Apa itu Aqiqah? Aqiqah Jogja Menjawab

aqiqah jogja

Apa itu Aqiqah? Aqiqah Jogja Menjawab

Apa itu Aqiqah? Bagaimana cara pelaksanaannya? mungkin berbagai pertanyaan akan muncul di benak Ayah/Bunda yang baru pertama kali ingin melaksanakannya. Aqiqah Jogja mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kerap muncul di benak keluarga baru yang kedatangan buah hati pertamanya. Simak penjelasannya berikut ini,semoga bermanfaat.

Sejarah Aqiqah

Di masa sebelum Islam pada periode kerasulan Nabi Muhammad,Aqiqah telah ada dan sudah di lakukan. Pelaksanaan Aqiqah menjadi ritual Ibadahnya orang-orang Jahiliyah pada masa itu. Namun,pelaksanaan Ibadah Aqiqah di masa Arab Jahiliyah di laksanakan dalam bentuk yang keliru. Salah satu contohnya saja,mereka melumuri kapas dengan darah sembelihan hewan Aqiqah lalu menyapukannya ke atas kepala bayi-bayi mereka.

Hal tersebut dapat di ketahui berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban: “Dari Aisyah RA, ia berkata, ‘Dahulu orang-orang pada masa jahiliyah apabila mereka berakikah untuk seorang bayi, mereka melumuri kapas dengan darah akikah, lalu ketika mencukur rambut si bayi mereka melumurkan pada kepalanya’. Maka Nabi SAW bersabda, ‘Gantilah darah itu dengan minyak wangi’.”

Perintah Aqiqah kepada kaum Muslimin

Rasululllah Sallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

Dari Samurah bin Jundub, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, digundul rambutnya dan diberi nama.” (HR. Abu Daud no. 2838, An Nasai no. 4220, Ibnu Majah nol. 3165, Ahmad 5/12. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Segala pujian hanya milik Allah tuhan semesta alam. Jika kita menghitung-hitung nikmat Allah,maka tidak akan mampu kita menghitungnya. Terlalu banyak nikmat yang telah di rasakan seluruh makhluk baik dari golongan Jin dan Manusia ataupun selainnya.

Dan diantara nikmat yang besar ialah memiliki keturunan. Dimana memiliki keturunan merupakan dambaan setiap orang tua di seluruh dunia. Di dalam Agama Islam,terdapat sebuah Ibadah yang di kaitan dengan peristiwa kelahiran bayi. Ibadah tersebut di kenal dengan istilah Aqiqah.

Secara bahasa,Aqiqah adalah pemotongan. Sementara secara istilah,yang di maksud dengan Aqiqah adalah sebuah Ibadah penyembelihan hewan sembelihan,yang di lakukan ketika ada kelahiran seorang anak,sebagai wujud ketaqwaan serta wujud rasa syukur kepada Allah.

Kedudukan ibadah Sembelihan

Aqiqah sendiri adalah turunan dari Ibadah Qurban. Dimana Ibadah Qurban/Sembelihan sudah di lakukan oleh orang-orang shalih terdahulu jauh sebelum Islam pada masa kerasulan Nabi Muhammad Sallallahu’alaihi wa sallam. Bedanya dengan Qurban,Aqiqah sifatnya lebih terkhusus pada kelahiran seorang anak,sementara Qurban di khususkan pelaksanaannya pada bulan haram,yakni di hari raya Idul Adha.

Adalah Wajib,bagi orang tua meng-Aqiqahkan anak kandungnya. Aqiqah menjadi wajib pada keadaan mereka (Orang tua) memiliki kemampuan di hari yang telah di tetapkan oleh syariat,yaitu pada hari ke-tujuh kelahiran. Terkait wajibnya orang tua meng-Aqiqahkan anaknya dalam keadaan mampu,hal ini di karenakan kedudukan perintah Ibadah penyembelihan.

Banyak ayat Al-Qur’an ataupun keterangan dari Nabi Sallallahu’alaihi wa sallam yang menggambarkan tingginya kedudukan Ibadah sembelihan. Seperti dalam Suarah Al-An’am berikut ini,

قُلْ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.”(Al An’am:162)

Sholat adalah perintah yang paling utama. Barangsiapa meninggalkannya tanpa udzur,maka ia telah melakukan dosa besar.

Ibnu Qayyim Al Jauziyah –rahimahullah- mengatakan, ”Kaum muslimin bersepakat bahwa meninggalkan shalat lima waktu dengan sengaja adalah dosa besar yang paling besar dan dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, berzina, mencuri, dan minum minuman keras. Orang yang meninggalkannya akan mendapat hukuman dan kemurkaan Allah serta mendapatkan kehinaan di dunia dan akhirat.” (Ash Sholah, hal. 7)

Dengan di sandingkannya printah Ibadah sembelihan dengan perintah Sholat,maka sudah sepatutnya kaum muslimin berhati-hati agar tidak melalaikannya. Terlebih lagi bagi orang-orang yang memilki kemampuan dalam hal tersebut.

Pelaksanaan Aqiqah

Aqiqah yang paling afdhal adalah dilaksanakan pada hari ke-7 kelahiran. Sebab,ini merupakan sunnah yang di utamakan dari sisi pelaksanaannya. Tentu pada kenyataannya,tidak semua orang mampu melaksanakan Aqiqah. Dalam keadaan tidak mampu tersebut,barulah seseorang terluputkan dari penetapan hari ke-7. Ia boleh menunaikan Aqiqah anaknya setelah benar-benar memilki kemampuan.

Rasulullah memerintahkan agar tidak mempersulit diri sendiri ataupun orang lain dalam urusan apapun,terlebih dalam perkara Agama. Hal ini di tegaskan dalam sebuah hadist yang di riwayatkan oleh imam muslim,Rasulullah berdoa kepada Allah agar mempersulit orang-orang yang mempersulit umat-nya.

Do’a Nabi Muhammad,

“Ya Allah, barangsiapa yang diberi tanggung jawab untuk menangani urusan umatku, lalu ia mempersulit mereka, maka persulitlah hidupnya. Dan barangsiapa yang diberi tanggung jawab untuk mengurusi umatku, lalu ia memudahkan urusan mereka, maka mudahkanlah hidupnya.” (HR Muslim)

Adapun kaitannya terhadap pelaksanaan Aqiqah juga demikian. Apabila mendapati diri ataupun keluarga dalam keadaan tidak mampu ber-Aqiqah di hari yang telah di tetapkan syariat,maka lazimi dan permudahlah.

Penyembelihan Hewan Aqiqah

Karena pada dasarnya merupakan Ibadah sembelihan,maka sama seperti ibadah Qurban. Secara umum hewan yang di sembelih saat Aqiqah adalah kambing atau domba. Tidak di benarkan menyembelih Ayam atau yang semisal dengan itu.

Proses penyembelihannya itu sendiri harus di lakukan sesuai tuntunan syariat. Seperti  ketika hendak menyembelih harus dengan alat pemotong yang tajam,menyembelih dengan cara yang ihsan dll. Berikut ini merupakan kiat-kiat menyembelih hewan sembelihan.

  1. Istirahatkan ternak sebelum disembelih.
  2. Cek terakhir apakah ada darah yang keluar dari lubang-lubang di tubuhnya atau tidak. Lubang itu meliputi mata, hidung, mulut, telinga, dubur, dan kemaluan.
  3. Gunakan pisau yang super tajam. Dilarang menyembelih menggunakan pisau yang rusak seperti grimpil, gowang, apalagi gergaji.
  4. Usahakan lambung kiri ternak berbaring menghadap kiblat. Posisi kepala di selatan badan sapi atau kambing.
  5. Baca basmallah dan beberapa tambahan bacaan sunnah, seperti takbir, salawat, dan sebut nama orang yang berkurban.
  6. Lakukan penyembelihan di bawah jakun dengan memutus tiga saluran di leher bagian depan. Saluran itu meliputi saluran nafas, saluran makanan, dan dua pembuluh darah.
  7. Biarkan jantung memompa darah secara maksimal hingga tuntas. Dilarang memutus sumsum tulang belakang ataupun memotong leher, memotong kaki, ekor dan menguliti bila hewannya belum benar-benar mati.

Beli Kambing Aqiqah Jogja Online

Perkembangan zaman yang sangat dinamis,membuat semuanya serba cepat. Kemajuan tekhnologi di era digital seperti sekarang telah membuat banyak pelaku bisnis menggunakan tekhnologi Digital sebagai alat dalam menunjang pergerakan ekonomi.

Tak kalah dengan produk-produk lain yang di pasarkan secara online. Produk Aqiqah siap saji kini ikut meramaikan pasar Online. Di bawah naungan APJI (Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia),penyedia jasa layanan Aqiqah online bermunculan dalam 10 tahun terakhir ini.

Jasa Aqiqahnya pun bermacam-macam. Ada yang hanya menjual Jasa Aqiqah saja,adapula yang sekaligus menyediakan menu-menu restoran non-Paket Aqiqah.

Selain sebagai poros ekonomi Islam,di tinjau dari sisi kebermanfaatannya,kehadiran jasa Aqiqah siap saji ini pun di sambut dengan baik oleh masyarakat. Dahulu apabila orang ingin mengadakan Aqiqah,mungkin yang terbayang adalah pergi ke peternakan unutk mencari kambing,kemudian mencari tukang jagal,lalu memikirkan cara mengolahnya.

Lain dulu lain pula sekarang. Dengan memanfaatkan jasa Aqiqah siap saji,hal-hal seperti itu tidak perlu lagi menjadi hambatan. Kini siapapun tinggal klik untuk ber-Aqiqah menggunakan Jasa Layanan Aqiqah Siap Saji.

Jasa Aqiqah siap saji terbaik di Jogja

Aqiqah Al-Kautsar sebagai layanan jasa Aqiqah Jogja siap saji yang telah di percaya sejak bertahun-tahun lamanya,kini semakin mempertegas visi dakwahnya melalui muamalah perdagangan. Dengan mengusung nilai-nilai Islam sebagai Value utama perusahaan,Aqiqah Al-Kautsar semakin berupaya agar senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan.

Cara pemesanan yang mudah,dan pelayanan yang sangat ramah lagi bersahabat,menjamin para pelanggan mendapatkan apa yang di butuhkan dalam mempersiapkan Ibadah Aqiqah buah hati tercinta. Kantor kami beralamat di JL.Kaliurang KM.4,5 -Tawangsari Catur Tunggal – Depok Sleman-Yogyakarta. Silahkan datang untuk berkunjung,dan membawa pulang Food Tester sacara Gratis. Insya Allah kami buka setiap hari,dari pukul 08:00 s/d 21:00 WIB.

Tunaikan Aqiqahnya dengan layanan terbaik unutk Umat,Aqiqah Alkautsar.