Hari Pertama, Sejarah Telah Dimulai – Bagian 2

Hari Pertama, Sejarah Telah Dimulai – Bagian 2

kelahiran bayiArtikel lanjutan… Sejarah telah dimulai dan hari pertama kehidupan si kecil pun turut dimulai.

Mengenali bayi

Bayi selalu berbeda antara satu dengan lainnya. Ia memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh bayi lain.

Anda di rumah sakit akan melihat banyak bayi di usia yang sama. Setiap orang tua berkepentingan mengenali kekhususan ini untuk menghindari tertukarnya bayi seperti yang sering terjadi. 

  • Pertama, yang paling penting adalah melihat dengan jelas keseluruhan bentuk bayi Anda. Amati kelengkapan tubuh dan suara tangisannya, meskipun tangis ini dapat berubah.
  • Sentuh semua permukaan tubuhnya, pegang dengan lembut untuk merasakan bahwa dialah bayi anda.
  • Amati dengan seksama bentuk kepala; apakah ia bulat atau lonjong. Raba permukaan kepla, apakah ada benjolan atau bagian yang cekung. 
  • Perhatikan wajahnya, ia benar-benar mirip anda atau suami, atau perpaduan antara keduanya. Amati dengan seksama mata, hidung, mulut, dan telinganya. Anda menemukan kekhusususan paling banyak di bagian wajah. 
  • Amati bahu, lengan, dan tangan sampai ujung jemarinya. Bentuk jemari semua bayi lentik, tetapi barangkali anda merasakan sesuatu yang khas untuk bayi anda. 
  • Amati perut, dada, dan punggungnya. Dua titik payudara bayi anda mungkin khas. Sebagian bayi tampak gemuk dan lainnya langsing. Amati bayi anda termasuk yang mana. 
  • Pantat dan daerah sekitar kemaluan mendapat perhatian khusus. Amati entik, pantat, ke dalam sampai sekitar anus dan alat kelmin. Bentuk dan ukuran awal alat kelamin setiap bayi juga sekilas sama tetapi ternyata beda. 
  • Paha dan kaki sampai ujung jemari kaki mempengruhi posturnya. Amati dengan seksama eserta ciri khas gerakannya.
  • Ukurlah dengan perasaan anda, warna khas kulit bayi anda. Memang semua bayi berwarna merah, tetapi anda memiliki penilaian khusus terhadap merahnya buah hati yang membuatnya berbeda dengan bayi lain. 

Cari dan hafalkan di mana letak ‘tanda’ (bercak berwarna gelap kebiruan pada kulit) bayi anda. biasanya di sekitar punggung dan pantat, tetapi setiap bayi memiliki pola dan ukuran bercak yang berbeda.

TIPS Mengabadikan Momentum Awal

Bayi anda mengalami perubahan amat cepat di menit-menit awal setelah kelahirannya. Sampai hari kedua, beberapa keunikan itu sudah tidak ada jika anda tidak mengabadikannya.

  • Ambil gambar dengan cara memotret setiap kejadian atau keunikan bayi anda. foto awal kelahiran saat masih basah, foto saat inisiasi, foto saat menangis pertama kali, foto saat pusar dipotong adalah momentum penting.
  • Ambil gambar wajah dan kulitnya yang masih diliputi lanugo dan vernix. Wajahnya yang tambun itu hanya berlangsung beberapa jam, setelah itu anda tidak akan melihatnya lagi.
  • Rekam suaranya, suara tangis pertama kali atau hari-hari pertama. 
  • Rekam gerakannya, dengan kamera video sederhana yang anda punya (misalnya video yang ada dalam telepon seluler).  
  • Simpan dokumen itu dalam file. Suatu saat nanti anda akan ingin melihatnya. 

REVIEW Posisi tidur yang monoton mempengaruhi bentuk kepala

Kepala bayi terus mengalami pembentukan di awal kehidupan. dengan posisi tidur yang terus-terusan sama, bayi dapat memiliki kepala yang rata di bagian yang terkena alas (bantal). 

American Academy of Pediatric (AAP) melakukan penelitian terhadap bentuk kepala bayi dalam kaitannya dengan posisi tidur. Ditemukan bahwa sejak tahun 90an jumlah bayi yang berkepala rata meningkat karena orang tua menidurkannya dengan posisi yang terus-terusan atau terlalu lama telentang. Para orang tua melakukannya karena posisi telentang ini memang bermanfaat untuk mengurangi risiko sindrom kematian mendadak (SIDS) pada bayi.

ANDA PERLU TAHU Check up pertama bayi 

Pemeriksaan kesehatan pertama kali ini dilakukan sekitar duapuluh empat jam setelah kelahirannya.Darah bayi diambil, kemudian dilakukan pengujian untuk melihat kemungkinan berbagai kondisi genetis yang mungkin berdampak pada kesehatan bayi.

Tes ini meliputi  pengujian phenylketonuria (PKU), atau berbagai kelainan genetis yang membuat metabolisme tubuh tidak sempurna. Enzim tubuh tidak mampu mengubah fenil alanin menjadi tirosin. Bila kondisi ini dibiarkan, maka resiko kerusakan otak dan keterlambatan mental, serta hypothyroidism dapat terjadi.

Hingga saat ini, tidak ada standar pengujian untuk check up bayi. Anda dapat meminta  penjelasan dari dokter anda mengenai check up ini. bila dokter menyatakan tidak perlu, maka tidak ada alasan bagi anda untuk memaksanya.

WARNING Jangan memijit hidung bayi!

Kami melihat kebiasaan sebagian ibu-ibu yang memijit batang hidung bayi baru lahir. Katanya, itu merangsang hidungnya untuk tumbuh lebih mancung.

Tidak. Perbuatan sia-sia itu dilatarbelakangi oleh ketidaktahuan yang merugikan.

  • Bayi merasa sakit dengan pijitan itu, karena sarafnya sensitif.
  • Hidung dapat cedera dan membengkak dengan pijitan itu, karena tulangnya masih lunak.
  • Bayi bisa terhambat nafasnya dengan pijitan itu, padahal ia baru latihan bernapas.
  • Mancung adalah genetika. Hidung bayi akan tetap pesek jika ayah, ibu, kakek dan neneknya juga pesek. Hanya operasi plastik yang dapat merekayasa kemancungannya.
  • Mancung tidak menjamin paras cantik/tampan, karena bentuk hidung disesuaikan struktur wajahnya. (Amati para model dan artis yang tampan/cantik, tidak semuanya berhidung mancung, bukan?)
  • Memancungkan hidung adalah tanda tidak bersyukur. Sama saja dengan protes “Tuhan, bayi saya hidungnya nggak bener!”

AGENDA Imunisasi Pertama dan Mengabarkan Kelahiran

  • Hari ini anda masih dalam perawatan dokter. Ingatkan dokter mengenai check up bayi dan imunisasi yang harus diterima oleh bayi anda. 
  • Mintalah suami mendokumentasikan gambar-gambar bersejarah: bayi saat detik-detik pertama, ketika melakukan inisiasi, setelah bayi mandi, dan ketika tidur nyenyak di samping anda.
  • Jika anda sudah merasa baik, kabarkan kepada keluarga atau kerabat dekat, relasi, dan para sahabat akan berita bahagia ini lewat telpon atau pesan singkat.
  • Ingatkan suami untuk melakukan upload    gambar-gambar bayi,  pasang di weblog atau jejaring sosial sebagai ungkapan kebahagiaan.

[Yazid Subakti]

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *