Minggu 38, Minta Bantuan

Minggu 38, Minta Bantuan

Kelahiran – Si kecil sudah semakin lincah, sudah bisa melakukan banyak gerakan. Terkadang ia suka minta bantuan untuk menopangnya ketika belajar berjalan.

A. Bayi

Sekarang tangan dan kakinya semakin lincah merangkak. Otot-otot leher sangat kuat dan terampil untuk menoleh ke arah yang lebih leluasa.

Rambut yang anda khawatirkan tumbuh tidak merata kini sudah merata menutupi permukaan kulit kepalanya. Tetapi ubun-ubunnya masih lunak.

Ia merengek ketika memerlukan bantuan. Saat ia menjelajahi ruang demi ruang, anda perlu membantunya mengambilkan apa yang ia butuhkan. Ketika ia telah mendapatkannya, mungkin ia duduk tenang dan sesaat akan merengek lagi.

 

B. Hal – hal yang harus diwaspadai tentang pemberian makan

Penggunaan susu formula

  • Perhatikan instruksi cara menyeduh susu formula
  • Simpan dalam lemari es jika tidak diminum segera.
  • Memperhatikan waktu penyeduhan dan pemberian pada bayi.
  • Posisi botol pada bayi baru lahir
  • Jangan lupa untuk disendawakan

Menyiapkan MP ASI

  • Perhatikan bahan makanan yang akan mulai dikenalkan
  • Simpan dalam lemari es bahan makanan yang mudah rusak
  • Perhatikan sanitasi dan hygiene dalam mengolah MP ASI ( bahan makanan, peralatan untuk mengolah, tempat pengolahan)
  • Hindari penggunaan bumbu yang tajam seperti merica, Garam dan gula yang berlebihan
  • Tekstur makanan disesuaikan dengan usia bayi
  • Memperhatikan kebersihan alat makan dan tempat makan (jika menggunakan kursi makan).
  • Porsi hidangan disesuaikan dengan usia bayi

MP ASI instan

  • Periksa label Halal dari MUI dan label sehat dari LPPOM
  • Cek tanggal kadaluarsa.
  • Pilih MP ASI yang sesuai dengan usia Bayi.
  • Pilih MP ASI yang sesuai dengan nafsu makan bayi
  • Kuasai cara pembuatannya.
  • Jika masih ada sisa tutup rapat kemasan simpan dalam toples.
  • Ingat – ingat merk, komposisi bahan makanan (hal ini penting jika setelah mengkonsumsi produk ini bayi Anda mengalami alergi, maka harus dihentikan)

Keamanan saat makan

  • Jika menggunakan kursi makan pastikan sabuk pengaman sudah terkunci
  • Cek kembali suhu makanan yang akan dikonsumsi bayi.
  • Pastikan menggunakan alat makan plastik yang tidak mudah pecah, tidak tajam dan tidak berat.
  • Pastikan bayi Anda berada dalam posisi duduk yang nyaman. Antara kaki dan pinggul membentuk sudut 900 C untuk membantu keseimbangan bayi dan proses pencernaan.
  • Perhatikan tanda yang diberikan bayi Anda ketika Ia lapar dan kenyang. Ada bayi yang meronta – ronta dari kursi makan ketika Ia sudah kenyang, atau melempar alat makan ketika Anda terlambat memberi porsi tambahan.
  • Jangan biarkan Ia terus mengunyah makanan atau memasukan makanan tanpa menelannya. Hal ini akan membuat mulutnya penuh dan tersedak.

Makanan yang tidak aman

  • Popcorn
  • Kacang- kacangan
  • Keripik
  • Kismis/ buah kering
  • Daging (bukan cincang)
  • Roti
  • Sayuran tinggi serat
  • Buah dengan kulit yang keras
  • Permen, marshmallow, jelly
  • Bahan tambahan makanan (pengawet, pewarna, pemanis buatan.
  • Minimalisir penambahan gula dan garam untuk anak di bawah usia 1 tahun agar memperingan kerja ginjal dan liver dan pankreas.

 

C. Bayi di kamar ber-AC

Sebagian orang mengkhawatirkan pengaruh AC bagi bayi. Pendingin ruangan ini dianggap membuat suasana ruang tidak alami, lebih dingin dari suhu sekitar dan kadang berdebu.

Tetapi secara langsung AC sebenarnya tidak mempunyai pengaruh buruk terhadap kesehatan bayi. Tetapi beberapa hal perlu anda perhatikan mengenai AC ini.

AC mungkin menjadi masalah bagi bayi atau anak-anak yang memiliki alergi, terutama alergi udara dingin.

AC juga tidak bersahabat dengan anak-anak penderita asma dan pilek. Dalam keadaan ini dinginnya AC akan memperburuk kondisi.

AC membantu mengatur suhu ruang tidak terlalu panas. Jika anak dengan alergi tidur di ruangan ber-AC, sebaiknya AC dikondisikan pada suhu 24°C atau lebih tinggi.

Kadang AC menimbulkan suara berisik. Anda harus jeli memilih jenis yang tidak berisik agar tidak mengganggu kenyamanan bayi.

Saat ini, dengan kemajuan teknologi, Anda dapat mengatur AC agar otomatis mati pada jam-jam tertentu. Saat udara alami sudah dingin aturlah AC untuk tidak menyala.

Asal rajin membersihan AC, maka AC aman-aman saja. Filter udara yang biasanya menjadi sarang debu harus menjadi perhatian utama.

 

TIPS
Bermain ‘si jinak merpati’

Pada saat ceria, pancinglah agar bayi anda dalam posisi tengkurap yang siap merangkak.

Tunjukkan mainan favoritnya, lalu mainkan dengan bunyi atau gerakan yang menarik sampai ia ingin merebutnya.

Ketika ia ingin merebutnya, letakkan mainan itu beberapa jengkal dari batas jangkauannya.
Biarkan ia mendekati mainannya itu, setiap kali ia menggeser tubuhnya, sedikit jauhkan mainan hingga ia ‘mengejar’ mainan itu karena penasaran.

Ketika ia tampak lelah, berikan mainan itu dan gendonglah dengan riang.

 

REVIEW
Rokok dan tekanan darah anak

Tekanan darah orang tua yang merokok ternyata lebih tinggi dari yang tidak merokok. Tidak hanya itu, berdasarkan hasil penelitian lebih dari 4.000 anak-anak pra-sekolah berusia 4 – 5 tahun di Jerman yang orang tuanya merokok ternyata memiliki tekanan darah lebih tinggi daripada anak yang orang tuanya tidak merokok. Jika sejak kecil anak-anak terpapar asap rokok, maka ia bisa memiliki risiko lebih tinggi penyakit jantung di kemudian hari.

 

ANDA PERLU TAHU
Optimal feeding dari World Health Organization (WHO)

Empat poin Optimal feeding untuk kesehatan bayi anda adalah:

  • Inisiasi menyusui setelah bayi lahir.
  • ASI eksklusif sampai usia enam bulan.
  • Mulai usia enam bulan berilah makanan pendamping ASI yang berkualitas,
  • Menyusui hingga usia anak dua tahun.

 

WARNING
Berteman dengan hewan kesayangan

Mungkin anda berkeluarga dengan kucing, aneka burung, ikan hias, iguana, bahkan ular phyton atau monyet. Hewan yang ada di rumah anda ini dapat menjadi teman maupun musuh.

Kucing memiliki bulu yang dapat menyebabkan alergi. Saat marah, kucing juga mencakar dan menggigit bayi anda. jika perawatannya kurang baik, kucing menularkan penyakit toksoplasmosis.

Burung mengeluarkan feses hampir setiap jam. Selain kotoran yang mengandung banyak bakteri, burung juga menularkan virus flu burung (Avian influenza).

Ikan hias tampak tidak berbahaya, tetapi kaca akuariumnya menarik perhatian bayi. ia bisa saja naik dan memasukinya, atau memukulnya hingga pecah dan melukainya. Selain itu, pompa udara dan lampu hias aquarium berjalan karena adanya aliran listrik yang dapat menyetrum bayi ketika ia memegangnya.

Binatang yang lain juga selalu memiliki risiko yang sama, minimal ia akan menggigit ketika marah atau menularkan penyakit ketika kurang mendapat perawatan.

 

AGENDA
Merapikan rambut bayi

Amati rambut bayi anda. sebagian bayi memiliki pertumbuhan rambut yang tidak sama cepatnya. Akibatnya di bagian tertentu tampak lebat atau panjang, sementara bagian lain tetap pendek atau bahkan belum ada tanda akan tumbuhnya rambut.

Rapikan rambut ini dengan menggunting bagian yang terlalu panjang. Anda dapat menggunting sendiri atau pergi ke salon bayi untuk merapikan rambut ini.

 

[Yazid Subakti]