Do’a Ibu Hamil & Amalan Agar Dimudahkan dalam Persalinan

Panduan Dzikir & Amalan Ibu Hamil Menjelang Bersalin & Doa Melahirkan

Mengandung calon bayi merupakan anugerah sekaligus ujian dari Allah SWT. Anugerah karena tidak semua wanita diberi-Nya nikmat kehamilan. Ujian karena hamil merupakan jihad bagi kaum wanita. Calon ibu harus mengerahkan segenap kekuatan fisik dan mental selama 9 bulan lebih. Bahkan kekuatan itu mencapai klimaksnya saat proses kelahiran. Karenanya, Islam memberi panduan berupa doa dan wirid agar Allah SWT memberi kekuatan selama masa kehamilan dan ketika proses persalinan.

DOA / WIRID DARI AL-QUR’AN
1. Membaca Al Fatihah
2. Membaca surat Al Baqarah ayat 1-5
3. Membaca ayat kursi (Ayat Singgasana adalah ayat ke-255  Surat Al-Baqarah)
4. Membaca surat Al Baqarah ayat 284-286

Nabi saw bersabda “Barangsiapa membaca 5 ayat awal surat Al Baqarah, ayat kursi, dan 2 ayat sesudahnya serta 3 ayat terakhir surat Al Baqarah (ayat 284-286), maka pada hari itu dia dan keluarganya tidak akan didekati syetan atau sesuatu yang tidak dia sukai.”

5. Membaca surat Al A’raf ayat 54 (Al-A’raf adalah surat ke-7 dalam Al-Qur’an)

Ketika Fathimah ra menanti saat-saat persalinan, Nabi Muhammad SAW memerintahkan Ummu Salamah ra dan Zainab binti Jahsy ra untuk mendatangi putrinya itu dan membaca ayat kursi dan Al A’raf 54 serta memohonkan perlindungan Allah SWT, dengan membaca mu’awwidzataini (surat Al Falaq dan An Naas) (HR. Ibnussunni).

6. Membaca surat Al Hasyr ayat 22-24 (Al Hasyr adalah surah ke-59 dalam al-Qur’an)

7. Membaca surat Al Ikhlas dan mu’awwidzataini (Al-Falaq dan An-Naas)

Nabi bersabda “bacalah Al Ikhlas dan mu’awwidzataini di pagi dan petang hari, niscaya mencukupi bagimu dari segala sesuatu.

DOA/WIRID DARI HADITS NABI SAW.
1. Membaca do’a “Allahu, Allahu robbi laa usyriku bihi syaia” (Allah, Allah Tuhanku, tiada aku menyekutukan dengan sesuatu)
Asma binti Umais berkata, “ Rasullullah saw bersabda, maukah aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat yang bisa engkau baca ketika menghadapi kesusahan ? kemudian Nabi saw membaca doa diatas” (HR Abu Dawud & Ibnu Majah)

2. Membaca doa “Ya khayyu ya qoyyum, birohmatika astaghits” (Wahai Yang Maha Hidup lagi terus menerus mengurus (makluk-Nya) dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan). Apabila ditimpa sesuatu perkara, Nabi Muhammad SAW membaca doa ini. (HR At Tirmidzi)

3. Membaca doa “Laa ilaaha illalloh, al Khaliimul Kariim. Subkhaanallohi robbil ‘alamin” (Tiada sesembahan yang haq melainkan Allah, Yang Maha Penyantun lagi Maha Mulia. Maha suci Allah, Rabb semesta alam) Doa ini merupakan doa ketika sulit melahirkan (Shahih Bukhari dari Ibnu Abbas dalam wirid-wirid Menjelang Persalinan oleh Ummu Abdillah Nurah Binti Abdurrahman, Penerbit At Tibyan Solo, hal 61)

Beberapa hal yang dinasihatkan Ummu Abdillah Nurah binti Abdurrahman kepada calon ibu muslimah (dalam wirid-wirid Menjelang Persalinan) :

  1. Sebaiknya membiasakan membaca wirid-wirid di atas sebelum memasuki bulan ke-9, sebab akan sulit membacanya jika tiba waktu persalinan.
  2. Hendaknya kita meresapi dan menghadirkan makna dari wirid-wirid tersebut.
  3. Ketika telah berada di ruang bersalin dan mau melahirkan :
  • Hendaknya kita sibuk dengan zikir dan istigfar. Memperbanyak zikir akan memudahkan jalan keluar dari setiap penderitaan sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad SAW.
  • Berdoalah dengan hati ikhlas kepada Allah SWT semata. Jangan biarkan penderitaan, kesulitan, serta kesusahan memenjarakan kita. Hapus rasa itu semua dengan doa/wirid yang diajarkan Nabi saw, ini adalah penjagaan bagi diri sang ibu dan janin. Janganlah rasa takut menguasai diri hingga melupakan zikir kepada Allah SWT.
  • Jangan bertawakkal kepada tim medis dan alat-alat bantu kedokteran yang mengelilingi kita. Semua itu hanyalah sebab dan bertawakkal hanya kepada Allah SWT. “Dan barang siapa bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya) “ (Qs. Ath Thalaq 3)
  • Kekawatiran adalah sesuatu hal yang alami, tetapi jangan berlebihan, jangan sampai keluar ucapan yang tidak diridhai oleh Allah SWT.
  • Hendaknya kita bertaqwa kepada Allah SWT dimanapun berada. Hindarilah hal-hal yang bertentangan dengan syariat sebelum, selama dan sesudah persalinan. Jauhilah perbuatan syirik sekecil apapun.
  • Bersyukurlah kepada Allah SWT atas nikmat yang agung ini, semoga kita diberkahi dengan kehadiran bayi ini. Semoga ia menjadi anak yang shalih dan shalihah yang menjadi penolong kedua orang tuanya dengan doa-doanya.

Sumber : Al Falah, Februari 2008, hal.11

Semoga diberikan yang terbaik dari Alloh SWT.

Al-Kautsar Aqiqah menerima pesanan jasa aqiqah dan tasyakuran kelahiran putra/putri Anda dari seluruh Indonesia dan Mancanegara untuk didistribusikan di Panti Asuhan di wilayah Jogja (DIY) atau Soloraya. Doa untuk putra/putri Anda dan tasyakuran bersama santri Panti Asuhan dipimpin oleh pengasuh.
Distribusi catering nasi box aqiqah dilakukan di wilayah DIY (Kota Jogja, Bantul, Gunungkidul, Sleman, Kulonprogo), Purworejo, Magelang dan Soloraya (Kota Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Klaten).
Untuk pemesan di luar wilayah tersebut, sertifikat bukti aqiqah dan dokumentasi lengkap akan dikirim via pos dan online.

Untuk persiapan ibadah sunnah aqiqah, cek jasa aqiqah Al-Kautsar. Siap antar ke rumah Anda (DIY-Soloraya).

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *