Nabi Memiliki Cara Pengobatan yang Manjur

Nabi Memiliki Cara Pengobatan yang Manjur

Parenting – Nabi memiliki cara pengobatan yang manjur. Nabi telah menjamin bahwa setiap penyakit itu pasti ada obatnya, jika saja yang sakit mau melakukan ikhtiar pengobatan. Dari Jabir ra, bahwa Rasulullah saw bersabda:

“setiap penyakit itu pasti ada obatnya. oleh karena itu, barang siapa yang tepat dalam melakukan pengobatan suatu penyakit, maka dengan izin Allah Azza wa Jalla dia akan sembuh.” (HR. Muslim).

Allah swt juga mengabarkan bahwa setiap penyakit ada penawarnya. Bahkan, Al-quran diturunkan juga sebagai penawar dan Rahmat bagi orang-orang yang mukmin. 

”Dan kami menurunkan Al Qur’an sebagai penawar dan Rahmat untuk orang-orang yang mu’min“ (Al-Isra : 82 ).

Oleh sebab itu, salah satu nama lain dari Al Qur’an adalah”Asy Syifa” yang artinya secara obat penyembuh.

”Hai manusia , telah datang kepadamu kitab yang berisi pelajaran dari tuhanmu dan sebagai obat penyembuh jiwa, sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman” ( QS. Yunus: 57 ). 

Allah swt telah menjadikan alam semesta ini sebagai sumber untuk pengobatan. 

“Dan makanlah oleh kamu bermacam-macam sari buah-buahan, serta tempuhlah jalan-jalan yang telah digariskan Tuhanmu dengan lancar. Dari perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam-macam jenisnya yang dapat dijadikan obat untuk manusia. Didalamnya terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah swt bagi orang-orang yang memikirkan”. (QS. An Nahl : 69).

Madu telah dijelaskan didalam Al-quran sebagai obat untuk manusia.

Rasulullah SAW juga telah bersabda : “Kesembuhan itu ada pada tiga hal, yaitu dalam pisau pembekaman, meminumkan madu, pengobatan dengan besi panas. Dan aku melarang umatku melakukan pengobatan dengan besi panas”. (HR. Bukhari)

Ibnu Qayyim al Jauziyah mengungkapkan bahwa di dalam madu terdapat banyak khasiat. Madu dapat membersihkan kotoran yang terdapat pada usus, pembuluh darah, menetralkan kelembaban tubuh baik dengan cara dikonsumsi ataupun dioleskan.

Selain itu ketika ada sahabat nabi datang kepada Nabi saw memberitahukan anaknya yang sedang sakit, Nabi SAW menyuruh orang itu meminumkan madu kepada anaknya. Dengan izin Allah, anak itu pun mengalami kesembuhan.  

Manfaat lain madu adalah sebagai sumber energy yang baik karena kandungan fruktosa dan glukosa yang dapat mudah diubah menjadi energy dalam tubuh. 

  • Mengambil manfaat minyak zaitun

Allah mengabarkan dalam kitab-Nya mengenai kebaikan Minyak zaitun bagi tubuh.

 “..yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya yaitu pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat” (Qs. An Nur : 35).

Sedangkan rasulullah SAW menyampaikan adanya keberkahan dari zaitun. 

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda, “makanlah olehmu sekalian minyak zaitun dan poleskan dengannya, karena sesungguhnya minyak itu berasal dari pohon yang diberkahi.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Oleh sebab itu, minyak zaitun memberikan pengaruh positif sebagai pelindung tubuh dari kanker lambung dan mengurangi resiko tukak pada lambung, serta mengatasi berbagai permasalahan kulit. 

  • Berobat dengan Habbatussauda (jintan hitam)

Habbatussauda atau jintan hitam (Nigella Sativa)  mengandung ratusan jenis senyawa mineral yang sangat baik untuk penyembuhan penyakit. Hasil penelitian membuktikan bahwa habbatussauda mengaktifkan kekebalan tubuh yang berguna bagi tubuh untuk secara alami melawan penyakit, antibakteri, meningkatkan daya ingat, mempercepat kesembuhan, menetralkan racun,  dan masih banyak lagi.

Atas manfaat ini, tak heran jika Rasulullah saw bersabda: 

“sesungguhnya didalam habbatussauda terdapat penyembuhan bagi segala macam penyakit kecuali kematian” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

  • Berobat dengan air zamzam

Apakah air zam-zam bisa untuk berobat? 

Air yang berasal dari tanah suci ini terbukti memiliki kandungan mineral kalsium, magnesium dan fluoride yang tinggi. Air zam-zam memiliki muatan ion-ion yang seimbang. Kualitas air zam-zam tidak berubah selama penyimpanan dalam jangka waktu lama.

Dalam sebuah hadits shahih, Nabi SAW menyebut air zam-zam,

“Sesungguhnya air zam-zam adalah air yang diberkahi, air tersebut adalah makanan yang mengenyangkan.”

Kemudian dalam riwayat Abu Daud  dengan sanad jayyid (bagus) bahwa Nabi mengatakan,

“Air zam-zam adalah obat dari rasa sakit (obat penyakit)”

  • Berobat dengan kurma

Anda pasti sudah tahu buah kurma. Buah ini nikmat sebagai makanan sumber energy dan gizi lain yang melimpah. Kurma matang mengandung gula sekitar 80%, sisanya berupa protein, lemak dan mineral seperti tembaga, besi, magnesium dan asam folat.  Buah kurma kaya dengan serat dan menjadi sumber kalium yang sangat baik.  

Selain itu, Kurma kering (tamr) menguatkan sel-sel usus, membantu melancarkan saluran kencing, dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan. Kurma basah (ruthab) berguna mengontrol kontraksi rahim, pembentukan darah dan membantu kekebalan tubuh. 

Besarnya manfaat kurma ini tercermin dalam perintah Allah kepada Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan melahirkan anaknya (Nabi Isa) 

“Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini” [Maryam : 25-26]

  • Ruqyah

Ruqyah atau menjampi-jampi adalah salah satu cara pengobatan yang pernah Malaikat Jibril ajarkan kepada Nabi Muhammad SAW. Malaikat Jibril datang ketika Rasulullah saw, mendekati tubuh beliau kemudian membacakan salah satu doa sambil meniupkan  ke tubuh Nabi saw. Seketika itu beliau sembuh. 

Kemudian Rasulullah SAW menggunakan surat Al-Fatihah  sebagai bacaan ketika melakukan Ruqyah untuk mengobati berbagai penyakit selain beberapa ayat dan surat lainnya dalam AL-Quran.

Penyakit yang paling nyata dapat sembuh dengan ikhtiar ruqyah adalah yang berhubungan dengan jiwa, terutama gangguan jin. Gangguan ini dapat merambah pada gangguan fisik sehingga ruqyah juga bisa untuk pengobatan penyakit fisik.

  • Berobat dengan Bekam atau hijamah

Bekam atau hijamah adalah ikhtiar penyembuhan dengan cara menghisap darah dan mengeluarkan darah kotor yang berkumpul di bawah permukaan kulit. Bekam atau hijamah yang Rasulullah SAW cintohkan dan para sahabat dan manfaatnya sudah terjamin sejak lama. 

Beliau SAW bersabda, 

“barang siapa yang berbekam tanggal 17, 19, dan 21 maka akan disembuhkan dari segala macam penyakit” (HR Tirmidzi)

Selain itu para malaikat telah mewasiatkan bekam ini kepada Rasulullah saw agar menjadi pengobatan bagi umatnya,

“Wahai Muhammad, suruhlah umatmu melakukan bekam”. (HR Abu Daud)

Dalam hadits lain Rasulullah bersabda, 

“bekam dapat menambah kecerdasan, kekuatan menghafal dan menambah hafalan orang yang menghafal.(HR Ibnu Majah).

 

[Yazid Subakti]