Mendekatkan dengan Anak-anak Keluarga Salih

Mendekatkan dengan Anak-anak Keluarga Salih

Jika menjalin pergaulan dengan orang-orang yang beragam keyakinan dan budaya itu dianggap penting, maka bersahabat dengan anak-anak dari keluarga salih itu jauh lebih penting. Bersilaturahim dan menjalin keakraban dengan keluarga salih atau anak-anak dari keluarga salih merupakan cerminan siapa diri kita dan seperti apa tipe keluarga kita.

Rasulullah SAW mengingatkan, 

Agama seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Dawud)

  1. Pentingnya menjalin hubungan dengan keluarga salih 

Islam sangat memperhatikan dengan siapa kita berteman. Dari pertemanan, manusia akan mudah terpengaruh oleh akhlak teman-temannya, terpengaruh oleh agama temannya, dan pemikiran temannya. 

Allah di dalam Al-Qur’an mengingatkan kita tentang masalah teman. Dia berfirman, 

Aduh, andaikan aku tidak menjadikan dia sebagai teman akrabku. Sungguh ia telah menyesatkan aku setelah datangnya peringatan kepadaku…” (QS. Al-Furqon [25]: 28-29)

Karena temannya, kita kita bisa masuk neraka. Saat itu kita baru menyesal di dalam api neraka.

Teman yang dipilih adalah teman yang akan mengantarkan ke surga, bisa menjaga ketakwaan, dan membantu istiqomah kita di jalan Allah SWT. 

Disebutkan dalam sebuah atsar, ada seseorang bertanya, “Siapa teman yang terbaik?” Maka orang ini berkata, “Temanmu yang terbaik yaitu teman yang apabila kamu melihatnya membuat kamu ingat kepada Allah.” Yaitu teman apabila dia berbicara, bertambah keilmuanmu dan apabila ia beramal bertambah keimananmu.

Teman-teman yang shalih itu adalah perhiasan yang terindah di dunia ini selain istri yang shalihah. Bersama teman shalih kita mendapatkan manfaat, yaitu manfaat dari ilmunya, manfaat adabnya, manfaat juga dari ketakwaannya.

  1. Pribadi salih membawa syafaat

Kita tidak tahu akhir dari kehidupan dunia ini akan membawa kita pada kehidupan akhirat yang penuh kenikmatan di surga, ataukah kehidupan yang penuh kesengsaraan di neraka disebabkan dosa-dosa kita. Kita juga tidak tahu, mungkin saja di antara teman-teman yang bergaul dengan kita ada yang merupakan calon penghuni surga disebabkan oleh amal mereka dan rahmat Allah atasnya. 

Di hari kiamat nanti, teman-teman kita mendatangi Allah meminta syafaat agar kita yang masuk ke dalam api neraka bisa keluar. 

Imam Bukhari meriwayatkan dalam shahihnya, bahwa ketika kaum mukminin telah melewati jembatan Shirath, mereka pun datang kepada Allah dan berkata: “Wahai Rabb kami, mereka selalu berpuasa bersama kami, shalat bersama kami, dan berhaji bersama kami.”  (HR. Muslim)

Di dunia, teman salih adalah penjaga hati ini dari maksiat dan hawa nafsu untuk melanggar ketentuan Allah. Di akhrait, teman salih dapat menjadi wasilah mengalirnya syafaat. 

  1. Tali persahabatan yang membawa pengaruh baik

Bergaul dengan orang sholeh menyebabkan kita selalu mendapat kesempatan untuk saling mengingatkan dalam kebaikan. Pengingat kebaikan yang setiap saat kita dapatkan ini dapat menjadi pengubah kepribadian. Kita yang memiliki banyak kelemahan bisa menjadi lebih kuat setelah mendapat penguatan dari keluarga salih. Kita yang mencari jalan taubat dapat mendapat bimbingan dari mereka jalan terbaik kepada Allah. 

Imam Al Bukhari meriwayatkan sabda Rasulullah SAW, “Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang shalih dan orang yang jelek bagaikan berteman dengan pemilik minyak wangi dan pandai besi. Pemilik minyak wangi tidak akan merugikanmu; engkau bisa membeli (minyak wangi) darinya atau minimal engkau mendapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau mendapat baunya yang tidak enak.”

Keluarga salih, meskipun jauh tempat tinggalnya, adalah lalyak kita bersilaturahmi kepadanya karena mereka bagaikan pemilik minyak wangi. Dengan menjalin persahabatan dengan mereka, kita akan terkena bekas aroma wanginya hingga akhirnya ikut menjadi benar-benar wangi seperti mereka.

  1. Didoakan oleh mereka

Doa orang salih berbeda dengan doa orang-orang yang tidak salih. Dengan hubungannya kepada Allah yang lebih dekat, orang salih lebih memungkinkan doanya terijabah. Yang menyenangkan lagi, orang-orang salih sangat mengerti pentingnya berdoa dan biasanya gemar mendoakan orang lain. 

Inilah pentingnya bersahabat dengan keluarga orang salih. Kita akan mendapatkan doa dari mereka meskipun kita tak harus mengetahui kapan mereka berdoa dan doda apa saja yang mereka pintakkan kepada Allah untuk kita. Sebab, orang-orang yang sholeh, disebabkan kehati-hatiannya terhadap pujian manusia dan memamerkan amal, bisa jadi tidak menunjukkan secara terang-terangan mengenai doa yang dipanjatkannya untuk kita. Kita hanya bisa merasakan ketenangan dan nyaman dengan mereka setiap kali bersama. 

Di luar doa yang secara diam-diam dipanjatkan oleh orang salih untuk kita, tiidak ada salahnya kita hadir kepadanya dengan maksud terang-terangan meminta untuk mereka doakan. Minta didoakan orang salih adalah boleh, sepanjang kita tetap meyakini bahwa yang mengabulkan doa hanyalah Allah SWT. 

  1. Sebagai ikhtiar memperbaiki kesalihan 

Yang paling penting dari persahabatan dengan keluarga salih adalah agar kita belajar dari kesalihan mereka, untuk berusaha menjadi salih seperti mereka juga. 

Bersama orang salih, kita dapat mengukur kesalihan kita. Dalam hadis Imam Abu Daud dan Imam At Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda “Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian.”

Jadi, jalinan hubungan dengan orang salih dapat menjadi awal proses bagi kita untuk menjadi salih juga seperti mereka. Bahkan Imam Ibnu Athaillah percaya bahwa seseorang bertemu dengan orang sholeh merupakan pertanda orang tersebut memiliki kesholehan yang Allah ridhai. 

Kenalkan anak dan seluruh keluarga kepada keluarga salih dengan cara mengunjungi tokoh-tokoh yang alim dan taat beribadah. Jaga hubungan perkenalan ini dengan tetap bersilaturahmi pada mereka. 

 

[Yazid Subakti]

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *