Minggu Ke-27: Gerakan Bayi Meningkat

Minggu Ke-27: Gerakan Bayi Meningkat

Kehamilan – Beberapa hal yang perlu bunda ketahui di masa kehamilan minggu ke-27. Pada masa kehamilan ini gerakan bayi meningkat, si kecil sudah mulai aktif pergerakannya.

A. Tentang Bayi Anda

Ukuran: Panjang dari kepala ke pantat sekitar 9,6 inch (24 cm). Panjang totalnya 15,3 inch (34 cm) dan beratnya 1 kg.

Perkembangan: Postur bayi sudah lebih baik dan kakinya dapat meregang sehingga pengukuran mulai kepala sampai kaki sudah mungkin dilakukan. Rambut dan kuku hampir sama dengan bentuk ketika ia terlahir. Mata hampir sempurna. Ia sudah dapat menangkap sinyal cahaya tetapi belum mengolahnya dengan baik.

D. Bagaimana Kondisi Anda?

Sebaiknya Anda sudah mulai mengurangi aktivitas kantor karena banyak gerak dan sikap yang harus Anda hindari. Membungkuk dan duduk di meja kerja sudah tidak nyaman lagi bagi Anda. Untuk memimpin rapat Anda mungkin akan kehilangan napas sehingga tidak banyak kata-kata yang dapat Anda sampaikan.

Posisi rahim Anda saekarang sekitar 2,8 inch (7cm) di atas pusar Anda. Pengukuran dari simfisis pubis ke bagian atas rahim menunjukkan jarak lebih dari 10,5 inch (27 cm).    Salah satu gangguan yang mungkin terjadi pada minggu ini dalah sakit di bawah tulang dada Anda. Beberapa wanita melaporkan rasa sakit di bawah tulang dada dan di perut bagian bawah mereka saat bayi bergerak. Gerakan bayi meningkat sehingga Anda akan merasakannya setiap hari, makin kuat dan makin menekan seluruh organ Anda.

C. Asupan Gizi

Anda sebaiknya tetap mewaspadai penambahan barat badan yang berlebihan dan peningkatan gula darah. Sebab kedua tanda ini mengarah pada gejala diabetes mellitus.

Bila anda mulai merasakannya, berikut adalah menu ibu hamil yang mengalami gejala diabetes mellitus (disesuaikan dengan menu 1700 kalori)

gerakan bayi

D. Mengenal lebih jauh

  1. Katarak bawaan

Lensa mata bayi yang tidak terbentuk dengan baik selama dalam kandungan dapat menjadi masalah. Jika bayi mengalami hal ini, maka ia terserang katarak. Mitos bahwa katarak hanya terjadi pada usia tua ternyata tidak benar. Namun demikian, tidak banyak yang langsung menaruh perhatian terhadap masalah ini karena bayi yang lahir tidak langsung memperlihatkan mata yang mampu melihat atau tidak, terutama bayi yang ketika kelahirannya masih suka memejamkan mata. Faktor penyebab katarak adalah genetik (keturunan) dan penyakit yang diderita ibunya, misalnya campak jerman (rubella) pada trimester pertama kehamilan.

  1. Mikroftalmia

Mikroftalmia ditunjukkan dengan ukuran keselurahn mata yang terlalu kecil dari mata normal. Bola mata bayi mungkin hanya dua pertiga dari ukuran normal sehingga fungsi mata menjadi tidak normal pula. Penyebabnya yang paling umum adalah infeksi ibu saat bayi sedang berkembang dalam rahim, seperti cytomegalovirus (CMV) atau toksoplasma. 

Tahukah Anda ?

Kebiasaan minum teh selama hamil 

Kafein tidak hanya ada dalam kopi. Dokter Miriam Stoppard mengingatkan wanita untuk tidak terlalu banyak minum teh. Empat ratus miligram kafein sama dengan empat gelas teh, minuman bersoda, atau kopi. Jika Anda minum empat gelas teh setiap hari, maka jumlah  kafeinnya sudah cukup mempengaruhi sistem pernapasan janin. Penelitian menemukan  bahwa paparan kafein ini meningkatkan risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau sindrom kematian bayi mendadak.

Kami menemukan suatu kebiasaan lokal meminum teh setiap pagi dan kapanpun. Bahkan di warung-warung makan teh tawar diberikan secara gratis. Minumlah tidak lebih dari tiga gelas saja setiap harinya.

Agenda minggu ini :

  • Berbicara dengan atasan untuk mengambil cuti selama persiapan dan pemulihan persalinan
  • Memanggil para staf untuk pendelegasian semua tugas-tugas kantor Anda
  • Membebaskan pikiran dari beban-beban pekerjaan kantor dan urusan luar lain

[Yazid Subakti]

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *