Parenting Alkautsar – Di antara nasihat yang sering anda dapatkan selama hamil adalah anjuran membaca surat Yusuf dan surat Maryam. Konon, amalan ini dapat membuat janin mendapat keberkahan berupa ketampanan seperti nabi Yusuf (jika ia laki-laki), dan paras cantik seperti Maryam ibunda nabi Isa (bila janin perempuan).
Jika Anda menyelami ayat demi ayat dalam kedua surat ini, maka isi kandungannya adalah:
Kandungan Surat Yusuf
Keimanan: Kenabian Yusuf a.s. dan mukjizat-mukjizatnya; ketentuan yang berhubungan dengan keagamaan adalah hak Allah semata-mata; qadha Allah tak dapat berubah; para rasul semuanya laki-laki.
Hukum-hukum: Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah; barang dan anak temuan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan; boleh melakukan helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.
Kisah-kisah: Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya’qub a.s.
Dan lain-lain: Beberapa sifat dan suri tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s: persamaan antara agama para nabi-nabi ialah tauhid. Surat tersebut juga tidak memuat doa atau harapan tentang bayi tampan, meskipun terdapat ayat yang mengisahkan pesona nabi Yusuf as.
Kandungan Surat Maryam
Keimanan: Allah berbuat sesuatu menurut yang dikehendaki-Nya, kendatipun menyimpang dan hukum-hukum alam; Isa a.s. bukan anak Allah karena mustahil Allah mempunyai anak; Jibril a.s. turun kepada rasul-rasul membawa wahyu atas perintah Allah; di hari kiamat orang kafir menghadap Allah sendiri-sendiri semua manusia akan menghadap Tuhan sebagai hamba.
Kisah-kisah: Allah mengabulkan doa Zakaria a.s. untuk memperoleh anak, sekalipun usia beliau sudah sangat tua dan isteri beliau seorang yang mandul; kisah kelahiran Isa a.s. tanpa bapak; kisah Ibrahim a.s. dengan bapaknya; Musa a.s. seorang yang Allah pilih; Ismail a.s. seorang yang benar dalam janjinya; Idris a.s. seorang yang sangat kuat kepercayaannya.
Dan lain-lain: Ancaman terhadap orang yang meninggalkan sembahyang dan mengikuti hawa nafsunya serta kabar gembira untuk orang-orang yang telah taubat dan mengerjakan amal-amal yang saleh; keadaan di syurga; membiarkan orang yang sesat setelah mendapat petunjuk bergelimang dalam kesesatannya adalah sunnah Allah.
Dalam kedua surat tersebut tidak terdapat doa atau harapan yang berkaitan dengan permohonan bayi agar menjadi tampan seperti nabi Yusuf dan cantik seperti Maryam.
Lebih dari itu, berpikir tentang kesehatan, kenormalan pertumbuhan, potensi otak/kecerdasan, dan keselamatan sampai saat persalinan adalah jauh lebih penting daripada mengharapkan ketampanan dan kecantikan. Wujud dan rupa khas janin tidak akan jauh dari keadaan orang tuanya.
Surat Yusuf dan surat Maryam tetap baik dan selalu bermanfaat untuk dibaca. Bacalah kapan saja, termasuk saat hamil, seperti halnya kebaikan dan manfaat surat-surat yang lain. Sebab semua surat tersebut adalah Syifa’ (obat) penenang jiwa dan petunjuk bagi pembacanya.
[Yazid Subakti]

