Kondisi si Kecil

Kondisi si Kecil

Parenting Al-Kautsar – Bagaimana kondisi si kecil di masa ini, wujud tubuh bayi sudah sempurna, organ dan fungsi semua anggota tubuhnya pun sudah ikut sempurna.

  1. Posisi

Posisi bayi sudah pada tempat ketika ia mau keluar, dengan kepala di dekat pelvis. Semua organ tubuhnya sudah siap menerima kenyataan hidup di alam yang baru, alam kemandirian.

  • Berat bayi sekitar 3,4 kg. Panjang dari kepala ke pantat sekitar 37 sampai 38 cm sedangkan panjang totalnya 48 cm.
  • Bayi memenuhi rahim dan mempunyai ruang gerak yang sempit seluruh permukaan tubuhnya hanya sedikit berkutat dengan cairan ketuban dan lebih banyak kontak dengan dinding rahim yang hanya terbatas selaput yang tipis.
  • Jantung sudah siap memompa darah sendiri dan mengatur sirkulasi ke seluruh tubuh.
  • Sistem pencernaan mulai dari mulut, lambung, usus halus, dan usus besar siap memproses makanan berupa ASI.
  • Plasenta seperti sudah kelelahan dan akan mengakhiri tugasnya sebagai pengantar makanan.
  • Sistem pernapasan siap menerima oksigen dari udara bebas dan menyaringnya sendiri untuk di kirim ke paru. Otot-otot dada siap untuk bekerja mengembang kempiskan dada.
  • Bentuk tulang tengkorak masih memiliki celah tidak permanen. Ketika melewati jalan lahir, ia mengalami sedikit perubahan oleh tekanan serviks dan menjadi bentuk kepala seperti saat lahir.

Jadi, di masa ini, bayi sudah sempurna wujud tubuhnya, organ dan fungsi semua anggota tubuhnya. Artinya, ia sudah memiliki kemampuan seperti kemampuan seperti bayi yang terlahir. Ia dapat melihat mendengar, merespon dengan gerakan, bersuara, dan terlibat nuansa hati. Hanya saja, semua itu belum dapat anda saksikan secara langsung karena ia masih berselimut air ketuban dalam rahim.

  1. Gerakannya makin terasa

Bila ini adalah kehamilan pertama, mungkin Anda sudah tak sabar dan penasaran dengan peristiwa besar yaitu melahirkan. Perasaan ini dapat memupuk semangat Anda dan terus merawat kehamilan dengan cermat.

Cairan amniotik yang mengelilingi bayi Anda mungkin tidak bertambah atau sedikit sekali pertambahannya. Sementara itu bayi terus bertumbuh sampai menjelang kelahiran. Cairan amniotik ini nanti akan diserap kembali oleh tubuh Anda, jumlahnya sedikit berkurang dan mengurangi ruang gerak bayi Anda. Dengan berkurangnya cairan ini, Anda akan merasakan perbedaan gerakan bayi Anda. Permukaan badan bayi lebih banyak yang bersentuhan langsung dengan kulit ketuban, dan bergesekan dengan dinding rahim Anda. Kontak ini membuat gerakan bayi semakin mudah dirasakan dan dibedakan antara gerakan kaki, kepala, tangan, atau bahkan detak jantung. 

 

[Yazid Subakti]