Pra Nikah – Jangan menjadi pungguk yang merindukan bulan. Karena Allah menciptakan pasangan dari manusia yang sederajat imannya. Jangan merindukan kemustahilan.
Jodoh yang sekufu
Nabiyullah Ibrahim alayhissalam menemui menantunya, isteri Ismail, yang penuh keluh kesah dan tidak bersyukur. Maka ia pun berpesan, “Sampaikan pesan kepada Ismail, agar ia mengganti palang pintunya”. Dan Ismail menceraikan isteri kufur itu.
Ketika Allah telah memberikan ganti yang lebih baik, Ibrahim kembali datang menemui menantu barunya itu yang penuh syukur dan taat. Maka ia pun berpesan, “Sampaikan pesan kepada Ismail, agar ia memperkokoh palang pintunya”. Dan Ismail semakin mencintai isterinya.
Rindukanlah jodoh yang seiman dengan anda. Jika ia lebih kuat ketaatannya, berusahalah untuk menyamainya hingga keimanan itu sama kuatnya. Jika ia yang anda rindukan itu lemah imannya, berusahalah menjadi orang yang akan menguatkan imannya. Tetapi jangan pernah merindukan seseorang yang sulit memperbaiki imannya.
Para wanita kafir adalah untuk para lelaki kafir, Para wanita musyrik untuk laki-laki musyrik, Para wanita munafik untuk laki-laki munafik, dan wanita-wanita fasik tidaklah patut menikah kecuali dengan lelaki fasik. Mereka tidak layak Anda rindukan.
Selain itu jadilah hamba yang taat dan merindukan pendamping yang taat.
Allah ta’ala berfirman yang artinya,
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga) [QS An Nur : 26]
Jangan mengharap sesuatu yang sulit terjadi
Jangan mengharap jodoh dari kalangan yang mereka tidak menghendaki Anda, atau menyulitkan bagi anda untuk mendapatkannya. Lalu jangan mendamba kecantikan atau ketampanan melebihi kewajaran yang seharusnya anda dapatkan. Jangan menghayal tentang kekayaan yang akan melimpah dari perjodohan anda. Bahkan menikahi seorang budak yang beriman adalah lebih baik, meskipun ia tak memiliki apapun selain keimanan dan kesuciannya.
Sesungguhnya Allah ta’ala telah berfirman yang artinya,
Dan barang siapa di antara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk menikahi wanita merdeka lagi beriman, ia boleh menikahi wanita yang beriman dari budak-budak yang kamu miliki. Allah mengetahui keimananmu; sebahagian kamu adalah dari sebahagian yang lain, karena itu nikahilah mereka dengan seizin tuan mereka, dan berilah maskawin mereka menurut yang patut, sedang mereka pun wanita-wanita yang memelihara diri, bukan pezina dan bukan (pula) wanita yang mengambil laki-laki lain sebagai piaraannya; dan apabila mereka telah menjaga diri dengan menikah, kemudian mereka melakukan perbuatan yang keji (zina), maka atas mereka separuh hukuman dari hukuman wanita-wanita merdeka yang bersuami. (Kebolehan menikahi budak) itu, adalah bagi orang-orang yang takut dan menjaga diri (dari perbuatan zina) di antara kamu, dan kesabaran itu lebih baik bagimu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [QS An Nisa : 25]
Lupakanlah kenangan masa lalu yang pedih
Jangan didera oleh masa lalu yang pedih. Jangan memendam luka oleh pengalaman jatuh cinta yang telah lewat. Tutuplah lembar-lembar kelam dan bukalah lembar baru yang putih.
Lupakan dia yang kini telah menjadi orang lain.
- Jangan pikirkan dia bahagia atau tidak bersama seseorang yang ditakdirkan oleh Allah menjadi belahan jiwanya.
- Jangan mencari-cari alamatnya jika tidak ada keperluan yang disyariatkan oleh Allah untuk menjumpainya.
- lJangan mencari nomor telepon atau penghubung apapun yang menjadikan hubungan terulang kembali dan benih-benih rindu semakin berkembang.
- Jangan menyimpan catatan harian tentang kisah masa lalu yang pedih.
- Jangan menyimpan hadiah atau peninggalan dia yang membuat anda mengingatnya kembali.
- lJangan berteman terlalu dekat dengan teman akrab dia yang selalu membawakan kabar mengenainya. Sapalah mereka seperlunya.
- Jangan mendatangi tempat-tempat yang sering ia kunjungi, kecuali anda memiliki keperluan yang sangat mendesak.
- Jangan hadiri acara yang menampilkan dia di manapun dia berada, kecuali atas keperluan yang amat penting dan yang menjadi syariat Allah untuk mennghadirinya.

