutan orang tua kandung tiba – tiba akan mengambilnya.

2. Riwayat keluarga, amat penting

Jika Anda tidak dapat mengadopsi anak dengan cara terbuka, pastikan semua informasi tentang si kecil Anda dapatkan. Misalnya, Anda mengambil si kecil dari sebuah yayasan. Maka, Anda harus mendapatkan Informasi mengenai riwayat orang tuanya, sakit atau cacat yang dimiliki serta informasi mengenai perilaku si kecil selama dalam pengasuhan yayasan tersebut. Jangan lupa untuk mengikuti prosedur hukum yang berlaku dalam mengadopsi anak.

3. Katakan dengan bijak

Kelak si kecil akan tumbuh besar. Ia akan semakin kritis bertanya banyak hal mengenai dirinya. Mungkin ia akan bertanya kenapa rambutnya atau warna kulitnya berbeda dengan Ayah, Ibu dan saudara yang lainnya. Untuk menjawab hal ini, Anda harus bijak. Anda harus benar – benar merencanakan kapan akan mengatakan hal yang sebenarnya tentang status si kecil. Juga merencanakan cara mengatakan yang bijak, tanpa harus menyakiti perasaannya.

 

F. Mengasuh bayi dengan kebutuhan khusus

Bayi – bayi yang mengalami gangguan perkembangan dan pertumbuhan adalah bayi- bayi yang memerlukan pengasuhan yang spesial. Bayi – bayi ini dilahiran dengan potensi-potensi terbaik dalam dirinya.

Tugas Anda adalah menemaninya mengoptimalkan potensi terbaik itu. Down syndrome, autis, ADHD, dan cacat fisik adalah sedikit dari ganggun pertumbuhan dan perkembangan pada bayi. Apapun diagnosa yang dokter anda berikan tetaplah menerima mereka apa adanya.

Prinsip pengasuhan untuk anak-anak istimewa ini adalah :

1. ikhlas

Relakan semuanya, terima apa yang ada di hadapan dengan lapang dada. Ini adalah kunci kesuksesan Anda menjadi orang tua istimewa. Segeralah mensyukuri kehadirannya. Ia tetap bayi anda yang istimewa.

2. Jadilah Orang tua siaga

Mulai sekarang jadilah orang tua siaga. Yaitu orang tua yang siap mendapat semua kejutan – kejutan dari si kecil. Mulai memperbanyak pengetahuan Anda sesuai kondisi si kecil, mengasah berbagai keterampilan khusus yang akan Anda berikan untuk si kecil. Jangan lupa untuk mengikuti terapi atau pengobatan yang disarankan oleh dokter Anda.

3. Fokuskan pada kelebihan, abaikan kecacatannya.

Mengabaikan kecacatannya dan memfokuskan pada kelebihannya akan menghemat energi Anda dalam mengasuh si kecil. Percayalah bayi kecil Anda memiliki segudang kelebihan di luar perkiraan Anda.

4. Bergabung dengan perkumpulan

Bergabung dengan perkumpulan dunia maya, atau perkumpulan lainnya yang memiliki latar belakang anggotanya sama, dapat membantu Anda dalam meringankan beban yang Anda hadapi. Perkumpulan ini membuat Anda semakin yakin bahwa Anda tidak sendirian. Bahkan beberapa perkumpulan dapat memberikan banyak informasi saran dan solusi yang terbaik dari masalah Anda

5. Tim yang sukses

Jadilah tim yang sukses antara Anda, pasangan Anda dan si kecil yang istimewa. Anda benar- benar harus fokus merawatnya. Semakin besar, ia akan menunjukan keterampilan barunya. Anda harus dapat menangkap tanda khusus itu, memahami dan mengembangkannya hingga ia dapat tumbuh menjadi anak yang mandiri dan berprestasi. Semua itu terwujud atas kerja sama yang sukses.

 

[Yazid Subakti]

Pengasuhan dalam Situasi Khusus – Bagian 2

Pengasuhan dalam Situasi Khusus – Bagian 2

Kelahiran – Pengasuhan dalam situasi khusus merupakan waktu mengasuh bayi bagi Bunda yang terjadi dalam waktu-waktu tertentu yang berbeda dengan waktu biasanya.

B. Mengasuh sambil bekerja atau studi

Beberapa ibu harus melanjutkan karir pekerjaannya atau melanjutkan kuliah di jenjang yang lebih tinggi. Mengasuh si kecil sambil studi atau bekerja merupakan hal yang sangat memungkinkan. Anda tetap memiliki kesempatan untuk bekerja walaupun si kecil telah hadir ditengah keluarga. Atau Anda dapat terus melanjutkan studi Anda walaupun si kecil masih menyusui.

1. Demi rasa cinta

Meninggalkan bayi sejenak untuk bekerja atau studi memang bukan hal mudah.Namun Anda tetap dapat melakukan keduanya dengan penuh rasa cinta. Kuatkan diri Anda bahwa apa yang Anda lakukan juga untuk si kecil. Anda memang membutuhkan kekuatan ekstra untuk melakukan keduanya.

2. Manfaatkan waktu yang berkualitas

Keberadaan Anda bagi si kecil memang sangat mempengaruhi perkembangan bayi Anda. Tidak hanya itu, sesuatu yang diberikan bayi anda kepada Anda akan membentuk keterampilan Anda untuk menjalankan peran sebagai seorang Ibu. Namun semua itu tidak tergantung pada banyaknya waktu kebersamaan antara Ibu dan bayi. Yang sangat menentukan adalah waktu yang berkualitas, yaitu waktu di mana ibu dapat menanggapi isyarat yang dikeluarkan bayinya, sehingga terjadi interaksi yang hangat dan komunikatif. Inilah sumbangan terpenting untuk perkembangan fisik, emosi dan intelektual bayinya.

3. Evaluasi prioritas Anda

Jika Anda kesulitan untuk menjalani kedua peran tersebut maka cobalah untuk mengevaluasi kembali prioritas Anda.

Rencanakan ulang hidup Anda. Barangkali Anda akan mengambil langkah baru. Tidak ada salahnya jika akhirnya Anda lebih memilih bersama si kecil di rumah. Anda yang merasakan maka Anda pula yang harus memutuskan.

4. Siapa yang akan mengasuh?

Anda harus memastikan, siapa yang akan mengasuh si kecil ketika Anda bekerja atau studi. Pastikan pengasuh ini adalah orang yang dapat Anda percayai.

Berikan daftar pekerjaan dan informasi yang jelas pada pengasuh bayi anda. Jika sang nenek atau keluarga terdekat terlibat dalam pengasuhan, pastikan pula mereka mendapatkan informasi yang lengkap mengenai kebutuhan si kecil.

5. Tetap menjaga kedekatan

Kemajuan teknologi akan menolong Anda untuk selalu dekat dengan si kecil. Misalnya dengan memajang foto di meja Anda, atau menelpon pengasuh setiap kali anda merasa rindu dengan si kecil.

Keinginan kuat untuk menghubungi si kecil anggaplah sebagai alarm kepekaan anda. Jika Anda mengabaikan alarm ini, Anda akan merasa jauh dengannya. Oleh sebab itu turuti saja jika Anda ingin menelpon atau memandang fotonya yang lucu.

C. Pengasuhan bayi kembar

Pengasuhan bayi kembar tidak sama dengan mengasuh satu bayi. Namun kebahagiaan yang dirasakan pun akan terasa berlipat.

Persiapkan diri Anda untuk menyambut kehadiran si kembar.

Menyiapkan persalinan yang prima. Karena setelah persalinan Anda akan melewati hari – hari yang super sibuk.

Ayah siaga. Libatkan suami dalam banyak hal. Jadikan ia seorang suami siaga yang selalu siap membantu Anda mengasuh si kecil.

Menyusui ganda. Karena bayi Anda kembar, maka Anda harus menyiapkan posisi menyusui untuk si kembar. Tandem adalah istilah yang biasa digunakan untuk proses penyusuan kembar. Adik dan kakak disusui bersamaan. Jika kesulitan, Anda membutuhkan orang lain untuk membantu memegang si kembar.

Delegasikan tugas rumah. Biarkan Anda menghabiskan waktu bersama si kembar. Delegasikan tugas – tugas tumah, daftar belanjaan pada keluarga terdekat atau pembantu Anda. Abaikan hal yang dapat ditunda.

Atur posisi tidur. Jika si kembar tidak tidur di box, melainkan bersama-sama Anda, maka posisi tidurnya adalah satu di kanan dan satu di kiri anda.

Siapkan gendongan ganda. Jika si adik menangis, maka tangisanya akan membuat si kakak menangis pula. Segera respon tangisan mereka dengan menggendongnya. Anda tentu tidak mungkin menggendong keduanya. Oleh sebab itu mintalah Ayah, kakak, atau nenek menggendong bayi satunya lagi. Ajaklah berjalan – jalan keluar. Selain membantu menenangkan bayi, Anda pun akan semakin segar melihat pemandangan dan menghirup udara luar rumah.

Kenali ciri khasnya. Bayi Anda memang kembar, bahkan bisa jadi kembar identik. Namun mereka tetap memiliki ciri khas. Memang butuh waktu untuk mengenal mereka. Selama Anda kesulitan mengenal si kembar, maka Anda dapat memberikan ciri pada si kembar. Misalnya potongan rambut yang berbeda, atau pakaikan gelang yang berbeda.

Si kembar tak selalu sama. Ketika si kembar mulai bisa protes, boleh jadi mereka menolak untuk selalu menggunakan pakaian yang sama, sepatu yang sama bahkan mainan yang sama. Mereka memang kembar, tetapi keinginannya kadang berbeda. Anda harus memahami hal ini.

 

[Yazid Subakti]

Belajar Berhitung Secara Primitif

Belajar Berhitung Secara Primitif

Kelahiran – Otak bayi anda mulai mengerti tentang jumlah dan mulai belajar berhitung Ia tahu bahwa dua bola berbeda dengan satu bola. Saat bola itu anda ambil ia akan merasa ada yang hilang. Bayi anda memainkan tangannya untuk isyarat tertentu. Ia ingin menunjuk benda, tetapi belum sempurna. Ia ingin memukul atau meraih sesuatu, tetapi saraf motoriknya belum sempurna. 

Jika tangannya bergerak seperti menginginkan benda tertentu, berilah penghargaan dengan mendekatkannya pada benda yang diinginkan. Atau berikan benda itu bila tidak berbahaya baginya. Berikan ia bola atau boneka besar. Ia akan bermain dengannya dengan puas. 

  • Kondisi Bunda

Kadang-kadang anda ingin membandingkan bayi anda dengan bayi yang lain. Keinginan ini sangat wajar dan manusiawi. 

Saat anda bertemu bayi lain, anda dapat membandingkan dengan bayi anda untuk tujuan evaluasi. Anda dapat mengukur seberapa cepat tumbuh kembang bayi anda dibanding teman-temannya, apakah ada kebiasaan yang aneh, atau ekspresi wajahnya berbeda. 

Memang bayi anda akan berbeda dengan bayi lain. Genetika, pola asuh, perawatan, dan gisi akan membedakannya. Jangan berpkiran normal atau tidak normal dulu, karena perbedaan itu akan semakin berkurang seiring dengan berjalannya waktu. Misalnya, bayi lain mampu berguling berulang-ulang, sedangkan bayi anda belum mampu bangkit dari tengkurap. Pekan depan bayi anda akan mampu pula berguling, atau memang ia tidak suka melakukannya dan lebih fokus untuk berlatih merangkak. 

Sebenarnya, yang lebih penting dari pembandingan bayi ini adalah saling bertukar pikiran mengenai pengetahuan baru dalam pola asuh. Ketika anda melihat bayi lain lebih ceria daripada bayi anda, berdiskusilah dengn ibunya tentang pola asuh yang membuat bayinya murah senyum itu. Mungkin ibunya merasa tidak pernah memperlakukannya secara khusus untuk membangkitkan keceriaan itu, tetapi anda dapat mempelajari bagaimana kebiasaan tidurnya, pola penyusuannya, membangun hubungan dengn ayahnnya, dan sebagainya. 

Tetapi anda harus waspada dengan sisi lain ketika saling membandingkan bayi ini. Ada beberapa rambu untuk segera mundur dari percakapan:

Pembandingan yang hanya ingin saling menyaingi. Mereka mengatakan bayinya sudah mengucap tiga kata, lalu anda menimpalinya bahwa bayi anda sudah merangkai kalimat. 

Pembandingan yang hanya memamerkan kelebihan. Bayi anda ditangani dokter terbaik di kota anda, yang lain menimpali anaknya ditangani dokter terbaik nasional. 

Pembandingan yang tak berprinsip. Mereka bercerita bayi mereka montok dan ceria karena mengkonsumsi susu formula merek ‘X’, lalu tiba-tiba anda pulang dan mengajak suami ke supermarket mencari susu ‘X’ yang membuat bayi ceria itu.

Pembandingan yang membanggakan kodrat. Mereka bangga bayinya putih dan berhidung mancung. Anda tak punya bahan pembicaraan yang sepadan karena warna kulit dan hidungan hanya mirip yang anda punya.  

  • Relaktasi 

Relaktasi adalah kembali menyusui bayi setelah berhenti menyusui selama beberapa hari, beberapa minggu, bahkan beberapa tahun. Terhentinya menyusui ini karena beberapa alasan, seperti:

  • ibu harus dirawat karena sakit
  • sang ibu sibuk bekerja
  • ibu mengalami sakit keras
  • Ibu mengalami depresi 
  • bayi sakit keras
  • bayi prematur
  • ingin disusui kembali setelah penyapihan.
  • Bayi tidak cocok dengan  susu formula 
  • Harga susu formula yang mahal sehingga Ibu berubah fikiran untuk menyusui kembali anaknya. 
  • Kasus ekstrem relaktasi dilakukan nenek yang menyusui cucunya. 
  • adoptive breastfeeding, yaitu usaha untuk menyusui anak adopsi. 

Relaktasi  memerlukan beberapa persiapan. Anda butuh waktu untuk dapat menyusui kembali, butuh kesiapan mental, motivasi yang kuat, teknik- teknik yang tepat,  serta dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan. 

  • Kecerdasan Majemuk 

Bayi anda telah memiliki kecerdasan sejak ia muncul ke dunia. Menurut Howard Gardner, ada 7 macam kecerdasan yang dimiliki oleh manusia, yaitu :

  • Kecerasan bahasa (linguistik verbal)
  • Kecerdasan angka (numerik)
  • lKecerdasan spasial
  • Kecerdasan fisik
  • Kecerdasan lingkungan 
  • lKecerdasan interpersonal
  • Kecerdasan intrapersonal

Jenis kecerdasan lain masih banyak karena setiap psikolog memiliki versi tersendiri dalam mengukur kapasitas otak. Ukuran kecerdasan hanya dengan melihat nilai pelejaran matematika, menulis karangan, atau rangking kelas di sekolah sangat tidak adil sebab kecerdasan lain seolah diabaikan.

Setiap anak memungkinkan memiliki lebih dari satu kecerdasan yang menonjol. Namun keberhasilan hidup kebanyakan ditentukan oleh kecerdasan emosinya (kecerdasan interpersonal). 

  • TIPS Menghindari benturan kepala bayi

Saat ini rambut bayi masih belum lebat setelah pencukuran akikah lalu. Sedangkan ia mulai banyak melakukan gerakan.

  • Kenakan topi yang menutup kepalanya. Topi berbahan kain rajutan cukup tebal dan melindungi kepala dari benturan.
  • Batasi zona tidur bayi dengan guling di sekelilingnya. Guling ini adalah ‘pagar’ yang membuat bayi tidak jauh ke mana-mana.
  • Tutup dinding dekat tempat tidur bayi dengan menempelkan busa atau matras.
  • Tutup lantai menggunakan bahan karet matras, atau karpet tebal.

REVIEW Obesitas pada anak dan  usia harapan hidup

Penelitian menunjukkan bahwa obesitas pada anak-anak dapat menurunan 2-5 tahun usia harapan hidup mereka. Lebih pendek dari orang tua mereka, karena obesitas banyak penyakit degeneratif yang dapat ia derita. Dr Bartfield mengatakan penyebab adalah “multifaktorial, termasuk lingkungan dan budaya.” Genetika dan berat badan orang tua juga sangat berpengaruh.

ANDA PERLU TAHU Jamur di lidah bayi

Bayi di awal-awal kehidupannya dapat terserang semacam sariawan. Penyebab sariawan ini umumnya adalah pertumbuhan jamur atau bakteri. Jamur sariawan ini terasa mengganggu bagi bayi, karena terasa gatal dan perih di mulut. 

Namun demikian, jarang sekali sariawan pada bayi menyebabkan masalah medis serius. 

Jamur pada bayi ini berasal dari mulutnya sendiri, bukan karena tertular oleh bayi lain. Bayi yang minum susu botol atau belajar menggigit dengan perangsang gigi mungkin tertular jamur dari botol susu atau gigitan perangsang gigi.  

Dari mulut bayi, jamur dapat tersebar ke puting payudara anda. selama ia menyusu, jamur menempel dan hidup pada puting anda.

Puting yang tertulari jamur ini terasa sakit, sedikit kemerahan atau merah muda, kulit mengembung, kering, dan mungkin bersisik. Puting terasa gatal dan terbakar, serta sakit yang menyebar dari puting setelah menyusui.  Pengobatan jamur pada puting ini hanya boleh dilakukan dengan resep dokter.

WARNING Jangan gunakan diapers terus menerus

Agar tidak repot selalu menceboki dan mengganti celana tiap beberapa menit sekali, banyak ibu berpikir kalau bayi dipakaikan diapers saja. Kadang diapers hanya dilepas saat ia mandi atau buang air untuk diganti. Malam pakai yang baru lagi dengan alasan agar tidurnya nyenyak tidak terganggu ompol. Pagi dipakai yang eru lagi dengan alasan agar dapat  bermain dengan leluasa, sampai bertemu jadwal mandi sore dan tidur lagi di malam hari. 

Diapers yang berkualitas sebenarnya aman-aman saja bagi kulit bayi. tetapi bayi perlu diberi kesempatan mengembangkan cara alami buang air kecil dan besar. dengan diapers selamanya, ia akan menyamakan bahwa kencing dan berak itu seperti mengeluarkan keringat saja, tanpa hajat dan ruang khusus untuk melakukannya. Kelak ia kurang dapat menangkap maksud anda mengajaknya ke kamar mandi untuk toilet training.  

Di saat anda sibuk, diapers dapat dipakaikan pada bayi, tetapi saat liburan atau beberapa jam sehari ia harus terbebas dari kakus yang menempel itu.

AGENDA Kumpulkan resep untuk makanan pendamping ASI

Setengah bulan lagi bayi anda mulai mengkonsumsi makanan pendamping ASI. Mulai saat ini, anda sebaiknya mengumpulkan aneka resep untuk makanan bayi ini. 

Pelajari nilai gizi masing-masing resep. 

Anda dapat mulai mencoba mempraktekkan satu per satu untuk melihat tampilan, mencicipi rasa, menghitung biaya, ketersediaan bahannya, dan kepraktisan membuatnya. 

Ini semua penting. Anda harus tahu apa yang bayi konsumsi dan bagaimana ia merasakannya.

Buatlah perkiraan belanja harian untuk makanan si kecil nanti. Rencanakan kapan harus belanja, siapa yang belanja dan di mana mendapatkan bahannya.

 

[Yazid Subakti]

 

___________________________

Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.

Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.

Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.

Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

Pengasuhan dalam Situasi Khusus – Bagian 1

Pengasuhan dalam Situasi Khusus – Bagian 1

Kelahiran – Pengasuhan dalam situasi khusus merupakan waktu mengasuh bayi bagi Bunda yang terjadi dalam waktu-waktu tertentu yang berbeda dengan waktu biasanya.

A. Mengasuh optimal di bulan puasa

1. Tetaplah mengasuh

Anda harus bergembira dengan datangnya bulan puasa. Ini adalah bulan yang amal kebaikan anda akan dilipatgandakan pahalanya.

Tetaplah mengasuh di bulan puasa seperti bulan-bulan lain. Bulan ini sangat berarti bagi anda maupun bayi anda. Ia akan belajar tentang perjuangan anda mengasuhnya, semangat anda dalam beribadah, dan nuansa bulan suci yang khusyu’.

Mulailah berbagi dalam hal pekerjaan yang menyita tenaga fisik cukup berat, misalnya menggendong berlama-lama, atau belanja di siang hari. Anda dapat berbagi dengan suami, ibu, atau pengasuh sementara Anda.

Anda tidak memasak di pagi hari untuk menu keluarga, tetapi harus tetap membuat makanan bayi anda.

Tidak harus memaksakan diri datang ke masjid untuk shalat tarawih. Anda dapat menjalankan shalat berjamaah bersama ibu atau suami anda di rumah, di samping bayi anda. Kelebihan cara ini adalah sesekali bayi menangis anda dapat menunda kelanjutan tarawih berapa menit kemudian.

Tidak harus menghadiri sekian banyak jadwal siraman rohani jika bayi anda sulit kompromi. Pilihannya adalah, anda dapat memanfaatkan program TV atau radio yang menyiarkan acara religius khusus edisi puasa.’

Perbanyak membaca buku-buku agama dan memperdengarkan lantunan ayat suci, selain anda sendiri juga harus rajin mengaji di rumah.

Gunakan bulan ini sebagai latihan untuk semakin menerima nilai-nilai islami anda bersama keluarga. Anda dapat mulai semakin konsisten menutup aurat, dan bayi anda juga berkostum islami.

Saat jam makan sahur mungkin akan ada kendala: bayi tak mau dipisah dari tempat tidur sementara anda harus menyiapkan makan bersama suami. Menyiapkan menu makanan sebelum Anda tidur dapat menjadi solusi permasalahan tersebut. Saat makan sahur, anda tinggal memanaskannya atau suami pun bisa melakukannya sendiri jika si kecil benar-benar tak mau kompromi.

Di sepuluh hari terakhir ramadhan, siapkan kemungkinan terburuk ketika suami harus i’tikaf (salah satu sunnah yang dilakukan dengan berdiam di masjid). Mintalah orang tua anda menemani, setidaknya di malam hari.
Menjelang akhir puasa, anda tidak perlu larut dalam euforia lebaran. Siapkan keperluan sewajarnya jika anda harus mudik ke kampung halaman. Jika tidak mudik, sediakan keperluan secukupnya untuk menyambut tamu yang akan berdatangan.

 

2. Boleh Tidak puasa

Jika masalahnya adalah penyusuan, anda dapat melihat kondisi anda dan si kecil saat ini.

Memang tidak adanya asupan makan selama seharian di bulan puasa dapat menyebabkan jumlah dan kualitas ASI Anda menjadi menurun. Penurunan ini akan berarti bahwa asupan bayi setiap hari juga berkurang, apalagi bila bayi masih dalam penyusuan eksklusif, tidak ada makanan selain ASI.

