Dalam tiga bulan kedua ini, bayi anda semakin banyak mengalami perkembangan. Memasuki minggu ke-18 masa kehamilan, saraf bayi mulai diselubungi oleh lapisan yang disebut myelin. Myelin ini melindungi saraf bayi dan berperan mempercepat pengantaran pesan antar sel-sel saraf. Perkembangan myelin ini akan terus berlanjut sampai usia bayi 1 tahun nantinya atau bahkan lebih. Kira-kira akhir trimester kedua, bagian batang otak bayi mengalami penyempurnaan hamper matang. Batang otak adalah bagian otak yang berperan dalam pengaturan denyut jantung, tekanan darah, dan pernapasan. Dengan sempurnanya batang otak ini, maka bagian yang menjadi pengatur kehidupan bayi sudah siap berfungsi sepenuhnya.
Kesiapan si kecil menerima rangsangan
Sel-sel otak tidaklah sama dengan sel-sel tubuh pada umumnya. Pembentukan dan pematangan neuron paling aktif terjadi saat si kecil masih berupa janin di dalam kandungan. Peristiwa ini berlangsung sampai tahun-tahun pertama setelah ia lahir.
Selanjutnya, otak menjalin hubungan antar sel saraf (sinaps) baru dan pembentukan lapisan selubung mielin (mielinasi) agar proses sinapsis menjadi semakin kuat.
Selubung mielin ini terbentuk dari bahan lipoprotein yang berperan sebagai isolator sekaligus penguat listrik yang mengalir melalui sel-sel saraf. Ia juga mempengaruhi seberapa cepat dan efektif penghantaran arus listrik di otak sehingga mempengaruhi kecepatan berpikir si kecil.
Jika anda memberikan rangsangan secara teratur, maka selubung mielin menjadi semakin menebal. Ini menyebabkan kecepatan aliran listrik saraf semakin cepat sehingga kecepatan berpikir semakin meningkat.
Bagaimana jika si kecil tidak mendapat rangsangan?
Tanpa rangsangan (stimulus), hubungan antar sel saraf (sinaps) yang sudah terbentuk akan mengalami rusak dan dapat berakhir dengan kemusnahannya. Semakin banyak sinaps yang musnah, semakin menurun kecepatan berpikir si kecil sehingga kecerdasannya menjadi rendah. Inilah alasannya, mengapa otak sebaiknya mendapatkan stimulasi.
Alat indera si kecil telah siap
Pada masa-masa ini, wujud janin semakin sempurna. Organ kelengkapan bagian dalam telinga di akhir trimester kedua ini telah berfungsi sebagai alat pendengar yang baik. Telinga si kecil sudah menangkap suara-suara detak jantung, suara ibunya, bahkan suara atau getaran selain dari ibunya. Janin sudah dapat terkejut dan merespon dengan gerakan saat mendengar suara yang cukup keras atau hentakan.
Sebuah penelitian di All Indian Institute of Medical Science menunjukkan bahwa lingkungan yang kaya dengan stimulasi suara berperan penting dalam pembentukan plastisitas otak selama bayi dalam kandungan. Penelitian lain telah banyak mengungkap bahwa stimulus suara yang diberikan benar-benar menimbulkan keaktifan sel-sel otak janin dalam kandungan.
Ini semua cukup memberi petunjuk bahwa rangsangan kepada bayi dalam kandungan benar-benar memiliki pengaruh. Di pertengahan masa kehamilan inilah rangsangan demi rangsangan itu sudah dapat diberikan. Jadi, mulai saat ini, bayi anda sudah seperti ‘bersekolah’ dengan anda sebagai guru utamanya.

