Parenting – Di masa ini harus diingatkan bahwa ia belum sepenuhnya dewasa. Hal tersebut sebagai rambu bahwa masih banyak hal yang harus ia pelajari.
Daftatr Isi
Mengingatkan bahwa mereka belum sepenuhnya dewasa
Meski kita telah menjauhkannya dari dunia kanak-kanak, memasukkannya ke dalam dunia remaja dan mengajarkannya kedewasaan, itu tidak berarti bahwa ia sudah dewasa. Ia kita antarkan untuk menjadi pribadi dewasa, karena memang belum sepenuhnya dewasa. Selama ketergantungan kepada orang tua itu masih ada (kehidupannya dibiayai oleh orang tua) dan belum tampak tanda-tanda berani memutuskan untuk menikah, berarti kedewasaan itu benar-benar belum sampai puncaknya.
Jadi, Anda dapat menyampaikan dengan pilihan kata terbaik Anda, bahwa ia belum sepenuhnya dewasa. Ini tidak dimaksudkan untuk membawanya mundur ke belakang, tetapi sebagai pengingat bahwa masih banyak hal lagi yang harus ia pelajari.
Jangan menjalin hubungan cinta kalau belum siap
Hubungan cinta remaja, antara laki-laki dan perempuan hanya diperbolehkan jika keduanya memang bersiap untuk menikah. Tetapi cara seperti ini tetap tidak aman. Yang aman adalah memastikan kesiapan untuk menikah dulu, baru kemudian melakukan ikhtiar untuk menemukan jodoh.
Sampaikan kepada anak mengenai potensi menumpuknya dosa gara-gara pacaran. Tidak ada satupun cara menjalin cinta dengan pacaran yang bersih dari perbuatan terlarang. Meskipun tidak melakukan hubungan perzinahan, tidak bersentuhan dan tidak berkhalwat atau berduaan di tempat sepi, pacaran selalu memungkinkan seseorang berkhayal kepada kekasihnya tentang hal-hal yang bernuansa syahwat. Bukankah ini adalah zina hati yang terlarang?
Jangan bergaul terlalu bebas
Pergaulan anak muslim mengenal batas-batas yang tegas. Pertemanan sebaya (peer group) itu baik dan positif bagi anak selama menghasilkan manfaat dan berjalan dengan aman. Pertemanan yang saling mempengaruhi dalam kebaikan atau saling mendukung prestasi itu layak dipertahankan.
Tetapi dalam hal-hal lain, pertemanan yang terlalu intim membawa dampak pada keterikatan yang melebihi kuatnya ikatan terhadap keluarga. Akibatnya, nilai kebaikan yang sudah lama dipegang dari keluarga dapat menjadi luntur tergantikan oleh nilai, entah baik atau buruk, yang didapat dari pertemanan. Anak mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan pertemanan, memilih sekolah berdasarkan seperti yang dipilih teman-temannya, memilih gaun fashion berdasarkan keumuman teman.
Keintiman dalam pertemanan dapat berbahaya jika suatu saat pertemanan itu kompak untuk berbuat di luar keumuman yang dianggap baik. Ingat, mereka semua seumuran, sama-sama remaja yang belum stabil. Mereka bisa saja merancang suatu kegiatan bersama dari jiwa tidak stabilnya itu.
Jangan melepaskan diri dari norma keluarga
Kenyataan bahwa anak belum sepenuhnya dewasa membuatnya wajar jika orang tua masih memberlakukan norma keluarga padanya. Ia tetap diperlakukan sebagaimana anda memperlakukan anggota keluarga yang lain, dan mengingatkan untuk tetap menjadi pribadi yang hangat bersama norma keluarga yang selama ini berlaku.
Jika norma keluarga selama ini berlaku dzikir pagi dan sore, maka tetaplah mengingatkannya untuk berdzikir setiap pagi dan sore. Jika keluarga terbiasa memberlakukan kerja bakti hari libur, maka ia tetap dilibatkan kerja bakti hari libur.
Memberi batas-batas hubungan pertemanan
Beri mereka kesempatan luas untuk berkembang tidak pernah bermakna membebaskan. Memberi keleluasaan anak sebebas-bebasnya untuk bergaul dan melakukan apapun yang ia senangi itu pembiaran. Hanya orang tua zalim yang melakukan pembiaran kepada anak-anaknya, karena rendahnya tanggung jawab terhadap amanah.
Anda perlu menyampaikan batas-batas pertemanan anak remaja untuk melindunginya dari berbagai risiko.
Tentang jenis pertemanan
Ada jenis pertemanan berdasarkan hobi atau kesamaan mengenai hal-hal yang ia sukai, pertemanan dekat berdasarkan kesamaan kelas di sekolah, dan bisa juga terbentuk pertemanan intim akibat pertetanggaan dekat.
Pertemanan berdasar hobi tidak terlalu mengenal usia, tempat tinggal, bahkan pada awalnya banyak yang saling asing. Pertemanan kelas sekolah memiliki satu kontrol bersama, yaitu berada dalam kendali guru yang sama atau setidaknya ada seorang guru yang mengenal semuanya. Sedangkan pertemanan dengan tetangga dapat memiliki kedekatan jarak rumah dan dalam lingkungan yang sama.
Masih banyak jenis pertemanan yang lain. Apapun jenis pertemanan itu, anda dapat mengarahkan agar anak memberi pengaruh positif bagi teman-temannya, dan dia pun mendapat manfaat dari mereka.
Berapa lama pertemuan dan di mana
Tidak mudah mengukur intensitas dan keintiman pertemanan karena ini berhubungan dengan kedekatan hati dan keterhubungan pikiran. Tetapi setidaknya anda bisa memberlakukan batasan waktu pertemuan. Pertemanan tidak boleh membuat anak bebas saling bertemu kapan saja dan berapapun lamanya.
Anda dapat memulai pembicaraan dengan anak mengenai bolehnya berteman sampai dekat, tetapi jangan lupa membuat kesepakatan mengenai berapa lama sebaiknya bertemu teman mereka dan kapan saja.
Manfaat apa saja dari pertemanan
Buat apa menjalin hubungan kalau tidak mendapat manfaat dan tidak juga memberi manfaat?
Hanya ada dua pilihan dalam pertemanan, yaitu anak mendapat manfaat dari teman-temannya atau ia yang memberi manfaat bagi teman-temannya. Anak harus mendapat wawasan baru, semangat untuk berprestasi, tempat penyaluran bakat, atau setidaknya tempat untuk merasa dihargai. Kalau tidak, ia yang harus memberi pengaruh positif kepada teman-temannya dengan kemampuan atau kelebihan yang ia miliki, menjadi penyemangat dan penggerakan bagi teman-temannya.
Jika ini pun tidak, minimal dari pertemanan itu anak mendapat pengalaman menjalin hubungan dan beradaptasi dengan karakter yang berbeda-beda.
Jika pertemanan mulai menampakkan dampak negatif, orang tua harus segera melakukan tindakan penyelamatan dengan mengalihkannya sebelum semuanya menjadi rumit.
Meminta dikenalkan dengan teman-temannya
Anak remaja tidak suka dikontrol secara langsung. Ia tidak suka ketika anda mengajukan pertanyaan menginterogasi atau menguliti semua keterangan yang anda inginkan darinya.
Tetapi anda tetap bisa mengetahui seputar aktivitas dan dampak pertemanan anak dengan cara mengenal teman-teman yang ada di kelompok pertemanannya itu.
Dengan kehangatan anda sebagai sosok orang tua yang menjadi sahabat anak, anda dapat kenalkan dengan teman-temannya. Tawarkan mereka untuk berkunjung di rumah anda, agar anda dapat mengenali satu persatu teman-temannya itu.
Bolehkah pertemanan yang berbaur antara laki-laki dan perempuan?
Tidak ada larangan laki-laki menjalin hubungan pertemanan dengan perempuan, sepanjang hubungan itu tidak melakukan perbuatan yang haram. Sejak awal masa akil baligh, anda telah menyampaikan batas-batas hubungan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram. Ketika kini mereka memerlukan hubungan pertemanan, anda dapat menyampaikan bolehnya anak laki-laki berteman dengan anak perempuan dengan cara yang sehat dan syar’i.
- Tidak saling jatuh cinta atau menaruh hubungan khusus yang berlatar belakang asmara
- Menjaga kontak badan tidak terjadi, menjaga jarak untuk tidak saling berdekatan
- Menghindari khalwat atau berduaan laki-laki dan perempuan
- Menghindari pandangan mata yang mengandung hasrat atau keinginan syahwat
- Menutup aurat dan menjaga sikap selama pertemuan
Bahaya anak yang terbatas pergaulannya dengan lawan jenis adalah ia menjadi terlalu sensitif terhadap lawan jenis. Jangan sampai, dengan maksud menjaga anak dari maksiatnya syahwat, pembatasan pergaulan menyebabkan anak tidak bisa membedakan warna warni hubungan. Anak perempuan yang kurang berpengalaman menghadapi lawan jenis mudah bergetar hatinya hanya karena seorang laki-laki tersenyum padanya. Begitupun anak laki-laki mudah berkhayal pikirannya hanya karena suatu ketika seorang perempuan memberinya hadiah ulang tahun.
Anak laki-laki perlu mengenal karakter khas perempuan, dan anak perempuan perlu mengenal sifat umum laki-laki.
Mengingatkan statusnya tetaplah seorang anak
- Orang tua tetap memberi nasehat
Anda tetap menjadi orang tuanya, dengan segala tanggung jawab dan hak anda sebagai orang tua. Oleh karena itu, jangan canggung untuk tetap memberi nasehat kepada anak remaja, meskipun harus disampaikan dengan cara yang berbeda.
Pemberian nasehat kepada remaja disampaikan dengan lebih terbuka, membuka diskusi dan melibatkan anak untuk ikut berpikir mengenai materi yang dinasehatkan.
Mendapat perlindungan
Tetaplah memberi perlindungan kepada anak yang beranjak remaja. Saat ia mendapat masalah, tempat berpulang terbaik baginya anda anda, orang tuanya. Saat ia tersandung kasus dalam hubungan sosialnya, anda juga yang seharusnya terdepan memberikan pembelaan. Ia akan belajar dari anda bagaimana menjadi sosok dewasa yang melindungi anaknya meskipun harus berkorban.
Menerima nafkah
Selama anak belum menikah di usia yang wajar, ia masih berhak mendapatkan penghidupan atau nafkah dari orang tuanya. Ia sarapan bersama, makan siang bersama, atau makan malam bersama dalam satu meja makan dengan orang tuanya. Anda tetap membiayai sekolahnya, mengusahan kesehatannya atau mengupayakan pengobatannya saat ia sakit, dan tak perlu merasa bersalah jika tetap memberinya uang saku.
Jika di usia ini anak telah mampu menghasilkan rejeki dengan caranya sendiri, itu tidak membuat haknya mendapat nafkah dari orang tua terhenti. Anda dapat mengarahkan penghasilan anak untuk persiapan masa depannya. Tetapi jika anak memberikan rejeki itu kepada orang tuanya, itu adalah kebaikan hati dan sedekah yang mulia baginya.
Mengalihkan kesenangan pada perencanaan masa depan
Adakah remaja yang masih suka bermain-main dan menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang?
Tentu saja ada. Bahkan sudah menikahpun banyak orang yang masih suka bermain-main. Banyak isteri mengeluh tentang suaminya yang menghabiskan waktu untuk berhura-hura pada hobi yang tidak bermanfaat, juga banyak suami yang mengeluh mengenai isterinya yang sehari-harinya hanya mau bersenang-senang.
Sebagian besar anak muda di perkotaan yang menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari di depan layar atau gawai untuk bermain game atau mengobrol dan saling gosip di media sosial. Banyak pemuda pedesaan yang waktunya habis hanya untuk duduk-duduk sambil merokok, menghabiskan sore untuk bermain layang-layang, dan menghabiskan malam untuk begadang. Beberapa produk mainan seperti mobil-mobilan, pesawat-pesawatan, atau boneka, ternyata pembelinya adalah kaum remaja, bukan anak-anak. artinya, ada begitu banyak remaja yang masih suka menghabiskan waktunya dengan bermain.
Alihkan anak remaja untuk perlahan meninggalkan kesenangannya bermain-main. Ia sudah sampai masanya untuk membuat rencana masa depan dan mempelajari kehidupan ini untuk menjadi dewasa.
Di luar fokus sekolahnya, Anda dapat mengenalkan dunia bisnis, produk kreatif, organisasi, kerelawanan, olahraga, kesenian, atau penyaluran bakat yang positif.
[Yazid Subakti]
___________________________
Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.
Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah terpercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.
Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.
Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

