Memastikan Bacaan Al Quran si Kecil Fasih

Memastikan Bacaan Al Quran si Kecil Fasih

Parenting – Sampaikan pesan kepada anak mengenai pentingnya menguasai ilmu fiqih. Dan sebagai orang tua memastikan bacaan Al Quran si kecil fasih. Mungkin saja anak harus masuk ke pesantren dan tinggal di sana bertahun-tahun demi penguasaan ilmu, dan harus menerima kenyataan perpisahan yang membuatnya bersedih. Ini adalah perpisahan sementara, untuk semua pertemuan kelak yang membahagiakan. 

Rasulullah SAW mengingatkan,

Barangsiapa mencari ilmu yang seharusnya dicari untuk mengharapkan wajah Allah, namun ternyata ia tidak mempelajarinya melainkan untuk mendapatkan satu tujuan dunia, maka ia tidak akan mencium wanginya surga pada hari kiamat.” (HR Abu Daud)

  1. Mengajarkan anak membaca Al-Qur’an 

Adalah sebuah kemuliaan besar jika orang tua mengajarkan anaknya Al Quran. Sebab, orang tua adalah madrasah pertama bagi seorang anak. Guru pertama bagi anak tentang Al-Qur’an dan pengetahuan lainnya adalah orang tuanya sendiri.

Mengajarkan Al-Qur’an kepada anak tidak berarti mengajari anak semua ilmu tentang Al-Qur’an, sebab tidak semua orang tua memiliki pengetahuan dan penguasaan ilmu Al-Quran secara mendalam. Namun demikian, tetap dianjurkan mengajari anaknya Al-Qur’an meskipun hanya mengenalkan dasar-dasar cara membacanya atau membimbing hafalannya. 

Bagaimana dengan orang tua yang teramat sibuk? 

Tidak ada orang tua yang tak memiliki waktu, kecuali memang tak memprioritaskannya. Kesibukan itu hakikatnya tidak ada. Orang menjadi sibuk atas perbuatan tertentu, hanya karena memprioritaskan apa yang diperbuat itu dengan cara mengabaikan perbuatan lain, bukan karena tidak memiliki waktu luang.  Apakah Anda termasuk orang tua yang hanya memprioritaskan apa yang ingin Anda perbuat dengan cara mengabaikan pertemuan dengan anak? 

Tidak ada tips jitu untuk mengurai persoalan seperti itu karena solusinya teramat mudah, yaitu hanya dengan mengubah atau berbagi prioritas saja. Dan itu mudah, kecuali bagi orang yang hatinya menolak.    

  1. Mendatangkan guru atau mengirimkan anak ke majelis belajar Al-Qur’an 

Setelah mendapat dasar-dasar ilmu Al-Qur’an dari orang tuanya, anak harus mendapat ilmu lanjutkan yang mendalam mengenai Al-Quran. Ia harus menguasai perbaikan bacaan (tahsin), hafalan, dan pemahaman mengenai makna ayat-ayat Al-Qur’an. Untuk menguasai ini semua, anda dapat mendatangkan guru atau mengirimkan anak ke majelis ilmu di luar rumah. Anda dapat mendaftarkan anak ke ma’had, pesantren, atau lembaga  tempat pembelajaran Al-Qur’an.  

 

[Yazid Subakti]

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *