Cerita Erupsi Semeru dari Ibu Nur Hasanah di Sumberwuluh

Cerita Erupsi Semeru dari Ibu Nur Hasanah di Sumberwuluh

Erupsi Semeru – Ayah dan Bunda, kabar duka datang dari saudara-saudara kita di daerah Lumajang, tepatnya di kawasan lereng Gunung Semeru. Pada Sabtu, 4 Desember kemarin terjadi musibah gunung Semeru meletus dan mengakibatkan erupsi. Erupsi tersebut mengakibatkan ratusan rumah di kawasan lereng gunung Semeru tertutup abu vulkanik.

Kejadian itu membuat masyarakat setempat panik dan langsung meninggalkan rumah, untuk menjauh dari kawasan lereng Semeru. Sejauh ini musibah tersebut telah memakan korban 34 orang meninggal, 17 orang hilang dan ribuan warga harus mengungsi. Sebagian besar adalah masyarakat dari Dusun Sumberwuluh tengah dan Desa Kamar Kajang. Sebab kedua daerah tersebut merupakan wilayah yang dilewati jalur aliran lahar panas. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, warga kedua desa tersebut memilih untuk langsung mengungsi untuk mencari tempat aman. 

Erupsi kembali terjadi pada Senin pagi, 6 Desember. Kejadian tersebut membuat warga semakin takut untuk kembali ke desanya. Beberapa warga yang sempat kembali ke rumahnya untuk melihat situasi, akhirnya terpaksa kembali ke tempat pengungsian.

Dilansir dari Kompas TV, ibu Nur Hasanah yang merupakan salah satu korban yang mengungsi bersama keluarga besarnya. Ia mengaku mendapatkan kabar dari warga lain, yang tempatnya lebih dekat dengan lereng Semeru, bahwa telah terjadi erupsi. Sehingga ia dan keluarganya mengungsi sebagai bentuk kewaspadaan. Apa lagi karena desa tempat tinggal ibu Nur Hasanah, yaitu desa Sumberwuluh, berada di jalur aliran lahar panas.  Sembari menunggu ada kabar baik mengenai kondisi gunung Semeru, sementara Ibu Nur Hasanah dan keluarga tetap bertahan di tempat pengungsian.

Nah Ayah/Bunda, sebagai seorang muslim dan juga demi nilai kemanusiaan, menolong sesama yang sedang terkena musibah adalah kewajiban. Sehingga ada baiknya kita mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak di Lumajang dan sekitarnya. Semoga para korban dan keluarga tetap tabah, tidak ada lagi erupsi susulan dan musibah ini segera hilang.

Tidak lupa bagi kita yang memiliki rezeki lebih untuk ikut membantu dengan dukungan materil. Ayah dan Bunda bisa menyalurkan bantuan melalui lembaga-lembaga kemanusian terdekat. Insya Allah, dengan saling menguatkan, saudara-saudara kita di Lumajang bisa pulih dengan cepat.

#prayforsemeru #Indonesiakuat