Minggu ke-19 Kelahiran: Membedakan Suara

Minggu ke-19 Kelahiran: Membedakan Suara

Membedakan Suara – Bayi anda tidak dapat mengekspresikan perasaannya dengan cara yang rumit seperti anda. Meskipun ia dapat dengan jelas menunjukkan anda ia sedang bahagia atau sedih, kemampuannya menunjukkan rasa cinta dan sifat humorisnya sedang berkembang.

Ia akan bersedih atau murung ketika anda pergi dari kamar, atau menggerakkan tangannya tanda protes disertai dengan rengekan tangis. Tetapi jika anda datang dengan senyum dan bermain “ciluk ba”, ia akan tertawa terkekeh-kekeh.

Energi dan mood untuk kehidupan seksual anda bersama suami pada minggu ini sudah semakin baik.  Tetapi anda harus pandai-pandai mengatur suasana. Kamar anda sekarang berisi tiga orang, mungkin anda akan ke kamar yang lain tetapi bayi harus ditinggalkan sendirian untuk beberapa jam. 

Situasi seperti ini mungkin akan lebih rumit di bulan-bulan berikutnya, ketika bayi anda sudah semakin kreatif mencari anda. 

Sekarang anda harus berlatih menciptakan peluang atau menyiasati keadaan.

Bercumbu (petting). Sementara waktu, anda dapat melakukan kontak yang harmonis dengan suami tanpa harus berhubungan intim karena khawatir waktu tidak mencukupi. Setidaknya anda dan suami tetap dapat saling bermesraan sampai pekan ini.

Ketika si kecil tidur. Di waktu-waktu biasanya, anda memanfaatkan istirahat ketika bayi tidur. Sekarang, anda memanfaatkan bayi tidur untuk bersenang-senang bersama suami di kamar sebelah. 

Memanfaatkan pengasuhan nenek. Ketika ibu anda datang, anda dapat beberapa jam pergi bersama suami, ke taman atau menyewa hotel dan memberi kesempatan nenek si bayi untuk berdekatan. Orang tua anda pasti memahami ini, karena dulu mereka mungkin juga melakukannya. 

Sedikit waktu, tapi bersama. Anda tidak berhubungan intim, tetapi saat makan selalu bersama meskipun hanya beberapa menit. Ketika ia datang, anda menyambutnya dengan the hangat dan membersamai sejenak di sofa. Ia akan menikmati kebersamaan yang singkat tapi bermakna ini, dan menjadi alasan baginya untuk tetap mencintai anda.

  • Blustru (Luffa cylindrica L. Roem. atau L. pentandra Roxb)

Buah blustru mengandung cucurbitacin, citruline, luffein (zat pahit), dan saponin triterpen. 

Getahnya mengandung lendir, lemak, protein, vitamin (B dan C), saponin, xylan. 

Bijinya mengandung minyak lemak, squalene, α-spinasterol, cucurbitacin B, dan protein.

Untuk memperlancar produksi ASI, masak buah blustru dan daun katuk menjadi sayur bening. Sayur ini dikonsumsi bersama nasi, pagi, siang dan sore hari 

  • Zat gizi kolostrum dan ASI matur

Komposisi Kolostrum dan ASI matur

membedakan suara

  • Tumbuh Kembang menurut Erikson (perkembangan psikososial)

Setiap anak mengalami perkembangan psikososial. Proses perkembangan ini dipengaruhi oleh cara individu menyelesaikan tugas dan tingkat keberhasilannya pada tahap itu. 

  1. Trust vs. misstrust ( 0 – 1 tahun)

Di tahap ini, anak merasakan kebutuhan akan rasa aman tetapi ‘menyadari’ ketidakberdayaannya. Bila anak mendapatkan rasa amannya maka ia akan mengembangkan kepercayaan diri terhadap lingkungannya. Dan sebaliknya, bila sesuatu yang dihadapinya kurang aman ia akan tidak ingin berinteraksi kembali. 

  1. Autonomy vs shame and doubt ( 2 – 3 tahun)

Terjadi peningkatan keterampilan motorik karena organ tubuh semakin tumbuh dengan baik. Anak perlu dukungan, pujian, pengakuan, perhatian serta dorongan sehingga menimbulkan kepercayaan terhadap dirinya, sebaliknya celaan hanya akan membuat anak bertindak dan berfikir ragu – ragu. 

  1. Initiative vs Guilty (3 – 6 tahun)

Bila tahap sebelumnya anak mengembangkan rasa percaya diri dan mandiri, anak akan mengembangkan kemampuan berinisiatif yaitu perasaan bebas untuk melakukan sesuatu atas kehendak sendiri. Bila tahap sebelumnya yang dikembangkan adalah sikap ragu-ragu, maka ia kan selalu merasa bersalah dan tidak berani mengambil tindakan atas kehendak sendiri.

  1. Industry vs inferiority (6 – 11 tahun)

Pada tahap ini anak sudah mulai sekolah dan berpikir logis,  Bila lingkungan lebih banyak menghargainya maka akan muncul rasa percaya diri tetapi bila sebaliknya, anak akan rendah diri.

