Kelahiran – Ia sudah semakin jauh memahami dunianya sekarang. Ketika melihat objek, ia mulai mengerti benda yang ia lihat, terkadang juga dapat meniru tatapan mata.
Daftatr Isi
A. Bayi
- Si kecil merangkak cepat, bahkan seperti berlari. Kadang-kadang jatuh dan menangis. Kebiasaannya sebelumnya, yaitu merayap sudah ia tinggalkan sama sekali.
- Pandangan matanya tajam ketika melihat wajah orang-orang sekelilingnya. Ia mempelajari ekspresi dan tampang yang berbeda-beda. Beberapa ekspresi langsung dapat ia tirukan.
- Ia juga mulai mengikuti arah pandangan atau tatapan mata anda. jika anda menatap tajam ke arah cicak di dinding, ia mengikutinya.
- Ia menjadikan anda sebagai guru pertama baginya untuk mengenal dunia. Anda harus menyadarinya.
B. Sari buah baik untuk pencernaan
Sari buah yang diperoleh dengan cara di juicer, diparut lalu diperas, atau diperas saja seperti air jeruk. Setiap kali Anda memperkenalkan sari buah, berikan sari buah yang telah diencerkan dengan sedikit air.
Sari buah dapat membantu gerak peristaltik usus sehingga memperlancar BAB.
Jus aneka buah dan sayuran dapat diberikan setelah anak berusia 1 tahun. Buah dan sayur baik untuk memenuhi asupan vitamin dan mineral si kecil.
Contoh resep pisang kurma
Bahan :
- 50 gr pisang
- 5 buah kurma
- 100 cc susu
- 50 cc air
Cara membuat :
- Blender air dan kurma hingga halus
- Tambahan pisang dan susu lender kembali hingga tercampur
- Segera berikan pada anak.
C. Tahapan Daya Ingat
Bayi sudah bisa mengingat sejak dalam kandungan. Pada saat itu yang mampu ia ingat adalah informasi auditif (suara-suara yang sering ia dengar). Ketika lahir, semua indera berfungsi dan disimpan dalam memorinya. Informasi ini akan dimunculkan kembali saat ia memerlukannya.
Usia 0-3 bulan
Di awal kelahiran ia hanya mengingat suara yang pernah ia dengan saat dalam kandungan. Misalnya suara anda berbicara, suara kaset mozart yang anda putar sewaktu terapi, suara Murottal yang anda putar tiap pagi, dan sebagainya. Maka tidak heran bayi mudah hafal suara Anda dan nyaman mendengar murottal.
Hingga usia 1 bulan, kemampuannya mengingat sesuatu bertahan sampai dua hari.
Mengingat wajah orang yang pernah ia lihat (visual). Selain anda, ayahnya, nenek dan kakek, tetangga sudah mulai ia hafal.
Usia 3-6 bulan
Bayi mampu mengingat mainannya. Boneka paling favorit tidak tergantikan dengan boneka lain.
Ia mengingat aktivitas rutinnya. Saat anda mengajak ke kamar mandi dan melihat air, ia girang karena tahu akan dimandikan saat ini.
Mengingat ruang kebiasaannya. Saat masuk kamar, ia ingat itu tempat tidur dan tersuasanakan untuk mengantuk.
Mengingat keterampilan motorik. Anda mengajarkan tepuk tangan saat bernyanyi. Saat 6 bulan nanti ia memunculkan keterampilan tepuk tangan itu, meskipun bukan tepuk yang sesungguhnya.
Usia 6-9 bulan
Bayi mengingat mainannya biasa disimpan di mana. ia menandai tempat tertentu berdasarkan keasyikannya.
Mengingat urutan aktivitas harian. Ia jadi rewel sebagai bentuk protes jika salah satu kegiatan belum atau tidak biasa dilakukan. Misalnya mandi terlalu pagi atau makan yang tertunda.
Hafal jenis mainan dan kegiatan paling asyik, ia menolak mainan yang warnanya jelek dan bunyinya tidak asyik.
Usia 9-12 bulan
Ia mampu mengingat tempat-tempat penyimpanan benda kesayangannya. Ia akan mencari benda yang Anda sembunyikan.
Mengingat nama benda-benda yang sering Anda sebut, seperti baju, bola, Pusy, dan sebagianya.
Mengingat orang-orang yang pernah ia lihat beberapa bulan lalu sehingga ia merasa familiar dengannya.
TIPS
Latihan Mengenal anggota keluarga
Sering seringlah bersilaturahmi mengunjungi kerabat atau keluarga. Saat bertemu mereka, berikan beberapa waktu bagi mereka untuk menggendong dang mengasuh bayi Anda.
Biarkan bila bayi tampak nyaman dalam gendongan paman, asal sang paman juga merasa senang menggendongnya.
Katakan “ini Om Romi”, “Ini tante Rina” dan sebagainya.
Di rumah, usahakan anda punya koleksi foto-foto keluarga yang anda kunjungi itu. Tunjukkan album foto kepada bayi dan ingatkan kembali “ini Om Romi dan ini Tante Rina”.
Saat anda mendapat telepon dari saudara atau kerabat, mintalah persetujuan agar memberikan telepon kepada si kecil. Ia mempelajari suara Om dan Tente yang sedikit berbeda lewat telpon.
REVIEW
Bahaya film super hero
Dr Sharon Lamb, peneliti asal University of Massachusetts mengungkapkan bahwa kehadiran sosok superhero atau pembela kebenaran dalam berbagai film kepahlawanan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan anak. Fil ini justru memberikan contoh yang buruk bagi anak laki-laki seperti mengajarkan kekerasan dan balas dendam sebagai jalan hidup. \Dr |Lamb juga menambahkan superhero yang mereka tonton akan menjadi sosok yang . dapat memotivasi anak – anak dalam membentuk identitas mereka di masa remaja
ANDA PERLU TAHU
Bayi yang tidak dapat disusui
- Ketika dalam keadaan kejang-kejang, yang dapat menimbulkan bahaya aspirasi ASI.
- Bayi yang menderita sakit berat, dengan pertimbangan dokter anak tidak boleh untuk mendapatkan ASI.
- Bayi dengan berat badan lahir rendah, karena refleks menelannya sulit sehingga bahaya aspirasi mengancam.
- Adanya cacat bawaan yang tidak mungkin menelan (labiokisis, palatognatokisis, labiognatopalatokisis).
- Bayi yang tidak dapat menerima ASI, menderita penyakit metabolisme seperti alergi ASI.
- Pada kasus tersebut di atas, pemberian ASI sebaiknya sudah melalui konsultasi dengan dokter anak.
WARNING
Hati-hati dengan lingkungan sosial yang buruk
Teman yang buruk dapat mempengaruhi perilaku bayi anda. Kadang-kadang Anda tidak dapat menghindari tetangga atau teman yang berkunjung membawa anaknya yang brutal. Bayi Anda bisa jadi akan meniru sifat Anak yang suka berkata kasar, suka memukul, cengeng, dan sebagainya itu.
Jika teman anda yang anaknya nakal itu akan berkunjung, buatlah janji pada saat bayi anda tidur atau saat ia berada pada gendongan ayahnya. Anda tidak menolak kunjungannya, tetapi bayi tetap aman dari pemandangan yang tidak baik.
AGENDA
Memilih teman yang baik untuk bayi
Mulai saat ini bayi anda sudah memilih teman.
Kunjungi keluarga atau tetangga yang anak-anaknya baik. Biarkan mereka berinteraksi dengan bayi anda sehingga si kecil belajar dari mereka.
Undang anak-anak tetangga atau keluarga yang baik-baik. Ajak mereka berinteraksi dengan bayi anda.
Ikuti secara rutin kegiatan posyandu dan pertemukan bayi anda dengan bayi-bayi lain.
[Yazid Subakti]