Amati keadaan anda dan si kecil. Jika stamina anda tidak memungkinkan untuk berpuasa sambil terus menyusui, dan bayi tidak terjamin pemenuhan ASInya selama anda berpuasa, maka inilah kondisi yang membolehkan anda untuk tidak berpuasa.

Anda yang menyusui, (juga ibu hamil, orang jompo, orang sakit, dan musafir) diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Konsekuensinya ada tiga pendapat

Pertama, Anda harus membayar fidyah.

Fidyah adalah memberi makan orang fakir miskin. Satu hari puasa diganti dengan satu kali fidyah. Ukuran memberi makan adalah sebesar porsi kita makan 3 kali sehari, yakni sekitar 1 mud atau 600 gram. Jika dirupakan uang, besarnya kira-kira sebesar biaya Anda makan 3 kali sehari. Misalnya per porsi anda senilai Rp. 10.000, maka fidyah anda adalah Rp. 10.000 x 3, yaitu Rp. 30.000,. Jika anda meninggalkan puasa selama 10 hari, maka anda harus membayar fidyah sebanyak Rp. 30.000 x 10, yaitu Rp. 300.000,-

Jangan lupa mengucapkan berita serah terima/ijab kabul saat memberikan fidyah. Misalnya dengan mengatakan “Ini sebagai fidyah saya kepada Anda”

Kedua, Anda harus meng-qodho’

Qodho adalah mengganti puasa yang anda tinggalkan di hari lain. Misalnya, selama bulan Ramadhan anda meninggalkan puasa sebanyak 15 hari. Maka setelah ramadhan (sebelum datang ramadhan berikutnya), anda melakukan puasa pengganti sebanyak 15 hari. Terserah memilih hari apa, asal bukan di hari yang terlarang untuk berpuasa (misalnya hari tasyrik).

Ketiga, membayar fidyah dan juga meng-qodho’

Pendapat ini menghendaki ibu menyusui yang meninggalkan puasa untuk mengganti puasa (qodho) dan sekaligus fidyah.

Anda dapat memilih salah satu pilihan yang anda yakini karena ketiga pendapat diatas memiliki alasan yang kuat.

 

3. Manajemen Laktasi sambil Berpuasa

Mungkin saja anda tetap ingin dan benar-benar mampu berpuasa, meskipun boleh meninggalkannya.

Saat anda berpuasa, asupan makanan yang anda konsumsi ikut berubah. Pastikan bahwa anda tetap makan 3 kali sehari dan secara disiplin mengkonsumsi makanan dengan gizi berimbang.

Sekali lagi, perhatikan asupan

Ketika menyusui bayi, anda membutuhkan tambahan sekitar 700 kalori per hari, 500 kalori diambil dari makanan anda dan 200 kalori diambil dari cadangan lemak dalam tubuh. Mempertahankan pola makan tiga kali sehari dengan menu gizi seimbang. Pastikan anda makan sahur, makan saat berbuka puasa dan makan di malam hari antara buka dan sahur.

Minum yang cukup.

Usahakan anda banyak menerima cairan selama puasa. Kalau bisa, dalam rentang antara berbuka sampai sahur anda minum sebanyak dua liter air putih. Selain itu, tetaplah minum minuman lain seperti kolak, susu, jus, teh manis, dan sebagainya. Saat berbuka, pilih minuman yang hangat karena ini dapat merangsang pengeluaran ASI lebih cepat.

Luangkan waktu untuk istirahat

Hampir semua orang akan mengeluh lemas saat berpuasa. Cara mengatasinya sebenarnya mudah, yaitu beristirahat. Tidur atau merebahkan badan sekitar satu atau dua jam adalah cukup untuk menghemat energi anda sampai sore. Teruslah menyusui, sebab frekuensi menyusui mempengaruhi kelancaran ASI juga.

Berpikiran positif

Ikhlaskan niat anda, kemudian yakinlah bahwa siapapun yang beribadah dengan ikhlas akan mendapat kekuatan untuk menuntaskannya. Tetaplah ceria dan selalu optimis anda mampu menyusui secara optimal selama bulan ini.

Minggu Ke-23 Kelahiran: Aktif dan Energik

Minggu Ke-23 Kelahiran: Aktif dan Energik

Kelahiran – Saraf-saraf si kecil semakin terampil saat ini, karena bayi anda mulai menjadi anak yang aktif dan energik, ia mulai mengerti tentang pakaian yang nyaman atau tidak. Ia mulai meronta dan agak rewel jika merasa baju atau celananya tidak cocok. Yang ia inginkan adalah baju lembut yang tidak terlalu ketat, tidak panas, dan elastis. Jika lengannya terlalu panjang dan anda lupa melipatnya, ia akan mengibas-ngibaskannya sebagai ekspresi tidak suka.  

Hindari baju atau celana yang bertali, terlalu sesak atau berbahan nilon. Baju berlengan pendek dan celana selutut sangat disukainya. Bahan katun atau kaos lebih cocok bagi si kecil. Pakaian seperti ini menyenangkan untuk berguling, tengkurap, merayap, dan bahkan tidur.

Ruang yang membosankan dapat menjadikannya rewel. Cobalah memberi pengalaman dengan menidurkannya di kamar yang lain. 

A. Kondisi Bunda

Apakah ada yang terasa aneh setiap kali anda melakukan aktivitas?

Ketika hidup bersama bayi, anda mengalami gaya hidup yang berbeda pula. Anda lebih sering duduk agak lama untuk menyusui, merebahkan badan beberapa kali untuk menidurkannya, dibebani gendongan beberapa jam sehari, dan begadang di sebagian waktu malam. 

Beberapa ketidaknyamanan mungkin anda rasakan:

Kram dan kesemutan. Anda merasakan ini di sebagian otot ketika ada posisi ekstrem yang anda lakukan. Padahal beberapa bulan ini gerakan anda terbatas, sangat tidak terlatih. Misalnya anda mencoba mengangkat benda di lantai atas.