  1. Identity vs Role confusion ( mulai 12 tahun)

Di tahap ini anak menaruh harapan – harapan kelompoknya dan dorongan yang makin kuat untuk mengenal dirinya sendiri. Ia mulai berfikir bagaimana masa depannya, mencari identitas dirinya serta perannya.

  1. Intimacy vs Isolation ( dewasa awal )

Ini adalah tahapan seseorang sudah mulai memikirkan pasangan hidup. Kesiapan membina hubungan dengan orang lain, perasaan kasih sayang dan keintiman, sedang yang tidak mampu melakukannya akan mempunyai perasaan terkucil atau tersaing.

  1. Generativy vs self absorbtion (dewasa tengah)

Masa ini terlihat dari adanya tuntutan untuk membantu orang lain di luar keluarganya, pengabdian masyarakat dan manusia pada umumnya. Pengalaman di masa lalu menyebabkan individu mampu berbuat banyak untuk kemanusiaan, khususnya generasi mendatang tetapi bila tahap – tahap silam, ia memperoleh banyak pengalaman negatif maka mungkin ia terkurung dalam kebutuhan dan persoalannya sendiri.

  1. Ego integrity vs Despair (dewasa lanjut)

Menengok masa lalu adalah kenangan yang amat berharga pada usia ini. Kepuasan akan prestasi, dan tindakan-tindakan di masa lalu akan menimbulkan perasaan puas. Bila ia merasa semuanya belum siap atau gagal, perasaan yang muncul adalah kekecewaan yang mendalam atau rasa bersalah yang berlarut-larut.

TIPS: Membersihkan mata bayi

Mata bayi kadang kotor sedangkan bayi tidak punya kemampuan untuk membersihkannya sendiri. Kotoran ini dapat berasal dari debu, cairan mata yang mengental, keringat, atau cipratan ASI.

Tunggulah saat bayi tenang dan memajam (misalnya saat tidur)

Celupkan kapas bulat ke air matang yang hangat. Peras perlahan kapas biar kadar air nya berkurang, lalu usapkan ke sekeliling mata bayi.

Celupkan kapas bulat lagi dan peras airnya, usapkan ke bagian bulu mata bayi perlahan dengan arah mendatar (kanan-kiri). Fokuskan terutama bagian sudut mata yang biasanya kotoran menumpuk. 

Usap  bekas sekaan dengan lap kering (jangan menggunakan kapas kering, sebab serat-seratnya bisa tertinggal menempel di mata).

REVIEW: Hormon testosteron si penghambat ASI

Penelitian yang dipimpin oleh Prof sven Carlsen dan tim dari Norwegian University of Science and Technology melibatkan 180 wanita hamil, mengungkap bahwa  salah satu penyebab sulitnya menyusui disebabkan oleh tingginya kadar hormon testosteron selama hamil.  Ini juga diperparah oleh faktor – faktor lain seperti usia, pendidikan dan kebiasaan merokok.

ANDA PERLU TAHU: Mulut bayi 

Jangan terkejut dengan warna mulut bayi yang merah kehitaman dan kadang terbuka di detik-detik awal kelahirannya. Memang seperti itulah wajarnya. Kadang ke dalam mulut ini dimasukkan selang untuk menghisap air ketuban yang terserap ke dalam paru.

Memang bayi menjelang atau pada saat berjuang keluar sering menghisap air ketuban saat latihan menghirup udara.

WARNING: Hati-hati dengan intonasi suara anda. 

Anda mengomentari acara televisi, dengan suara yang menghentak dan keras. Tiba-tiba bayi anda menangis keras dan tampak wajahnya seperti ketakutan. 

Suara anda yang menekan dan keras dapat terdengar sebagai orang yang sedang marah. Bayi anda merasa dimarahi, dikasari dan dituduh dengan intonasi yang tidak bersahabat ini. ketika anda memanggil orang di jalan, dengan maksud menyapa, mungkin bayi anda kaget dan menangis. Atau, anda berteriak untuk mengusir kucing yang naik ke atas pot bunga dan bayi anda menjadi tidak tenang.

Perhalus suara anda, dengan intonasi yang bersahabat. Perkenalkan bayi pada berbagai tipe pembicaraan agar ia tidak terlalu sensitif terhadap intonasi ini. 

AGENDA: Membuat jadwal olahraga

Mnggu ini anda sudah harus memiliki perencanaan tentang latihan fisik. Selama anda tidak merencanakannya, anda akan selalu punya alasan untuk tidak berolahraga. 

Tulislah waktu-waktu biasanya anda dapat meluangkan waktu. Misalnya pukul 06 pagi sekitar setengah jam. Ini adalah cukup bagi anda untuk bersenam ringan dan melakukan pelenturan otot.

Sedikit tetapi konsisten itu lebih baik daripada banyak tetapi tidak menentu. Meskipun hanya setengah jam, anda melakukannya tiap hari atau dua hari sekali adalah cukup untuk tahap awal pasca melahirkan ini.

[Yazid Subakti]