Minggu 50, Belajar Bersosial

Minggu 50, Belajar Bersosial

Kelahiran – Pada minggu ke 50 ini si buah hati mulai belajar bersosial. Dengan beberapa pengalaman baru, ia mulai bisa menjadi semakin lincah.

A. Bayi

Pekan ini adalah pekan yang asyik untuk bersosialisasi. Bayi anda mulai terlibat dalam hubungan sosial ketika bertemu orang-orang. Ia mengenali orang di sekeliling anda: ada sepupu, paman jauh, tetangga, teman kantor ayah, dokter, dan sebagainya. Orang-orang ini dinilai berdasarkan ‘kebaikannya’ kepadanya.

Keterampilannya mengolah emosi semakin meningkat. Ia marah dengan dahsyat ketika dikecewakan atau merasa disakiti. Tetapi ia amat ramah dan tertawa lepas ketika ‘orang baik’ mengajaknya bercanda. Ia menampakkan kesedihan dengan wajah murung. Ia melampiaskan kegembiraan dengan senyum lebar dan menggerak-gerakkan tangannya.

Kadang-kadang ia gemas dengan boneka dan menggigitnya keras-keras.
Ia masih asyik dengan merangkak, sesekali mengangkat pantatnya dengan lutut diluruskan.

Ketika berdiri sambil berpegangan tiang, ia mencoba melepaskan tangannya beberapa detik.

 

B. Cara menilai Status gizi

Status gizi adalah tingkat keadaan gizi seorang anak. Status gizi merupakan salah satu indikator kesehatan anak. Pengukuran status gizi pada anak umumnya dilakukan dengan mengukur berat badan dan tinggi badan (antropometri).
Status gizi dibagi atas tiga kategori, yaitu :

  • Baik
  • Kurang
  • Lebih

Menilai status gizi dengan cara antropometri berdasarkan
Berat badan / umur, untuk lebih mudahnya dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Rumus sederhana penentuan status gizi:

Berat Badan (Kg)
Lahir => 3,25
3 – 12 bulan     => {Usia(bulan)+9} : 2
1 – 6 tahun       => {Usia tahun)x2+8}
6 – 12 tahun     => {Usia(tahun)x7-5} :2

Nelson textBook Of Pediatrics, 14th ed, WB Saunders co.1992

Tinggi badan (cm)
Lahir                 => 50
0-1 tahun         => 75
02 – 12 tahun => Usia(tahun)x6+77

Nelson textBook Of Pediatrics, 14th ed, WB Saunders co.1992

 

C.Manfaat jangka panjang pijat kesehatan pada bayi

Selain manfaat jangka pendek seperti telah kita bicarakan sebelumnya, keuntungan jangka panjang pemijatan bayi adalah :

  • Membuka ikatan yang kuat antara orang tua dengan anak yang terbentuk atas dasar cinta dan keterbukaan komunikasi.
  • Menurunkan hiperaktifitas dan meningkatkan kelembutan sifat anak.
  • Memudahkan pembelajaran terhadap kesigapan, perkembangan fisik menjadi optimal, dan peningkatan koordinasi otot. Ini dapat meningkatkan kepercayaan diri dan keberanian.
  • Bagi orang tua dan kakaknya, pemijatan meningkatkan kesadaran akan manajemen pengelolaan mental dan teknik meredakan stress.
  • Memudahkan acara pelenturan setiap hari baik bagi orang tua maupun anak. Kemampuan untuk relaksasi dengan adalah mekanisme yang sangat bagus untuk mengatasi stress.
  • Menawarkan keuntungan kepada orang tua akan pemahaman mengenai sifat anak dan menemukan keuntungan tersendiri dalam meningkatkan komunikasi verbal dengannya.
  • Menciptakan suasana dan pemahaman akan pentingnya kreativitas dalam merawat anak.
  • Mengajarkan anak mengenai perbedaan sentuhan baik dan buruk.
  • Mengenalkan kepada bayi mengenai kontrol badan mereka.

Anak-anak yang memiliki hubungan dekat dengan orang tuanya cenderung memiliki hubungan lebih baik dengan sesamanya dan kepada yang lebih dewasa.

Manfaat ini akan berlanjut ketika kelak ia besar dan menjadi orang tua.

 

TIPS
Memulai pemijatan bayi

Banyak momentum dapat anda gunakan untuk memijat bayi, misalnya sehabis mandi, menjelang tidur, atau di saat santai. Yang perlu anda perhatikan adalah persiapannya.

Pastikan tangan anda bersih. Cuci menggunakan sabun atau obat anti kuman.

Pastikan kuku anda dalam keadaan terpotong pendek dan lembut. Kuku yang panjang atau kasar akan menggores kulit bayi.

Lepas cincin di jemari anda, cincin ini adalah logam yang dapat melukai kulit bayi, bahkan orang dewasa.

Gunakan minyak pelumas. Minyak zaitun, minyak kelapa murni, atau minyak bayi (baby oil) cukup mewakili.

Sediakan ruangan yang nyaman dan tidak banyak angin. Ruangan yang berangin membuat bayi cepat kedinginan dan masuk angin.

Beri alas yang lembut dan cukup lear. Saat proses pemijatan mungkin bayi banyak melakukan pergerakan sambil ingin tetap bermain.

Siapkan pakaiannya. Agar   dia tidak kedinginan setelah pemijatan maka pakaikan pakaian tersebut.

 

REVIEW
Aaa,eee, uuu

Dora dan Raffler Engel menyatakan bahwa sejak lahir, bayi dimanapun sudah mampu menghasilkan bunyi-bunyi vocal “aaa”, “eee”, atau “uuu.” Pada usia selanjutnya ujaran-ujaran tersebut sudah memiliki fungsi untuk menyatakan perasaan tertentu.

 

ANDA PERLU TAHU
Pentingnya belajar makan

Pada usia mendekati 1 tahun biasanya bayi kecil Anda menunjukan keinginannya untuk makan sendiri. Hal ini dapat membantu merangsang motoriknya, mengasah koordinasi antara gerakan tangan dan mata, juga meningkatkan rasa percaya diri.

Persilahkan si kecil makan sendiri setelah Anda suapi dengan porsi yang cukup

 

WARNING
Hati-hati membawa bayi ke dukun pijat

Sampai saat ini, keberadaan dukun pijat tradisional masih banyak. Bukan hanya di desa, tetapi di kotanya ramai, terutama di permukiman padat penduduk. Tukang pijat ini melayani pijat keseleo atau pegal-pegal.

Salah satu kebiasaan orang tua jaman dahulu adalah memijatkan bayinya ke dukun pijat ketika ia terserang penyakit atau rewel. Di ruang praktek pijat, bayi diurut dan ditekan dengan energi seperti memperlakukan orang dewasa. Minyak urutnya terdiri atas ramuan antara minyak kelapa dan rempah yang panas. Bayi meraung-raung seperti mengalami siksaan dan setelah itu ia meminum jamu juga dengan paksaan. Sepulang dari pijat ia tertidur dan tukang pijat mengklaim pasiennya ‘sembuh’ dari kerewelan.

Padahal, sesungguhnya ia tidur karena kelelahan dan pasrah setelah tangis protes dan rasa sakitnya tidak mendapat pembelaan. Bagi bayi, mungkin tukang pijat itu adalah penjahat yang menyakitinya, kemudian heran dengan anda yang lebih membela penjahat daripada dirinya.

Bila anda ingin memijat bayi, tidak demikian caranya. Beberapa Rumah Sakit telah membuka kursus pijat bayi, ikutilah kursus-kursus tersebut. Atau, baca buku-buku praktis pijat kesehatan untuk bayi.

 

AGENDA
Buat jadwal silaturahmi

Untuk bersosialisasi ajaklah bayi anda bersilaturahmi . Buatlah jadwal kunjungan kepada teman, tetangga, saudara, atau kerabat anda. manfaatkan hari libur (setiap akhir pekan atau hari besar). Misalnya, akhir pekan ini pergi ke rumah paman. Pekan depan ke rumah teman sekantor, pekan depannya lagi ke rumah sepupu, dan sebagainya.

 

[Yazid Subakti]