Nyeri otot. anda berlama-lama menggendong dengan salah satu tangan. Otot sekitar pundak dan dada terasa nyeri karena berkumpulnya asam laktat. 

Kesemutan. Posisi tertentu yang menerus-menerus dan tertekan membuat peredaran darah anda berhenti di bagian itu. Ketika anda berbaring miring beberapa jam sambil menyusui, menunggu sampai bayi nyenyak, mungkin sebelah tangan kesemutan.

Pusing dan mata berkunang-kunang. Anda kurang tidur atau mengalami gejala anemia. Malam anda sering begadang dan siangnya kurang memperhatikan asupan makan.

Perut kembung. Anda sering terkena ompol dan harus membasuhnya. Akhirnya anda kedinginan atau masuk angin. 

Gangguan-gangguan yang bukan penyakit ini umumnya tidak berbahaya. Anda hanya perlu menyesuaikan.

B. Waspadai herbal pelancar ASI

Selain bahan makanan, ada beberapa tanaman obat  yang dapat melancarkan ASI seperti habbatussauda (jintan hitam), fenugreek, alfafa dan klabet.Herbal ini sudah tersedia dalam bentuk kapsul atau cairan. Namun dalam memilih herbal ini Anda harus berhati – hati. Ada beberapa herbal yang dapat mengurangi produksi ASI, seperti :

  1. Saga (Salvia officinalis) 
  2. Peterseli (Pertoselinum crispum) 
  3. Adas (Foeniculum vulgare) karena  sifat kerjanya mempengaruhi hormon 
  4. Lidah buaya (Aloe vera) karena bersifat pencahar. 
  5. Comfrey (Symphytum officinale) yang dapat terakumulasi di ginjal seperti 

Jika mengkonsumsi herba dalam bentuk ekstrak atau kemasan, Anda harus memperhatikan kandungan bahan, tanggal kadaluarsa, aturan pakai, dan identitas produsennya.

C. Rasa, aroma dan warna ASI

ASI segar berbau dan beraroma manis 

Jika Anda memakan cabai, sambal atau makanan pedas lainnya, jangan berpikiran bahwa rasa pedas itu akan menjadi rasa ASI. Karena semua makanan yang dikonsumsi Ibu akan diserap oleh tubuh berupa zat gizi tidak lagi terasa  manis, asin atau asam. Aroma dan rasa ASI selalu terjaga tetap segar dan manis.

Warna cairan ASI  tidak tergantung konsumsi Ibu

Jika Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung pewarna makanan seperti dalam minuman bersoda, permen dan kue lainnya, maka warna ini tidak akan membuat warna ASI menjadi hijau, merah atau pink pada ASI . Dalam saluran cerna,  jenis makanan tadi akan diserap di usus halus dan masuk ke pembuluh darah kemudian sebagian masuk ke ASI. Dalam proses tersebut warnanya sudah sangat berubah.

D. Demam pada bayi  

Bayi dikatakan demam jika suhu tubuhnya meningkat melebihi suhu normal. Suhu tubuh bayi demam adalah melebihi 38 derajat celcius jika diukur di anus, melebihi 37,5 derajat celcius pada pengukuran mulut, atau melebihi 37 derajat celcius pada pengukuran ketiak. Ukuran ini berbeda-beda karena memang antara anus, mulut dan ketiak menunjukkan selisih hasil 0,5 derajat ketika anda mengukur temperaturnya. 

Demam terjadi ketika pengendali suhu  dalam tubuh bayi menaikkan temperatur tubuh di atas batas normal. Pengendali ini tidak lain adalah hipotalamus di bagian otak kita. Hipotalamus akan mengatur temperatur tubuh menjadi lebih tinggi sebagai respon terhadap infeksi, penyakit, dan penyebab lainnya. 

Peningkatan temperatur tubuh merupakan cara tubuh untuk melawan kuman yang menyebabkan infeksi sehingga kuman tidak nyaman dalam tubuh.  Jadi, demam merupakan suatu gejala, bukan penyakit itu sendiri. 

Anda dapat mengukur peningkatan suhu anak menggunakan termometer. Jenis termometer yang populer adalah termometer raksa, termometer digital, dan termometer timpanik yang diletakkan pada telinga. 

Untuk bayi dan balita, pengukuran terbaik adalah menggunakan termometer yang diletakkan pada ketiak. Pilih termometer digital yang terbuat dari bahan karet (lentur dan tidak mudah pecah). Taruh ujung termometer pada pertengahan ketiak, pegang dengan satu tangan dan gunakan tangan yang lain untuk menahan lengan bayi agar tidak terbuka. Tahan termometer selama tiga hingga empat menit 

TIPS: Mengukur temperatur

Mengukur temperatur di ketiak tidak seakurat di mulut dan dubur, tetapi paling aman dan mudah. 

Persiapan menggunakan termometer. Guncangkan termometer agar raksa mencapai angka terendah. Atau, nyalakan ’on’ untuk termometer digital. 

Posisikan bayi. Pangku s kecil dan rangkul bahunya dengan menggunakan satu tangan Anda. Pengukuran akan lebih mudah sambil menyusuinya atau saat ia tidur.

Ukur temperaturnya. Usap ketiaknya hingga kering.  Angkat tangannya dan letakkan termometer ke dalam lipatan ketiak. Pegang tangan anak anda agar menutup ketiak. 

Biarkan selama tiga menit untuk mendapatkan temperatur ketiak yang akurat. 

REVIEW: Anak –anak dan obesitas 

Penelitian yang dilakuan oleh Pusat  Disease Control menemukan bahwa 80 persen anak-anak obesitas berusia antara 10-15 terus menjadi gemuk pada usia 25. Selain gangguan kesehatan,obesitas akan menyebabkan  kerusakan psikologis dan sosial, serta menurunkan kualitas hidup.

ANDA PERLU TAHU: Air seni bayi 

Air seni bayi normalnya adalah jernih berwarna kekuningan. Baunya agak pesing ringan. Bayi akan sangat sering mengompol di bulan-bulan pertama karena terus mendapat cairan susu sedangkan kantung kemihnya masih kecil. ini berarti metabolismenya berjalan bagus dan normal.  

Bagaimana bila air seni berwarna kemerah-merahan? 

Itu tidak selalu menandakan masalah jika terjadi di minggu-minggu pertama. Warna kemerahan ini disebabkan oleh urates, unsur normal dalam air seni bayi yang baru lahir dan membentuk warna kemerahan. 

WARNING: Selidiki kemungkinan adanya penyakit lain jika demam

Demam bukanlah penyakit, tetapi gejala timbulnya suatu penyakit. Bila bayi anda terkena demam, kadang parasetamol dengan dosis rendah cukup untuk meredakannya dan membuatnya kembali ceria. Tetapi anda harus waspada jika demam ini amat tinggi, terus menerus, kadang berhenti dan berulang kembali, atau demam yang disertai gejala lain (batuk, kejang, menggigil, dan sebagainya). 

Munculnya demam disertai gejala lain adalah rambu bahwa anda harus membawanya ke dokter. Boleh jadi demamnya si kecil itu merupakan tanda terjangkitnya penyakit yang berbahaya dan harus secepatnya diobati.  

AGENDA: Periksa alat dan kebutuhan kesehatan bayi

Lima bulan lebih anda menyimpan alat dan kebutuhan kesehatan bayi. sekarang saatnya memeriksa kembali benda-benda tersebut.

Periksa obat-obatannya. Pastikan syrup, salep, dan sebagainya yang tersedia dalam kondisi baik dan belum mencapai tanggal kadaluarsa. 

Periksa pipet, gelas, dan sendok takar untuk obat bay, pastikan kondisinya bersih, kering dan sap pakai kapanpun dibutuhkan. 

Memeriksa termometer dan timangan, apakah masih normal dan perlu ganti baterai. 

Periksa bahan PPPK lain. pastikan semuanya layak dan siap pakai kapanpun ketika terjadi keadaan darurat. 

 

[Yazid Subakti]

Mengucap Suku Kata Di Minggu Ke-22 Kelahiran

Mengucap Suku Kata Di Minggu Ke-22 Kelahiran

Kelahiran – Bayi anda sekarang melihat dan mendengar sebagaimana anda melihat dan mendengar. Keterampilan komunikasinya berkembang pesat dengan meningkatnya variasi bunyi ocehan, intonasi suara, dan keterampilan berekspresi. Si kecil mulai bisa mengucap suku kata.

Ia bersuara tertentu ketika melihat benda tertentu untuk menunjukkan perasaannya. Jadi, ia seolah ingin mengomentari apa yang ia lihat, dengan bahasa yang amat sederhana itu. 

Pada tahapan ini, ia mulai mengucapkan beberapa suku kata (hanya suku kata, belum bermakna), yaitu ‘ma’, ‘ba’, ‘pa’ dan sebagainya. 

Anda dapat melatih bayi anda dengan menjawab ocehan itu. Tidak salah juga jika anda membalasnya dengan kalimat anda yang kompleks, misalnya: “iya, itu Papa”, “ya, itu cicak” dan sebagainya. Dari sini diam-diam ia menguatkan dugaannya bahwa laki-laki yang kerap hadir tu memang papa, dan hewan yang merayap di dinding itu namanya cicak. 

A. Kondisi Bunda

Bayi anda tidak dapat diatur keinginannya dan akan terus mengganggu tidur anda. Jika tidur anda yang terganggu itu membuat anda merasa tidak fit dan rencana-rencana menjadi berantakan, mulailah sekarang melakukan penataan ulang.

Upayakan bayi anda tidur nyenyak tiap hari. beri kenyamanan dan kehangatan kasih sayang sehingga malam-malamnya ia tenang sampai pagi. bayi yang tidur nyenyak memberi kesempatan anda tidur nyenyak pula. Soal seringnya bayi mengompol, anda dapat menggunakan diaper dan meminta bantuan suami untuk menggantinya. 

Di siang hari, setiap kali bayi anda tertidur gunakan waktu ini untuk tidur anda pula. Delegasikan pekerjaan kerumahtanggaan kepada pembantu anda.  

Buatlah rutinitas tidur yang teratur. Misalnya anda mengkondisikan bayi menyusu menjelang siang, dan siangnya anda mempersiapkan diri untuk tidur, satu jam saja. Jika bayi tidak tidur, biarkan nenek atau ayahnya mengasuhnya. 

Tidur yang berkualitas. Mungkin lamanya waktu tidur anda tidak menjamin anda bugar. Yang penting saat ini adalah anda tidur dan benar-benar nyenyak meskipun hanya beberapa jam sehari. 

Hari libur suami. Saat suami libur, ia akan senang berlama-lama menggendong bayinya. Anda dapat memanfaatkan waktu untuk mengganti tidur semalam yang tertunda.

B. Semangka, Jambu Air dan jambu batu 

Buah-buahan tropis ini kaya vitamin A, C, kalium, asam folat, dan natrium. 

Baik untuk memenuhi kebutuhan vitamin A ibu menyusui juga untuk melindungi sistem kekebalan tubuh bayi serta meningkatkan ketahanannya terhadap infeksi. 

Kadar air yang tinggi pada semangka juga baik untuk menyuplai cairan tubuh. 

C. Testosteron Si Penyebab ASI kurang 

Hormon testosteron atau sering disebut hormon laki – laki ternyata dapat menyebabkan kurangnya produksi ASI. Testosteron ini bisa mempengaruhi perkembangan jaringan kelenjar di payudara dan mempengaruhi kesuksesan seorang ibu untuk menyusui. Salah satu cara untuk mengurangi kadar hormon ini adalah dengan melakukan sesuatu yang bisa membuat ibu merasa senang dan bahagia. Karena pikiran atau sugesti juga turut membantu kelancaran menyusui. 

Di samping hormon, ada beberapa faktor psikologis dan biologis lain yang turut mempengaruhinya. Diantaranya adalah frekuensi pemberian ASI, pengaruh lingkungan dan perawatan selama bayi masih di dalam rahim.

D. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Tumbuh Kembang Anak

Anak memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan normal yang berbeda-beda. Faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan ini adalah :

Ras/etnik atau suku bangsa. Anak-anak dari dari Tionghoa mengalami beberapa perbedaan dibandingkan  anak-anak Afrika. Demikian pula anak-anak Indonesia akan sedikit berbeda dengan anak-anak eropa. 

Keluarga dan genetika. Dari keluarga terbentuklah pola tumbuh kembang anak-anak. Orang tua yang dulunya mengalami keterlambatan pertumbuhan rambut mungkin memungkinkan menurunkan sifat yang sama pada anak-anaknya. Keluarga yang memiliki postur tubuh tinggi memiliki anak-anak yang cepat tinggi pula dibanding anak tetangga yang usianya sama tetapi orang tuanya pendek. 

Umur. Kecepatan pertumbuhan yang pesat adalah pada masa prenatal, tahun pertama kehidupan dan masa remaja.

Jenis kelamin. Fungsi reproduksi pada anak perempuan berkembang lebih cepat daripada laki-laki. Tetapi setelah melewati masa pubertas, pertumbuhan anak laki-laki akan lebih cepat. Kematangan emosi juga sedikit berbeda antara jenis klamin ini. 

Kelainan kromosom. Kelainan kromosom umumnya disertai dengan kegagalan pertumbuhan seperti pada anak yang mengalami  Down sindrom.

Selain faktor tersebut, lingkungan dan perlakuan yang diberikan kepada bayi juga mempengaruhi tumbuh kembangnya. Misalnya, bayi yang cukup gizi akan berbeda dengan bayi yang kurang gizi.

TIPS: Memperbanyak kosakata si kecil dengan cerita

Mengucap Suku Kata Di Minggu Ke-22 KelahiranBercerita adalah metode pendidikan yang sudah dilakukan oleh orang tua berabad-abad lampau. Sekarang metode ini digali kembali karena manfaatnya yang sangat besar. Selain mengajarkan nilai, cerita juga mengenalkan aneka kosakata untuk ia simpan dalam memori. Suatu saat kosakata ini akan ia keluarkan.

Saat bayi tenang, tunjukkan sebuah gambar. Bicarakan apa yang memungkinkan untuk diceritakan dari gambar itu. 

Menjelang tidur, berceritalah kepadanya tentang kisah-kisah keteladanan. Anda dapat menceritakan Nabi Muhammad yang ramah, Nabi Ayub yang saar, Nabi Musa yang perkasa, dan sebagainya.

Awa buku dan buka-bukalah dihadapannya. Berbicaralah mengenai isi buku itu sambil membiarkannya bermain lembar demi lembar. 

REVIEW: Menyusu dapat meningkatkan prestasi

Menyusui bayi Anda dapat membantu mereka mencapai keberhasilan akademis pada usia 10 tahun, terutama laki-laki. Demikian hasil penelitian terbaru menyebutkan. 

Para peneliti dari University of Western Australia menemukan bahwa anak-anak yang mendapatkan ASI selama enam bulan, tampaknya lebih baik dalam matematika, membaca, menulis, dan mengeja. Efek ini paling kuat terlihat pada anak laki-laki.

ANDA PERLU TAHU: Kulit bibir melepuh 

Bibir bayi pada bulan-bulan pertama tampak agak menebal kulitnya, lalu melepuh seperti sedang sariawan. Biasanya terjadi pada bibir atas dan kadang terjadi pada bibir bawah. 

Ini adalah tanda normal sebagai efek dari kebiasaannya menyusu. Di ulang tahun pertamanya bentuk kulit bibir akan kembali menipis. Anda tidak perlu cemas karena ini semua bukan gangguan penyakit.

WARNING: Hati-hati dengan animasi atau film pendidikan 

Saat ini, seiring dengan kemajuan teknologi digital, banyak CD interaktif, film, atau lagu-lagu pendidikan dan stimulus untuk bayi. 

Sejauh ini belum diungkap kerugian langsung dari alat peraga ini. Tetapi evaluasi mengenai efektifitasnya juga belum ada yang dapat dipercaya.

Yang menjadi perenungan kita bersama adalah, bayi menjadi terpaku matanya menatap layar monitor (atau LCD). Selain efek radiasi dari sinar biru terhadap matanya yang kita khawatirkan, efek membiasakan diri untuk diam adalah bahaya tersembunyi yang kelak baru kita sadari.

Bayi yang terpaku itu telah membuang beberapa jam waktu yang seharusnya  untuk latihan latihan berdiri, latihan berinteraksi dengan orang lain, latihan berteriak, latihan berjalan dan lari, dan aspek lain yang merupakan aktivitas penting tumbuhkembangnya. Waktu yang hangus tak tergantikan dengan hasil menonton CD pendidikan karena efek positifnya masih diragukan. 

AGENDA: Ajak bayi anda mengomentari benda 

Ajak si kecil bersama anda keluar rumah, melihat ikan di kolam taman atau bunga di pot. Ajak berbicara mengenai objek yang anda lihat.

“Hai ikan, kamu namanya Koi ya. Ikan Koi bagus sekali. Warnanya belang-belang putih, merah, dan hitam. Sekarang si Koi lagi makan siang biar badannya sehat dan cepat besar…..” dan seterusnya. 

[Yazid Subakti]