Persiapan Penuh Semangat dalam Menyambut Kelahiran Bayi – Bagian 2

Persiapan Penuh Semangat dalam Menyambut Kelahiran Bayi – Bagian 2

kelahiran bayiKelahiran si kecil merupakan waktu yang paling dinanti bagi Ayah dan Bunda sebagai orang tua. Beberapa hal yang bisa Ayah dan Bunda siapkan dalam menyambut kelahiran bayi.

A. Persiapan kamar bayi

Anda tidak dapat membuat kamar bayi yang super nyaman seperti kamar asalnya dalam rahim. Tetapi anda dapat memberi suasana kamar sedemikian rupa sehingga bayi merasa nyaman tinggal di dalamnya.

Berbeda dengan kamar anda, kamar bayi bukanlah ruangan yang dipenuhi barang mewah dan benda berharga. Bayi baru lahir memiliki kebutuhan tersendiri, ruang yang nyaman baginya untuk istirahat, sehat  untuk tumbuh dan berkembang, dan mendukung bagi anda untuk merawatnya.

  1. Perlengkapan

Apa yang berbeda antara kamar dewasa dengan kamar bayi? Sebagian besar perbedaan terdapat pada perlengkapannya.

Kelengkapan ini harus memenuhi kebutuhan dasar bayi dan anda, tidak perlu mewah atau berlebihan. Beberapa di antaranya adalah:

  • Kasur/bed yang lunak, luas dan berkaki pendek atau tanpa kaki (tanpa dipan).
  • Lemari atau box tempat pakaian bersih, dan box atau keranjang untuk pakaian kotor.
  • Meja kecil tempat keperluan bayi yang cepat pakai, misalnya kosmetik, lap, tissu basah, dan sebagainya.
  • Alat pembunyi musik, misalnya radio tape, jika anda merencanakan terapi musik bagi bayi.
  • Lampu penghangat ruangan.
  1. Suasana kamar

Anda tidak perlu mendesain secara khusus kamar bayi. Tetapi, saat lahir, bayi ingin hidup nyaman.

Kenyamanan ini dapat anda upayakan dengan memberi suasana:

  • Sinar matahari.  Usahakan kamar bayi mendapat sinar langsung dari jendela kaca atau jendela yang dapat dibuka. Jika tidak ada ruang untuk jendela, anda dapat memasang genteng kaca dan plafon transparan.
  • Sirkulasi udara. Udara yang bersih mengalir masuk, dan udara kotor mengalir keluar melalui lubang angin. Jika sirkulasi dengan lubang belum cukup, mungkin anda perlu memasang blower.
  • Penerangan lampu secukupnya, yaitu lampu yang membuat anda dapat melihat secara jelas dan detail benda-benda di kamar dan cukup untuk melihat dengan jelas keadaan bayi.
  • Lokasi atau posisi kamar yang jauh dari kebisingan. kamar paling bising adalah yang letaknya dekat dengan jalan, atau kamar dekat televisi. Kamar yang bising ini akan mengganggu tidurnya, dan sebagian besar waktu istirahatnya menjadi tidak efektif.

Bebas dari bau-bauan dan asap. Kadang, bau masakan dan asap dapur menyusup ke kamar dan mengganggu bayi. Oleh sebab itu, sebelum kelahiran bayi, anda harus berpikir keras agar bau menyengat dan asap dari dapur tidak masuk kamar.

B. Pakaian Bayi

Tidak banyak pilihan tentang model pakaian bayi. Dan tidak ada yang tabu dengan berbagai model pakaian bayi, jika ada.

Pikirkanlah tentang hal ini ketika hendak memilik pakaian sejak sebelum kelahiran bayi:

  1. Keamanan, yaitu bahan yang tidak menimbulkan alergi atau kerusakan bagi kulit bayi. Bahan dari serat buatan sering menimbulkan alergi gatal pada kulit.
  2. Kenyamanan, yaitu pakaian dari kain yang berpermukaan lembut dan tekstur halus, serta lentur dan longgar sehingga bayi dapat bergerak dengan leluasa. Kain yang keras dan kaku membuat bayi tidak nyaman dan terbatas gerakannya. Bahan dari nylon terasa panas dan kasar.
  3. Daya serap keringat yang baik, sehingga permukaan kulit bayi tidak terlalu lembab oleh keringatnya sendiri. Keringat yang mengendap tanpa terserap dengan baik mudah ditumbuhi kuman.
  4. Desain atau bentuk paling praktis. Bayi anda berkali-kali mengompol. Bentuk praktis memudahkan anda setiap kali mengenakannya kepada bayi, dan mudah bagi bayi menerimanya. Model yang longgar dan sederhana adalah pilihan yang baik karena mudah dicuci, cepat kering, dan nyaman bagi bayi.
  5. Ukuran lebih besar dari saat ini tidaklah mengapa. Setiap hari bayi anda bertambah beratnya, dan pakaiannya semaki terasa sempit baginya. Saat ini si kecil mengenakan baju S, mungkin bulan depan sudah M sedangkan anda belum tentu sempat berbelanja. Sediakan ukuran M dari sekarang.
  6. Aksesoris pada baju bayi tidaklah penting, bahkan bisa menjadi petaka. Kancing logam dan manik-manik yang menarik perhatian dapat tertelan oleh bayi. Benang-benang atau tali juga dapat menjeratnya. Sebab setiap bayi punya kebiasaan bergerak tak beraturan, memegang apapun yang menarik perhatiannya, kemudian menggigitnya.
  7. Beli secukupnya, seperlunya saja. Tanpa bermaksud menggantungkan kepada orang lain, pengalaman selalu menunjukkan bahwa teman dekat dan kerabat menengok bayi anda dengan membawa kado pakaian dan perlengkapan bayi. Anda harus berpikir untuk memanfaatkan hadiah ini juga, bukan menumpuknya di lemari hanya karena anda terlanjur belanja banyak sebelumnya.
  8. Pilih nuansa yang etis. Baju bayi memang tidak banyak pilihan, tapi beberapa toko menawarkan desain sensasional, dengan gambar norak, model aneh, atau desain tak lazim yang membuat orang sinis kepada anda. anda mendapat citra buruk gara-gara bayi anda berbaju tidak sopan. Sebab siapapun tahu, bahwa bayi tak pernah memilih baju norak, itu adalah selera ibunya.

C. Menyiapkan dokter untuk bayi

Anda hidup di jaman yang tidak dapat berkompromi dengan masalah kesehatan. Selain makan, pakaian, dan peru tempat tinggal, kebutuhan pokok bayi anda sekarang bertambah: dokter.

Sederhananya, dokter yang paling enak adalah dokter yang cerdas, pengertian, dan akrab.  Carilah informasi tentang dokter seperti itu. Mungkin ada banyak nama sehingga anda harus menyeleksinya lagi, sampai tertuju hanya pada satu orang saja.

Tanyakan kepada teman dan tetangga tentang nama-nama dokter yang pernah anda catat. Pilih dokter dengan point positif terbanyak di antara nama-nama yang sudah anda dapatkan itu.

Dalam memilih dokter,  anda dan orang lain mungkin berbeda kebutuhan. Nah sebelum kelahiran bayi, berikut ini adalah kriteria terbanyak yang dipilih ibu muda mengenai dokter yang layak dipilih:

  1. Mudah dihubungi. 
  2. Pilih dokter yang mengerti kondisi anda. 
  3. Dokter yang pengertian  dan mudah berempati dengan keluarga anda. 
  4. Dokter yang sesuai kebutuhan anda. 
  5. Sebisa mungkin yang komunikatif. 
  6. Dokter dengan cara pandang yang sama. 
  7. Dokter dengan jasa khusus selain profesi utamanya berpraktik dokter.
  8. Bukan dokter pembual. Komunikatif dan berkata seperlunya. 
  9. Dokter yang memperhatikan kenyamanan tempat praktiknya.
  10. Dokter yang tidak mencampur anak anda dengan pasien sakit lain. 

Tentu saja tidak semua dari syarat tersebut harus terpenuhi. Dokter sempurna dengan sepuluh kriteria seperti itu mungkin sulit. Tetapi anda dapat menemukan dengan minimal separuh dari kriteria itu.

 

[Yazid Subakti]