Pareting Al-Kautsar – Selama kehamilan, anda tidak mengalami peristiwa menstruasi. Ini artinya, dalam waktu sekitar sembilan bulan berturut-turut anda dalam keadaan suci dari hadats besar. Manfaatkan masa kehamilan yang suci ini menjadi hari-hari untuk bersahabat dekat dengan Al Qur’an.
Daftatr Isi
Membaca Al-Qur’an
Meskipun rasa iri adalah sifat yang Allah benci, namun Allah membolehkan seseorang memiliki rasa iri terhadap para ahlul Qur’an,
“Tidak boleh seseorang berkeinginan kecuali dalam dua perkara, menginginkan seseorang yang diajarkan oleh Allah kepadanya Al Qur’an kemudian ia membacanya sepanjang malam dan siang, sehingga tetangganya mendengar bacaannya, kemudian ia berkata, ’Andaikan aku diberi sebagaimana si fulan diberi, sehingga aku dapat berbuat sebagaimana si fulan berbuat” (HR. Bukhari)
Amat menjadi anjuran bagi seorang muslimah untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an selama kehamilanmnya. Tilawah (membaca) Al-Qur’an dengan tadabbur dan pemahaman maknanya adalah sebuah kebaikan yang karenanya Anda mendapat banyak pelajaran:
Allah berfirman yang artinya, “Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu dengan penuh berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatNya dan supaya orang-orang yang mempunyai pikiran mendapat pelajaran.” (QS. Ash-Shad : 29).
Tilawah sebagai obat hati
Membaca Al-Qur’an dengan perenungan, pendalaman dan tadabbur merupakan salah satu jalan terindah mendatangkan kelapangan hati dan kebahagiaan. Ini disebabkan Al-Qur’an itu tiada lain kecuali petunjuk, obat hati, dan cahaya untuk semua kegelapan yang mendera manusia.
Seperti Firman Allah yang artinya,
Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman (QS Yunus 58).
Orang-orang soleh, ketika hatinya suntuk dan risau, mereka mengambil Al-Qur’an lalu membacanya. Hati mereka menjadi lapang dan bahagia, kembali bertenaga untuk menjalankan amal ibadah.
Kegalauan, rasa berat di rahim, dan kecemasan akan sirna karena kebersamaan anda dengan Al-Qur’an.
Mengurangi bau mulut selama hamil
Pada saat hamil, sebagian dari wanita malas makan sehingga kondisi dalam keadaan tidak begitu aktif mengunyah. Tidak aktifnya pengunyahan ini memiliki dampak berupa pengurangan produksi air liur oleh kelenjar liur sehingga keadaan rongga mulut menjadi kering. Pada saat yang bersamaan, zat yang disebut volatile sulfur compound (VSCs) akan meningkat sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap. Dengan meningkatnya kadar VSCs ini, maka aktivitas bakteri anaerob dalam mulut turut meningkat sehingga menyebabkan bau tak sedap.
Jika air liur dalam rongga mulut berkurang, proses pembersihan dalam mulut secara alami akan berkurang. Dengan demikian, plak pada permukaan gigi pun akan terus berakumulasi dan bakteri yang terdapat di dalamnya dapat menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.
Aktivitas membaca AL-Qur’an dengan memenuhi hak-hak setiap hurufnya mampu meningkatkan air liur dan mengencerkan cairan di mulut sehingga bau mulut menjadi berkurang.
Kesempatan menghafal Al Qur’an
Jangan sampai menjadi seorang muslim yang tak memiliki hafalan Al-Qur’anpun. Amat rapuh seseorang yang dalam ingatannya tidak memiliki atau sedikit hafalannya.
Rasulullah SAW telah mengingatkan, “Orang yang tidak mempunyai hafalan Al Qur’an sedikit pun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh.” (HR. Tirmidzi)
Dengan hafalan Al-Qur’an yang dimiliki, anda memiliki bekal untuk dimuliakan Allah dan Rasul-Nya. Ketika perang Uhud usai, di antara para pejuang yang gugur syahid, Rasulullah memberikan penghargaan lebih kepada mereka yang hafalannya lebih banyak.
“Adalah nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda, ‘Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al Qur’an, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat.” (HR. Bukhari)
Pada kesempatan lain, Nabi SAW memberikan amanat pada para hafizh dengan mengangkatnya sebagai pemimpin delegasi. Menghafal Al-Qur’an dapat memulainya dari yang paling mudah. Ada banyak metode menghapal, jug acara yang secara mandiri dapat anda lakukan sesuai keadaan anda. Carilah cara yang paling Anda sukai untuk mulai menghapalnya.
Ketika menghafal, anda akan mengulang-ulang bacaan, mengulang-ulang mendengarkan, atau mengulang-ulang melihat tulisannya. Ini adalah bagian dari ritme pembiasaan baik harian yang bayi anda dalam kandungan juga terlibat. Perasaan dan pikiran anda ketika berusaha menghafalnya, getaran suara anda ketika mengulang-ulang bacaan, atau bunyi ayat yang anda putar turut bayi dengarkan dalam kandungan. Bayi anda sejak dalam rahim telah menjadi sahabat menghafal yang kelak baginya taka sing lagi dengan pelajaran menghafal.
Menenangkan pikiran
Dr. Shalih bin Ibrahim Ash-Shani’, Guru besar psikologi di Universitas Al-Imam bin Saud Al-Islamiyyah Riyadh, menemukan adanya hubungan positif antara peningkatan kadar hafalan dengan tingkat kesehatan psikis. Orang yang unggul di bidang hafalan Al-Qur’an memiliki tingkat kesehatan psikis lebih baik.
Aktivitas membaca dan menghafal AL-Qur’an yang disertai dengan iman dan rasa yakin, mengantarkan seseorang pada pikiran yang jernih. Bersamaan dengan itu kekuatan memori meningkat dan kejiwaan semakin stabil. Inilah terapi terbaik bagi hamba beriman amembentuk kepribadian yang tenang. Dengan ketenangan ini haormon-hormon tubuh akan berjalan stabil. Kejadian-kejadian seputar kehamilan yang tidak diinginkan dapat dihindari dengan hormone yang stabil ini. Setelah membaca Al-Qur’an, Anda merasa tenteram. Anda berbicara dengan tenang, melangkah dengan ringan, berpikir jernih, dan beristairahat dengan nyaman. Ketentraman ini pula yang si kecil rasakan dalam rahim Anda.
Menambah kebahagiaan dengan Al Qur’an
Al-Qur’an menyemangati dan membangkitkan harapan kepada pembacanya. Anda akan merasa terbebas dari takut, sedih dan cemas setelah melantunkan benerapa ayat darinya.
semakin banyak membaca dan menghapalnya, anda merasa telah mendapatkan kekuatan tambahan untuk hidup dan menyongsong hari-hari depan. Aahari ini terasa bahagia dan tidak pernah khawatir menghadapi hari esok. Anda begitu yakin bahwa Allah akan mengantarkan kehamilan sampai perjuangan di detik-detik kelahiran nanti.
Inilah rasa bahagia yang nyata.
Jadikan ayat Al-Qur’an seb agai penghias rumah Anda. Jadikan setiap waktu adalah menit-menit mendengarkan suara Al-Qur’an. Bunyikan ayat-ayat-Nya pagi, siang, sore, bahkan malam haria. Dengarkan lantunan para Qari mulia, As Sudais, Al Ghamidi, Al Matrud, dan lain-lain, semoga Allah merahmati mereka dan Anda.
Putar ayat-ayat-Nya di ruang tamu, ruang santai, kamar tidur, di mobil dan di manapun anda berada. Atau, bawalah alat pembunyi Murattal ke manapun Anda pergi. Simaklah dan resapi apa yang Allah katakan kepada Anda. Rasakan hati Anda yang berbunga-bunga, hiasan terindah dengan ayat-ayat-Nya yang Maha Indah.
[Yazid Subakti]

