Minggu ke-15 Kehamilan: Perkembangan Memori – Bagian 1

Minggu ke-15 Kehamilan: Perkembangan Memori – Bagian 1

Kelahiran – Di masa ini si kecil sudah mulai mengalami perkembangan memori. Para peneliti percaya bahwa bayi anda sekarang dapat memahami semua dasar suara yang menjadi bahan bagi bahasanya kelak. Antara bulan ini sampai usia 6 bulan nanti, ia akan membangun kemampuan merangkai bunyi-bunyian untuk menciptakan kosakata baru, misalnya “Mama” atau “Papa”. Tetapi itu nanti, sekarang baru mulai mengumpulkan bahan dasarnya.

Anda dapat melatihnya mencoba berkomunikasi dengan menirukan  gerakan mulutnya, ocehannya,  atau ekspresi wajahnya. Mungkin ia akan membalas. Selain pembelajaran bahasa, latihan ini juga memberi pelajaran tentang hubungan aksi-reaksi: ketika ia manyun, anda menjawab dengan manyun. Maka ketika anda berbicara, ia akan bereaksi dengan ocehan.

Apapun yang dikatakan oleh dokter tentang kondisi badan anda, sekarang anda sudah siap untuk beraktivitas layaknya wanita lain. Karena setiap aktivitas memerlukan gerakan dan pelepasan energi,  prioritaskan olahraga mulai pekan ini. memulai banyak aktivitas tanpa beriringan dengan kebiasaan akan menyebabkan cedera otot ringan dan cepat lelah.

Sekarang, persendian dan otot anda masih agak kaku sebagai akibat dari kehamilan. Cobalah melakukan olahraga ringan, misalnya jalan-jalan di pagi hari.

Olahraga tidak mengurangi atau menghambat penyusuan anda, baik jumlah maupun kualitasnya. Namun anda harus pandai-pandai mengatur waktu untuk olahraga ini, sebab anda akan mengenakan pakaian yang tidak sepenuhnya mendukung bagi si kecil untuk menyusui. Ambillah waktu-waktu saat si kecil tidur pulas dan kenyang.

A. Manfaatkan Labu siam yang kaya asam folat

  • Labu siam adalah sayuran yang kaya asam folat, vitamin C dan K, seng (zinc) dan Mangan.
  • Labu siam juga sumber vitamin B6, magnesium dan kalium.Baik untuk memenuhi kebutuhan asam folat.
  • Meski ibu menyusui tidak memerlukan asam folat sebanyak saat hamil, namun kebutuhan asam folat tetap dua kali lipat daripada perempuan yang tidak menyusui.
  • Mengonsumsi 100 gram labu siam cukup untuk memenuhi sekitar 23% kebutuhan asam folat tubuh.
  • Asam folat itu penting untuk pembentukan sel, hemoglobin dalam darah, serta perkembangan jaringan tubuh bayi.

B. Ciri-ciri bayi cukup ASI dan kurang ASI

perkembangan memory

Berikut adalah ciri – ciri ASI yang dapat mencukupi kebutuhan bayi :

  • Menyusu dengan lahap minimal 8 – 12 kali dalam waktu 24 jam. Selama 24 jam buang air kecil minimal sebanyak 6 kali dan buang air besar lunak sebanyak 2 kali.
  • waktu menyusui tidak terlalu lama atau tidak lebih dari 30 menit. Dalam waktu tersebut bayi sudah dapat mengisap foremilk dan hindmilk yang diproduksi.
  • Bayi yang mendapatkan ASI memadai umumnya lebih tenang, tidak rewel dan dapat tidur pulas. Bayi yang mendapatkan ASI eksklusif dalam jumlah memadai biasanya tidak terlalu sering menyusui.
  • Umumnya jarak menyusui sekitar 2 – 3 jam, pada bayi tertentu yang mempunyai kemampuan minum yang tidak banyak biasanya interval tersebut menjadi lebih sering sekitar 11/2 – 2 jam.
  • Bila kurang dalam waktu 11/2 jam sudah minta minum, mungkin saja bukan karena ia haus. Bila digendong dan diayun bayi bisa tampak tenang maka ASI sudah cukup
  • Tanda pasti bahwa ASI memadai dapat terlihat pada penambahan berat badan bayi yang baik. Dalam keadaan normal usia 0 – 5 hari biasanya berat badan bayi akan menurun. Setelah usia 10 hari bayi akan kembali seperti saat lahir. Setelah itu setiap 2 minggu dalam bulan pertama sebaiknya bayi ditimbang, dalam keadaan ASI cukup bila berat badan naik 500 gram dalam 2 minggu.

Pada bayi tertentu yang mempunyai resiko gagal tumbuh (failure to thrive) biasanya pertambahan berat badan 400 gram dalam 2 minggu.

Pada kasus ini belum berarti menunjukkan ASI kurang. Bayi beresiko gagal tumbuh biasanya terjadi pada bayi dengan gangguan saluran cerna (penyakit celiac dll), dan sebagian kecil disebabkan karena gangguan metabolisme, endokrin, hormonal dan sebagainya. Ciri khas bayi seperti ini adalah minumnya tidak lama dan lebih sering. Biasanya tampak gangguan saluran cerna seperti sulit BAB, berak hijau dan anak sangat aktif bergerak.

Ciri – ciri ASI yang yang tidak dapat mencukupi kebutuhan bayi adalah:

  • Dalam usia 2 minggu berat badan bayi kurang dari berat badan lahir (berat badannya menurun).
  • setiap bulan kenaikan berat badan bayi kurang dari 100 gr.
  • Buang air kecil kurang dari 6 kali dengan warna dan bau dan tajam. Buang air besar pun jarang tinjanya sedikit kering , keras dan berwarna hijau.
  • bayi akan tampak rewel, tidak tenang.

C. Mengenal kulit bayi

Kulit bayi baru lahir tampak basah oleh cairan ketuban, tetapi tidak lengket, tidak berbau. Setelah cairan kering, kulit akan tampak jelas dan detail: ada rambut-rambut lembut, sisa-sisa lanugo (semacam rambut lembut yang tumbuh selama dalam kandungan), dan lapisan tipis seperti lilin yang disebut vernix.

  1. warna kulit

Meskipun warna kulit adalah genetika dari kedua orang tuanya, pada saat baru lahir bayi tidak langsung tampak demikian. Hampir semua bayi memiliki kulit berwarna merah di awal kehidupannya. hanya saja kadar kemerahannya sudah menunjukkan apakah kelak bayi akan berkulit hitam, sawo matang, kuning, atau putih.

Warna  merah ini adalah warna pembuluh darah di balik kulit, karena kulit itu sendiri masih sangat tipis dan belum banyak mengalami pigmentasi (pertumbuhan zat pewarna kulit).

  1. kulit bersisik

jangan cemas bila beberapa hari setelah kelahirannya bayi memiliki kulit bersisik. Ini menandakan bahwa kulit lama tidak berlanjut (akan mengelupas) dan segera berganti dengan kulit baru yang lebih baik.

Tetaplah memandikan atau menyekanya seperti biasa dengan kulit yang bersisik itu. Pemberian minyak atau lotion pelembab harus dengan resep dokter untuk menghindari kemungkinan iritasi (tidak semua minyak nabati aman bagi bayi, demikian juga lotion)

  1. Kulit berbintik

kulit berbintik kemerahan jarang terjadi pada bayi yang baru lahir. Munculnya bintik-bintik kadang sulit diprediksi penyebabnya. Sebab bayi di jam-jam pertama kelahirannya belum banyak berkeringat sehingga kecil kemungkinan baginya mengalami biang keringat.

Jika anda curiga dengan bintik-bintik di kulit bayi, segeralah hubungi dokter anda.

  1. Tanda pada kulit

Warna hitam kebiruan atau kehijauan pada bagian kulit tertentu tubuh bayi bukan tanda memar karena ia terjatuh atau terbentur. Itu tidak mungkin karena bayi anda tidur tenang dan tidak banyak tingkah dengan lingkungan sekitar yang serba lembut.

Warna gelap itu adalah tanda atau ‘toh’ yang biasa terdapat pada hampir semua orang. mungkin terdapat di pantat, punggung, perut, atau bahkan di wajah. Tidak ada perhatian khusus tentang tanda gelap ini, dan tidak mengandung penafsiran apa-apa. Anda tidak perlu bertanya kepada tukang ramal mengenai keberuntungan atau kesialan dari posisi ‘toh’ ini. Nasib bayi tergantung bagaimana anda membekalinya kelak.

 

[Yazid Subakti]