Parenting – Lama Bayi Menyusu Apakah Harus dua Tahun?
Lama Bayi Menyusu
Adaptasi atau penyesuaian akan terjadi di awal penyusuan. Anda masih belajar menyusui dan si kecil akan belajar cara menyusu. Semakin sering ia menyusu, semakin mahir ia melakukannya. Jangan khawatir jika di awal menyusui ia tampak enggan menghisap. Biarkan ia bermain dengan puting. Menjilati dan mengendus puting adalah bagian dari belajar menyusu.
Lama bayi menyusu tidak sama antara bayi satu dengan lainnya, dan pola menyusuinya juga berubah-ubah seiring dengan pertumbuhannya. Kuncinya adalah, biarkan bayi menyusu selama ia mau. Dengan begitu ia akan merasa puas dan kebutuhan ASI-nya terpenuhi. Ia akan segera melepaskannya saat sudah merasa cukup kenyang atau merasa puas. Hisapan juga akan dilepaskan dengan sendirinya ketika si kecil tidur. Tetapi jika Anda merasa perlu untuk menghentikannya karena suatu keperluan, melepaskan secara perlahan-lahan dengan cara menekan puting menggunakan jari.
Untuk membuat produksi ASI tetap berlimpah, Anda dapat menerapkan pola penyusuan si kecil setiap 3 – 4 jam sekali. Jika Ia tertidur, anda dapat membangunkannya agar ia memiliki jam menyusu yang teratur. Anda dapat memberikan ASI selama 10 – 15 menit pada masing- masing payudara. Hindari si kecil asyik hanya dengan satu payudara sebelah karena dapat mengakibatkan payudara Anda tidak seimbang dalam memproduksi ASI dalam jangka waktu panjang.
Komposisi ASI bisa berubah-ubah selama masa penyusuan. Pada menit pertama menyusui yang keluar adalah ASI yang encer (susu awal atau foremilk) yang bertugas untuk menghilangkan rasa haus pada si kecil. Pada menit berikutnya, ASI berubah menjadi lebih kental (susu belakang/ hindmilk) yang mengandung lebih banyak lemak dan gizi. Susu hindmilk ini membuat si kecil kenyang. Anda pun akan merasakan perubahan irama hisapan bayi, dari yang cepat, lalu berhenti sebentar, dan hisapannya menjadi lebih lambat.
Apakah Harus dua Tahun?
Dengan sangat jelas, Allah berfirman mengenai masa penyusuan seorang ibu kepada bayinya,
“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS Al Baqarah: 233)
Menyusui selama dua tahun disebut adalah bentuk perhatian orang tua kepada bayinya.
Dua tahun adalah jangka waktu yang ditentukan Allah untuk menyusui. Seperti pendapat Ibnu Katsir ketika menafsirkan ayat tersebut.Walau ayat ini berbentuk khabar (informasi) namun ada unsur perintah di dalamnya. Ini merupakan petunjuk dari Allah SWT kepada para ibu agar mereka menyusui anak-anaknya dengan pemberian ASI yang sempurna selama dua tahun.
Namun keharusan dua tahun bukan bermakna kewajiban. Dua tahun adalah angka optimal yang sangat dianjurkan. Sebab selama penyusuan, beberapa ibu atau bayi kadang mengalami kondisi yang baginya tidak memungkinkan untuk terus menyusui.
Pada bagian menjelang akhir ayat, Allah mengabarkan tentang kondisi yang membolehkan ibu tidak tuntas dua tahun menyusui,
“…apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya…” (QS Al baqarah: 233)
[Yazid Subakti]

