Parenting – Meskipun patah hati umum terjadi pada remaja, masalah ini berpeluang meninggalkan dampak yang cukup buruk, seperti depresi berat yang sampai lama berlarut-larut. Jika dibiarkan, depresi akan sangat mengganggu kualitas hidup penderitanya, menghalangi perjuangannya menuju masa depan dan cita-citanya.
Anda dapat mengamati anak Anda sedang mengalami depresi jika menampakkan tanda-tanda berikut ini,
- Merasa sedih atau kosong. Mungkin ia akan tampak sering melamun atau menyendiri dengan tatapan mata yang kosong.
- Sulit fokus atau berkonsentrasi. Tanda ini sering tampak dengan menurunnya prestasi sekolah, atau sulitnya menangkap maksud percakapan saat diajak berkomunikasi.
- Hilangnya ketertarikan terhadap hal-hal yang menyenangkan, misalnya hobi atau kesenangan yang selama ini sering ia lakukan tiba-tiba menjadi berhenti.
- Putus asa, merasa tidak ada lagi masa depan yang menjanjikan. Ia menjadi tampak linglung dan tidak jelas aktivitas dan pikirannya.
- Dalam keadaan parah muncul pikiran untuk mengakhiri hidup atau merasa bahwa hidupnya tak lagi berguna.
Jangan menunda terlalu lama untuk mengatasi keadaan ini jika terjadi pada remaja Anda. Segera dekati dan berikan bantuan untuk meredakannya.
Daftatr Isi
Bantu anak mengidentifikasi perasaannya
Tidak semua orang mampu mengidentifikasi perasaannya. Banyak sudah terlibat berbagai peristiwa emosional tetapi ia belum tahu apakah perasaan yang dipendamnya itu sedih, marah, kecewa, dendam dan sebagainya. Bantu anak mengenali apa yang ia rasakan dan mengakuinya.
Bantu anak menerima keadaannya
Setelah mengenali perasaannya, bantu anak menerima dengan ikhlas mengenai kenyataannya itu. Ini semua sudah terjadi sehingga menyesali atau kecewa terhadapnya tidak akan mengubah apapun kecuali justru memperburuk keadaan. Yang harus dilakukan adalah merelakan kejadiannya dengan hati yang ringan.
Bantu anak untuk bisa menangis
Adakah gunanya menangis?
Menangis adalah salah satu cara untuk melepaskan beban batin, melampiaskan rasa dan mengekspresikan keadaan jiwa yang sesungguhnya.
Menangis bisa jadi pembuktian terbuka bahwa anak sedang merasa lemah dan rapuh, dan makin merasakan kerapuhannya saat harus menangis. Namun, menangis akan sangat membantunya menghadapi kenyataannya. Maka, buatlah suasana agar ia tidak malu menangis. Setidaknya hanya menangis di hadapan Anda. saat menghadapi anak menangis karena depresi, sikap anda adalah hadir memberi dukungan.
Dorong anak untuk bersiap menerima perubahan
Kemarin-kemarin, ia seolah hidup dengan suasana indah bersama yang dicintainya. Sekarang situasi tiba-tiba menjadi gelap dan menyakitkan. Patah hati menjerumuskannya menjadi depresi yang perih.
Sampaikan bahwa memang begitulah cinta yang dijalin sebelum waktunya, atau terhubung bukan takdirnya. Berpesanlah untuk lebih berhati-hati di masa mendatang dan tidak lagi memikirkan hal-hal tersebut. Alihkan fokusnya dengan rencana masa depan.
Saatnya mengenali kelemahan diri
Patah hati adalah salah satu saat terbaik mengenali kelemahan diri sendiri. Saat remaja patah hati, ingatkan agar ia menemukan sendiri apa saja kelemahannya sehingga tersandung peristiwa itu. Mungkin ia masih terlalu belia sehingga harus menunggu waktu dewasa, terlalu lugu dan polos sehingga harus mengumpulkan pengalaman, terlalu menyebalkan sehingga dijauhi dan kini harus memperbaiki sikap, terlalu mudah percaya sehingga harus lebih berhati-hati dan waspada.
Berikan dorongan bahwa kelemahan-kelemahan ini dapat diperbaiki hingga suatu saat nanti pada waktunya akan terjalin hubungan cinta yang lebih sehat dan syar’i. jika telah tiba waktunya dan persiapkan dari sekarang, pernikahanlah nanti yang akan memberinya pengalaman cinta sejati.
Saatnya menjadikan pelajaran
Peristiwa patah hati yang terus-terusan tak terlupakan dapat merusak apapun di masa depan. Ia akan mempersulit dia lepas dari depresinya karena hanya akan mengingatkan Anda dengan keburukan-keburukan yang terjadi di masa lalu.
Cobalah untuk mempengaruhi pola pikirnya dengan menjadikan hal yang sudah terjadi sebagai pelajaran hidup. Bantulah untuk memaafkan masa lalu ini dan mempersiapkan hatinya untuk menerima orang baru di kehidupannya kelak jika sudah waktunya.
Percaya bahwa ada masa depan yang lebih baik
Yakinkan bahwa masa depan masih ada, masih luas dan masih tetap cemerlang. Bangkitkan rasa percayadirinya dan berikan harapan akan adanya masa depan yang lebih baik. Sampaikan bahwa ia tidak sendirian mengalami peristiwa ini. Banyak orang mengalami hal yang sama dan kini baik-baik saja.
Bantu ia menghilangkan semua hal yang mengingatkannya
Jika orang yang pernah ia cintai itu pernah memberi hadiah-hadiah, sebaiknya buang saja hadiah-hadiah tersebut dan hilangkan semua jejaknya. Melihat kembali hadiah darinya hanya akan membangkitkan kembali ingatan mengenai peristiwa yang pernah terjadi bersamanya. Tidak hanya membuang hadiah, hindari juga segala hal yang berkaitan dengan orang itu, misalnya tempat favorit yang pernah ia kunjungi dan teman-teman akrabnya.
Ajak anak bersosialisasi
Ada kecenderungan remaja patah hati mengurung diri atau menyendiri, tidak ingin berinteraksi dengan orang lain. Jika ini terjadi, rasa sakit hati dan kemurungan akan semakin berlanjut dan bisa menjurus pada depresi. Oleh sebab itu ajaklah ia untuk keluar rumah, berolahraga dan menghadiri acara-acara.
[Yazid Subakti]
___________________________
Bunda, udah tau belum kalo ada jasa aqiqah di Jogja yang praktis dan ekonomis, Aqiqah Al-Kautsar.
Aqiqah Al-Kautsar adalah layanan jasa aqiqah Jogja terbaik sejak 2012 dan sudah dipercaya oleh lebih dari 11.000 sohibul. Nah bagi Bunda yang berdomisili di Jogja dan sudah mulai memasuki masa HPL, Aqiqah Al-Kautsar bisa jadi rekomendasi layanan aqiqah Jogja yang praktis.
Jasa aqiqah Jogja Al-Kautsar menyediakan banyak pilihan menu. Daging kambing aqiqah diolah menjadi berbagai menu lezat, mulai dari masakan nusantara, masakan timur tengah, hingga western. Nah Bunda bisa memilih sesuai dengan selera Bunda dan keluarga.
Untuk pemesanan, Bunda bisa hubungi kami di 089603897933 atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Kaliurang Km 4,5 Tawangsari CT II D2, Sleman, DIY.

