Mengenal Perkembangan Bayi di Bulan-bulan Awal – Bagian 1

Mengenal Perkembangan Bayi di Bulan-bulan Awal – Bagian 1

Mengenal Perkembangan Bayi – Bayi mengawali perkembangan keterampilannya dari bentuk yang paling sederhana dan paling dekat dengan dirinya, yaitu cara ia memulai komunikasi dan interaksi dengan orang terdekatnya.

Perkembangan Motorik di bulan-bulan awal

Pada bulan-bulan awal, bayi mengalami perkembangan motorik yang sangat cepat, bahkan beberapa darinya dapat dibedakan antara kemarin dan hari ini. Perkembangan ini perlu diamati untuk mengantisipasi jika ada bagian gerakan yang mengalami perlambatan atau tidak wajar seperti umumnya bayi lain.

  • Usia 0 – 1,5 bulan

Bayi belajar mengontrol gerakan otot-otot tubuhnya dengan kesadaran, belajar mengangkat dan menopang kepalanya dengan otot-otot lehernya, dengan bantuan. Ia berusaha menunjukkan ketertarikan dengan sesuatu yang ada di dekatnya dengan cara menggerakkan tangan dan kakinya.Saat anda menatapnya, ia mencoba merespon pandangan dengan gerakan tangan atau kaki sebagai ungkapan kegembiraan.

  • Umur 1,5 – 3 bulan

Otot sekitar leher semakin kuat dan mulai ia kendalikan. Ia akan mulai mengangkat kepalanya pada saat anda menggendong, dan belajar mengangkat kepala saat posisi tengkurap. Ia mencoba mengontrol dan mengendalikan gerakan otot tangan dan kakinya. Itu sebabnya, Anda akan melihat anak mampu meraih serta menggenggam benda-benda kecil yang Anda berikan padanya. Makin terampil menggerakkan jemari untuk menggenggam atau melepas benda, mengidentifikasi benda yang ia pegang dan merasakannya.

  • Umur 3 – 6 bulan

Perkembangan motorik kasar mulai dengan belajar mengangkat dan menahan kepalanya sendiri untuk beberapa saat lamanya. Bila telungkup, ia mencoba menggunakan kedua tangannya untuk menahan tubuhnya seperti hendak merangkak. Selanjutnya, ia mulai mengguling-gulingkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri dan berpindah posisi saat tidur.

Mungkin ia sudah mencoba untuk duduk dengan bantuan bantal atau guling yang ada di sekelilingnya sebagai pengganjal.

Perkembangan motorik halus memulainya dengan belajar menggenggam benda yang dekat dengan tangannya, bahkan berusaha meraih benda yang menarik perhatiannya. Ia mulai suka memain-mainkan tangan, dengan tujuan yang belum sepenuhnya dapat ia pahami. Tangannya berusaha memegang kaki dan memainkan jemari kakinya serta mencoba memegang benda yang menarik dan memasukkannya ke mulut, meskipun bukan untuk dimakan.

  • Umur 6 – 9 bulan

Motorik kasarnya telah mulai belajar duduk sendiri tanpa bantuan, kemudian mencoba merangkak beberapa jarak ke depan. Ia mulai sering berpindah tempat saat tidur dengan cara menggulingkan tubuhnya hingga jarak yang cukup jauh dan mencoba mengejar sesuatu yang menarik untuk diraihnya, dengan cara merayap.

Motorik halusnya telah mampu memindahkan benda yang ia pegang dari satu tangan ke tangan yang lain. Ia meraih dan memegang benda yang ia sukai dengan satu atau dua kali upaya untuk meraihnya. Tangan mungilnya bergerak kesana-kemari untuk mengeksplorasi benda-benda kecil di sekelilingnya. Mungkin si kecil mulai mengamati serta mempelajari bentuk dan ukuran benda yang ia pegang. Ia mulai belajar memegang gelas minumnya atau merebut sendok makanan saat disuapi..

  • Umur 9 – 12 bulan

Perkembangan motorik kasar terlihat dengan merangkak menjelajahi seluruh ruangan rumah dan meraih benda-benda yang menarik perhatiannya. Ia telah menunjukkan keinginan untuk belajar berjalan. Jika anda mengajaknya berdiri sambil memegangi kedua tangannya, ia akan mengayunkan langkah untuk mencoba berjalan dan mulai mencoba berjalan sendiri dengan berpegangan kursi, tembok, atau benda lainnya.

Motorik halusnya terlihat dari mulai suka mengambil dan bermain dengan makanannya saat acara makan berlangsung bersama keluarga. Ia suka melempar dan memungut benda yang ia pegang (misalnya bola kecil), dan mengamati perilaku dan pergerakan benda yang ia mainkan. Misalnya ia melempar mainan yang bisa berbunyi, boneka yang bisa berbunyi ketika menekannya, dan sebagainya.

Si kecil juga mulai belajar menuding benda atau peristiwa yang menarik perhatiannya. Misalnya menunjuk cicak di dinding atau seseorang yang dirindukannya datang. 

[Yazid Subakti]

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *