Parenting – Ketika anak menjalin pertemanan, yang paling dikhawatirkan adalah dampak buruknya. Anak jadi mengenal tren negatif maupun positif berasal dari kelompoknya. Ia jadi mengikuti gaya hidup yang saat ini sedang berkembang, sementara tidak semuanya baik untuk diikuti.
Kontrol orang tua untuk mengatasi kekhawatiran ini adalah,
Daftatr Isi
Membuat batasan
Anda dapat mengajak anak membuat point-point mengenai batasan pertemanan. Bimbing anak untuk menulis sendiri beberapa hal yang perlu ia tentukan mengenai pertemanannya, misalnya kapan saja akan keluar rumah untuk berteman, berapa lama maksimal keluar rumah, jarak paling jauh, jenis aktivitas selama berinteraksi, dan sebagainya.
Menciptakan nuansa rumah yang tak kalah hangat
pertemanan yang dekat dan menyenangkan dapat membuat anak merasa lebih bahagia dengan temannya daripada suasana rumah. Oleh karena itu suasana keluarga harus dikondisikan hangat dengan komunikasi terbuka, perhatian orang tua, dan penguasaan orang tua akan dunia anak yang selama ini ingin ia sampaikan.
Mengingatkan masa depan
Anak-anak memiliki cita-cita dan rencana masa depannya. Pertemanan boleh asalkan tidak mengganggu pencapaian cita-cita dan semangat berprestasi. Orang tua mengingatkan agar anak tetap fokus mengejar masa depan, bahkan bila perlu menyemangati teman-temannya untuk sama-sama berprestasi dan bersemangat mengejar masa depan.
Mengikuti perkembangan
pertemanan terjerumus dalam ha-ha buruk terjadi karena orang tua kurang mengetahui dunia anak yang sedang berkembang saat ini. Orang tua tidak memahami apa yang menjadi trend saat ini, apa topic pembicaraan yang paling banyak dibicarakan, atau apa yang menjadi obsesi anaknya saat ini. Padahal ini semua adalah adalah tema pembicaraan yang dicari dalam pertemanan, bahkan dicoba melakukannya. Oleh karenanya, menjaga anak dari pengaruh buruk berarti mengikuti perkembangan yang terjadi pada dunia anak.
Mengenali teman-temannya
Ketika anak belum bisa membuka diri tentang dunianya kepada orang tua, maka cara yang paling mudah mengungkap keterangan tentang apa yang terjadi dalam pertemanan adalah dengan meminta penjelasan dari teman-temannya. Oleh karena itu, orang tua sebaiknya tahu anaknya berteman dengan siapa saja dan mengenali mereka. Kenali teman anak, bila perlu mengenal juga orang tua mereka dan saling bersilaturahmi.
Tidak semua obat alami adalah thibbun nabawi?
Obat-obatan berbahan alami saat ini terkemas dengan sangat baik dan terjual dengan cara yang sangat modern. Untuk menarik minat konsumen, penjual kadang mengaitkannya dengan thibbun nabawi.
Tidak semua obat alami adalah thibbun nabawi. Beberapa ciri thibbun nabawi antara lain,
- Bahan obat memang benar-benar ada di zaman nabi atau sudah pernah ada pada masa-masa itu untuk digunakan
- Nabi SAW pernah menggunakan jenis obat tersebut dan merasakan atau mengakui khasiatnya, terbukti dengan adanya hadits yang terpercaya.
- Rasulullah menganjurkan penggunaan obat tersebut atau setuju para sahabat menggunakannya, terbukti dengan hadis atau atsar para sahabat.
- Rasulullah menyebutkan jenis bahan obat atau jenis bahannya pernah ada keutamaannya dalam Al Qur’an.
Meskipun suatu herbal tidak memenuhi ketentuan ini, asalkan berbahan halal dan memiliki khasiat ia tetap boleh digunakan. Hanya saja tidak ada nilai sunnah dan tidak perlu menisbatkannya sebagai obat-obatan nabi.
[Yazid Subakti]

