Parenting – Saat si kecil mulai berdiri dan berjalan, Anda harus memantau dengan teliti untuk mengetahui kapan sebaiknya bayi diajari berjalan.
Daftatr Isi
Tahapan Bayi Mulai Berdiri dan Berjalan
Pada usia sekitar 28 minggu, kekuatan dan koordinasi gerak otot-otot pada tubuh bayi Anda akan semakin kuat. Aia menampakkan keinginan untuk berdiri dengan cara selalu berusaha untuk berdiri ketika menemukan benda yang dapat membantunya untuk berdiri. Saat menemukan bantal besar atau dekat dengan dinding, ia akan mulai berpegangan dan mengangkat tubuhnya hingga tegak. Bila dibantu, ia sudah mulai kuat berdiri. Tetapi ketika bantuan dilepaskan, ia akan jatuh.
Berdirikan si kecil dengan cara memegang kedua ketiaknya hingga posisi menjadi tegak. Biarkan ia dengan bebas menggerakkan kakinya untuk melatih kekuatan otot kakinya. Tungkai kaki bayi Anda sedang berlatih agar lebih kuat menyangga tubuhnya.
Melatih Bayi Berjalan
Anda harus memantau dengan teliti untuk mengetahui kapan sebaiknya bayi diajari berjalan. Sebenarnya, tanpa diajari pun kemampuan berjalan alami bayi akan tumbuh dengan alami. Jika demikian, mengapa ia harus tetapi dilatih?
Tujuan melatih bukan untuk mempercepat bayi berjalan, tetapi menjamin ia berjalan dengan cara yang aman dan terawasi. Tujuan lain melatih bayi berjalan adalah untuk memberi semangat bilamana terjadi tanda-tanda bayi terlambat perkembangannya (sudah usia harus berjalan ternyata belum menunjukkan minat berjalan).
Melatih bayi berdiri
Jangan terus menerus membiarkan bayi dalam gendongan. Latih berdiri dengan memegang kedua tangannya untuk membuatnya tegak dan menahan beban tubuh pada kedua kakinya. Ajak si kecil untuk berusaha memegang tiang atau benda lainnya dan kemudian belajar berdiri sendiri. Biarkan ia menikmati masa-masa latihan berdiri sampai saat harus beristirahat dan duduk kembali.
Berikan perangsang berupa bantal yang tertumpuk atau kursi kecil yang aman di dekat bayi. Ia akan memegang tumpukan bantal atau kursi itu dan akhirnya mengangkat badannya menjadi tegak. Saat Anda harus melatih ia tegak, mungkin ia akan melepaskan pegangan anda. Biarkan ia terlepas dan jagalah agar jika jatuh tidak menjadikannya cedera.
Melatih si kecil berjalan
Melatih bayi berjalan pada saat ia telah mampu untuk berdiri secara mandiri. Ini penting karena kemampuan berdiri mengindikasikan otot-ototnya sudah kuat dan gerak koordinasinya sudah baik.
Beri kebebasan setiap kali bayi berjalan merambat sambil berpegang pada perabot di dalam rumah. Anda cukup mengawasi bayi agar tidak jatuh dan memegang benda yang berbahaya. Amati si kecil mulai bisa melangkahkan kaki kiri dan kanan secara bergantian walaupun masih sambil berpegangan. Pancinglah dengan benda menarik perhatiannya. Letakkan benda tersebut di lokasi jauh dari benda-benda yang ia pegang sewaktu berjalan. Rayulah si kecil untuk mendekati benda menarik itu.
Latihan berjalan juga bisa dengan bantuan benda berupa pegangan kayu atau gawang di halaman rumah. Biarkan ia memegangi gawang untuk merambat menuju arah yang ia inginkan. Beri perangsang dengan benda kesayangannya agar ia meraihnya dengan posisi yang jauh dari posisi ia berdiri semula.
Saat sedang berdiri sendiri, mendekatlah dengan membawa benda kesukaannya tetapi jangan sampai bersentuhan. Mundurlah perlahan hingga si kecil tertarik untuk mengejar anda untuk mendapatkan benda kesayangannya.
Tidak perlu memberikan dorongan fisik kepada bayi agar ia maju melangkah. Ia akan secara alami mencoba melangkah sesuai kekuatan otot dan kemampuan koordinasinya.
[Yazid Subakti]

